Category Archives: Bahrain

Blusukan Melihat Rumah Mediterania

Bulan April
Banyak Burung Merpati Terbang Di Mana Mana

 

Bulan April udara sangat sejuk di Timur Tengah karena merupakan peralihan antara musim dingin ke musim panas. Banyak burung burung merpati yang tiba tiba muncul entah darimana datangnya. Saat udara sejuk seperti inilah mari saya ajak anda untuk jalan jalan blusukan melihat bentuk bentuk rumah di negara sekitar Laut Mediterania, Laut Merah dan Teluk Persia.

 

Rumah Mediterania Itu Nggak Ada Atap
Trapesium Dan Genteng

Saya ambil contoh photo photo disini adalah rumah di Manama, Bahrain sebagai ilustrasi saja. Secara umum bentuk rumah di Bahrain sama saja dengan di Algeria, Tunisia, Lybia, Mesir, Lebanon, Syria, Irak, Kuwait, Saudi dan negara lain di sekitarnya. Developer property Indonesia salah kaprah mencontek design rumah rumah Mediterania ini dan membawanya ke Indonesia.

 

Meskipun Jendela Kelihatan Banyak
Umumnya Tidak Pernah Dibuka

 

Jangan membayangkan rumah rumah di sekitar Laut Mediterania, Laut Merah dan Teluk Persia bentuknya sama seperti rumah rumah di Cluster Mediterania Sentul, Cibubur, Batam atau di kota manapun di Indonesia. Developer dan Arsitek Indonesia yang merancang rumah rumah di Cluster Mediterania di tanah air tidak pernah melihat sendiri seperti apa bentuk rumah disekitar Laut Mediterania, Laut Merah sampai Teluk Persia.

 

Fungsi Jendela Untuk Pencahayaan Saja
Tidak Bisa Dibuka Atau Jarang Dibuka

 

Genteng
Perbedaan mencolok antara rumah Cluster Mediterania di Indonesia dengan di Timur Tengah adalah ‘Genteng‘. Nggak ada genteng dipakai di rumah rumah di negara sekitar Laut Mediterania, Laut Merah maupun Teluk Persia. Genteng dengan plafon atap rumah berbentuk trapesium itu ciri khas rumah didaerah tropis yang banyak hujan. Di Arab mah hujan sangat jarang dan nggak selebat di Indonesia. Jadi rumah Arab itu nggak ada gentengnya.

 

Rumah Dengan Atap Genteng
Simbol Banyak Duit Bisa Import Dari Indonesia

Taman Didepan Rumah

Perbedaan lain rumah Cluster Mediterania yang bikin ngakak orang Arab adalah Taman Hijau di halaman depan rumah. Rumah Cluster Mediterania di Indonesia ada tamannya didepan rumah. Di Arab, tanaman apapun bakalan mati dan kering kerontang apabila musim panas. Yang kuat hidup cuma pohon kurma dan pohon pohon perdu khas Arab. Rumput pun akan berubah jadi coklat kekeringan saat musim panas.

 

Masjid Kampung ACnya
Menyala 24 Jam

Jendela

Perbedaan yang juga bikin ngakak orang Arab adalah jendela. Rumah rumah Cluster Mediterania di Indonesia jendelanya sangat besar dan banyak sekali. Hal ini karena orang Indonesia pingin udara didalam rumah selalu sejuk tanpa harus pasang AC dan menyalakan AC sepanjang hari. Ngirit listrik, itulah konsep rancangan arsitek di tanah air untuk rumah rumah di Indonesia. Orang Indonesia senang membuka jendela lebar lebar biar udara masuk kedalam rumah dan sejuk.
Kalau Hujan Deras Air Terjun Bebas
Dari Atap Seperti Air Terjun

 

Di Timur Tengah, jendela cenderung kecil kecil dan tidak pernah bahkan tidak bisa dibuka sama sekali. AC dinyalakan 24 jam per hari dan 7 hari seminggu nonstop. Debu dan pasir gurun akan masuk kedalam rumah kalau jendela dibuka, apalagi sering ada badai pasir saat pergantian musim. Fungsi jendela hanya sebagai pencahayaan saja.
Nggak Ada Taman Didepan Rumah
Tanaman Akan Mati Kering Saat Musim Panas

Garasi Mobil

Yang unik lagi adalah Garasi Mobil. Rumah rumah di Arab hampir semua nggak ada garasinya. Mobil diparkir cukup didepan rumah, ada yang bikin garasi kanopi di luar rumah dan banyak juga yang tanpa kanopi cukup diparkir diatas trotoar depan rumah. Coba perhatikan rumah Cluster Mediterania di Sentul atau Cibubur. Semuanya ada garasi tertutup dan mobil di lap setiap hari di garasi. Orang Arab itu nggak ada yang ngelus ngelus mobil. Mobil semewah apapun parkirnya ya di luar rumah, kepanasan dibiarkan saja.

