Category Archives: Tempat Bagus Kuwait

Piknik Ke KOC Display Center

Namanya KOC Display Center
Lokasinya Di Ahmadi

 

Ini adalah aktifitas ibu ibu di Kuwait yang tergabung dalam organisasi PIKMI. Sebuah perkumpulan ibu ibu, keluarga besar Oil And Gas yang beranggotakan semua istri karyawan minyak. Anggotanya macam macam, ada yang dari perusahaan minyak nasional seperti KOC, KUFPEC, KNPC, KGOC dan ada juga yang bekerja di Service Company maupun perusahaan pendukungnya seperti Al-Khorayef, Weatherford, Novomet, Schlumberger, Halliburton, Eastern National, Baker Hughes , United Safety, KDC, GDMC dll. 

Dua Bus Khusus Untuk Wisata Ke Display Center
Satu Bus Untuk Yang Tinggal Di Kuwait City
Satu Bus Lagi Untuk Yang Tinggal Di Mangaf Dan Fahaheel

Murni perkumpulan orang orang Indonesia yang bertujuan untuk menyatukan semua keluarga perminyakan yang barangkali sehari hari susah sekali bertemu dan bersilaturahmi. Jangan bertanya, PIKMI itu ada nggak kantor pusatnya di Indonesia ?. Jawabnya jelas nggak ada. Ini organisasi buat seneng seneng doang. Aktifitasnya Bikin Baju, Makan Makan, Piknik dan Shopping. Kebetulan anak anak sedang liburan sekolah bulan Desember ini sehingga ibu ibunya sibuk mencarikan kegiatan positif buat si anak.

 

Sambutan Ramah Staff KOC

 

Kali ini tujuan piknik adalah ke KOC Display Center. Sebuah museum perminyakan baru milik Kuwait Oil Company yang belum dibuka untuk umum. Lokasinya di Ahmadi, persis diseberang Ahmadi Governorate. Menurut rencana, bulan February 2017 nanti bertepatan dengan Liberation Day, museum ini baru dibuka untuk umum. Tentu nggak gratis lagi karena saya perhatikan ada loket loket buat beli ticket.
Counter Ticket Di Belakang Sudah Siap
Rencana February 2017 Dibuka Untuk Umum

 

Isi museum sangat lengkap dan modern. Ada layar melengkung yang sangat lebar sekali untuk menampilkan semua aktifitas perminyakan. Rasanya kita sedang berjalan jalan di lapangan minyak, masuk ke gathering center, berada di control room, naik keatas rig, dan berada di kapal tanker. Kita jadi ikut merasakan suasana kerja di perusahaan minyak.
Photo Bersama
Sekitar 60 Orang Bisa Bergabung

 

Ada juga gallery History Of Kuwait Oil Company, Oil Discovery, Geology, Reservoir, Drilling, Safety, Fire, Marine Export dan lain lain.  Sangat lengkap dan mudah dipahami oleh anak anak dan siapapun yang tidak tahu sama sekali tentang dunia perminyakan. Apalagi, banyak alat alat yang bisa disentuh dan diaktifkan atau dikendalikan oleh penonton. Contohnya, ada koridor dengan lantai yang kalau diinjak bisa memunculkan informasi tertentu. Nah, ini koridor yang paling gaduh sendiri karena semua pengunjung melompat lompat kesana kemari berusaha menginjak nginjak tombol cahaya warna warni di lantai..
Serasa Berjalan Jalan Ke Seluruh Lapangan Minyak

 

Piknik ke KOC Display Center ini kurang lebih cuma 2 jam saja sudah tuntas untuk jumlah rombongan sekitar 60 orang. Tetapi prosesnya cukup panjang karena fasilitas baru ini belum dibuka untuk umum. Kira kira tiga minggu baru ada jawaban dan keputusan dari KOC. Belum ada staff tetap yang bertugas untuk menjaga setiap gallery.  Tidak mudah untuk mencari karyawan museum yang tahu dunia Perminyakan dan mau.

