Monthly Archives: April 2014

Dilarang Ngintip Celana Dalam Di De Adriaan Windmollen

De Adriaan Windmollen – Haarlem

 

Harus Jalan Kaki Melalui
Gang Sempit Menuju De Adriaan

Windmill De Adriaan terletak di kota Haarlem, Belanda kira kira 27 Km dari Amsterdam. Sebuah kota kecil yang lebih adem ayem dibanding Amsterdam. Kanal yang mengalir di kota ini jauh lebih bersih dibanding kota Amsterdam yang berwarna coklat, butek dan bau. Hanya ada satu windmill yang ada di kota Haarlem ini yaitu De Adriaan Windmollen. Saya paling senang mengunjungi windmill ini karena benar benar dikelola secara profesional. Staff atau tour guidenya sabar menjelaskan dan menjawab semua pertanyaan turis dan juga menguasai banyak bahasa. Saat saya uji kemampuan bahasa Indonesianya, ternyata bisa dimengerti juga meskipun “Pating Pecotot” dan membuat kita tersenyum lebar.

Lobby Bawah Sedang Dilukis Oleh Seniman

 

Siapa pencipta atau designer windmollen yang pertama kali di Belanda ?

Jawabnya nggak nyambung sama sekali. Entah sedang lapar atau alasan lain jawabannya ternyata menyimpang jauh sekali.

Saya pernah tinggal di Yogyakarta 2 tahun. Makan Gudeg Lesehan Setiap Hari

 

Nunggu Turis Lain Datang
Ngetem Nunggu Penumpang
Ternyata Dari Penjajahan Belanda

 

Setelah Beli Tiket Staff De Adriaan
Menjelaskan Sejarah De Adriaan

Setelah membeli tiket masuk, saya harus menunggu sebentar dan dipersilahkan untuk duduk di lobby atau melihat lihat sekitar windmollen sambil menunggu turis yang lain datang. Saya jadi tahu, sopir angkot di tanah air yang selalu ngetem nunggu penumpang penuh baru berangkat rupanya budaya Belanda yang diturunkan ke bangsa Indonesia mulai jaman penjajahan dulu. Akhirnya setelah ngetem sekitar 30 menit, terkumpullah sekitar 8 orang Turis dan staff De Adriaan mulai menjelaskan sejarah windmollen De Adriaan dari awal sampai akhir. Menjelaskannya cukup diluar bangunan windmollen dan yang membuat saya senang, gaya bicaranya sangat santai dan bersahabat.

 

Sabar Menjelaskan
Semua Detil Bangunan

 

Di Lantai Dasar Nonton Video
Sejarah Windmollen Di Belanda

Setelah itu semua diminta masuk dan nonton video. Pindah ruang, nonton video lagi. Tour guidenya kabur entah kemana dan turis turisnya banyak yang gelisah dan bosen nonton video. Ada yang serius nonton video dan ada juga yang mondar mandir kesana kemari seperti ayam kehilangan induk. Untung tour guidenya benar benar profesional, begitu video habis dia sudah datang kembali, mematikan TV dan melanjutkan kotbahnya. Isi video tentang sejarah windmollen di Belanda dan sejarah De Adriaan. Windmollen ini ternyata pernah terbakar habis tahun 1932 dan dibangun kembali tahun 2002. Jadi masih baru. Biaya pembangunan kembali dari hasil sumbangan penduduk Haarlem, patungan ala kadarnya.

Di Ruang Yang Lain Nonton Video Kebakaran
Dan Gotong Royong Pembangunan
De Adriaan Windmollen

 

Bagian Dalam Dijadikan Museum
Tidak Ada Penggilingan Gandum Lagi
Selesai nonton video langsung digiring naik ke lantai atas. Karena tangganya vertikal maka diatur laki laki dahulu yang naik baru setelah itu wanita menyusul. Saat turun berlaku aturan sebaliknya. Wanita yang turun lebih dulu dan laki laki belakangan. Kenapa pengaturannya sedemikian rupa, ternyata jawabnya sederhana saja. Kalau wanita yang naik duluan, maka para laki laki akan rame rame ngikut dibawahnya sambil ngintip bokong terutama yang pakai rok. Apapun suku dan bangsanya, kalau ada kesempatan ngintip bokong dan celana dalam dari bawah selalu dimanfaatkan dengan baik oleh para lelaki. Staff De Adriaan sudah hapal betul tingkah laku turis laki laki. Yang naik keatas nenek nenekpun tetap saja diintip, nggak tahu kenapa, untung saya datang saat peraturan sudah diberlakukan.
Untuk Naik Keatas Tangganya Vertikal
Laki Laki Naik Dulu Biar Nggak Ngintip
Celana Dalam Dan Bokong
Timbangan Masih Ada
Baca Juga :

