Category Archives: Italia

Bellagio Asli Italy Dan Jakarta

Salah Satu Sudut Kota Bellagio Italy
Jalan Sempit, Parkir Susah
Anda tentunya sudah sering lewat, berkunjung atau paling tidak mendengar nama Bellagio Residence Appartment di kawasan Mega Kuningan Jakarta. Keren ya namanya. Tapi apakah anda tahu seperti apa kota Bellagio yang sebenarnya ?. Apakah Belagio itu megah seperti Jakarta ? Apa sebenarnya kehebatan Bellagio sehingga namanya diabadikan di Jakarta ? Ternyata saya tidak melihat kelebihannya sama sekali.
Mobil Yang Parkir Sama Saja Dengan Di Indonesia
Mana Lamborghini, Ferrari, Alfa Romeo
Orang Indonesia umumnya bangga dan merasa naik ‘prestige‘nya kalau ditanya rumahnya dimana lalu menjawab dengan nama nama asing. Mentalitas orang Indonesia memang seperti itu. Merasa kurang bergengsi kalau menjawab dengan ‘nama lokal‘.  Tinggalnya dimana mas ? ‘Kampung Melayu‘, kesannya ndeso banget. Apalagi kalau pertanyaannya dilanjutkan ‘Ooo yang tiap tahun langganan banjir itu ya‘.  Lengkap sudah penderitaan.
Tidak Ada Sama Sekali Gedung Tinggi
Ndeso Tapi Diabadikan Namanya
Di Jakarta
Karena umumnya orang Indonesia seperti itu, maka Developer menggunakan nama nama asing untuk rumah maupun apartement yang dibangunnya di tanah air. Di negara manapun, tinggal di apartement itu sebenarnya masuk dalam strata sosial ‘Kere‘, nggak mampu beli rumah tanah, contohnya Singapore.  Baca : Rumah Dan Apartment, Lain Jakarta Lain Pula Singapore.
Udaranya Sejuk Saat Summer
Berastagi Juga Sejuk
Kalau anda merasa pernah ke Bellagio dan mau jujur, sebenarnya Bellagio itu cuma sebuah kota kecil di wilayah Lombardy, Italy Utara. Kalau di Indonesia kira kira setara dengan kota Berastagi di Sumatera Utara. Lokasi tepatnya di propinsi Como. Airport terdekatnya ada di Lugano, kira kira satu jam perjalanan darat dan harus naik Ferry pula nyeberangi Lake Como dari Cadennabia Port. Airport Lugano ini kecil, setahu saya hanya Silver Air yang mendarat di airport ini.
KIA, Hyundai, Toyota, Honda Doang
Gue Kira Lamborghini, Ferari, Alfa Romeo

Bisa juga dari Malpensa Airport atau Linate Airport di Milan. Jarak ke Bellagio lebih jauh lagi sekitar 1.5 – 2 jam perjalanan dengan sewa taxi. Nah, yang di Milan ini airport beneran, banyak pesawat di kedua airport ini. Kereta api dari Milan juga banyak yang menuju ke kota kota terdekat dengan Bellagio seperti KA Milan – Como, Milan – Varenna, Milan – Lecco atau Milan – Asso. Setelah itu ganti bus/taxi. Pegel rek kalau gonta ganti angkutan umum. Sama kan susahnya dengan cari angkutan menuju Berastagi.