 

Anak Anak Jadi Tahu Kerja Bapaknya
Seperti Nyata Bisa
Keluar Masuk Fasilitas Perminyakan
Bisa Belajar Sejarah Perminyakan Di Kuwait
Anak Anak Belajar Reservoir Dan Geology
Ooooh, Bapakku Kerjanya Begini Toh
Interaktif, Diinjak Langsung Keluar Penjelasan
Tentang Reservoir, Geology, Drilling, Production Operation
Safety, Fire, Marine Export Dll
Anak Anak Belajar mengenal
Sumur Minyak

 

Interaktif
Staff Yang Menjelaskan Sangat Sabar
Dapat Pertanyaan Lucu Lucu
Viewing Gallery
Siapa Pingin Jadi Petroleum Engineer ?
Semua Anak Ngacung
Drilling Engineering Section
Fire Department Section
Marine Export Section

 

Senyum Ramah Menyambut Rombongan PIKMI

 

Terakhir, Salam Buat Cagub No 2 : Koh Ahok
Dari Staff Dan Karyawan KOC Kwa Ka Ka

Baca Juga :

Restaurant Diatas Tandon Air Kuwait

Di Kuwait Banyak Sekali Tandon Air
Warna Biru Putih Seperti Diatas
Jakarta punya Monas. Paris punya menara Eiffel. Italy punya menara Pisa dan Amerika punya patung Liberty. Kuwait punyanya apa ?. ternyata Kuwait punya juga menara hebat, cukup Tandon Air saja. Kalau anda datang ke Kuwait, biasanya akan terheran heran melihat banyaknya Tandon Air dimana mana. Warnanya sangat kontras sekali dengan lingkungan sekitar yang dominan coklat. Baik warna gurun maupun warna rumah rumah penduduk semuanya coklat. Hanya Tandon Air saja yang terlihat ngejreng berwarna biru putih dan nampak dari kejauhan.
Tandon Air Untuk Menampung Air
Sebelum Disistribusikan Kerumah Rumah Penduduk
Tandon Air Kuwait ini semuanya berjumlah 34. Yang 31 buah berbentuk seperti cendawan terbalik dengan warna biru putih dan tersebar di 5 lokasi yang berbeda. Yang 3 buah sisanya, bentuk dan warnanya berbeda sendiri. Bulat seperti bola yang ditusuk dengan tusuk sate. Karena berbeda sendiri inilah maka 3 buah tandon yang lahirnya paling buncit ini diberi nama Kuwait Tower dan sampai saat ini jadi ciri khas Kuwait City.
Si Bungsu Kuwait Tower
Diresmikan Tahun 1979
Tahun 1965, pemerintah Kuwait punya keinginan untuk membuat system pengairan modern. Perusahaan dari Swedia VBB (tahun 1979 ganti nama jadi Sweco) ditunjuk untuk mendesign dan membangun menara air. Designernya bernama Sune Lindstorm, pada awalnya hanya mengajukan lima kelompok menara tandon air (31 menara) dan dinamakan The Mushroom Towers. Setiap menara bisa menampung 3.000 meter cubic air. Tetapi, Emir Kuwait Sheikh Jaber Al-Ahmed menginginkan untuk dibuatkan menara dengan design yang lebih spectacular lagi. Sehingga muncullah si bungsu Kuwait Tower (3 menara – diresmikan tahun 1979) dan diberi tempat yang paling istimewa yaitu ditepi laut Arabian Gulf. Sekarang, total semua menara bisa menampung 102.000 meter cubic air. Sumbernya dari proses desalinasi air laut, dipompa dan ditampung untuk air minum seluruh penduduk Kuwait.

 

Tandon Air Terbawah Separuh
Berisi Air Dan Separuhnya
Digunakan Untuk Restaurant

 

Nah, Kuwait Tower ini baru saja dibuka kembali tanggal 8 Maret 2016 yang lalu setelah ditutup hampir 4 tahun (2012 – 8 Mar 2016) untuk renovasi. Ternyata sekarang sudah berubah total dan jauh lebih mewah dari sebelumnya. Menara utama (2 tandon air) dan menara kedua (1 tandon air) bisa menampung 9.000 meter cubic air. Ketinggian menara utamanya 187 meter. Tandon Air paling besar digunakan juga sebagai Restaurant, separuh untuk menampung air dan diatasnya digunakan untuk restaurant.
Nggak Nyangka Kalau Dibawah Restaurant
Isinya Air Buat Seluruh Kota