 

Terminal Bus Juga Kering Kerontang
Nggak Ada Tanaman

Warna Tembok

Yang paling menggelikan adalah warna rumah. Aslinya, warna rumah di negara negara Arab itu semuanya coklat seperti warna gurun disekitarnya. Tapi di Cluster Mediterania di Sentul atau Cibubur warnanya kebanyakan putih, abu abu dan bahkan ada yang warna warni  cukup meriah. Teman saya Arab sambil senyam senyum mengatakan ‘This is Indonesian Imagination Of My House
Ini Rumah Di Indonesia – Cluster Mediterania
Katanya Mengadopsi Gaya Rumah Di Negara Sekitar Laut Mediterania

 

Jadi kesimpulannya, banyak orang Indonesia yang dibodohi arsitek dan developer perumahan. Mereka bikin nama cluster perumahan sesuka sukanya sendiri supaya laku terjual saja. Ada Cluster Mediterania, Cluster Nebraska, Cluster Salzburg, Cluster Tokyo, Cluster Vancouver, Cluster Barcelona dan lain lain. Saya jamin, nggak akan ada satupun yang mirip dengan bentuk rumah aslinya. Nama hanyalah nama, apapun nama cluster perumahannya tetap saja rumah tersebut adalah rumah dengan design dan ciri khas Indonesia.

 

Garasi Cukup Canopy Terbuka
Di Indonesia Mobil Bisa Hilang Kalau Diparkir Diluar

 

Pemulung Di Arab Tidak Mencuri
Di Indonesia Pemulung Dicurigai Mencuri

 

Mobil Parkirnya Diluar Rumah
Cukup Dinaikkan Ke Trotoar

 

Mobil Ditinggal Begitu Saja
Nggak Ada Maling Di Arab

 

Semua Rumah Warnanya Coklat
Di Indonesia Rumah Mediterania Warnanya Putih

 

Semua Rumah Warnanya Coklat
Seperti Warna Pasir Gurun

Baca Juga :

 

Bab Al Bahrain Souq Manama

Bab Al Bahrain – Governorate Avenue
Bentuknya Seperti Kantor Ministry

 

Saya baru saja keluar dari hotel untuk jalan jalan sore di Manama, Bahrain. Kebetulan hari ini udara tidak terlalu dingin karena musim dingin sudah berakhir dan juga tidak terlalu panas karena belum masuk musim panas. Kebetulan Hotel tempat saya menginap lokasinya dekat dengan berbagai macam perkantoran pemerintah. Lokasinya di Government Avenue, benar benar di pusat perkantoran pemerintah Bahrain dan ditengah kota Manama.

 

Seperti Kantor Pemerintahan Tapi
Mobil Yang Parkir Kok Taxi Semua

 

Saat jalan jalan inilah saya menemukan bangunan besar berwarna putih mirip dengan Istana Negara. Lengkap dengan bendera Bahrain dan lambang negara di dinding depan. Tapi saya heran, kendaraan yang parkir kok Taxi semua, bukan mobil sedan warna hitam seperti yang dipakai pejabat negara.
Ternyata Pasar Tradisional Doang
Kebetulan didepan gedung megah putih ini ada bundaran dengan taman kecil yang enak untuk duduk duduk. Saya ragu, gedung megah tersebut perkantoran pemerintah dari kementerian apa kok orang yang keluar masuk semuanya bawa tas kresek dan naik taxi. Cukup lama saya duduk duduk di taman kecil di bundaran untuk mengamati orang yang keluar masuk,
Segala Macam Barang Dagangan Ada
Di Bab Al Bahrain Souq

Setelah pengamatan yang cukup lama dan melelahkan dari kejauhan, akhirnya saya berani mendekat dan masuk. Ternyata gedung putih tersebut bukan perkantoran pemerintah tapi pintu gerbang masuk ke pasar. Dibelakang gedung isinya cuma pasar tradisional dengan kios kios berbagai macam dagangan. 

