Monthly Archives: September 2008

Chevron Vs KOC

Setelah saya tinggal di Kuwait dan bergabung dengan KOC, banyak sekali yang menanyakan tentang pekerjaan dan membanding bandingkan kedua perusahaan tersebut. Terutama dari kawan kawan lama di Chevron dan beberapa orang yang ingin bergabung ke KOC. Saya akan tegaskan, bahwa di Duri suasana kekeluargaan antar karyawan sangat kuat sekali dan belum saya rasakan sama sekali hal tersebut disini, mungkin karena perbedaan budaya yang mencolok antar negara yang menyebabkannya. Kalau mau tahu perbedaan yang lain, Kira kira rangkumannya adalah sebagai berikut, silahkan menginterpretasikan sendiri, mana yang lebih cocok dengan anda.
.nobrtable br { display: none }

Chevron

KOC

  • Tinggal di kota kecil di Sumatra, setiap saat ingin pergi ke Jakarta atau kota besar lain sekedar cari hiburan dan keramaian

  • Tinggal Di Kuwait, setiap saat ingin pulang ke Jakarta juga, bukan untuk mencari hiburan atau keramaian tetapi pingin ke kampung dan menikmati suasana pedesaan. Di Kuwait malas keluar rumah karena tinggal ditengah kota yang ramai dan penuh hiburan, musim panas terlalu panas, musim dingin terlalu dingin.

  • Kalau nyampai di Jakarta, yang dituju pertama kali adalah keramaian Mall, makan makan di junk food restaurant seperti Mc Donald, KFC, Pizza Hut dll atau ke rumah makan mewah yang tidak ada di Sumatra

  • Kalau nyampai di Jakarta, yang dituju pertama warung tahu campur, pecel, rawon yang tempatnya mblusuk di kampung dan gang sempit. Rasanya nikmaaat sekali kalau ketemu masakan warung langganan di Indonesia.

  • Karena tinggal dikota kecil, nikmat rasanya setiap hari berkhayal nonton film digedung bioskop, melihat kesibukan kota, membayangkan ketemu artis sinetron, atau bisa ikutan Who Want To Be Millionaire kalau tinggal di Jakarta

  • Nggak bisa berkhayal apa apa karena Kuwait sangat kecil dan ramai, setiap saat bisa nonton film di gedung bioskop dan malah bisa ketemu dengan artis, sedihnya istri bisa cemberut kalau terlalu lama memandang ‘Ayu Ashari’ di Kuwait, he he he …

  • Kalau musim liburan ngantri pesawat perusahaan agar bisa terangkut dan gratis ke Jakarta

  • Kalau musim liburan, pura pura saja ngantri pesawat ke Jakarta dan berharap tidak kebagian tempat duduk karena tiketnya mahal.

  • Serumah jarang bisa ketemu karena istri punya relasi dan kerjaan sendiri dan anak anak main kerumah teman masing masing.

  • Kemana mana anak dan istri selalu bersama karena belum berani nglayap sendirian. Senang juga jadi sopir pribadi keluarga, rem mobil lebih dari satu sekarang, semuanya ikutan ngerem pakai mulut kalau jalan terlalu cepat, he he

  • Pulang pergi kantor dijemput mobil perusahaan (IOT), sedap rasanya ke kantor pakai sopir dan bisa berkhayal nikmatnya naik mobil sendiri dengan sopir kemana mana. Seringkali saya membayangkan seandainya mobil jemputan ini mobil mewah dan bisa tamasya kemana mana dengan sopir, wah nikmatnya

  • Sedih, nggak bisa berkhayal lagi karena harus konsentrasi nyetir Caprice V8. Apalagi jalanan disini halus dan lurus, meleng sedikit saja bisa ditumbur kendaraan lain. Di Kuwait nggak perlu berkhayal seandainya pingin naik mobil mewah, cukup rental saja beberapa hari hanya dengan beberapa KD saja.

  • Bisa berkebun karena rumah perusahaan sangat besar dan halaman cukup luas. Bersih bersih kaca jendela bisa dilakukan setiap saat.