 

Pegel Naik Turun Bisa Istirahat
Pemandangan Kampung Diluar
Dari Dalam Windmill
Bisa Lihat Pemandangan Kota Haarlem
Dari Atas
Kalau Turun Harus Mundur Dan Wanita Dulu
Diatur Demikian Karena Banyak Turis Laki Laki
Yang Iseng  Lihat Bokong Kalau Turun Duluan

 

Melongok Bagian Dalam St Basils

Bagian Dalam Gereja St Basil Moscow
Penuh Ukiran Kuno Keemasan
St Basil Dari Luar
Seperti Kumpulan Ice Cream

St Basil Cathedral adalah sebuah gereja kecil yang terletak di ujung tenggara kawasan Red Square. Aslinya bernama Trinity Church dan kemudian salah kaprah disebut Cathedral. Hanya terdiri dari dua lantai dan 9 ruangan kecil atau kapel dilantai dua dan satu kapel dilantai dasar. Masing masing ruangan/kapel paling hanya bisa diisi 5 orang saja. Oleh karena itu untuk masuk kedalam harus ngantri dan nggak boleh berlama lama didalam. Pagi hari saat baru dibuka adalah saat yang tepat untuk masuk ke dalam gereja mini ini karena belum ada yang datang.

 

Red Square Dilihat Dari
Bagian Dalam St Basil

 

Bagus Arsitekturnya
Diujung Red Square

Secara umum bangunan gereja kuno ini sangat bagus dan terjaga dengan baik. Sejak dibangun tahun 1555 boleh dikatakan tetap warna warni seperti contong ice cream. Oleh karena itu sering disebut Lollypop Cathedral.  Karena bangunannya kecil sekali maka untuk naik ke lantai atas harus naik tangga yang nyaris vertikal. Saya nggak tahu sama sekali lukisan lukisan di dinding dan fungsi masing masing ruang kenapa didalam sebuah gedung ada 9 + 1 kapel karena saya Muslim, jadi silahkan baca sendiri link dibawah untuk lebih detilnya.

 

Ornamen Dindingnya Njlimet

 

Menara Lonceng Dilihar
Dari Bagian Dalam St Basil

Yang jelas, kunjungan saya ke Russia kali ini telah membuka mata dan telinga saya lebar lebar. Sejak kecil jaman Orde Baru, saya dididik dan dicekoki pendidikan politik yang salah. Saat itu, yang masuk ke telinga anak anak termasuk saya  mengatakan bahwa Russia adalah negara yang menganut faham atheism, agama dilarang, ibadah dilarang,. Kenyataannya, jumlah tempat ibadah buanyaknya bukan main dan terawat dengan baik, artinya tidak pernah dilarang sama sekali. Berbagai macam aliran agama punya tempat ibadah masing masing. Gereja ada puluhan bentuk menandakan alirannya berbeda beda, Masjid juga banyak, Kelenteng juga ada. Jadi, semua yang saya terima saat saya masih sekolah dasar jaman orde baru dulu semua adalah propaganda politik pro kapitalis anti Russia yang dipaksakan masuk ke telinga kanak kanak.

Yang Ini Ornamen Dinding
Lebih Njlimet Sekali

 

Lantai 1 :
Di Pintu Keluar, Didalam Kecil Sekali
Dan Males Desak Desakan

Lantai 2 :

 

Saya Nggak Tahu Tempat Apa Ini

Baca Juga :

Lukisan Lukisan Di Dinding Bagus

Bahasa Isyarat, Sama Tapi Beda Arti

Yang Mana Gambar Bebeknya Dik ?
Tuuuuh Sambil Manyun – Sejak Kecil Memang Orang
Indonesia Sudah Terbiasa Menunjuk Dengan Manyun

 