Enak Buat Jalan Jalan Saat Musim Dingin

Nama bangunan tersebut Bab Al Bahrain, artinya Pintu Gerbang Bahrain.  Pasarnya bernama Souq Manama tapi banyak penduduk yang salah kaprah dan menamakan pasar tersebut dengan nama Bab Al Bahrain Souq. Nggak ada kantor pemerintah sama sekali di Bab Al Bahrain kecuali Tourist Information Service dan Polisi yang mondar mandir menjaga pintu gerbang ke arah pasar.

 

Pasar Tradisional Di Bahrain Relatif Sama
Dengan Di Negara Arab Lain

 

Bab Al Bahrain didesign Sir Charles Belgrave. Pembangunan selesai dan beroperasi tahun 1949.  Pada tahun 1986 direnovasi untuk mempertegas design supaya lebih mendekati arsitektur Islam. Di belakang Bab Al Bahrain ini banyak toko toko emas. Toko souvenir juga banyak apalagi toko pakaian dan toko toko tradisional yang lain.

 

Ini Pintu Gerbang Bab Al Bahrain
Kalau Dilihat Dari Belakang – Kosong

 

Toko Penjual Pakaiam Wanita
Semakin Malam Semakin Ramai

 

Penjualnya Ramah Dari India

 

Pasar Relatif Bersih

 

Semakin Jauh Dari Bab Al Bahrain
Namanya Berubah Menjadi Souq Manama

 

Banyak Orang India Dibanding
Penduduk Asli Bahrain

 

Blaik….. Orang India Semua

 

Mobil Naik Trotoar, Kelakuan Seperti Ini
Juga Terjadi Di Kuwait, Saudi, UAE, Oman, Qatar

 

Sedanpun Dipakai Untuk Naik Trotoar



Baca Juga :

 

Tetap Cantik Tanpa Abaya Dan Jilbab

Kesenian Asli Arab Itu Ya Seperti Ini
Nggak Pakai Abaya Dan Hijab

 

Orang Indonesia kalau bepergian ke Arab umumnya cuma ke Mekkah dan Madinah, atau paling banter jadi TKI di Saudi Arabia saja. Tapi uniknya, kalau pulang ke tanah air, ceritanya berbusa busa seperti orang yang paling ngerti dunia Arab saja. Seringkali mengatakan bahwa orang Arab itu Semuanya Sangat Soleh dan Solechah. Ada juga yang mengatakan patut ditiru karena tingkah lakunya kayak ‘Malaikat‘. Huebat benar ceritanya, biasanya para tetangga dan ninik mamak yang mendengar pada mlongo semua.

 

Asyik Goyang Terus Mang
Udah nggak kehitung berapa banyak orang Indonesia yang meninggalkan jati dirinya sebagai warga Indonesia yaitu Batik dan mengganti dengan pakaian tradisional Dishdasa dan Abaya Arab saat pulang kembali ke tanah air. Pokoknya keren banget, begitu menjejakkan kaki di Bandara Cengkareng si pria dengan bangga pakai pakaian tradisional Arab Dishdasa putih dan yang cewek pakai Abaya hitam terkadang pakai cadar pula. Padahal waktu berangkat dulu masih sama saja dengan umumnya orang Indonesia, cukup jilbab atau hijab saja. Si cowok jelas sudah berubah total, sekarang sudah memelihara jenggot panjang. Si ceweknyapun sudah susah dibedakan dengan orang Arab.
Senam Malam Sampai Lecek Dan Pakaian Terlepas
Mana Abaya Dan Hijabnya Mbak ?
Tapi kalau anda punya kesempatan jalan jalan ke seluruh negara Arab, wow sangat beda sama sekali dengan apa yang mereka ceritakan. Di Mekkah dan Madinah saja seluruh orang kelihatan Soleh dan Solehah dan tiap hari datang ke Masjid. Tetapi di negara lain, nyaris sama saja dengan Indonesia. Yang rajin ke Masjid banyak, rajin ke gereja juga ada, ke Night Club juga penuh, ke Casino main Ding Dong juga riuh dan hingar bingar. Penduduk Arab juga sangat majemuk, ada berbagai macam ras dan berbagai macam agama dan alirannya juga. Mau lihat Arab yang mirip bule, tinggi besar, pendek, kulit hitam atau putih, rambut keriting atau lurus, syiah, sunni, allawite, yahudi, druze semua ada. Komposisi masing masing negara saja yang beda. Kelakuannya juga beda beda, ada yang baik, sembrono tapi ada juga yang njengkelin.