 

Masih di Menara Utama, tandon air bulat yang teratas digunakan untuk melihat pemandangan kota (Panorama). Lantainya bisa berputar, tinggal pesen kopi saja dari cafe yang ada disitu, lalu silahkan duduk atau berdiri sambil memandang kota dengan teropong yang tersedia. Ditempat ini, saya malah pusing sendiri saat berdiri lihat pemandangan luar. Lantainya bergerak dan berputar terus. Pelan sebenarnya tetapi kayaknya kena syndrome ‘wong ndeso‘. Semua teropong dicoba, semua kaca, meja dan apapun dipegang semua. Kekenyangan pula setelah sebelumnya ngicip semua makanan. Jadinya, ya pusing sendiri. Apalagi, barusan ngrogoh dompet cukup dalam buat makan di restaurant ini. Lengkap sudah penderitaan.
Karena Tandon Airnya Bulat Maka
Kaca Restaurantnya Juga Melengkung Membulat

 

Daftar Menu Dan Harga Minuman
Lumayan 2 – 3 Kali Harga Restaurant Ditempat Lain
Restaurant Selalu Penuh Saat Breakfast, Lunch
Maupun Dinner

 

Buffet
Jam 1 Siang Baru Dipersilahkan Makan
Tapi Jam 12 Pengunjung Sudah Berdatangan
Makana Arab, Jepang, Continental
Semua Tersaji (Buffet)
Wow, Kambing Panggang
Sama Sekali Tidak Terasa Bahwa Dibawah
Adalah Penampungan Air Minum
Ini Adalah Panorama
Lantainya Selalu Berputar Dan Bisa Bikin Pusing
Pingin Lebih Tinggi Lagi Silahkan Naik Ke Deck Atas
Melihat Pemandangan Pakai Teropong
Tapi Lantainya Berputar Ya Jelas Pusing Dong

Nonton Lelang Ikan Di Al Kouts Fahaheel

Lelang Ikan Di Al Kout Fahaheel
Mulai Tepat Jam 08:00AM

 

Sejak kecil saya sudah terbiasa melihat Lelang Ikan Dan Hasil Laut karena ayah saya dulu bekerja di Dinas Perikanan. Waktu itu, hampir setiap hari saya menyaksikan lelang ikan baik di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Batang, TPI Purbalingga maupun TPI Tegal. Saya juga mengenal betul kehidupan nelayan laut sekitar Batang dan Tegal. Saya juga pernah merintis berdagang ikan seperti halnya Ibu Susi Pudjiastuti. Tetapi, nasib kita membawa kearah yang berbeda. Nama kita sama sama Susi, tetapi beliau berhasil menjadi Menteri Perikanan dan saya tetap begini begini saja.
Tertib – Belum Ada Aba Aba Lelang Dimulai
Semua Cuma Memandang Keranjang Ikan Saja
Ada yang berbeda antara Lelang ikan di Indonesia dengan di Kuwait. Kalau di Kuwait, juru lelangnya cukup banyak. Setiap juru lelang bisa mewakili 1 – 3 nelayan. Semua juru lelang berdiri teriak teriak menawarkan ke pembeli didepan keranjang keranjang yang diwakilinya. Karena juru lelangnya sangat banyak, maka proses lelang sangat effektif. Hanya sekitar 30 menit saja langsung ditutup.
Nelayan Tidak Berfungsi Saat Lelang
Semua Tugas Diambil Alih Oleh Juru Lelang
Sebelum Lelang dimulai, nelayan terlihat negosiasi dengan juru lelang. Kayaknya membicarakan jenis ikan dan kesepakatan harga awal. Biaya jasa si Juru Lelang sepertinya sudah ditentukan pemerintah dan tidak ada tawar menawar soal jasa juru lelang ini. Saya perhatikan, si Juru Lelang cuma melihat lokasi keranjang keranjang ikan si Nelayan. Terkadang si juru lelang memerintahkan nelayan lain untuk menggabungkan keranjang keranjang ikan tersebut ke sudut tertentu. Si Juru Lelang yang satu ini cukup laris, punya tanggung jawab menjual hasil tangkapan 3 orang nelayan sekaligus.
Juru Lelang Mencatat Semua Transaksi
Nelayan Hanya Melayani Pedagang Ikan Yang Membeli
Jam 08:00 tepat lelang dimulai. Dan seketika itu juga suasana menjadi hingar bingar karena semua juru lelang teriak teriak gaduh menawarkan ikan ikan dalam keranjang yang menjadi tanggung jawabnya. Si Nelayan tidak berfungsi sama sekali kecuali menggeser geser keranjang ikan sebagai tanda sudah ada yang membeli. Semua transaksi dicatat langsung oleh si juru lelang.
Nelayan Puas Dengan Harga Tinggi Berkat Jasa Juru Lelang
Pedagang Juga Puas Dengan Pelayanan
Tidak susah sama sekali untuk membedakan siapa Pembeli, Nelayan atau Juru Lelang. Karena si Juru Lelang memakai baju panjang seperti jubah berwarna biru. Nelayan umumnya pakaiannya apa adanya dan terlihat lebih kotor dan butut karena baru saja berlabuh beberapa jam sebelumnya dari laut. Sedangkan pedagang ikan / pembeli rata rata pakaiannya lebih bersih dibanding si nelayan.