Sahabatku Dari India
Saya punya banyak teman India di Kuwait, sehari hari juga sering ngobrol bareng. Meskipun wajah orang India mirip dengan orang Srilanka, Pakistan atau Bangladesh, tapi mudah sekali mengenalinya karena orang India kalau berbicara kepalanya selalu bergoyang. Setiap goyangan kepala baik itu mengangguk, menggeleng atau goyang goyang tak beraturan semua mempunyai makna. Ketika saya tanyakan kenapa semua orang India kepalanya selalu gedeg gedeg kalau berbicara. Eh, jawabnya langsung balik bertanya ‘Kenapa orang Indonesia kalau menunjuk sesuatu pakai mulut‘, ‘Tuuuuh….‘ .sambil mulutnya manyun diarahkan ke arah tertentu. Kaget juga saya dengan serangan balik pertanyaannya. Saya akui umumnya orang Indonesia kalau menunjuk sesuatu memang pakai mulut yang dimanyunin. ‘Tuuhhhh…… Itu Tuuhhhhh…..
Arab : Kalau Jari menguncup Dan Digerakkan
Naik Turun Artinya Minta Jalan
‘Sabar ..Sabar, Tunggu Sebentar Saya Mau Lewat’

 

Geleng Geleng Kepala Terus
Tanda Respect
Orang Arab lain lagi, kalau berbicara tangannya selalu bergerak. Sedang terima telponpun kalau berbicara tangannya juga bergerak nggak karuan. Saya sering heran juga, emangnya tangan digerak gerakkan seperti itu orang yang diajak ngomong diseberang sana bisa melihat ?. Setiap gerakan tangan dan jari punya arti dan lama lama saya tahu juga kode kode dan maksud gerakan tangan tersebut. Dan saya tahu juga, ada beberapa gerakan isyarat tangan yang sama tetapi kemungkinan artinya bisa beda kalau dipakai dinegara lain.

 

Arab : Yang Ini Artinya ‘Tunggu Sebentar Ya’
‘Sabar Nanti Saya Kembali Lagi’
Banyak Dijumpai Sehari Hari di Kantor

 

Selamat Jalan Sahabat
Geleng Geleng
Sebagai Arek Suroboyo, rasanya saya nggak punya bahasa isyarat lewat gerakan tangan atau kepala seperti orang India dan orang Arab. Hanya satu isyarat tangan yang sering dilakukan oleh Arek Suroboyo yaitu seperti gambar dibawah ini. Di Surabaya artinya ‘mesum’ yang mengarah pada hubungan suami istri dan belum tentu berarti marah. Di Turkey, isyarat tangan seperti ini artinya  marah berat. Hati hati jangan mendekat bisa digampar anda.

 

Di Turkey Artinya Marah Berat
Kalau Ada Cewek Cantik Tangannya
Mengepal Seperti Ini Jangan GR Ya

Oleh karena itu ada baiknya juga untuk mempelajari bahasa tubuh atau bahasa isyarat  penduduk lokal kalau sedang jalan jalan ke negeri orang. Isyarat bisa sama tapi artinya bisa sangat berbeda. Dan ini sudah saya buktikan sendiri di Turkey. Saya saksikan sendiri ada wanita cantik tangannya mengepal sambil diacung acungkan keatas. Ini cewek cantik maksudnya apa. Sebagai arek Suroboyo, saya sempat senyam senyum GR melihat kepalan tangannya. tapi ekspresi wajahnya kok sedang marah.

Kalau di Surabaya, gerakan kepalan tangan seperti diatas sangat lembut, singkat dan bukan diacung acungkan keatas. Maksudnya ‘Mas, ayuk beginian‘ sambil si cewek ngedip ngedipkan mata agak genit. Di Gang Dolly, makelar didepan wisma juga dengan lembut memberi kode singkat kepalan tangan seperti diatas kepada orang yang lewat didepannya. Artinya kira kira ‘Monggo mampir mas, kamare kosong‘. Sekarang Gang Dolly tersebut sudah ditutup oleh bu Risma, walikota Surabaya. Saya yakin, salam khas Gang Dolly tersebut bakalan punah dari kota Surabaya dalam waktu dekat ini.

Lihat video Geleng Geleng India dan artinya dibawah ini (Perlu Flash Player – Windows, Apple IOS nggak terlihat)..

 

Thailand Dan Greece Artinya Kok
Berlawanan Dengan Indonesia Ya

 

Baca Juga :