Monthly Archives: July 2010

"Lihat Kebunku" Di Kuwait

Lihat Kebunku, Penuh Dengan Bunga
Ada Yang Putih, Dan Ada Yang Merah
Setiap Hari, Kusiram Semua
Mawar Melati Semuanya Indah

Penduduk Kuwait memang tidak ada yang mengenal Pak Kasur, pencipta lagu kanak kanak yang lagunya sampai saat ini masih dinyanyikan dan dihapal seluruh anak anak di Indonesia. Tetapi, meskipun tidak kenal Pak Kasur apakah orang Kuwait tidak kenal berkebun ? Salah besar kalau anda mengira tidak mungkin berkebun digurun pasir. Ada beberapa hal atau anggapan keliru yang sering saya dengar atau bahkan sering ditanyakan ke saya atau kawan kawan yang tinggal di Kuwait :

1. Betah sekali di Kuwait, kan  panasnya bukan main ?
Jelas salah besar, Dalam setahun 3 bulan musim dingin (Temperatur udara sekitar 0 – 10 Deg C), 6 bulan Sejuk (20 – 28 Deg C) dan sisanya 3 bulan musim panas dan bisa mencapai 50 Deg C. Temperatur tertinggi yang pernah tercatat adalah 54 Deg C di Mitraba pada bulan Juni 2010 dan terendah -4 Deg C di International Airport Kuwait pada bulan January 1964. Ditempat tempat yang tidak ada alat pencatat temperature pemerintah akan lebih rendah lagi. Bulan January tahun 2008 yang lalu temperature mobil kita mencatat -10 Deg C di daerah terbuka lapangan minyak Minagish Field. Kalau di kota mah anget.

2. Bisa tiap hari ketemu Onta dong ….
Juga salah besar, Kuwait jaman sekarang jelas sangat berbeda sekali dengan jaman baheula yang sering anda lihat difilm film provokasi Amerika atau TV, dimana seringkali digambarkan orang Arab kemana mana masih naik Onta. Yang benar, tunggangan orang Kuwait saat ini Cadillac, Lamborghini, Ferrari, Hummer. Peternakan Onta jelas masih ada, tetapi lebih mudah melihat mobil mewah daripada mencari Onta.

3. Mana ada hujan di gurun ?
Jelas saja ada. Hujan akan turun menjelang musim dingin atau setelah musim dingin. Saat terjadi badai gurun biasanya disertai angin dan petir. Kalau anda rajin baca atau melihat berita di TV, anda akan tahu berita banjir di Jeddah, Saudi Arabia, banjir besar di Oman dan ditempat tempat lain di Timur Tengah ini yang sering kita duga kering kerontang tak ada hujan.

4. Mana ada tanaman di gurun ?
Sangat salah besar. Apabila musim panas, tanaman rerumputan dan perdu akan mengering dengan cepat tetapi pohon pohon besar tetap hijau karena air dari selang akan memancar setiap saat. Begitu udara sejuk memasuki musim semi atau musim dingin, hujan mulai sering turun meskipun tidak selebat hujan di Indonesia dan rumput rumput akan tumbuh dengan cepat pula. Gurun yang semula coklat kering akan berubah hijau seperti lapangan sepak bola raksasa.

Soal tanaman, memang pemerintah Kuwait (dan juga negara negara Arab lain disekitarnya) benar benar banting tulang dan bersusah payah agar tanaman bisa tumbuh dengan subur. Saat memasuki musim semi, berbagai macam bunga banyak ditanam disepanjang jalan dan taman di Kuwait. Selang air yang bisa memancarkan air secara otomatis setiap beberapa menit sekali disebar disegala tempat. Setiap pohon atau bunga yang ditanam mendapatkan pasokan air dari selang selang air ini.  Pohon yang sudah besarpun juga masih disiram air dari selang juga sehingga selalu segar pada saat musim panas sekalipun kecuali pohon kecil yang mati suri pada saat musim panas.

Airnya bukan diambil dari got atau selokan, tetapi yang digunakan adalah air hasil dari proses desalinisasi air laut, sama dengan air tawar yang disalurkan ke rumah rumah. Jangan tanya berapa biaya proses desalinisasi air laut ini, yang jelas penduduk Kuwait sampai saat ini masih bebas memakai air hasil proses mahal ini untuk menyiram tanaman, Gratis. Mimpi kali ya, penduduk Indonesia bisa dapat air bersih gratis.