 

Kepiting Hasil Tangkapan Semalam
Cukup Melimpah

 

Proses lelang sangat effektif, hanya sekitar 30 menit saja langsung bubar dan semua keranjang ikan sudah beralih tangan ke pedagang. Kenapa bisa secepat itu ? Karena sebelum lelang dimulai, nelayan sudah memilah milah ikan, udang dan kepiting berdasarkan jenis dan ukurannya kedalam keranjang keranjang yang berbeda. Setiap keranjang punya warna dan bentuk berbeda beda. Ada yang kotak warna biru, hijau, hitam, ada yang bulat kecil warna merah, orange dan ada juga yang nggak perlu dikeranjangi karena si nelayan dapat tangkapan ikan yang sangat besar sekali. Sepertinya keranjang keranjang ini disediakan pemerintah dan boleh dibawa melaut. Saya perhatikan, saat nelayan menurunkan ikan dari kapal sudah rapi dalam keranjang warna warni sesuai jenis dan besar atau kecilnya ikan.
Ikan, Cumi Cumi Berbagai Ukuran
Semua Dari Arabian Gulf Sea
Semua Lelang ini dilakukan didalam gedung yang sejuk berAC bernama Al Kout Fish Market Fahaheel, bukan ditempat terbuka seperti TPI Batang dan TPI Tegal. Sangat profesional dan terbuka untuk umum. Saya harapkan, suatu saat nanti TPI dan pasar ikan di Indonesia bisa didalam Mall megah berAC seperti halnya di Al Kout Fahaheel Kuwait ini. Meskipun namanya Al Kout Fish Market, sebenarnya gedung ini adalah Mall besar seperti halnya Souq Sharq.
Yang Baju Biru Dibelakang Adalah Juru Lelang
Nelayan Tinggal Menghubungi Juru Lelang
Pedagang Ikan Langsung Menjual Ikan Di
Lapaknya
Suasana Sudah Mulai Tenang
Keranjang Ikan Sudah Beralih Kepemilikannya
Perorangan Juga Bisa Ikut Beli
Tetapi Minimum Satu Keranjang
Semua Ikan, Udang, Cumi Dan Kepiting Segar Segar
Sangat Murah Saat Lelang
Ini Lapak Pedagang Ikan Di Pasar Ikan Al Kout
Masih Satu Gedung Dengan Tempat Lelang
Yang Sudah Dibeli Cukup
Di Kumpulkan Di Belakang Pembelinya
Cari Lelangan Yang Lain

Baca Juga :