 
Catatan : Yang namanya ‘Kota’ di Italy itu kalau di Indonesia setara dengan Kecamatan. Kecil sekali, lha wong Provinsi saja besarnya cuman sebesar Kabupaten.
Ada Juga Mobil China Di Italy
Melalui Bergamo Airport juga bisa, sekitar 1.5 Jam menuju Bellagio. Nah, saya sewa mobil dari airport ini untuk ke Bellagio melewati kota kecil lain seperti Lecco, Vassena, Olivetto dan baru nyampai ke Bellagio. Hari berikutnya mampir juga ke kota Como. Sepanjang perjalanan pemandangan yang bisa dilihat adalah pegunungan Alpine, Lake Como dan rumah rumah warga yang tidak beraturan maju mundur bahkan ada yang tembok rumahnya terlalu mepet dengan jalan raya.
Yah, Jauh Jauh Datang Cuma Melihat
Kota Mirip Berastagi
Jangan membayangkan sepanjang jalan yang saya lalui melewati gedung gedung tinggi seperti gedung gedung disekitar Ballagio Residence Appartment di Mega Kuningan Jakarta. Tidak ada sama sekali gedung tinggi. Hanya di Jakarta saja ada Bellagio yang gedungnya megah diantara gedung gedung pencakar langit. Bellagio yang asli itu isinya cuma rumah ndeso doang dengan bangunan tertinggi cuma 3 lantai.
Hotel Hotelnya Banyak Yang Sekelas Losmen
Tembok Hotel Mepet Jalan Pula
Karena kota Bellagio ini adalah salah satu kota di Italy, tentu bayangan anda kendaraan yang parkir dan lewat adalah mobil mobil mewah buatan Italy seperti Lamborghini, Ferary, Alfa Romeo, FIAT, Masserati atau Lancia. Salah besar kalau anggapan anda seperti itu. Mobil mewah tersebut lebih banyak terlihat di sekitar Bellagio Residence Apartment Mega Kuningan Jakarta. 
Parkiran Mobil Isinya Nggak Ada
Yang Mewah
Orang Italy itu sama kerenya dengan kita. Mobil yang berseliweran hampir semuanya mobil murah meriah sekelas Xenia, Avanza, Mobilio dan semacamnya. Cukup komplit, berbagai macam merk mobil dari negara negara Asia sangat banyak dan nggak ada bedanya dengan mobil mobil yang berseliweran di Indonesia.
Rumah Nggak Ada Yang Punya Halaman
Temboknya Nempel Jalan Raya
Vespa ada nggak ? Jelas ada, tapi kalau anda ingin dengan mudah melihat Vespa, nggak perlu datang ke Italy. Cukup di Indonesia saja karena pabrik terbesar, produksi dan pemasarannya ada di Indonesia. Jadi, Bellagio itu nggak setara kalau mau dibandingkan dengan Jakarta. Kelakuan Developer Indonesia saja yang membohongi konsumen dengan menggunakan nama tersebut untuk menarik konsumen.
Mobilnya Kecil Kecil
Nggak Ada Sama Sekali Ferari, Lamborghini
Awas Longsor Dari Tebing
Bellagio Terkenal Dengan Aktifitas
Rowing, Trekking, Cycling
Tanda Pemberhentian Fermata Bus
Mungkin Maksudnya Pangkalan Bus Permata
Mana Mungkin Mobil Sport Italy
Lamborghini, Ferrari Bisa Lewat Di Jalan Sempit
Bellagio Dengan Lake Como Dan Alps Mountain
Jalannya Sempit Dan Naik Turun

Turin Italy Kota Kembarnya Yogyakarta

 