Kebun kebun sayuran atau buah buahan banyak kita temukan di Wafra, sebuah gurun yang ijo royo royo karena hampir semua kebun komersial ada didaerah ini. Namanya macam macam, Al Habsy Farm, Abu Hilal Farm dan lain lain. Pasar bunga dan tanaman juga tampak ijo royo royo dimana mana, terutama pasar bunga disekitar Pasar Jumat. Diantara gedung gedung apartment juga sering kita temui kebun sayur dan buah. Salah satunya yang sering saya lihat adalah di Mangaf dekat dengan Fahaheel English School.

Yang paling heboh adalah kebun bayem dibelakang Haiza Apartment, apartmentnya sebagian besar Indonesian  engineer yang bekerja di sector perminyakan di Kuwait, khususnya KOC dan beberapa orang dari Schlumberger, Halliburton dan lain lain. Saya katakan heboh karena kebun bayem dibelakang apartment ini saat ini sering digunakan sebagai ‘tombo kangen’ beberapa orang Indonesia yang tinggal di Haiza Apartment. Tinggal buka jendela apartment maka  langsung bisa memandang kebun kecil ini sambil membayangkan sedang berada di tanah air tercinta Indonesia.

Bagi yang ingin belanja bayem, bisa saja teriak dari atas apartment, seikat harganya 250 fills atau KD 0.25. ‘Jomblo’wan yang keluarganya belum bergabung di Kuwait biasanya paling rajin beli bayem dari kebun belakang apartment ini, tapi biasanya cuma beli doang karena kalau harus masak memasak, eit…. nanti dulu, lebih baik chatting dengan keluarga di Indonesia !!!

Advertisements

Ke Turkey Dengan Visa On Arrival

Ini baru joss, mulai tanggal 26 Juni 2010 yang lalu pemegang passport Indonesia sudah bisa berkunjung ke Turkey dengan Visa On Arrival, demikian juga sebaliknya bagi warga Turkey yang mau berkunjung ke Indonesia juga tidak perlu rumit rumit, cukup berangkat dan visa bisa diproses di bandara kedatangan. Maksimum tinggal dengan Visa On Arrival ini adalah 30 hari. Persetujuan untuk membuka pintu kedua negara lebar lebar ini ditanda tangani oleh presiden Indonesia Susilo bambang Yudoyono dan presiden Turkey Abdullah Gul ini bertujuan untuk membuka seluas luasnya perdagangan dan pariwisata seperti yang ditulis dalam harian Hurriyet Daily News tanggal 29 Jun 2010.

Cukup menggembirakan, karena Turki terletak tidak terlalu jauh dari Kuwait dan merupakan tujuan wisata utama hampir sebagian besar penduduk Kuwait. Obyek wisata di Turki sangat banyak sekali, mulai dari ujung Antalya, Cappadocia, sampai Istanbul sangat bagus dan punya nilai sejarah tinggi. Yang sedang heboh sekarang adalah temuan kapal Nabi Nuh di gunung Ararat yang konon 99 % diakui kebenarannya.

Tetapi yang saya benar benar senang berkunjung ke Turki adalah bercampurnya budaya Asia dan Eropa, Bersalju dimusim dingin dan tidak sepanas Kuwait dimusim panas, dan banyaknya peninggalan sejarah Islam, Kristen, Romawi dan adanya bekas istana Constantinopel yang dulu saya ketahui hanya dari buku sejarah SD saja.

Ilustrasi yang ada ditulisan ini adalah bagian dalam Aya Sofya, sebuah bangunan bersejarah di Sultan Ahmet Istanbul yang benar benar mencatat sejarah pergantian kekuasaan mulai jamannya Byzantium, Constantinopel, Ottoman dan saat ini sebagai Museum. Awalnya adalah sebuah gereja tetapi kemudian sempat dijadikan Masjid sejalan dengan kejatuhan Constantinopel dan berkuasanya Usmaniyah (Ottoman). Baik lukisan lukisan kristen maupun tulisan tulisan ayat Quran didinding sampai saat ini masih terlihat dan dilestarikan. Yang membuat saya tertegun lama adalah saat melihat sebuah gentong air besar yang tampak sekali nilai sejarahnya karena pernah diubah ubah dari sekedar hiasan, pot bunga, dan sebagai padasan tempat air untuk berwudlu. Dan juga Mihrab menghadap Kiblat yang terletak diatas meja altar. Lihat gambar diatas.

