Monthly Archives: February 2018

Sekolah Gajah David Sheldrick Kenya

Gajah Afrika Di David Sheldrick Wildlife Trust
Warna Kulitnya Sawo Matang
Indonesia punya Sekolah Gajah di Way Kambas (Lampung), Sebokor (Padang Sugihan, Musi Banyuasin – Sumatera Selatan) dan ada juga yang didekat rumah saya dulu di Sebanga – Duri dan Tahura, Minas Riau. Hampir 15 tahun saya tinggal disekitar sekolah gajah di Minas dan Duri, jadi saya tahu betul Gajah Sumatera itu seperti apa. Hampir setiap saat saya menyaksikan gajah gajah liar tersebut melintas didepan rumah atau menyeberang melalui lintasannya di lapangan minyak Minas dan  Duri, Riau.
Ini Gajah Minas Sekolah Gajah Tahura Minas
Dekat Sekali Dengan Rumah Saya Dulu
Gajah Sumatera Kulitnya Hitam
Baru baru ini saya sempatkan untuk ‘Study Banding‘ ke sekolah gajah di Nairobi, Kenya. Namanya David Sheldrick Wildlife Trust – Elephant Orphanage. Lokasinya di pinggiran kota Nairobi kira kira 20 Km dari pusat kota dan masih satu wilayah dengan Nairobi National Park. Saya sangat terkejut menyaksikan gajah gajah disini, ternyata gajah Africa ‘Warna Kulitnya Sawo Matang !!!‘, beda sekali dengan gajah Sumatera yang warna kulitnya hitam legam. Pawang Gajah yang bertugas merawat gajah warna kulitnya malah sebaliknya. Lihat sendiri photo dibawah ini.
Pengunjung Penuh Menunggu Gajah
Diberi Minum Susu

 

David Sheldrick Wildlife Trust – Elephant Orphanage ini sebenarnya adalah organisasi sosial yang didirikan tahun 1977 oleh Daphne Sheldrick, istri dari Major David Leslie William Sheldrick sebagai penghormatan atas jasa suaminya yang berjasa menjaga kelangsungan hidup ribuan margasatwa di kawasan Tsavo (sekarang sudah menjadi Tsavo National Park) antara tahun 1948 sampai akhir hayatnya 13 Jun 1977. Tujuan utamanya adalah menyelamatkan gajah gajah, terutama bayi gajah yang terlantar karena induknya dibunuh para pemburu liar untuk diambil gadingnya. Semacam Panti Asuhan khusus anak gajah.
Pengunjung Bisa Menyentuh Anak
Gajah Yatim Piatu

 

Panti Asuhan Gajah David Sheldrick ini setiap harinya hanya dibuka untuk umum selama satu jam saja yaitu antara jam 11:00Am – 12:00AM. Bayar tiket masuknya 500 Shilling Kenya atau sekitar USD 7 per orang. Bisa bayar pakai credit card tapi saya sarankan untuk bayar tunai saja karena antrian pengunjung bakalan macet kalau ada yang bayar tiket masuk nggesek credit card. Kecuali kalau mau jadi donatur tetap atau mau nyumbang sejumlah tertentu, silahkan saja gesek pakai credit card tapi tempatnya beda dengan loket pembelian tiket masuk.
Mimik Cucu – Sekali Minum
Bisa Menghabiskan 5 Botol

 

Disamping masuknya harus berdesak desakan, pengunjung juga harus berlarian menuju lapangan terbuka untuk mencari tempat tempat yang paling strategis. Tidak ada tribune atau tempat duduk, semua pengunjung hanya berdiri melingkar. Nggak perlu menunggu terlalu lama, puluhan anak gajah langsung berlarian keluar dari semak semak saat aba aba diberikan oleh petugas. Puluhan petugas berseragam hijau langsung sibuk memberi minum susu. Pembawa acara juga memperkenalkan nama nama semua anak gajah lengkap dengan cerita menyedihkan kenapa saat ini anak gajah tersebut menjadi Yatim Piatu.
Kasihan Anak Gajah Yatim Piatu Ini
Orang Tuanya Dibunuh Pemburu Liar