 

Nah, Kalau Lampu Sudah Mulai Dimatikan
Kira Kira Adegan Apa Yang Akan Ditampilkan
Tahu Kan Kira Kira Apa ?

 

Terkadang kita salah mengerti dan menganggap semua wanita di Arab memakai Abaya dan Hijab. Itu hanya benar di Saudi Arabia saja. Di negara lain sama saja dengan di Indonesia, ada yang pakai Hijab, ada yang pakai Hot Pant, ada juga yang pakai You Can See dan ada juga yang berbikini di tempat umum. Kalau anda melihat channel channel TV di Arab, anda akan tahu sendiri seperti apa negara Arab yang sebenarnya. Baca :  Kebebasan Pers Dan TV Esek Esek Di Arab

 

Wani Piro ?
Begini Saja Atau Dilepas Mas ?
Nyawer Cukup Diselipkan Ke BH
Sekarang anda maunya apa ?. Mau lihat kecantikan Arab saat pakai bikini ?, datang saja ke pantai pantai di Dead Sea Jordan, Dubai UAE, Beirut Lebanon atau Antalya Turkye.. Mau nonton kesenian Asli ArabBelly Dancing‘ atau ‘Tari Perut‘ ?. Datang saja ke club club malam di Sharm El Sheykh dan Cairo Mesir, Beirut Lebanon, Manama Bahrain, Dubai UAE, Istanbul, Ankara dan Antalya Turkey dan juga kota kota lain yang nggak bisa saya sebutkan satu persatu.. Mau Casino atau sekedar main Ding Dong, juga buanyak di Lebanon, Bahrain, Turkey dan UAE. Di Bahrain judi cukup ramai saat ada balapan mobil F1 dan di negara lain saat ada balapan Onta.
Sawerannya Kurang Besar
Ya Jelas Joget Lagi
Meskipun Yang Dilepas Lebih Banyak
Nggak ada bedanya sama sekali dengan negara Islam terbesar Indonesia. Setelah penari melenggak lenggok didepan anda maka anda harus nyawer juga. Caranya juga sama persis seperti acara acara ndangdut di Cirebon atau kota lain di tanah air. Selipkan uang kertas ke balik BH si penari. Kalau uang yang anda selipkan cukup banyak, si penari akan ‘menari‘ sekali lagi didepan anda dan khusus buat anda saja. Dan percayalah, gadis gadis Arab memang cantik dan tetap cantik sekali baik dengan dan tanpa Abaya atau Hijab.
Mau Dugem, Judi Atau Nonton Streaptease
Tinggal Pilih Sesuai Keinginan Anda
Beirut Lebanon

 

Joget Dulu Sebentar Sambil Nunggu
Acara Puncak Tengah Malam
Casino Juga Ada – Ini di Beirut Lebanon
Yang Terang Terangan Atau Yang Judi Buntut Gelap
Tinggal Pilih

 

Semua Joget Dengan Lagu Lagu Arab
Cowok Cewek Jadi Satu Senggol Senggolan
Tengah Malam Menjelang Pagi
Harap Duduk Di Tempat Masing Masing
Acara Puncak Akan Dimulai
Arab Memang Cantik Dan Semlohe Tanpa Abaya Dan Hijab

Baca Juga :

Musim Dingin Bersalju Di Arab Dan Sahara

Kabut Pekat Pagi Hari Di Kuwait Saat Musim Dingin
Akibat Kondensasi – Pertemuan Udara Panas Gurun Dan
Udara Dingin Dari Kutub
Informasi Wisata Dan Ski Resort
Di Lebanon
Source : www.skileb.com
Hari ini masih minggu pertama bulan January 2015. Saat musim dingin disemua negara yang terletak di bumi belahan utara, termasuk negara negara di Timur Tengah atau negara negara Arab dan juga negara negara di Afrika Utara atau negara negara Sahara. Seperti tahun tahun sebelumnya, traffic pembaca tulisan saya tentang lokasi salju di negara negara Arab dan Sahara tiba tiba melonjak sangat tajam. Baca tulisan saya ini, saya nggak tahu kenapa pembacanya selalu melonjak saat musim dingin di Timur Tengah : Salju Arab Yang Selalu Bikin Heboh
 .
Informasi Wisata Bermain Ski Di Marocco
Pegunungan Atlas Melewati Marocco, Algeria Dan Tunisia
Source : http://www.completemorocco.com/
 .
Bermain Ski Di Bludan Syria
Source :
http://www.syriaclimbing.ch/