Perpanjangan Residency Permit & Civil ID Kuwait

Civil ID adalah kartu tanda penduduk baik bagi penduduk asli maupun pendatang dari luar Kuwait. Tidak seperti di indonesia dimana seseorang bisa memiliki lebih dari satu KTP, kalau di Kuwait jelas tidak mungkin seseorang memiliki KTP banyak. System administrasi kependudukan di Kuwait sudah jauh lebih maju dan semuanya bisa diakses online. Untuk expatriate yang baru datang ke Kuwait, setahu saya KTP atau Civil IDnya cuma berlaku setahun dulu setelah itu bisa diperpanjang, terserah kita mau perpanjang setahun saja, dua tahun atau 3 tahun tergantung kebutuhan dan keuangan kita.
Link di atas adalah website PACI (Public Authority For Civil Information) yang memberikan informasi
tentang Civil ID, baik pembuatan civil ID baru, proses perpanjangan, melihat status proses CIVIL ID kita sudah selesai atau belum, atau kalau civil ID sudah jadi juga bisa untuk melihat di mesin nomor berapa civil ID bisa diambil. Semuanya serba mesin dan sangat hemat tenaga kerja, tinggal datang ke kantor PACI dan cari mesin dengan nomor yang dimaksud dalam web diatas, masukkan uang kertas KD 2 sebagai biaya pembuatan Civil ID, selesai sudah civil ID bisa dibawa pulang.
Buat yang mau perpanjang Residency Permit dan Civil ID, dokumen yang perlu disiapkan adalah :
  • Passport asli
  • Pas Photo ukuran 4×6 dengan background warna BIRU.
    Ingat wajah anda tidak boleh miring, tertawa tampak gigi, dan wajah tidak boleh dipercantik dengan photoshop sampai hilang semua jerawat. Lihat cara photo yang benar pada gambar disamping.
  • Civil ID asli + COPYnya 
  • Work Permit (bagi yang memegangnya sendiri)

Untuk karyawan KOC bisa minta bantuan Passport Office tetapi sebenarnya bisa urus sendiri di kantor PACI kalau punya waktu. Biasanya perpanjangan Civil ID akan selesai dalam waktu 2 – 3 minggu saja. Check di link di atas apakah Civil ID sudah jadi dan catat nomor mesin tempat pengambilan. 
NOTE:
Bagi yang baru pertama kali mengurus Civil ID, no Civil ID nantinya akan sama dengan nomor residency permit yang ditempelkan dalam passpor kita. Biaya perpanjangan civil ID pertahun sekitar KD 10, kalau 3 tahun berarti KD 30. Sedangkan biaya cetak/ambil civil ID di mesin saat ini masih KD 2.

Grudak Gruduk Di International Airport Kuwait

Bulan July dan Agustus adalah puncaknya musim panas di Kuwait. Meskipun temperatur udara sangat panas sekali yaitu sekitar 50 Derajat Celcius,  tetapi hati begitu adem, ayem, tenteram dan selalulu gembira. Pada musim panas seperti ini sebagian besar penduduk Kuwait baik penduduk asli maupun expatriate semuanya pada ngabur pergi ke negara lain untuk sekedar ngadem beberapa minggu dinegara yang bertemperatur udara lebih bersahabat, termasuk penduduk Kuwait yang berasal dari Indonesia. Akibatnya, International Airport Kuwait penuh sesak seperti laiknya sebuah pasar saja.

Nah, entah karena warga Indonesia di Kuwait jumlahnya sedikit  sehingga selalu grudak gruduk bersatu kemanapun pergi, karna sila ‘Persatuan Indonesia’ atau karena kebiasaan orang Indonesia yang ‘mangan ora mangan pokok ngumpul’ maka kalau ada salah satu saja yang pulang ke Indonesia maka yang mengantar ke Airport jumlahnya jauh lebih banyak dibanding yang berangkat pulang ke Indonesia. Suasananya mirip orang yang mau berangkat haji, yang berangkat cuma dua orang, yang mengantar sekampung atau bahkan sedesa. Di Kuwait yang mengantar bisa senegara, ada yang tiba tiba nongol dari Jahra, Jabriya, Mangaf, Hawalli atau Fahaheel padahal tidak ada janjian sama sekali.