  • Tinggal di apartment tidak ada kebun, rasanya rindu sekali bisa nyiram tanaman. Celakanya, bisa dianggap sinting kalau berani bersih bersih kaca jendela sambil bergelantungan di lantai atas.

Penjelasan Polemik TKI Harus Bayar Pajak Di Indonesia

From: PUSAT PENGADUAN PAJAK pusat.pengaduan.pajak@gmail.com>
To: Ardianto.h<ardianto.h@gmail.com>
Sent: Wednesday, August 13, 2008 1:33:31 PM
Subject: Re: Pajak Pendapatan Luar Negeri

Apabila saudara berada di Luar Negeri lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan), maka saudara adalah Subyek Pajak Luar Negeri sebagaimana diatur di Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000 Pasal 2 (terlampir), kecuali diatur lain di Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (Tax Treaty) antara Indonesia dengan negara domisili saudara.

Daftar negara yang telah mempunyai Tax Treaty dengan Indonesia dapat saudara lihat di alamat berikut http://www.ortax.org/ortax/?mod=treaty

Subyek Pajak Luar Negeri yang tidak mempunyai penghasilan apapun yang bersumber dari Indonesia, tidak perlu menbayar Pajak Penghasilan (PPh) lagi. Apabila Subyek Pajak Luar Negeri memperoleh penghasilan yang bersumber dari Indonesia, maka atas penghasilan tersebut dipotong PPh sesuai dengan tarif yang diatur di Tax Treaty (apabila sudah ada Tax Treaty dengan Indonesia) atau UU RI No. 17 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan (apabila belum ada Tax Treaty dengan Indonesia).

WNI yang merupakan Subyek Pajak Luar Negeri tidak wajib mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP, akan tetapi diperbolehkan. Pendaftarannya dapat melalui e-registration di website kami http://www.pajak.go.id/. Setelah selesai melakukan pendaftaran, formulir registrasi dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara (SKTS) harus dikirimkan dengan dilampiri fotokopi KTP yang masih berlaku ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai domisili saudara berdasarkan KTP via pos. Nantinya NPWP akan dikirimkan ke alamat saudara seperti yang tercantum di KTP.

Akan tetapi setelah memperoleh NPWP, Subyek Pajak Luar Negeri tetap mempunyai kewajiban yaitu melaporkan SPT Tahunan setiap tahun paling lambat tanggal 31 Maret tahun berikutnya ke KPP dimana saudara terdaftar. Apabila saudara tidak memperoleh penghasilan sama sekali dari Indonesia, maka saudara cukup melaporkan penghasilan dan PPh Terutang NIHIL.

Pusat Pengaduan Pajak (Tax Complaint Center)
Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak
Gedung B, Lantai 4
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 40-42 Jakarta Selatan
Telepon:500200
Faksimili:021-525 1245
email:pusat.pengaduan.pajak@gmail.com

Bisa Survive Tidak Di Kuwait Dengan KOC Grade 14

Dari beberapa e-mail yang saya terima, kebanyakan adalah masalah keragu raguan apakah bisa nanti survive di Kuwait dengan keluarganya kalau di hire KOC dengan grade 14. Apalagi membaca blog saya tentang harga rambutan, kangkung, singkong dan bayam yang luar biasa mahal kalau disbanding dengan harga di Indonesia.

Bukan bermaksud saya mau menjebloskan anda agar bersedia bergabung dengan KOC, harga harga sayur dan buah buahan yang mahal diatas adalah khusus buah yang didatangkan dari Indonesia dengan cargo pesawat terbang. Kalau sayur dan buah buahan local atau didatangkan dari negara tetangga jelas relative sama dengan di Indonesia.

