Monthly Archives: April 2017

Dimana Beli Baju Bekas Di London

Namanya Pasar Portabello Atau Nama Kerennya
Portobello Market, Notting Hill London
Pasar Kaki Lima Pakaian Bekas
Pembaca blog ini terdiri dari berbagai macam lapisan masyarakat dengan kemampuan ekonomi yang berbeda beda. Sudah sering sekali TV di tanah air mengulas tempat tempat shopping exclusive di kota London yang sangat wah dan mewah. Kali ini saya ajak anda untuk shopping juga tapi bukan di tempat yang ‘wah’, cukup di tempat yang ‘cuih’ saja. Mari saya ajak untuk shopping baju bekas, tas bekas, ember plastik dan juga ember seng dikota London. Namanya Pasar Portobello, nama kerennya Portobello Market terletak di Notting Hill, Royal Borough Of Kensington And Chelsea. London.
PKL Bule Jualannya Juga Di Trotoar
Meja Lapaknya Sama Bututnya Dengan Lapak Di Tanah Abang
Saya nggak tahu kenapa orang Inggris menyebut dengan nama ‘Market’. Menurut saya, tempat ini tidak layak disebut Market karena isinya cuma Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berderet deret disepanjang trotoar Portobello Road. Nggak ada pasarnya sama sekali di jalan ini kecuali PKL di jalanan tadi. Hari sibuknya adalah Sabtu. Pada hari Sabtu tersebut jalanan dan trotoar penuh oleh PKL dan pembeli, akibatnya banyak sekali lapak yang maju mundur sesuka hati ditengah jalan atau menghalangi pejalan kaki ditrotoar.
Tinggal Pilih, Mau Baju Bekas Bule ?
Lapaknya Maju Ditengah Jalan
Hari biasa tidak begitu ramai, mobil masih bisa lewat di jalan Portobello ini. Tapi pada bulan Agustus, selalu ramai dan penuh sesak setiap hari karena ada Portobello Film Festival. Kalau anda tidak tertarik untuk shopping baju bekas, dijalan ini juga ada pedagang korden bekas, tas dan koper bekas bahkan ember plastik dan ember seng juga ada. Heran kan ?, bule Inggrispun ternyata cari air juga pakai ember plastik atau ember seng.
Gimana ? Tertarik Beli Baju Bekas ?

 

Lebih heran lagi, pasar barang bekas ini di brosur brosur dan majalah pariwisata dipromosikan dengan bahasa yang sangat indah sekali yaitu Antiques Market. Keren kan, baju bekas, tas bekas dan ember bekas dikatakan sebagai Barang Antik. Memang ada sih penjual barang antik beneran di Portabello Road tersebut, tapi jumlah lapaknya terlalu sedikit jika dibanding dengan jumlah lapak pedagang baju bekas.
Ini Yang Luar Biasa
Ada BH Dan Celana Dalam Bekas Dan Layak Pakai Juga
Korden Bekas Juga Ada
Jalan Diberi Garis Putih Sebagai Batas Lapak
Tapi Saat Hari Sabtu Pasar PKL Portobello Ini Ramai Sekali
Lapak Bisa Maju Ketengah Jalan
Pasar Beginian Di Indonesia Buanyak
Jual Tas Bekas Juga Ada
Semuanya Tas Sekelas PKL Tanah Abang
Tapi Ada Juga Tas KW
Tas Sekolah Sampai Koper Bekas
Dijual Di Portobello
Ember Seng, Ember Plastik Dan Tali Rafia Juga Ada
Tapi Barang Baru
Ini Barang Bekas Yang Dicat Ulang
Terlihat Seperti Baru Kembali
Sama Saja Dengan Pasar PKL Di Indonesia
Sampah Juga Banyak
Bulepun Juga Ndorong Gerobaknya Dari
Rumahnya Ke Pasar Portobello

 

Baca Juga :