Comment comment yang muncul terkadang sangat garang kalau ada yang men’share‘ tulisan saya tersebut ke facebook atau tweeter. Banyak yang tidak percaya kalau di Arab dan Sahara banyak Salju dan Ski Resort. Comment akan jadi sangat garang kalau ada yang sangat ‘religious’ dan menghubungkan turunnya Salju di Arab dengan tanda tanda hari kiamat dan dibantah oleh komentator yang lain. Sebenarnya syah syah saja berbeda pendapat, tetapi kalau ada yang ‘memberi informasi’ ya mbok jangan ‘defend’ dengan pendapatnya sendiri.

Banyak orang Indonesia yang  tidak tahu di Arab dan Sahara juga ada musim dingin, ada ski resort, rutin turun salju dan mereka berani menulis tentang dunia Arab yang sebenarnya tidak diketahuinya dengan pasti. Mereka ini yakin yang ditulisnya benar berdasarkan pengetahuan agama yang dikuasai dan berimajinasi seluruh Arab hanya seluas daun kelor. Kalau salju turun di Arab berarti tanda tanda kiamat akan datang. Yah benar sekali, apalagi kalau turun di musim panas dan di dataran rendah Jazirah Arab, bukan di tempat ski resort diatas gunung di Lebanon, Syria, Jordan, Israel, Mt Sinai Mesir, Marocco, Algeria dan Tunisia.

Kuwait Saja 3 Deg C
Apalagi Di Negara Negara Yang
Punya Gunung Tinggi

Mereka tidak mau melihat Google Maps. Mereka juga tidak sadar bahwa di Arab dan Sahara juga ada pegunungan tinggi. Sebut saja Pegunungan Atlas di Western Sahara (Marocco, Algeria dan Tunisia dilalui pegunungan ini), Pegunungan Lebanon (Jordan, Lebanon, Israel/Palestina dan Syria dilalui pegunungan ini) dan yang paling sering heboh adalah pegunungan Heejaz di Saudi Arabia.

Informasi Wisata Bermain Ski Dan Salju Di Turkey
Source : http://www.skiingturkey.com/
Tanpa mengurangi Dzikir dan Istighfar, saya ingin sampaikan juga bahwa salju memang ada di Arab dan Sahara sejak jaman dulu. Saljunya sudah lama ada tapi informasi dan website baru ada beberapa tahun terakhir ini karena jaman dulu tidak ada internet, facebook dan tweeter. Celakanya lagi, mindset orang Indonesia sampai saat ini masih banyak yang mengatakan “Arab itu panasnya mendekati neraka jahanam”. Kalau musim panas memang benar temperatur  bisa mencapai 50 Deg C, tapi kalau musim dingin rata rata di Kuwait sekitar 4 – 7 Deg C. Di Kuwait tidak ada gunung, tetapi di negara negara yang bergunung tinggi diatas sudah tentu sangat dingin sekali dan jauh dibawah 0 Deg C. Saat musim dingin seperti inilah Ski Resort panen rejeki.
Informasi Wisata Bermain Salju Di Israel
Source : http://www.goisrael.com/
Orang Indonesia di tanah air juga banyak yang tidak tahu bahwa Arab itu terdiri dari sekitar 30 negara. Negara terbesar Saudi Arabia saja luasnya lebih besar dibanding Indonesia (Luas Saudi : 2,149,690 Km Persegi Vs Luas Indonesia : 1,904,569 Km Persegi). Baca sumbernya dari Wikipedia tentang luas wilayah Saudi Arabia Vs Indonesia). Artinya, Arab itu sangat luas sekali dan bukan cuma Mekkah dan Madinah saja. Jarak Mekkah ke Tabuk itu kira kira sama dengan jarak antara Jakarta ke Puncak Jaya Wijaya di Papua yang juga bersalju. Sengaja saya pilih kota Tabuk sebagai contoh karena kota ini yang paling sering heboh dan jarang yang tahu bahwa letaknya di atas pegunungan Heejaz, kira kira 3 jam perjalanan dengan  pesawat dari Jeddah, kearah utara yang sudah tentu akan semakin dingin kalau semakin ke utara, apalagi diatas gunung.
 .
Photo Di Tabuk, Saudi – Diatas Pegunungan Heejaz
Menghebohkan Tanah Air Beberapa Tahun Lalu
Baca Link Dibawah Dan Nilai Sendiri
Wartawannya Tahu Tidak Lokasi Tabuk
Source : Republika