Oleh Oleh Kuwait – Parfum Dengan Kaligrafi

Ciri Parfum Arab Adalah Baunya yang Khas
Dengan Botol Berbentuk Unik Dan Klasik
Parfum Arab baunya memang khas dan tidak sama dengan parfum parfum dari rumah rumah mode di Paris atau kota kota di negara lain baik di Eropa, US, Jepang maupun Indonesia. Kalau kita membeli atau memakai parfum dari negara ‘bule’, rasanya keren dan bergengsi. Padahal bahan bahan parfum dan cara pembuatannya relatif sama saja. Baik parfum ‘Bule’ maupun parfum Arab, umumnya merk dagangnya diambil dari nama orang (nama pembuat atau nama pengusaha), Contohnya Channel, Kenzo, Dafidoff, Hugo Boss atau Estee Lauder. Keren keren kan namanya ?.
Arabian Oud
Di London Parfum Arab Ini Jadi Barang Mahal
Kebanyakan parfum arab juga sama saja. Merk dagangnya juga diambil dari nama pembuat / pengusahanya atau mungkin nama anak anaknya juga. Misal parfum yang cukup saya kenal di Kuwait ini merknya Abdul Mohsen, Al Khaleej, Ajmal, Farasha, Lara dan lain lain. Tapi entah kenapa ya, kalau pakai parfum merknya Abdul Mohsen rasanya kok nggak bergengsi sama sekali padahal parfum parfum Arab tersebut lebih tahan lama dibanding parfum Eropa. Mending parfum dengan merk Rudy Hadisuwarno dibanding Abdul Mohsen atau Al Khaleej. Betul kan ?
Toko Parfum Ini Milik Si Jamal
Biar Keren Dikit Merk Parfum Diganti Menjadi Ajmal
Karena kekhasan baunya dan harganya yang jauh lebih murah dari parfum bule‘, maka sudah tentu paling cocok kalau dijadikan oleh oleh ke Indonesia. Saya setiap pulang ke Indonesia selalu membawa oleh oleh parfum ini buat saudara, tetangga dan teman dekat. Tetapi anehnya, setiap saya bagikan oleh oleh parfum tersebut ke mereka, jawabnya semua hampir sama saja :
Terima kasih mbak. Oleh oleh parfumnya yang tahun lalu aja masih utuh lho mbak, belum dipakai
Yang Sudah Tersentuh Modernisasi
Tidak Memakai Nama Orang Lagi Sebagai Merk Parfum
Saya sempat heran juga, kenapa setiap orang yang saya beri oleh oleh parfum mengatakan hal yang sama. Kalau nggak mengatakan ‘masih utuh‘ tentu ‘belum habis‘. Tetapi, akhirnya saya tahu juga penyebabnya. Parfum parfum Arab tersebut kalau di Indonesia ternyata di’keramat‘kan. Alasan kenapa dijadikan barang keramat karena ada tulisan kaligrafi huruf Arab disetiap botolnya. Ini parfum titipan Allah, ada lafaz Quran dibotolnya. Baunya harum seharum bau sorga.
Mbak, ini parfum yang mbawa dan beli saya, nggak ada sama sekali Allah nitip parfum ke saya. Ketemu saja enggak

Di kampung saya Kuwait mbak, bungkus donat juga ada kaligrafinya

Meskipun Merk Parfum Arabian Oud Tetapi
Setiap Botolnya Masih Menggunakan Nama Pembuatnya
Nama Parfumnya : Nawaf, Ehsas,
Durrat, Lara, Lialy, Qomar
Biar Terkesan Keren Nama Parfum Diubah Dikit Menjadi
Lialy Al Andalus, Qomar No 14, Ehsas For Men
Dan Nawaf Gold
Parfum Ruangan Ini Namanya Bukhoor
Bungkusn Dan Tasya Penuh Kaligrafi Arab
Ini Bukhoor dan Alat Pembakarnya
Sebut Saja Kemenyan Arab
Ini Namanya Ehsas
Karena Ada Kaligrafinya Maka
Dikeramatkan Di Indonesia
Yang Ini Besala
Katanya Ada Lafaz Quran, Jadi
Nggak Boleh Sembarang Orang Memakai
Kaligrafi Semacam Ini Yang Membuat
Parfum Ini Bisa Bertahan Tahunan
Nggak Habis Habis
Parfum Dari Allah
Seperti Bau Sorga Katanya
Gawat, Semua Ada Kaligrafi Arab
Harus Baca Doa Dulu Setiap Nyemprot Parfum

