Monthly Archives: November 2018

Surfing, Dari Kedungu Ke G Land

Dinda
Padang Padang Beach 2018

 

Setelah puluhan tahun keliling ke banyak negara, saya benar benar mengetahui dan memahami bahwa Indonesia itu sangat kaya raya, lengkap dan apapun ada di Indonesia. Sayangnya, penduduk Indonesia tidak banyak yang mengetahui kekayaan alam disekitarnya. Contohnya adalah Pantai dan Teluk. Apakah anda tahu pantai pantai dan teluk yang sangat terkenal dikalangan Surfer di dunia dibawah ini ?, letaknya dimana  ?
  • G Land dan Red Island
  • Apocalypse dan One Palm Point
  • Macaroni, Lances Right,  Lances Left
  • Gerupuk Inside, Gerupuk Outside, Ekas dan Mawi
  • Awang Bay dan Cempi Bay
  • Lakey Peak dan Scar Reef
  • Padang Padang, Keramas dan Kedungu
Dinda
Kedungu Beach 2018

 

Semua letaknya di Indonesia, ada yg di Jawa, Sumatra, Bali, NTT sampai Papua. Yang menemukan dan memberi nama asing dan aneh ditelinga kita sudah tentu orang asing, atau para ‘Surfer’ yang pertama kali mempromosikan di komunitas Surfer dunia. Orang Indonesia menganggap pantai pantai indah dengan ombak yang bergulung gulung tersebut sebagai hal biasa dan tidak ada manfaatnya. Tapi bagi para surfer, pantai penuh gelora tersebut adalah Sorga dan berkah alam yang potensial untuk pariwisata dan hanya dimiliki oleh Indonesia. Contohnya ‘G Land’,  pantai dekat Banyuwangi ini nama lokalnya adalah Pantai Grajagan, tapi moncer diseluruh dunia dengan nama yang sangat simple dan mudah diingat yaitu G Land.

 

Dinda
Practice Before Competition

 

Di Bali, sudah jelas semua pantainya sangat dikagumi para Surfer diseluruh dunia. Tahukah anda Pantai Kedungu letaknya disebelah mana ?. Paling anda tahunya cuma Pantai Kuta dan Sanur saja. Nah, di Bali ini pantai pantainya sangat terkenal karena jenis ombak, kecepatan dan panjang gelombangnya sangat bervariasi. Berapapun tinggi dan panjang gelombang semuanya ada. Komplit ….plit, bisa digunakan oleh semua surfer dari yang baru belajar sampai yang sudah sangat mumpuni. Ada beberapa kelas Surfer yaitu Beginner (2.5 meter, 10 m/sec), Intermediate (2.5 meter, 20 m/sec), Competent (3 meter, 20 m/sec), Top Amateur (3 meter, 20 m/sec) dan Top World Surfer (3 meter, 20 m/sec).

 

Kalau Sedang Nunggu Ombak Besar Datang
Bisa Ngobrol Ditengah Laut Dan Kenalan Dengan
Surfer Dari Segala Penjuru Dunia
Sayangnya, umumnya orang Indonesia tidak ada yang mau belajar surfing. Semboyan ‘Nenek Moyangku Seorang Pelaut’ hanya bagus diucapkan dan dinyanyikan saja. Sedikit sekali orang Indonesia di negeri Kepulauan ini yang mencintai lautnya. Saya yakin, anda semua pembaca blog ini tidak ada satupun yang kenal dengan Rizal Tanjung, Oney Anwar atau Raditya Rondi. Mereka inilah pecinta laut sejati, para Surfer yang mengharumkan nama Indonesia di dunia. Kompetisi besar surfing di tanah air tidak bisa dilupakan begitu saja tanpa peran mereka. Kompetisi Indonesian Surfer Championship (ISC), Asian Surfer Championship (ASC) dan WQS Championship semuanya rutin diadakan di Indonesia. Nggak pernah tahu dan nonton ya ?

 

Menunggu Ombak Datang Di
Pantai Kedungu
Surfer Mancanegara Saja Berdatangan Ke Bali
Orang Indonesia Malah Ke Luar Negeri
Mana Ada Ombak Yang Sebagus Di Indonesia
Pantai Kedungu Di Bali
Orang Asing Bilang Pantainya Masih Alami
Orang Indonesia Bilang Apa Bagusnya Pantai Ndeso
Dinda Dengan Surf Board Yang Dibawa
Keliling Indonesia Dari Pantai Ke Pantai

 

Persewaan Surf Board Banyak
Tapi Jarang Sekali Orang Indonesia Yang Bisa Surfing

 

Mobil Yang Saya Sewa Dengan Surf Board
Diatas Dan Didalam

 