Semoga informasi ini bermanfaat bagi saudara saudara saya di tanah air yang belum pernah melakukan perjalanan di negara negara Arab atau yang sudah pernah tetapi saat musim panas. Atau sudah pernah tetapi cuma Umroh di Mekkah, Medinah. Sebagai tambahan informasi, Kuwait, Bahrain, UAE tidak ada gunung sama sekali tetapi saat musim dingin jelas dingin juga karena temperatur udara diluar sekitar 4 – 7 Deg C. Kalau anda melihat photo photo saya memakai jacket tebal, tolong jangan dikomentari : Di Gurun Kok Pakai Jacket Tebal ? Saya memang kedinginan di Kuwait. Kalau ada Onta di Salju atau orang Arab jungkir balik bermain salju di jalanan, jangan juga dikomentari aneh aneh. Mereka sedang berwisata di kawasan Ski Resort, diatas gunung di salah satu negara Arab diatas. Mungkin di pegunungan Atlas, pegunungan Heejaz. Pegunungan Lebanon, Mt Hermon, Golan Height dan lain lain.

.

Di Gurun Terbuka Kuwait Lebih Dingin Lagi 2 Deg C
Karena Nggak Ada Gunung Maka
Nggak Ada Salju Di Kuwait

Baca Juga :

Arab Memang ‘Cute’

Toko Binatang Piaraan
Arabpun Juga Suka Memelihara Binatang
Binatang Piaraan Cute
Masak Yang Memelihara
Suka Kekerasan

Kalau anda berada di Indonesia dan belum pernah bepergian ke negara negara di Timur Tengah, biasanya takut, khawatir akan keselamatan dan mengira orang Arab sangat kasar, brutal dan tidak berperi kemanusiaan. Hal ini bisa dimaklumi karena koran, TV dan berita berita di Internet semuanya memberitakan tentang kekerasan di daerah konflik, pemberontakan bersenjata dan berbagai macam cerita kriminal yang terjadi di bumi Arab. Satu buah photo saja tentang orang Arab yang sedang pegang senjata berat didaerah konflik, bisa diinterpretasikan seluruh negara di Timur Tengah sedang rusuh. Padahal, negara negara Arab di Timur Tengah jumlahnya lebih dari 30 negara yang membentang dari Afrika Utara sampai Arabian Gulf. Ada satu kejadian di salah satu sudut pasar di kota Baghdad diinterpretasikan seluruh negara Irak kacau balau, kenyataannya tidak seperti itu. Sama dengan kejadian beberapa tahun lalu  saat Bom meledak berturut turut di Kuta, Bali dan JW Marriot Jakarta, maka interpretasi orang di seluruh dunia mengatakan seluruh negara Indonesia rusuh padahal  pasar Tanah Abang masih ramai seperti biasa.

Ayam Peliharaannya Saja Warna Warni Kayak Gini
Mana Mungkin Pemiliknya Sangar
Beirut, Lebanon
Kursinya Centil Kayak Gini
Masak Orang Lebanon
Suka Perang

Saya pernah ke Bahrain pada saat negara tersebut dilanda demo besar besaran. Ternyata, demonya hanya di satu titik saja di Pearl Square. Mall dan tempat perbelanjaan lain  tetap buka seperti biasa baik dikota Manama sendiri maupun kota lain. Di Mesir juga sama saja, sampai presiden Moersi tumbangpun, suasana ditempat lain nggak ngaruh apa apa. Sama persis seperti Aceh beberapa tahun lalu, penembakan sering diberitakan di media, tetapi penduduk Medan tenang tenang saja. Lokasinya memang jauh sekali, dan umumnya ‘dimensi ruang’ seseorang akan tidak berfungsi kalau membaca berita kriminal dan kekerasan. Mungkin juga karena saya pernah jadi wartawati puluhan tahun sehingga saya tidak pernah percaya apapun yang ditulis media. Pingin pergi, cukup Bismillah dan langsung berangkat. Kuncinya satu saja, selama embassy masih buka melayani Visa, artinya negara tersebut aman.