 

Baca Juga :

Photo King Kuwait

Kios Photo Langganan Di Mangaf
Namanya Photo King
Pas Photo kayaknya merupakan hal sepele atau sederhana dimanapun juga di dunia ini. Tetapi di Kuwait, masalah pas photo bisa menjadi hal yang cukup rumit, membingungkan dan terkadang menggelikan bahkan cenderung menjengkelkan. Berkali kali saya berurusan dengan birokrasi kantor pemerintah, sekolah atau yang lainnya di Kuwait. Berkali kali pula pas photo dipermasalahkan. Kadang kadang semua berkas tiba tiba dikembalikan begitu saja hanya karena  latar belakang pas photo terlalu biru gelap. Kadang kadang ditolak karena wajah agak mereng sedikit. Tapi yang paling menjengkelkan, pernah saya diminta mengulang photo beberapa kali gara gara mulut terlalu cemberut. Saya ganti photo dengan senyum yang menawan, tetap ditolak juga katanya senyumnya terlalu lebar. Ganti photo lagi katanya mata terlalu membelalak lebar.
Studio Photo Merangkap Photo Copy
Untungnya saya punya langganan tukang photo di Mangaf, namanya Photo King Studio. Karyawannya cuma dua orang, semuanya dari India. Setiap saya datang selalu ditanya, mau photo buat ngurus apa. Kayaknya si tukang photo ngerti benar selera petugas di kantor kantor pemerintah, kedutaan atau sekolah tertentu di Kuwait. Ngurus visa di kantor Immigrasi beda dengan ngurus perpanjangan SIM atau STNK di kantor polisi. Katanya kalau wajah dipoles sampai putih mulus dengan photoshop dan pori pori / jerawat hilang maka nggak bisa diterima di kantor tertentu tapi nggak jadi masalah di kantor yang lain.
Contoh Pas Photo Yang Benar Dan Salah
Dikeluarkan Oleh Pemerintah
Sebenarnya ketentuan dari kantor kantor pemerintah, sekolah atau kantor apapun sama saja, misal ukuran photo harus 4 x 6 dengan latar belakang biru. Tetapi terkadang orang Arab yang menerima pas photo tersebut menginterpretasikan aturan tersebut sesukanya sendiri. Akibatnya, hanya di Kuwait inilah saya bisa menyaksikan pemerintah turun tangan membuat aturan tata cara pas photo yang benar. Berbagai macam contoh pas photo yang benar dan juga salah dipajang besar besar di dinding studio photo lmanapun engkap dengan bendera negara, tanda tangan pejabat atau departemen yang mengeluarkan. Kadang saya melihat juga contoh pas photo tersebut dipajang di kantor pemerintah atau ruang administrasi sekolah.

 

Tarip Cetak Pas Photo
Di Indonesia, pernahkah anda melihat poster panduan berisi contoh contoh pas photo yang benar dan salah resmi dikeluarkan oleh pemerintah pusat atau daerah ?. Nggak ada kan, artinya orang Indonesia itu masih bisa menerima kalau ada beda beda sedikit. Mau photo cemberut, senyum atau ngakak nggak terlalu dijadikan masalah. Betul enggak ?

 

Pas Photo Bisa Ditunggu, Paling Cuma 10 – 15 Menit
Duo India Jagoan Photoshop
Jerawat Bisa Hilang Dalam Sekejap
Photo King Studio Mangaf
Kiosnya Kecil
Lokasinya Di Kampung Sebelahan Dengan
Kios Daging

Baca Juga :

Rumah Kaca Kuwait

Mirror House
Inilah Rumah Sekaligus Gallery Khalifa Al-Qattan
Ada nggak sih Seniman Arab yang kondang sampai manca negara ? Pertanyaan seperti ini sering saya dengar berkali kali saat saya pulang kampung ke Indonesia. Banyak saudara dan tetangga saya di tanah air yang menduga duga, di Arab itu nggak ada apa apa, hanya gurun pasir dan onta saja. Nggak boleh nggambar orang, bikin patung orang atau makhluk yang bernyawa atau bahkan photography saja juga nggalk boleh, apalagi main dan mendengarkan musik. Halaaah, cerita seperti itu hanya ada di Saudi Arabia saja. Semua negara Arab yang lain sama saja dengan di Indonesia. Komplit plit plit, semua ada dan nyaris nggak ada bedanya sama sekali dengan di Indonesia.