 

Ada anak gajah yang ditemukan terkapar luka parah karena diterkam singa dan ditinggal induknya, ada yang ditinggal mati induknya karena ditembak pemburu gading liar dan berbagai macam cerita mengenaskan. Karena masih kanak kanak, tingkah laku gajah ternyata seperti manusia juga. Ada yang nakal, usil, pendiam, selalu menyendiri tidak bisa bergaul dengan temannya dll. Karena cerita yang disampaikan sangat menyedihkan, banyak pengunjung yang iba dan di pintu keluar dengan sukarela membeli buku, cendera mata, dan mengisi kotak donasi untuk kelangsungan organisasi penyayang gajah ini.
Tempat Parkir Masuk Ke Panti Asuhan Gajah
Setiap Hari Hanya Buka 1 Jam Saja Untuk Umum
Pengunjung Berjubel Untuk Melihat
Anak Gajah Panti Asuhan Diberi Makan Dan Minum
Tiket Masuk 500 Kenya Shilling Atau Sekitar
USD 7 per Orang
Ada Juga Yang Ngantri Ndaftar Jadi Donatur Tetap
Setahun USD 50 Dipotong Langsung Dari Credit Card
Bisa Juga Ngantri Untuk Ngasih Sumbangan Sukarela
Dengan Memasukkan Kotak Donasi
Ketemu Rombongan Anak Sekolah Dan Gurunya
Dari Nairobi
Photo Photoan Dulu Dengan Murid
Dan Pak Guru Yang Baik
Bu Guru, Photo Dulu Dong
Bubar,Semua Pengunjung Pulang Menuju
Parkiran Bus Dan Mobil
Baca :

 

Advertisements

Gelang Kalung Kazuri Nairobi Kenya

Aneka Macam Gelang Kalung Khas Africa
Kazuri Beads Factory, Karen-Nairobi Kenya
Sudah lama saya ngincer gelang dan kalung warna warni khas Africa yang sering saya saksikan di TV dan majalah majalah mode. Ternyata namanya Kazuri Beads. Kazuri itu bahasa Swahili yang artinya ‘Small and Beautiful‘. Pabriknya ternyata di Kenya, yaitu Mbaghati Ridge, Karen-Nairobi, kira kira 25 Km atau 30 menit dari pusat kota. Itu lho, di lokasi perkebunan yang jadi latar belakang cerita buku karya Karen Blixen dan telah difilmkan dengan judul ‘Out Of Africa‘.  Bintang filmnya Maryl Streep dan film tersebut berhasil menggondol 7 Oscar sekaligus tahun 1985.
Kazuri Beads Factory
Bebas Belajar Bikin Kalung

 