Pertigaan Jalan Iklannya Besar Besar
Mirip Pertigaan Demangan Yogya
Barangkali anda sering membaca ulasan majalah, koran atau televisi tentang kota Turin atau Torino, ibukota dari wilayah Piedmont Italy bagian utara. Hebat bukan ulasan media di Indonesia ?. Kenyataannya biasa biasa saja, sudah sering kita menyaksikan di tanah air dan tidak sehebat apa yang ditulis media di tanah air. Secara umum sebenarnya relatif sama dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Saya jelajahi hampir 150 Km, kira kira setara dengan jarak dari Adi Sucipto – Yogya – Magelang pp.  Tepatnya saya jelajahi mulai dari Turin International Airport – Turin – Cuorgne pp. Saya memang senang nyewa mobil dengan tujuan tidak jelas kemanapun saya suka.
Ini Pertigaan Jalan Di Turin Dekat Airport
Iklan Besar Kecil – Yang Penting Pemasukan
Sepanjang jalan yang bisa anda saksikan sama persis dengan apa yang sering anda saksikan di Magelang – Muntilan -Yogyakarta.  Ada gunung dan lembah di Cuorgne yang mirip dengan suasana di Muntilan. Rumah rumah disepanjang jalan mirip dengan di Indonesia, atapnya berbentuk trapesium atau limas menandakan daerah Turin banyak hujan. Setiap rumah ada pagarnya juga baik pagar besi, tembok maupun tanaman. Design pagar besi setiap rumah nggak ada bedanya dengan di Indonesia.
Iklannya Maju Sampai Ke Jalan
Ini Turin Guys

 

Tapi yang paling mirip adalah spanduk, banner, pamflet berbagai macam iklan yang jumlahnya setara atau bahkan jauh lebih banyak dari Yogyakarta. Sebelum saya berkunjung ke Turin, bayangan saya kota yang paling jorok banyak spanduk, pamflet dan banner iklan itu hanya Yogyakarta saja. Tapi sekarang pikiran saya berubah, ternyata Turin sama berantakannya dengan Yogyakarta masalah pemasangan papan iklan.
Tembok Tokopun Jadi Sasaran Iklan
Seandainya saya bisa bahasa Italy, iklan iklan yang dipasang sembarangan dengan berbagai macam ukuran dan bahan tersebut bisa jadi artinya ‘Terima Kost Putri‘, ‘Badut – Bisa Dipanggil‘, ‘Ahli Bikin Sumur‘ dan lain lain. Iklan properti jelas banyak, Petunjuk ATM Bank, Bengkel mobil, Salon, Rumah Makan, Bimbingan Belajar dan masih banyak lagi. Pening saya baca iklan bertumpuk tumpuk disetiap persimpangan jalan dan disepanjang jalan.

 

Pemda Turin Kaya Raya Dari Iklan
Persis Yogyakarta
Kesannya memang jorok karena iklan dipasang sembarangan dengan ukuran besar sampai kecil. Ada yang dipasang di pohon, dinding toko, perempatan jalan, tiang listrik dan lain sebagainya. Susah saya menceritakannya, pokoknya sama joroknya dengan iklan iklan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Semrawut, Dimanapun Ada Tembok Atau Tiang
Bebas Dipasangi Iklan
Papan Nama Bengkel Service Sepeda Motor
Sama Dengan Yogyakarta
Ada Iklan Mirip Antangin Di Turin
Kuning Warnanya
Coba Hitung Ada Berapa Papan Iklan
Bentuk Rumah Mirip Di Indonesia
Ada Papan Iklan Besar
Ada Gang Buntu Juga
Setiap Pertigaan Ada Iklan
Rumah Dan Pagar Rumah Sama Dengan
Di Indonesia
Dari Jauh Saya Kira ATM BCA
Ternyata Ini Di Turin Italy
Iklan Lagi
Mungkin Iklan Cuci Mobil Dan Ganti Oli
Banyak Sekali  Iklan Dimana Mana
Ternyata Turin Sama Semrawutnya Dengan Yogya

Baca Juga :

 