 

Bagian Depan Rumah
Sangat Mencolok Dibanding Tetangga
Lihat saja Gallery Seni di Kuwait pada photo photo dibawah ini. Nama bekennya ‘Mirror House’ atau sering disebut juga Khalifa & Lidia Qattan Art Museum. Lokasinya di Qadsiya Block 9, Street 94 House No 17, Kuwait. Karena gallerynya juga digunakan sebagai rumah tinggal sehari hari, maka kalau mau berkunjung harus appointment dulu. Kalau bisa, usahakan datang berombongan beberapa orang, jangan sendirian kasihan tuan rumahnya kalau harus menemani anda keliling melihat lihat isi rumahnya. Nggak gratis, bayar KD 2 untuk hari kerja dan KD 3 saat akhir pekan.
Salah Satu Sudut di Mirror House

 

Pemilik Mirror House tersebut adalah pasangan seniman terkenal di Kuwait, namanya Khalifa Al Qattan (sudah meninggal tanggal 27 June 2003) dan istrinya Lidya. Khalifa Al Qattan, pada awalnya adalah seorang guru di Najah School (tahun 1949) dan merupakan seniman pertama Kuwait yang mengadakan pameran tunggal (1953).dan menulis tentang seni pertama kali di majalah Alba’aza Magazine tahun 1952. Tahun 1962, namanya mulai moncer ke seluruh penjuru dunia dan mengadakan pameran tunggal dimana mana, mulai dari Italy, Mesir, Jerman, Qatar, China dll. Hasil karyanya punya gaya dan corak tersendiri dan dikenal dengan nama CIRCLISM. Opo maneh iki, jangan tanyakan saya, blas nggak ngerti saya maksudnya.

 

Ruang Makan
Penuh Mozaik Kaca
Tahun 2003, Khalifa Al Qattan merencanakan pameran tunggal kembali dengan thema THE EGG atau CREATION, tapi keburu meninggal dunia. Tahun 2004 rencana besar sang seniman tersebut berhasil diwujudkan oleh istrinya Lidya di Dahia Abdullah Art Hall sebagai penghormatan atas karya karyanya. Sampai saat ini, secara rutin setahun sekali selalu ada pameran seni di Kuwait yang dikoordinir oleh anak anak Khalifa Al Qattan dan Lidya. Karena almarhum adalah mantan guru yang dicintai anak anak, maka seringkali diadakan lomba seni melukis, patung dll, terutama di tempat yang banyak pengunjungnya seperti Sharq Mall dll. Buku kumpulan karya anak anak tersebut diterbitkan setahun sekali dan judulnya Khalifa Qattan’s, Children Youth Fine Arts Exhibition.

 

Kalau Nggak Salah Ruang Ini Namanya Planet Earth

 

Ruang ruang di Mirror House punya nama nama special, contohnya The Entrance, My World, Planet Earth, The Zodiac, Corridor Of The Nations, Shark Basin, Sea World, The Universe, Knowledge dan Stairs To Inspiration.  Kreatif dan Pinter sekali memberi nama setiap sudut atau ruang didalam rumah. Tangga rumah saja diberi nama Stairs To Inspiration, kereeennnn.
Atap Juda Dihiasi Mozaik Kaca
Seperti Masuk Gua

 

 

Didalam Dan Di Luar Rumah Penuh Lukisan Dan Patung

 

Duduk Duduk Di
Stairs To Inspiration
Alunan Musik Dan Warna Warni Cerah Lukisan
Bisa Bikin Betah Di Ruang Ini

 

The Knowledge
Botol, Gelas Dan Kaca
Kalau Ditangan Seniman Bisa Bagus
Ruang Makan Ini Namanya Sea World
Mau Lukisan, Patung Apapun Ada
Nyaman Sekali Ada Alunan Musik Di Ruang Ini
Lukisannya Bagus Bagus
Lihat tuh The EGG