Cute… Pegangannya Angklung
Nggak Ada Yang Pegang RPG, AK47,Mortir Dan Granat
Mobil Favorit Juga Berwarna
Centil, Nggak Ada Satupun
Yang Naik Tank/Panser

Lihat saja photo photo dihalaman ini yang saya ambil di berbagai negara di Timur Tengah. Ternyata orang Arab begitu cute dan tidak ada sedikitpun kesan sangar sama sekali. Mereka juga sama seperti kita, memelihara ayam dan memilih yang warna warni, perabot rumah tangga juga senang yang warna warni. Mereka juga lebih bangga memegang Angklung dibanding senjata berat seperti yang sering anda lihat di TV atau media cetak di tanah air. Jadi kesimpulannya, kalau di Solo ada seseorang ditangkap Densus 88, jangan diartikan seluruh Asia Tenggara tidak aman. Tetangga yang tinggal satu kampung di kota Solo saja masih tenang tenang saja saat tetangganya digropyok Densus 88. Ada FPI ngamuk bikin kerusuhan di salah satu pub di Jln Gajah Mada, bukan berarti seluruh kota Jakarta hancur, apalagi Indonesia atau bahkan Asia Tenggara. Bumi Arab itu besar dan luas dan terdiri lebih dari 30 negara. Silahkan datang ke negara manapun juga.

Museum Nasional Cairo Ini Pernah Dirusak
Demonstran, Tapi Sekarang  Sudah Sadar Semua,
Ada Demo Besarpun Tetap Aman Dan Buka Seperti Biasa
Pasar El Khalili Cairo
Buka Seperti Biasa Padahal Dekat Dengan
Tempat Demo Di Tahrir Square
Cleopatra Bosen Lihat Demo Di Tengah Kota Cairo

Dzikir Arab Diatas Pesawat

Dari Kuwait Menuju Turki
Mau Take Off
Sepi Semua Dzikir Dan Berdoa
Dzikir saat diatas pesawat terbang, berdoa saat pesawat mau take off atau pesawat mau landing barangkali hal yang wajar bagi kita semua. Siapapun ingin diberi keselamatan selama dalam penerbangan.. Bagaimana dengan orang Arab, apakah cara berdoa dan bersyukur sama dengan kita ? Ternyata agak mirip tetapi lebih seru. Berkali kali saya melakukan penerbangan dari Kuwait ke Lebanon, Turki, Bahrain, Dubai, Mesir dan negara negara lain di Timur Tengah selalu menyaksikan kemeriahan doa syukur Arab di pesawat yang bagi saya sangat heboh dan meriah. Baik Arab Kuwait, Bahrain, Lebanon, Turki, Jordan, Mesir semua sama saja dalam cara berdoa dan bersyukur diatas pesawat.
Gedubrak Gedubrak
Langsung Ambil Tas Dari Bagasi
Saat pesawat mau take off, suasana didalam masih normal seperti biasa, yaitu sepi. Mungkin seluruh penumpang sedang berdoa semua atau bahkan komat kamit dzikir. Tetapi suasana akan berubah total saat pesawat mendarat dan roda pesawat mulai menyentuh landasan. Secara tiba tiba semua penumpang bertepuk tangan gembira. Tidak cuma itu saja, semuanya tersenyum dan tertawa gembira dan langsung gaduh melepas sabuk keselamatan. Kemudian langsung berdiri mengambil barang bawaan di bagasi atas meskipun pesawat masih melaju dengan kecepatan sangat tinggi dan lampu tanda larangan melepas sabuk masih belum padam.
Selamat Sampai Di Tujuan
Suit Suiiittt – Plok… Plok… Plok…..
Bagaimana dengan orang Indonesia yang tidak pernah melihat suasana gegap gempita mirip pasar malam diatas pesawat seperti ini ?. Gampang saja, langsung ikut ikutan tepuk tangan dan kita langsung terbawa suasana, yaitu ikut ikutan bersiul Suit Suiiiittttt sambil gebrok gebrok kursi, kaki dan tepuk tangan sekuat kuatnya seperti penumpang lain. Lain bangsa memang lain cara dalam cara bersyukur telah selamat kembali mendarat dan sampai ke tujuan. Ritual doa syukur dan dzikir orang Arab ternyata agak beda, yaitu dengan spontan bertepuk tangan, gebrak gebrok dan Suit Suiiiiit….. Setelah itu, turun pesawat dan salaman dengan Pilot dan Co-Pilot. “Syukron…. syukron…..“. Si Pilot cukup menyalami penumpang sambil berdiri didekat pintu keluar sambil cengar cengir, pringas pringis seperti ‘Superhero’ dan kelihatan sekali “Gede Ndase” alias “Besar Kepalanya“.
 
