Monthly Archives: June 2013

Sekilas Bandaranaike International Airport Srilanka

Bandara “Tradisional” Bandaranaike Srilanka
Ngantri Dimana Mana Petugasnya Klewas Klewes
Main Main IPhone Dan Ngobrol
Taxi Gelap Banyak Dan Siap
Mengantar Penumpang – Hati Hati
Dipalak Sopir Taxi

Beberapa bulan lalu media di Indonesia geger karena Kepala Dinas BKPMD Bangka Belitung  memukul pramugari Sriwijaya Air saat turun dari pesawat. Pak Kadin BKPMD Zakaria Umar Hadi merasa tersinggung saat diminta untuk mematikan telepon genggamnya saat diatas pesawat. Beruntung sekali, pramugari tersebut di Indonesia, kalau saja dia di Srilanka, bisa jadi akan dikeroyok seluruh penumpang. Penumpang Srilanka kelakuannya seperti pak Kadin  semua, dan tidak tahu sama sekali ‘Keselamatan Penerbangan‘. Jangankan masalah pemakaian HP di pesawat, baru saja pesawat menyentuh landasan dan masih berjalan di landasan dengan kecepatan tinggi, semua penumpang Srilanka sudah melepas sabuk keselamatan, berdiri dan membuka bagasi untuk mengambil tas bawaannya.

.
Jalan Didepan Bandara
Seperti Di Bandara Buluh Tumbang

Saya baru tahu pasti kenapa orang Srilanka kelakuannya seperti Bupati Bangka Belitung setelah benar benar berada di dalam  Bandaranaike International Airport. Ternyata, bandara international ini tidak semegah dan sebesar bandara internasional di negara manapun. Apalagi dibandingkan dengan bandara internasional Soekarno Hatta Cengkareng, Indonesia. Kira kira setara dengan bandara Bangka Belitung (H.A.S Hannandjoeddin/Buluh Tumbang Airport). Service atau pelayanan airport dan fasilitas airport relatif sama, bukan sama sama bagus tetapi sama sama memble. Kelakuan petugasnya khas daerah dan sama persis dengan pak Kadin BKPMD Bangka Belitung, yaitu asyik main telephone genggam saat melayani calon penumpang.

.
Keluar Dari Airport Menuju
Kota Colombo

Yang saya ceritakan ini adalah Terminal 1 (International Airport) yang sudah dibuka tahun 1967. Terminal 2 akan dibangun dan rencana akan dibuka tahun 2015. Sedangkan Terminal 3 masih baru, dibuka resmi bulan November 2012 yang lalu untuk penerbangan domestik saja. Saya juga terheran heran, tampaknya penduduk Srilanka lagi seneng senengnya menggunakan IPhone atau telepon genggam sejenisnya baik di darat maupun di udara. Rasanya, mereka bangga dan gagah sekali kalau turun pesawat dari Terminal 1 langsung kutak katik telepohone genggamnya. Ketika saya lirik sedang apa dengan telephone genggamnya, ternyata cuma main facebook atau tweeter. Update status “Back Home, Landing At Srilanka International Airport“.

.

Bayar Tiket Peron Untuk Nonton Pesawat
Seperti Stasiun Kereta Api
VIP Lounge
Ini Bandara International Atau Stadion Sepak Bola
Nonton Pesawat Terbang – Horeeeeee

.

Baca Juga :

Mesin Kroket Belanda

Bingung Mengingat Ingat Letak Mesin
Kroket Di Stasiun Utrecht Centraal
Bingung Nggak Mau Keluar
Cepet Dong, Laper Nih..
Orang bilang badan saya gendut, ya biar saja kenyataannya memang seperti itu. Saya memang doyan makan dan ngemil. Saya masih ingat waktu kecil dulu diajak bapak dan ibuku ke Dokter karena sakit. Pak Dokter menasehati “Makan yang banyak, biar sehat dan jauh dari penyakit“. Nasehat pak Dokter inilah yang saya pegang sampai hari ini dimanapun saya berada. Nggak ada kata kata lain, hanya nasehat pak Dokter inilah yang bisa saya gunakan untuk “Ngeles” kalau ada orang mengatakan saya gendut.
Sukses, Kroket Idaman Bisa
Keluar
Di stasiun kereta api Utrecht, Belanda (Utrecht Centraal Station), saya selalu mengikuti saran pak Dokter yaitu “Banyak Makan”. Setiap kali saya turun dari kereta api selalu saya sempatkan beli Kroket meskipun hanya sebiji. Tetapi, karena saya ‘Wong Ndeso” dan bener bener “Kampungan” maka rasa ingin tahu saya sangat besar sekali terutama hal hal yang berbau tehnologi. Saya selalu memilih beli Kroket melalui mesin meskipun ada pegawai toko kue yang selalu menunggu ditoko sebelahnya. Kayaknya bergengsi sekali kalau beli kroket dari mesin di luar negeri. (Apalagi kalau di’share’ di facebook dan dibaca ‘friend’ saya yang berjumlah ribuan. Soal gaya gayaan saya nggak pernah kalah dengan friend FB yang lain, ha ha ha, emangnya banyak friend saya yang suka pamer dan gaya gayaan :))
Kroket Idaman
Ternyata Pintunya Harus Ditarik
Dengan yakin dan mantap saya menuju mesin Kroket dan saya masukkan EUR 2 meskipun harga yang tertera cuma EUR 1.40. Duit coin langsung ditelan, tetapi kroket idaman tidak mau keluar. Ada tombol besar hitam langsung saya geser kiri, nggak mau gerak. Saya geser kanan juga nggak mau gerak. Saya tekan juga sama saja nggak mau gerak. Mau menyerah dan memanggil pegawai toko ?, Malu, jangan jangan saya  dikatakan “Ndeso” dan “Kampungan” oleh orang Belanda, Maaf saja. Akhirnya, semua pintu yang ada isinya saya buka satu persatu dan berhasil. Tapi, cobaan belum berhenti, uang kembalian tidak keluar juga dari mesin. Saya tunggu cukup lama didepan mesin dan rupanya menarik perhatian orang lewat