Kecanggihan komunikasi informal dari mulut kemulut jauh lebih cepat dibanding kendaraan paling cepat apapun. Begitu seseorang telah membeli tiket pesawat pulang langsung berbondong bondong puluhan orang menawarkan jasa mengantar ke airport gratis. Tentu yang diterima cuma satu orang saja, tetapi yang lain tetap nekat berangkat mengantar ke airport juga sekedar untuk menuh menuhin tempat parkir. Alasannya sederhana saja, sebagian besar pengantar beranggapan ‘Kalau sudah di Airport Kuwait, rasanya Indonesia sudah tinggal beberapa langkah lagi’. Malah yang bujangan atau keluarganya masih di Indonesia ada yang mengatakan ‘Kalau sedang di Airport Kuwait, rasanya sedang didepan rumah….anak dan istri sedang didalam rumah’, katanya sambil nunjuk pintu dibelakang petugas imigrasi. Kacian deh …..

Kendaraan Pumper Perusahaan Minyak Cap Manuk

Pingin tahu mobil operasional field operator atau pumper Perusahaan Minyak Cap Manuk atau bahasa arabnya Kuwait Oil Company (KOC) ?. Tentu bayangan kita seperti mobil mobil operasional perusahaan perminyakan di Indonesia, yaitu sejenis jeep double gardan yang bisa nerjang lubang atau kubangan air atau paling tidak sekelas Toyota Kijang. Ternyata yang anda bayangkan tidak 100 % tepat, yang benar cuma ‘double gardan’nya saja.

Masih ingat beberapa bulan lalu beberapa pejabat dan anggota parlemen Indonesia ada yang mencari sensasi dengan mengembalikan mobil dinasnya karena menganggap mobil dinasnya terlalu mahal dan merasa tidak pantas memakai mobil dinas yang dibeli dari uang rakyat ? Nah, mobil pumper untuk operasional mengunjungi sumur minyak di Kuwait ternyata jauh lebih exclusive dibanding mobil dinas pejabat di Indonesia yang banyak diprotes beberapa LSM dan organisasi di Indonesia. Mobil pumper tersebut yaitu Dodge Charger R/T – 4 Wheel Drive 6100 cc. Lihat spesifikasinya lebih detail melalui website Dodge.

Dibawah ini sedikit uraian tentang tender pengadaan mobil operasional perusahaan minyak di Kuwait yang saya ketahui.

Tender pengadaan barang di Indonesia umumnya untuk memilih barang yang terbaik tetapi dengan harga termurah. Siapa sih yang tidak mau barang bagus dengan harga murah ?. Di Perusahaan Minyak Cap Manuk atau bahasa Arabnya KOC agak lain. Pengadaan mobil operasional perusahaan untuk karyawan. Spesifikasi yang diminta adalah ‘Safety’, aman dipakai oleh karyawan untuk menunjang operasional perusahaan sehari hari dan aman bagi keluarga diluar jam kerja. Tidak ada batasan mengenai mesin harus berapa cc dan juga tidak ada batasan model harus begini atau begitu. Dalam pengumuman tender cukup disebutkan ‘Dibutuhkan 1000 buah sedan dan 1500 buah Station Wagon dengan standard safety nomor satu untuk operasional perusahaan’.

Karena spesifikasi yang diminta cukup sederhana, maka peserta tendernya juga canggih canggih. Chrysler, Cadillac, Chevrolet, Dodge, Toyota, KIA dan lain lain semua mengajukan mobil safety jagoannya. Sayangnya spesifikasi yang diminta ada embel embel ‘untuk operasional perusahaan’ sehingga Sport Car seperti Ferari dan Lamborghini langsung gugur karena terlalu rendah dan sangat tidak cocok bagi ‘pumper’ untuk inspeksi sumur dengan mobil sport seperti ini. Dan pemenang tendernya dipilih tidak cuma satu saja, tetapi 4 sekaligus benar benar bedasarkan azas ‘semua dapat rejeki’.