 
Baca Juga :

Di (m)Bahrain Banyak (m)Benteng

Seandainya Saja Ada Penjual Jagung Bakar
Di Bab Al Bahrain – Manama Souq
Arad Fort Bahrain

Bahrain adalah negeri kecil berupa pulau di Teluk Persia (Arabian Gulf) yang berukuan tidak jauh berbeda dengan kota Jakarta. Luas area Bahrain cuma 765.3 Km Persegi, setara dengan kota Jakarta yang yang berukuran 740.3 Km Persegi. Soal jumlah penduduk, jelas nggak ada apa apanya, cuma 1/10 % jumlah penduduk Jakarta (1.2 Juta Vs 10.2 Juta penduduk). Kira kira kalau tawuran seperti yang dilakukan anak anak SMA di Jakarta, pasti keok dan tak berkutik menghadapi kroyokan penduduk Jakarta.

Bahrain National Museum

Meskipun kecil, tapi terkenal sebagai si ‘cabe rawit’. Sebelum tetangganya Dubai dan Abu Dhabi tumbuh besar sebagai raksasa ekonomi seperti saat ini, Bahrain sudah lebih dulu menjadi pusat ekonomi di Timur Tengah. Sangat jelas terlihat dari tata kota dan perkantoran perkantorannya dimana di Dubai dan Abu Dhabi saat ini lebih banyak didominasi oleh gedung gedung baru dan masih banyak yang kosong melompong tanpa aktifitas ekonomi yang berarti.

Qal’at Al Bahrain
(Bahrain Fort)

Soal pariwisata, Bahrain sebenarnya lebih kaya obyek wisata dibandingkan negara tetangganya UAE, Dubai dan Abu Dhabi. Tetapi saat ini, turis banyak tersedot ke kedua kota ‘baru’  Dubai dan Abu Dhabi yang sangat gencar mempromosikan pariwisatanya ke seluruh dunia. Yang tidak pernah saya duga sebelumnya, ternyata di Bahrain banyak sekali Benteng Benteng Pertahanan kuno dan peninggalan Archeologies.  Sepertinya pada jaman dulu Bahrain merupakan pintu masuk bangsa lain untuk menduduki Timur Tengah. Sejarah mulai jaman Pra Islam, Islam, Persia dan dibawah kekuasaan Portugis sampai awal abad 20 semua terdokumentasi cukup baik didalam National Museum Of Bahrain.


Bab Al Bahrain

Qal’at Al Bahrain atau Bahrain Fort adalah benteng kuno peninggalan Portugis yang masuk dalam list UNESCO sebagai “World Heritage Site”. Benteng yang lain seperti Arad Fort juga cukup bagus dan terawat sampai saat ini. Masjid kuno Al Khamis Mosque dan Al Fateh Mosque juga masih apik dan enak untuk dikunjungi. Cuma, jumlah turis di Bahrain saat ini habis tersedot ke Dubai saja sehingga terasa sepi sekali dan serasa ‘linglung’ jalan jalan sendiri saat saya kunjungi semua obyek wisata di Bahrain.

Tanda Dilarang Meludah
Dan Ngupil

Bab Al Bahrain (Pintu Gerbang Bahrain) saja yang ramai dan penuh sesak. Kenapa bisa ramai sekali ?, ya karena pasar. Bab Al Bahrain adalah pintu gerbang masuk ke pasar Manama (Manama Souq) yang terletak ditengah kota Manama.dan tidak jauh dari Gold Souq. Yang saya suka di pasar ini, semuanya sangat bersih sekali dan enak untuk jalan jalan. Jangan sekali kali meludah atau ngupil ditempat ini, tanda larangan meludah terpampang besar dan anda bisa ditangkap polisi keamanan pasar kalau ketahuan meludah atau ngupil ditengah pasar.

Bahrain Fort (Qal’at Al Bahrain)
Tidak Jauh Dari Kota
National Museum Of Bahrain
‘Modern Art’nya Sangat Bagus Sekali
Salah Satu Diorama
Ada Ayam Masuk Museum
Pintu Masuk
National Museum Of Bahrain

Baca Juga :