Madame, masukkan coin EUR 1.40 setelah itu buka pintu kroket yang paling atas“. 

Nah, ini baru cocok, berarti ada yang menyarankan saya untuk nambah dan makan kroket satu lagi.

Baca Juga :

Ke Srilanka Dengan e-Visa

Horee Akhirnya Bisa Masuk Ke Srilanka
Dengan Cara Yang Luar Biasa Mudah
.
Di Airport Srilanka Langsung
Di Stamp Dan Bisa Masuk
Dengan Sangat Mudah

Wisata ke Srilanka semakin mudah saja. Cukup dengan mengajukan e-Visa secara online melalui website resmi pemerintah Srilanka http://www.eta.gov.lk. Syaratnya juga sangat mudah sekali, sangat mudah dan bahkan termudah yang pernah saya rasakan. Cukup masukkan data pribadi secara online, tanggal keberangkatan dan tanggal pulang kembali ke negara asal, nomor passport dan nomor reservasi ticket pesawat. Sudah itu saja nggak ada syarat syarat lain, seperti harus punya bukti booking hotel, travel insurance, bukti keuangan atau bank account atau harus punya pekerjaaan dan dibuktikan dengan surat keterangan kerja dari perusahaan.

.
Print Out e-Visa Srilanka
Mudah… Mudah,,,,
Karena demikian mudahnya sudah tentu dampak positifnya banyak. Terutama jumlah kunjungan turis terus merangkak naik. Negara Srilanka memang beberapa tahun lalu disibukkan oleh perang saudara bertahun tahun. Dan pemberontak Macan Tamil sangat terkenal saat itu karena keberaniannya melakukan perlawanan dengan pemerintah. Tetapi sekarang perang saudara sudah usai, saatnya pemerintah membangun negara dan saatnya pula mendatangkan wisatawan dan investor dari berbagai macam negara di dunia. Proses masuk yang luar biasa mudah inilah salah satu yang ditawarkan pemerintah Srilanka saat ini.
.
Duit Srilanka, Aneh…
Semua Vertical
Berapa lama waktu yang diperlukan untuk proses e-Visa Srilanka ? Luar biasa cepat, saya memproses saat hari kerja dan ternyata bisa selesai dalam waktu 2 jam saja meskipun janji di websitenya mengatakan bisa selesai dalam waktu 24 jam. Artinya 22 jam lebih cepat dari waktu yang dijanjikan. Seandainya saja Indonesia bisa secepat ini, tentu kunjungan turis ke tanah air akan meningkat tajam. Setelah saya menerima konfirmasi bahwa e-Visa telah disetujui, maka langsung bisa diprint dari rumah saat itu juga.
.
Lihat Gambar Dalam Mata Uang
Srilanka, Semua Gambar Vertical
Ada yang terasa janggal saat saya mempersiapkan perjalanan ke Srilanka kali ini. Saat saya menukarkan uang, ternyata mata uang Srilanka cara bacanya Vertical. Gambar gambar dalam mata uang semuanya vertical, tidak horizontal seperti mata uang Indonesia, Kuwait atau negara negara lain Disamping itu, jumlah angka nol juga banyak sekali seperti mata uang Indonesia. Ada pecahan 5000, 2000, 1000, 500 dan lain lain. Sangat beda dengan mata uang Kuwait yang sangat miskin angka nol. Jadi rasanya bawa uang Srilangka beberapa lembar saja, serasa PD sekali. Saat saya menerima pecahan Srilanka, rasanya saya bawa uang banyaaak sekali. Serasa, saya menjadi manusia terkaya di dunia, padahal yang saya tukar hanya beberapa KD saja.
.
Catatan : Kurs KWD 100 = LKR 45.600 = IDR 3.515.000 (22 Jun 2013)
.
Baca Juga :