Selama ini KOC hanya menghire engineer berpengalaman mulai dari grade 14, 15 dan 16 saja. Kalau dikatakan offer yang diberikan KOC untuk grade 14 tidak memungkinkan untuk survive di Kuwait, saya rasa sangat tidak tepat, karena aktualnya saat ini jauh lebih banyak yang grade 14 daripada grade 16. Dan, sebagian dari mereka sudah naik pangkat ke grade 15 setelah bekerja setahun. Dan ada juga yang membawa keluarganya ke Kuwait. Kalau dikatakan tidak bisa survive di Kuwait kenyataannya mereka sudah naik Toyota Prado atau Nisan baru, mondar mandir ke Western Union ngirim duit ke Indonesia, sibuk cari info berangkat umroh, atau rame rame booking pesawat pulang ke Indonesia kalau ada hari libur agak panjang.

Ada juga yang salah mengartikan istilah ‘Contract Agreement’, seolah olah kita dikontrak cuma setahun saja setelah itu selesai. Kenyataannya, status kepegawaian kita adalah permanent employee, dalam employment agreement tertulis jelas kata kata ‘undefinite’ yang kira kira berarti kita bekerja tanpa batas kecuali kita melakukan pelanggaran ethic atau company policy. Memang benar ‘Undefinite’ Agreement ini ditanda tangani setelah kita melalui proses probation 3 bulan dan setahun.

Ada juga yang salah mengartikan yearly salary yang tertulis dalam kesepakatan yang telah ditanda tangani. Kebanyakan mengira yearly salary adalah murni yang akan diterima setiap bulannya setelah dibagi 12. Perlu diketahui, yearly salary yang anda tanda tangani tersebut adalah sama dengan base salary. Anda masih menerima benefit yang lain selain base salary yang tertulis dan anda tangani. Kira kira komposisi gaji bulanan adalah sbb :

  • Base Salary
  • Housing Allowance
  • Housing Allowance Grant
  • Transportation Allowance
  • Cost Of Living Allowance
  • Nature Allowance

Bukan itu saja, ada tambahan Travel allowance lain kalau ditempatkan di North Kuwait atau remote area. Namanya doang yang remote tetapi sebenarnya perjalanan tidak lebih dari dua jam. Belum lagi tambahan pendapatan dari penggantian tiket pesawat mudik yang kira kira sebesar 1.7 kali harga normal tiket pesawat pulang pergi ke Indonesia per tahun/kepala. Kalau anaknya banyak bisa langsung glegeken dan mungkin muntah muntah…… .
Umumnya yang ditempatkan di remote adalah yang bekerja sebagai facility dan process engineer. Drilling engineer, Safety jelas sekali dapat karena kerjanya on off dan sering ke lapangan.

Kalau melihat komposisi gaji seperti diatas dimana biaya hidup keluarga dapat subsidi berupa ‘cost of living allowance’ dan sewa apartment dapat subsidi ‘Housing Allowance dan Allowanc Grant’, kira kira bisa survive atau tidak ? Menurut saya bukan cuma apartment yang bisa disewa untuk keluarga tetapi rumah Kuwaitispun bisa juga disewa kalau mau. Tinggal membandingkan saja offer yang diberikan KOC lebih besar/kecil dari net income di Indonesia. Note : sampai saat ini penghasilan dari Kuwait tidak/belum dikenakan pajak baik oleh pemerintah Kuwait maupun Indonesia. Benefit lain saya kira sama dengan perusahaan manapun di Indonesia, misal medical untuk seluruh keluarga, pesangon kalau kita resign atau pensiun yang dihitung dari lama kerja.

Bulan pertama, kedua,ketiga dan keempat setelah bergabung boleh dikatakan hari hari bahagia karyawan baru KOC. Bagaimana tidak bahagia, kerja saja belum tetapi semua benefit ditumpahkan pada bulan bulan awal. Misal Furniture Grant, Yearly Bonus (sekitar bulan February)., Naik gaji (juga February). Bayangkan, kerja belum sudah kebagian bonus, apa nggak Glegeken …., Kalau India banyak yang pinter dan punya ilmu ular cobra, setelah menerima semua joining fee diatas langsung pindah kerja ke tempat lain. Meskipun proses clearance untuk keluar dari Kuwait agak rumit. (Ardi)

Baca Juga :