 

Photo Bareng Dengan Eyang Lidya

 

Monggo Kalau Mau Berkunjung
Harus Appointment Dulu Ya

 

Ini Di Ruang The Universe

Baca Juga :

Pameran Pintu Kuwait

Pameran Pintu Rumah Kuwait
Di The Avenue Mall

 

Pameran rumah sudah sering saya lihat. Pameran furniture juga sering saya lihat. Tapi  kalau pameran pintu doang, saya baru pertama kali melihat di Avenue Mall Kuwait. Sudah seminggu ini berbagai macam pintu dipajang di mall terbesar di Kuwait ini. Bentuk pintu memang bermacam macam dan dengan jelas menunjukkan culture atau budaya khas setempat. Ada yang sangat kuno sekali dengan bahan kayu yang tebal dan sangat berat untuk buka dan tutup. Tetapi ada juga yang ringan tetapi dengan ornamen tempelan yang terlihat dari bahan yang sangat mahal.
Ada Yang Motif Ukirannya Njlimet
Dan Sangat Kecil

 

Bukan pintu rumah saja yang dipamerkan, tetapi pintu kandang binatang kesayangan juga ada. Untung pamerannya di Kuwait, seandainya pamerannya diadakan di Indonesia, pasti akan jadi berita heboh yang berkepanjangan, karena hampir semua pintu ada tulisan Arab. Bisa saya pastikan akan jauh lebih heboh dibanding berita Agnes Monica yang manggung menggunakan gaun bertulisan Arab beberapa bulan lalu. Masih ingat kan kehebohan ditanah air  ‘MUI Komentari Baju Berbahasa Arab Agnes Monica‘ ?
Tulisan Arab Di Gaun Agnes Monica
Jadi berita Heboh Karena Nggak Tahu Artinya

 

Isi tulisan yang tertempel di pintu sangat bermacam macam, mulai kata kata bijak, kaligrafi ayat suci Al Quran, nama pemilik rumah sampai ungkapan cinta kasih kepada seseorang dan binatang peliharaan. Tetapi ada juga yang tanpa tulisan arab sama sekali. Ada yang polos dengan gerendel dan engsel pintu yang sangat besar dan kuat dan ada juga yang warna warni dengan detail yang sangat rumit. Kalau dibawa ke tanah air dan ditanyakan ke orang Indonesia, biasanya langsung claim pintu pintu tersebut berornamen Islam. Padahal penduduk asli di Kuwait sini cuma nyebut ‘This is Kuwait Heritage that reflect the breadth and depth of the country’s architectural and artistic diversity‘. Nggak ada sedikitpun menyinggung apapun tentang agama.

 

Pintu Sangat Warna Warni

 

Semoga pintu pintu rumah dan kandang asli Kuwait ini tidak dipamerkan di Indonesia. Daripada nanti membuat kegaduhan di tanah air dan dianggap melecehkan agama seperti kasus Agnes Monica diatas lebih baik nggak usah coba coba mengadakan pameran di Indonesia. Di Kuwait sini, pintu apapun termasuk kandang onta ada tulisan arabnya dan motif ornamenya juga bergaya Arab.. Silahkan baca Doors Of Kuwait untuk melihat pintu pintu rumah Kuwait yang lain.
Ukirannya Njlimet
Pintunya Denga Ukiran Njlimet Seperti Ini
Buatan Mana Ya ?
Rumah Kuwait Semuanya Punya Pintu
Yang Besar Dan Artistik
Pintu Kandang Onta Ditulisi Kata Kata Arab
Kalau Di Indonesia Bisa Bikin Heboh
Hah, Ada Huruf Arab Di Pintu Kandang Onta
Hanya Orang Tolol Yang Menganggap Menghina Agama
Ini Pintu Dengan Kaligrafi Ayat Quran
Pintunya Sangat Kecil, Harus Merangkak Kalau Sekecil Itu
Jangan Jangan Pintu Kandang Binatang Peliharaan
Keren Pintunya
Warna Warni Dan Njlimet Ornamennya
Hiasan Pintu Bagus Bagus
Hmmm, Bagus Sekali
Pintu Kuno Rumah Kuwait