Arsenalna Stasiun Terdalam Di Dunia

Arsenalna Train Station Ini Terlihat Kecil
Di Permukaan Tetapi Besar Dibawah Tanah
Nama stasiun yang akan saya ceritakan ini kalau diucapkan Arsenalna, tapi tertulis dimana mana Арсенаьна.  Bingung saya saat mencari cari letak stasiun ini di kota Kiev. Lebih bingung lagi saat sudah berada diatas kereta api dan mau turun.
‘Excuse me, I want to stop to Apcehanbha train station……’
 
Penumpang sebelah yang saya tanya bingung, sayapun juga lebih bingung. Akibatnya 2 kali saya kebablasan dan harus naik taxi untuk kembali menuju hotel.
Арсена́льна
Siapa Yang Tahu Kalau Bacanya Arsenalna
Susah sekali bertanya dengan penumpang lain saat saya mau turun, semuanya diam dengan urusannya sendiri. Rasanya sakittttt hati ini ketika ada satu orang yang mau njawab tapi penumpang kereta yang lain pada ikutan mengelilingi saya dan tertawa terbahak bahak mendengar cara saya mengucapkan Apcehanbha, Tapi, semuanya baik dan berusaha menjelaskan dan mengajari cara membaca dan mengucapkan nama stasiun yang benar. Nggak tanggung tanggung, saya diajari mengucapkan nama stasiun di seluruh Ukraina….luar biasa !!!. Tapi yang saya ingat sampai sekarang cuma Arsenalna (Арсена́льна).
 
Loket Beli Tiket – Harus Ngantri Panjang,
Ada Mesin Tiket Otomatis Juga Tapi Nggak Ada Yang Beli
Stasiun ini katanya merupakan stasiun bawah tanah yang terdalam di dunia. Kedalamannya 105.5 meter (346 Ft) dibawah permukaan tanah. Mulai beroperasi tanggal 6 November 1960 dan design arsitekturnya dibuat oleh H. Hranatkin, S. Krushynsky dan N. Shchukina. Dibuat sangat dalam sekali karena dikota Kiev mengalir juga sungai Dnipro yang cukup dalam jadi stasiun harus jauh dibawah sungai Dnipro, harus digali sampai ke tanah yang bebatuannya keras dan padat dibanding tanah  sungai yang lembek mudah runtuh.
\
Gate Masuk Cukup Sepi
Tapi Dibawah Tanah Penuh Sesak
Yang saya rasakan ‘berbeda’ antara stasiun ini dibanding dengan stasiun yang lain adalah escalatornya. Kecepatan escalatornya sangat luar biasa ngebut, kira kira 2 – 3 kali kecepatan normal escalator di mall mall di Indonesia. Disamping itu escalatornya panjang sekali, curam dan agak meliuk kekiri atau kekanan, tidak lurus seperti umumnya escalator di tanah air.
Escalatornya Ngebut Dan
Sangat Curam
System sirkulasi udaranya luar biasa canggih, tidak terlihat sama sekali adanya blower raksasa yang menyedot udara atau menghembuskan udara segar dari luar tapi terasa sekali udara masih normal dan cukup sejuk berhembus sepoi sepoi entah dari mana. Sayang MRT Undeground di Jakarta belum beroperasi saat ini sehingga saya tidak bisa membandingkannya mana yang lebih sejuk di Арсена́льна atau di Jakarta.
Nyampai Juga Lantai Paling Bawah
105 Meter Dibawah Tanah
Seoi Di Permukaan Tapi Ramai
Dibawah Tanah
Berjubel Penumpang Naik Dan Turun Kereta
Semua Sibuk Sendiri Sendiri Nggak Ada Yang Bisa Ditanya
Pokoknya Naik
Kebablasan Tinggal Ganti Naik Taxii
Didalam Kereta Api Penuh Sesak
Serasa Seperti Naik KRL Jabotabek
Semua Orang Nggak Ada Yang Bisa Ditanya
Kalau Di Stasiun
Baca Juga :