Kazuri Beads Factory ini berdiri tahun 1975, berawal dari sebuah workshop experiment kecil dengan 2 orang wanita kenya sebagai tenaga utamanya. Setelah itu baru diketahui ternyata banyak sekali wanita didesa desa sekitar Nairobi yang punya keahlian membuat kalung dan gelang keramik. Dikumpulkan semua disini, diberi pengarahan, dididik cara pembuatan yang lebih modern dan standard dan jadilah sekarang ini menjadi perusahaan besar keramik dengan produksi utama kalung, gelang, pottery dan berbagai macam barang keramik dengan cita rasa budaya Africa.
Bingung Milih, Semua Bagus
Corak Africa Begitu Kuat
Produksinya katanya mencapai 5 Juta kalung dan gelang pertahun dan dieksport ke 20 negara didunia dengan outlet dimana mana. Jumlah karyawannya sekitar 300 orang, umumnya ‘single mothers’. Dan sekarang Kazuri merupakan trade mark Kenya yang identik dengan budaya dan alam liar Africa. Di negara manapun anda berada di Africa dan menyaksikan wanita mengenakan perhiasan kalung dan gelang keramik warna warni seperti gambar diatas, bisa dipastikan pabriknya disini.
Showroomnya Sangat Besar Ada Yang Khusus
Gelang, Kalung, Pecah Belah Dll
Seperti wisata ke pabrik cendera mata di negara manapun, di Kazuri Beads Factory ini kita juga dibebaskan berinteraksi dengan karyawan, melukis di  gelang, kalung atau pecah belah. Bahkan diajari cara menata dan memasukkan sendiri kedalam oven sampai  melapisi glazuur biar mengkilat. Hasilnya silahkan dibawa pulang saja, jangan ditinggal karena akan menyusahkan karyawan bagian showroom kalau ada konsumen yang jeli melihat gelang atau kalung paling jelek sendiri diantara yang lain.
Pengunjung Bebas Membuat Sendiri
Dengan Corak Dan Warna Sesukanya
Asyik Juga Bikin Gelang Dan Kalung Sendiri
Dari Keramik Yang Dilukis Tangan
Ruang Khusus Untuk Melukis
Sebelum Dimasukkan Oven
Memasukkan Gelang Dan Kalung Setelah
Dilukis Kedalam Oven
Batu Ini Adalah ‘Resep Rahasia’ Untuk
Memanggang Keramik Didalam Oven

 

Ada Bagian Glazing, Painting, Raw Material Storage
Pottery Showroom, Necklace Showroom Dll
Ada Juga Clinic Kesehatan Untuk Karyawan Dan Keluarga
Didepan Bagian Glazing And Finishing
Halamannya Luas Dan Hijau
Karyawannya Ramah

 

Yang Lagi Ngetrend Di Mekkah

 

 

Asyik, Sajadah Hi Tech Multi Fungsi
Yang Lagi Ngetrend Di Mekah
Untungnya kalau tinggal di Kuwait itu bisa sewaktu waktu berangkat Umroh ke Mekah setiap saat tanpa harus ikut rombongan. Di Kuwait sebenarnya banyak juga travel biro yang memberangkatkan jamaah Umroh secara berombongan dengan schedule tetap, baik lewat darat dengan mobil kecil sampai bus dan juga dengan pesawat terbang. Tetapi, Travel biro disini semuanya bisa menguruskan Visa Umroh  perorangan tanpa harus ikut paket Umrohnya. Uenak kan.
Jangan Lupa Test Drive Dulu Sebelum Beli
Cuma, pemerintah Saudi hanya mengijinkan kunjungan sekali per tahun saja kecuali mau membayar denda. Kunjungan pertama biaya visa masih murah, yang ke dua kena denda, yang ketiga dendanya lebih mahal lagi dan seterusnya. Tapi, untuk urusan Umroh, banyak orang yang nggak peduli dengan denda tersebut.
Sandarannya Cukup Kuat Karena Ada Rangka Besinya
Nah bagi anda yang mau berangkat Umroh tahun ini,  saya beri bocoran  informasi bahwa mode yang lagi ngetrend di Mekah saat ini adalah ‘Sajadah Dengan Sandaran‘ seperti pada gambar diatas. Harganya tidak perlu saya sebutkan karena sangat bervariasi, suka suka penjualnya. Baik di Mekah maupun Madinah tidak ada harga yang bisa dijadikan pedoman. Tokonya sama, barang juga sama dan penjualnya masih sama dengan yang kemarin, tetapi harga yang ditawarkan bisa berbeda jauh sekali.
Harganya Bervariasi Tergantung Kuat Kuatan Menawar
Silahkan belanja Sajadah Hi Tech tersebut dan jangan lupa ‘Test Drive’ dulu, mencoba nggak bayar tapi jangan lama lama duduk sandaran sambil leyeh leyeh. Jangan kaget juga, hampir semua barang yang dijual di Mekah semuanya buatan China termasuk ‘Sajadah Dengan Sandaran’ tersebut.
 
Tinggal Pilih, Mau Beli Kursi Lipat Atau
Sajadah Dengan Sandaran