Kontrak mobil operasional di Kuwait juga sangat pendek sekali, yaitu 2 tahun saja. Artinya setiap dua tahun sekali mobil operasional perusahaan harus diganti dengan yang baru. Alasannya sederhana saja, mobil harus dikembalikan ke kontraktor dalam keadaan baik, artinya 2 tahun itulah yang dimaksud dalam keadaan baik dan masih laku dijual. Karena masa kontraknya pendek tentu harga sewa perbulannya jadi mahal. Beda sekali dengan kontrak mobil di Indonesia yang umumnya 4 tahun dan mobil dikembalikan ke kontraktor tinggal rongsokannya saja.

Inilah mobil mobil pemenang tender pengadaan mobil operasional Perusahaan Minyak Cap Manuk tahun 2010.

  • Chrysler – Typenya lupa (Pemenang tender Kategori Sedan) – untuk Manager
    Kalau mobil ini lewat, langsung semua pegawai ngumpet atau pura pura sibuk kerja. Spec jelas tidak berani mengulas diblog ini, kalau sampai salah tulis bisa langsung dideportasi.
  • Toyota Land Cruiser Prado (Kategori Station Wagon) – untuk Leader
    Lebih baik nggak usah diulas saja, salah tulis bisa tidak naik pangkat.
  • KIA ‘Mohave’ (Pemenang Kategori Station Wagon) – untuk Senior Engineer.
    Mesin 6000 cc – V8 dan jelas 4 wheel drive.
    Airbag banyaknya bukan main, ada di setir, dashboard, pintu, tiang kaca depan kiri dan kanan, tiang antara kaca pintu depan dan belakang kiri dan kanan, tiang kaca belakang kiri dan kanan. Pemadam kebakaran juga besarnya bukan main, cocok untuk diletakkan didapur daripada didalam mobil.
  • Dodge ‘Charger’ R/T (kategori Sedan) – untuk Engineer dan Pumper
    Engine : 6100 cc, HEMIS V8 – 4 wheel drive. Terus terang baru sekali ini saya melihat sedan 4 wheel drive. Sangat ndeso sekali memang. Lihat spec detailnya diwebsitenya Dodge.
Saking canggihnya perlengkapan safety, sampai hari ini saat blog ini ditulis sudah tercatat 12 buah mobil berhenti ditengah jalan secara otomatis dan tidak mau jalan lagi meskipun kunci kontak sudah dioklek oklek beberapa kali. Semakin canggih safetynya, ada salah satu prosedur yang tidak diikuti oleh sopir dan penumpang maka seketika si mobil langsung ngambek nggak mau Jalan lagi. Susah memang naik mobil dengan tingkat safety setinggi ini, tetapi kapan lagi bisa naik mobil ‘Kelas Dunia’ yang jauh lebih canggih dibanding mobil dinas anggota DPR dan menteri kabinet SBY…. Wk…wk…wk….,

Nobar World Cup 2010

Nonton bareng sepak bola World Cup 2010 dengan Kuwaitis sudah pernah saya tulis sebelumnya dengan judul Nonton Bersama Piala Dunia 2010 Atau Pengajian. Tetapi kalau Nonton Bareng World Cup dengan kawan kawan dari Indonesia sendiri baru kali ini saya tulis. Layak untuk saya tulis agar pembaca setia blog ini mengetahui aktifitas warga Indonesia di Kuwait. Ternyata tidak melulu kerja dan cari duit tetapi juga kumpul bersama cari hiburan.
Ada beberapa tempat untuk nonton bersama di Kuwait, seperti di hotel hotel, restaurant atau dirumah atau apartment. Beberapa hotel yang menyelenggarakan acara nonton bersama diantaranya adalah Movenpick, Ibis Salmiya dan masih banyak lagi. Kalau nggak salah masing masing hotel menarik biaya sekitar KD 4 per orang sudah termasuk cemilan dan makanan. Sedangkan restaurant yang saya ketahui menyelenggarakan acara Nobar adalah Hard Rock Cafe. Nonton sendiri TV dirumah agak susah karena sering di’scramble, kadang nongol dan kadang hilang. Kalau tidak ingin discramble tentu harus bayar, dan sangat mahal yaitu KD 38 atau bahkan lebih. Berikut ini adalah suasana nonton bersama beberapa warga Indonesia di perantauan, Kuwait.