Baju Koko Dan Jilbab Ukraina

Baju Koko Ukraina
Bordir Ada Di Kerah Baju, Dada dan Ujung Lengan
Di Indonesia, Baju Koko itu identik dengan busana buat Lebaran, Jum’atan ke Masjid, menghadiri undangan Tahlilan dan juga untuk acara acara Pengajian. Bahkan banyak yang menganggap Baju Koko adalah busana asli Indonesia atau bahkan menganggap sebagai Busana Muslim. Jelas anggapan yang sangat ngawur sekali akibat Kurang Piknik. Mari saya ajak anda menyaksikan baju koko di Ukraina (Note : Di Russia juga ada dan namanya ‘Kosovorotka’, perhatikan bentuknya pada link tulisan ini Baju Koko Russia)
Baju Koko Ukraina Tidak Ada Kancing Baju
Tapi Memakai Tali Benang Dengan Rumbai Rumbai Di Ujung
Baju Koko Ukraina namanya Vyshyvanka, modelnya sama persis dengan baju koko dari Indonesia. Bordirnya juga sama di kerah baju sampai ke dada dan ujung lengan. Bedanya, Vyshyvanka tidak ada kancing baju untuk mengencangkan kerah leher, tetapi sebagai gantinya adalah tali benang dengan rumbai rumbai di ujungnya. Nama Vyshyvanka ini tidak hanya buat baju koko laki laki, tapi semua baju/rok wanita dan anak anak dengan hiasan bordir juga diberi nama yang sama. Secara umum katakan saja Vyshyvanka adalah baju bordir tradisional Ukraina. Di Belarusia namanya juga sama Vyshyvanka.
Baju Koko Ukraina Warna Seperti Ini
Disebut Sebagai Warna Klasik Tradisional
Pemakaiannya saat ini untuk menghadiri acara acara formil termasuk untuk ibadah ke gereja. Setiap hari Kamis, Minggu ke 3 bulan May adalah Hari Vyshyvanka, kalau di Indonesia semacam Hari Batik Nasional. Tujuannya untuk mempersatukan seluruh bangsa Ukraina disegala penjuru dunia, apapun agamanya, asal daerahnya, suku dan bangsanya. Yang penting bangga dengan Identitas Nasional Ukraina dimanapun berada. Semangat Diaspora Ukraina ini ternyata mirip dengan Diaspora Indonesia saat Hari Batik Nasional 2 October.
Milih Abaya Dan Jilbab Di Pechersk Lavra Monastary
Kiev Sebelum Masuk Ke Gereja
Selain Baju Koko Ukraina yang sangat mirip dengan Baju Koko Indonesia, ternyata ada busana lain yang juga sama persis dengan yang dipakai wanita Indonesia, yaitu Kerudung Kepala ala Jilbab / Hijab. Cuma, di Indonesia Kerudung Kepala semacam ini juga diidentikkan dengan Busana Muslim. Padahal di Ukraina, kerudung kepala dan busana long dress Vyshyvanka digunakan untuk ibadah di gereja dan memasuki area gereja / monestary.
Semua Abaya Dan Jilbab Diletakkan Didepan Gereja
Pengunjung Wajib Memakai Untuk Masuk Gereja
Di Pechersk Lavra, sebuah komplek gereja dan monestary besar di kota Kiev, pengunjung baik yang mau ibadah maupun turis diwajibkan memakai penutup kepala ala Jilbab dan busana sopan semacam abaya long dress yang menutupi semua aurat sampai ke mata kaki. Semua abaya Vyshyvanka dan jilbabnya disediakan gratis dan diletakkan diluar gedung. Pengunjung tinggal memilih warna kesukaan saja, mau warna Hijau Nahdlatul Ulama, Biru Partai Demokrat, Merah PDIP atau Hitam ala Abaya Arab juga ada. Saya suka sekali motif bordirnya yang warna warni.
Di Kiev Banyak Gereja
PKL Yang Jualan Abaya, Jilbab Banyak
Di Halaman Gereja
Tulisan ini sekedar untuk informasi saja dan jangan dibuat versi Hoax. Misal : ‘Subhanallah, Baju Koko Jilbab Dan Abaya Wajib Digunakan Untuk Ke Gereja Di Ukraina’. Photo photo juga jangan dipolitisir yang aneh aneh. Pakaian tradisional Ukraina memang seperti itu, tidak ada hubungannya dengan busana Indonesia ataupun agama Islam. Kebetulan saja orang Ukraina punya satu setel busana tradisional yang mirip baju koko, jilbab dan abaya.
PKL Disekitar Radius Gereja Banyak Yang Jualan
Abaya, Jilbab Dan Baju Koko Khas Ukraina
Untuk Masuk Ke Gereja Dan Monastary
Yang Saya Pakai Kerudung Jilbab Indonesia
Diterima Juga Untuk Masuk Gereja
Pechersk Lavra
Ini Warna Klasik Tradisional
Abaya Ukraina
Abaya Ukraina Di Kaki Lima Sekitar Gereja
Bordirnya Bagus. Yang Penting Menutupi Aurat

 

Penjual Vyshyvanka Di Penyeberangan Bawah Tanah
Warna Dan Bordirnya Sekarang Lebih Semarak

 

Pedagang Vyshyvanka Kelas Kaki Lima
Modelnya Macam Macam, Harganya
Juga Bervariasi

 

Bukovina Vyshyvanka Adalah Abaya Dengan Hiasan Bordir
Khas Daerah Bukovina

 

Baca Juga :