Flea Market Truro Cornwall, UK

Flea Market Truro
Lokasi Di Lantai Dasar Hall Of Cornwall Truro
Saya seringkali merasa tertipu kalau mengunjungi berbagai macam obyek wisata di Eropa hanya berdasarkan informasi dari website, ulasan wartawan pariwisata atau photo photo yang bertebaran di internet. Definisi orang Indonesia dengan bule Eropa tentang obyek wisata itu berbeda jauh sekali. Indonesia itu negara yang sangat besar dengan penduduk yang sangat banyak. Semua obyek wisata di tanah air seperti Candi, Pantai dan Pasar semuanya berukuran raksasa. Yang berukuran kecil tidak pernah dipromosikan sebagai obyek wisata karena dianggap bukan obyek wisata yang layak dijual..
6-10 PKL Dimasukkan Kedalam Gedung
Lalu Diberi Nama Flea Market
Saya ambil contoh kota Truro, Cornwall – United Kingdom. Saya mengunjungi sebuah Flea Market. Sebuah nama yang seringkali diucapkan oleh orang orang Indonesia ketika baru pulang dari luar negeri. Biasanya kalimat ‘mbelgedes‘ yang sering diucapkan buat ngibul di tanah air adalah ‘Wow keren, sempat ngunjungi Flea Market di kawasan Downtown kan mbak !!!‘.  Bingung kan, kalau kawan sekantor yang biasanya selalu berbahasa Jawa tiba tiba kosa katanya bertambah dengan bahasa Inggris Flea Market dan Downtown.
Website, Ulasan Dan Comment Di FB, Tweeter Dan Internet
Gombal Semua
Flea Market itu sebenarnya cuma pasar loak yang menjual berbagai macam barang bekas. Di Truro, Cornwall, lokasinya ditengah pusat keramaian kota Lemon Quay (biar keren sebut saja Downtown). Tepatnya di lantai dasar gedung Hall For Cornwall (HfC). Jumlah pedagangnya hanya sekitar 6 – 10 lapak saja dan menempati lantai seluas lapangan badminton. Bayangkan, 6 – 10 orang pedagang kaki lima tapi website dan brosurnya gegap gempita di internet. Coba cari sendiri promosi Flea Market ini di mbah google, facebook, instagram atau Tweeter.
Lapak PKL Cuma 6 Pedagang Kira Kira
Layak Nggak Disebut Market ?
Sempat saya tanya salah satu pedagang didalam ‘pasar pasaran‘ ini, berapa ongkos sewa lapak per mejanya ? Ternyata per hari harus bayar GBP 13 untuk dagang mulai jam 09:00 sampai jam 17:00. Cara sewanya susah nggak ?.  Bisa lewat telpon atau click ‘Buy Now’ di websitenya Hall For Cornwall. Kalau sudah Sold Out berarti nggak kebagian lapak dan harus pilih hari yang lain. Wow….. jual lapak online, harus buruan nge’click’ supaya bisa dapat tempat jualan. Pantesan tiap hari pedagangnya gonta ganti terus.
Barang Bekas Mulai Dari Perhiasan Plastik Sampai
Barang Made In China
CD Bajakan, Video Format VHS, Floppy Disk
Sekrup, Baut dan Sticker
Koleksi Perangko, Uang Kuno Dan
Buku Bekas Juga Ada

 

Baca Juga :

Shopping Murah Primark UK

Primark Edinburgh
Emak emak Indonesia itu aneh dan lucunya luar biasa. Sama lucunya dengan emak emak dari India, Bangladesh, Pakistan, China dan Turki. Datang jauh jauh dari negaranya ke Inggris dengan modal beli tiket pesawat dan menginap di hotel yang tidak sedikit, eh belanjanya di PRIMARK. Saya menyaksikan sendiri cara belanjanya seperti orang kalap di Primark Oxford Street London, Primark Prince Street Edinburgh maupun Primark Lemon Quay Truro.
Pemandangan Emak Emak Di Primark
Oxford Street London – Barang Buatan Negaranya Sendiri
Diborong Di Inggris Dan Dibawa Pulang
Primark ini kalau di Indonesia semacam MATAHARI Department Store. Yang dijual segala macam busana pria dan wanita, sandal, sepatu dan segala macam pernak pernik perhiasan. Murah meriah dan karena murah tersebut, maka semua pembelinya terlihat kalap nenteng barang kiri dan kanan. Begitu mendekati kasir baru sadar bahwa barang yang dibawanya melebihi kemampuan dompetnya sehingga barang diletakkan begitu saja di lantai. Yang dibawa 10 keranjang, begitu dekat kasir langsung 5 keranjang ditinggal berserakan dimana saja.
Lihat Tuh Bapak Bapak Nunggu Istrinya Kalap Belanja
Barang Dari Negaranya Sendiri Di Primark Oxford Street London

 

Selesai bayar, langsung duduk duduk didepan toko sambil memeriksa barang belanjaannya. Dan umumnya baru sadar, ternyata barang barang dengan merek merek Inggris keren tersebut ternyata buatan negaranya sendiri. Ada yang buatan China, Indonesia, India, Pakistan, Bangladesh dan Turkye. Lalu pertanyaannya, barang apa dan dimana bisa beli barang yang asli buatan Inggris ?. Jawabnya nggak ada, hanya restaurant saja yang terlihat chefnya orang Inggris. Itupun tidak semua restaurant karena banyak juga restaurant yang karyawannya dari Pakistan, India, Bangladesh. 

Primark Truro Ada Tempat Duduk Buat Bapak Bapak
Yang Bosen Nungguin Istrinya Kalap Belanja

Alamaakk, Jauh jauh ke Inggris, mborong barang buatan negaranya sendiri. Mending kalau ke UK mampir saja ke restaurant. Makan Fish And Chips, ditanggung asli buatan bule Inggris.

Bapak Bapak Duduk Di Emperan Depan Toko
Nungguin Istri Kalap Belanja

 

Primark Truro – Lebih Sepi
Primark Oxford Street London
Berantakan Karena Emak Emak

 

Kelakuan Emak Emak
Dicoba, Nggak Jadi Beli Dan Diletakkan Sembarangan Di Lantai

 

Barang Kelas Kambing Dari China, Indonesia,
India, Bangladesh, Pakistan Dan Turki
Nggak Percaya Bule Inggris Nggak Bisa Bikin Barang Apapun ?
Nih Lihat – Made In India
Merknya Keren Tapi Tetap Aja
Made In India

 

Ini Sandal Dan Sepatu Made In China
Merknya Sepertinya Merk Inggris
Tapi Ternyata Buatan Turkey
Celana Jean Buatan Pakistan
Buatan Bangladesh
Lalu Orang Inggris Bisanya Buat Apa ?
Jualan Doang ???

 

Baca Juga :