Hard Rock Cafe

Di restaurant ini sebenarnya nonton saja nggak bayar, tetapi entah gengsi atau memang sedang lapar, semua pengunjung memesan makanan dan minuman. Saya perhatikan, minimum setiap pengunjung pesan segelas minuman untuk bisa menikmati acara nonton bersama ini dan cemilan ringan seperti nachos atau makanan pembuka (appetizer) lain.

Loncat loncat, joget menari nari dan teriak GOAL!!!!! sekeras kerasnya bisa bebas dilakukan direstaurant ini. Tapi ada yang iseng menyindir pengunjung lain yang belum atau tidak pesan makanan apapun. ‘Yang tidak pesan makanan atau minuman tidak boleh berteriak…, yang pesen burger hanya boleh teriak HOOOOO !!!…. dan yang pesan makanan dan minuman lengkap boleh teriak HOOOO…., GOALLLLLLL dan menari nari sepuasnya !!’. Penonton yang lain langsung teriak ‘Woooooooo…….’

Haiza Apartment

Ini adalah apartment tempat konsentrasi hampir seluruh engineer Indonesia yang bekerja di Perusahaan Minyak Cap Manuk atau KOC. Jauh hari sebelum acara World Cup dimulai, semua penghuni sudah sibuk. Ada yang sibuk mencari tempat untuk nonton gratis, ada yang sibuk untuk mencari Jazeera Card dengan harga miring (Note : di Kuwait, hanya Jazeera Sport 2 yang menyiarkan World Cup tetapi harus bayar agar tidak discramble) dan ada juga yang sibuk kusak kusuk cari pinjaman TV besar.

Akhirnya, persiapan nonton bersama bisa berjalan mulus. TV besar bisa dapat pinjaman, Receiver dengan cardnya juga bisa dapat pinjaman. Tempat juga ada yang bersedia apartmentnya jadi berantakan kedatangan banyak tamu. Begitu acara nonton bersama dimulai, ternyata pengunjungnya mbludak diluar dugaan, tercatat 12 warga negara mengunjungi acara Nobar di Haiza Apartment ini, ada yang dari Yemen, Mesir, Malaysia dan lain lain. Semuanya adalah tetangga penghuni Haiza dan tamu diundang dan tanpa undangan dari sekitar.

Yang khas dalam acara Nobar di Haiza ini adalah pengunjung banyak yang nyumbang makanan dan minuman untuk dimakan bersama. Pokoknya soal makanan dan minuman tidak kalah kualitas dengan Hard Rock Cafe, malah sebagian besar makanan yang dibawa pengunjung adalah makanan yang terkenal langka dan super mahal di Kuwait, yaitu Tahu Goreng, rempeyek, Lemper dan berbagai macam makanan Indonesia yang sangat langka dan mahal di Kuwait.

Konsentrasi nonton boleh dikatakan sangat minimum dan sering terganggu ulah penonton yang sulit dikendalikan, disamping banyak guyonnya juga pada saat sedang asyik asyiknya nonton tahu tahu penonton dibelakang sibuk mengunyah kerupuk. KRIUK…… KRIUK…… KRIUK……, semua penonton menoleh kebelakang dan tahu tahu GOALLLLLL !!!!!!. Untung saja belum ada yang buang gas, sehingga suasana nonton bersama di Haiza ini masih terjaga dengan baik dan belum terjadi pertikaian karena saling tuduh siapa yang kentut. Moga moga sampai final nanti tetap seperti ini.

Rumah Sakit Perusahaan Minyak Cap Manuk

Pingin tahu rumah sakit untuk karyawan dan keluarga Perusahaan Minyak Cap Manuk (bahasa Arabnya Kuwait Oil Company atau KOC) ? Jawabnya relatif sama dengan rumah sakit perusahaan di Indonesia, khususnya RS perusahaan perminyakan. Nama rumah sakit KOC ini adalah Ahmadi Hospital, letaknya didalam komplek perumahan dan perkantoran KOC di Ahmadi. Saya pernah beberapa kali mengunjungi beberapa rumah sakit fasilitas perusahaan minyak di Balikpapan, Duri, Rumbai, Langsa, Jambi dan lain lain semuanya relative sama. Bedanya yang di Kuwait lebih mirip rumah sakit Mount Elizabeth di Singapore. Begitu anda masuk ke gedung rumah sakit, yang bisa anda temui pertama kali adalah ‘obat sakit perut’ dan ‘obat sakit mulut’, yaitu restaurant. Baik di Mount Elizabeth maupun Ahmadi Hospital, yang mencolok mata adalah Coffee Bean. Tinggal pilih saja ‘obat’ yang anda inginkan dari menu yang disodorkan oleh pelayan pelayan cantik dari Lebanon dan Philipine, dijamin lapar dan dahaga anda akan terobati segera.

Kalau mata anda juga ‘sakit’, anda juga bisa mencari ‘obat’nya di Ahmadi Hospital ini, cukup dengan melihat lihat barang dagangan yang terpajang disekitar koridor menuju tempat pendaftaran pasien atau resepsionis saja, insyaAllah mata anda bisa sembuh. Hati hati, gantian dompet anda yang akan ‘sakit’ karena yang dijual adalah tas, jam, ballpoint dan busana dengan merek terkenal dengan harga selangit seperti Dolce & Gabbana, Mont Blanc dan lain lain. Toko bunga import juga ada dan karena bunganya diimport dari Belanda maka harganya malah akan membuat anda sakit ‘sesak napas’.
Perbedaan lain dengan rumah sakit perusahaan minyak di Indonesia, di rumah sakit ini dokter dan perawatnya diimport dari luar negeri semua, tetapi umumnya dari Negara Negara Arab sekitarnya sedangkan perawatnya yang dominan adalah dari Philipine, India dan beberapa dari Indonesia. Kelakuan pasien Ahmadi Hospital relative sama dengan pasien di Rumah Sakit perusahaan minyak Indonesia, yaitu nggak mau ngantri. Sudah ber jam  jam nunggu nomor urut dipanggil, selalu saja ada yang main ‘slonong’, tahu tahu masuk ke ruang dokter. Expatriate seperti kita lama lama jadi ngikut tata karma model Arab seperti ini, apalagi saya sebagai seorang wanita, kalau slonong sana slonong sini nggak pernah ada yang negur. Orang Arab yang tinggal di Kuwait sangat santun dan menghormati wanita. Baca : Ngantri, Ladies First
Di Indonesia ada anjuran pemerintah untuk  memakai obat generic sehingga akibatnya banyak rumah sakit dan dokter yang beramai ramai menuliskan resep obat generic untuk pasiennya. Tentu harga obat jadi lebih murah dan terjangkau semua masyarakat, tetapi celakanya dokter rumah sakit perusahaan minyak besar di Indonesia juga latah menuliskan resep obat generic padahal sebenarnya tidak perlu. Di Kuwait, anjuran pemerintah cukup satu saja, ‘Gunakan Obat Obatan Terbaik’, sehingga tidak pernah terdengar di Ahmadi Hospital atau rumah sakit lainnya di Kuwait yang memberi pengobatan pasiennya hanya Vitamin C, Paramex atau Panadol saja.
Meskipun secara umum lebih baik dibanding dengan rumah sakit perusahaan minyak di Indonesia, keluhan karyawan terhadap pelayanan rumah sakit perusahaan juga selalu ada. Dan secara umum keluhannya sama dengan karyawan perminyakan di Indonesia, yaitu dokternya tidak bagus, obatnya tidak manjur, pelayanannya lambat dan lain lain. Tetapi, Perusahaan Minyak Cap Manuk memberi solusi yang cespleng bagi karyawannya. Karyawan diharuskan memilih salah satu dari dua pilihan, yaitu tetap berobat di rumah sakit ini atau diikutkan asuransi dan bisa memilih rumah sakit swasta yang diinginkan diseluruh Kuwait. Karyawan punya kebebasan memilih rumah sakit swasta yang dekat dengan rumah, yang gedungnya mewah atau yang dokter dan perawatnya ngganteng, cantik dan ramah. Kalau pilihan karyawan adalah asuransi, maka karyawan tidak boleh lagi berobat di Ahmadi Hospital kecuali kalau emergency saja. Jadi, kalau ada keluhan dengan rumah sakit swasta pilihan kita sendiri maka rumah sakit perusahaan bisa lepas tangan.
Selamat tinggal obat generic dan selamat tinggal juga Decolgen, Paramex dan Panadol. Sebagus apapun rumah sakit, tentu kita tidak akan pernah berkeinginan tinggal di rumah sakit. Yang saya pilih cuma satu, yaitu selalu diberi kesehatan dan keselamatan dunia dan akherat. Amin.