Lake Como Italy Sebelum Wabah Corona

Lake Como, Como Province
Region Lombardy
Photo photo di halaman ini saya ambil beberapa tahun lalu jauh sebelum ada pandemic Virus Corona / Covid-19 yang terjadi mulai awal tahun 2020 di Italy.  Jadi, tidak ada hubungannya dengan Lockdown yang sekarang sedang berlangsung diseluruh penjuru Italy. Lokasi tepatnya photo photo ini di sekitar Lake Como, Italy Utara dan masuk dalam wilayah Lombardy, propinsi Como.
Jalan Di Italy Hampir Semuanya Sempit
Jangan Harap Anda Bisa Melihat Lambotghini Atau Ferrari
Mobil Sport Italy Ini Dipasarkan Di Timur Tengah
Lho, kok sepi sekali ?. Ya jelas sepi sekali. total penduduk Italy itu hanya sekitar 60 Juta, nggak ada apa apanya bila dibanding dengan jumlah penduduk pulau Jawa yang 150 Juta (Source Wikipedia). Wilayah Lombardy ini masih dibagi lagi menjadi 12 propinsi, diantaranya Bergamo, Brescia, Como, Cremona dan lain lain. Jadi sebenarnya Italy itu memang sepi nyaris nggak ada penduduknya.
Losmen Dan Mobil Daerah Lain Banyak Di Lake Como
Kurang Jelas, Istri Siapa Yang Dikamarkan Di Losmen

 

Propinsi Como yang saya kunjungi ini luasnya hanya 1288 SqKm dengan jumlah penduduk sekitar 600,000 orang saja (Separuh penduduk Klaten). Jadi, bisa kebayang nggak kalau jabatan Gubernur Propinsi di Italy itu yang diurusi sebenarnya sedikit, hanya setara dengan  tanggung jawab seorang Camat kalau di Indonesia. Itulah sebabnya kenapa Italy dan negara Eropa lain pada kalang kabut ngurusi warganya yang terpapar Corona, sedangkan Indonesia bisa lebih tenang dan santai menghadapi Corona karena sudah terbiasa ngurusi warganya yang luar biasa banyak, bandel dan keras kepala.
Mobil Mobil Yang Tidak Bergerak Dari Kemarin
Banyak Orang Dari Milan Yang Ngamar Di Lake Como

 

Tapi di photo photo yang sering kita lihat sepertinya Italy itu negara besar yang selalu ramai dan padat penduduk. Yah, itu benar di ibukota Roma dan beberapa kota besar. Tapi, mereka itu sebenarnya turis asing. Kota Roma (dan Vatican) memang selalu ramai pendatang dari mancanegara terutama umat Kristiani untuk urusan keagamaan. Sudah nyampai ke Roma, biasanya mereka wisata juga ke berbagai kota yang lain. Kalau anda mau blusukan ke kota lain yang tidak ada turismya, akan terasa sepinya.
Sepi, Di Tempat Peristirahatan Semacam Ini
Orang Kota Masuk Villa Lalu Tidak Keluar Lagi

 

Kota kota disekitar Lake Como ini kira kira sama dengan Danau Toba atau Puncak yang hanya ramai saat akhir pekan atau ada liburan panjang saja. Hotel hotel disekitar Lake Como ini juga penuh oleh kunjungan warga Italy dari kota kota terdekat karena merupakan tempat peristirahatan yang cukup dikenal oleh warga Italy. Turis asing jarang yang blusukan sampai ke Lake Como, biasanya yang dikunjungi turis asing cuma Venesia, Milan, Pisa dll.
Mobil Mobil ‘Orang Kota’
Yang Nginap Di Lake Como

Karena Lake Como merupakan danau dan kota tempat peristirahatan, maka saat saya kelilingi dan photo jam 09:00 pagi, penghuninya masih pada molor tidur semua. Udaranya yang sejuk membuat penghuninya betah tidur didalam villa dan losmen yang cukup banyak disekitar Lake Como ini. Saya tidak tahu, yang menginap di villa dan losmen tersebut suami istri atau bukan karena hampir semuanya berpasang pasangan. Mungkin saja sekretaris di kantor, pacar atau istri/suami orang lain.
Losmen Melati Nggak Punya Tempat Parkir
Barangkali Mereka Pamitnya ‘Sedang Tugas Luar Kota’

 

Sama halnya dengan Puncak, di sekitar Lake Como ini ada juga villa villa yang sangat mewah dengan tempat parkir pribadi, hotel juga ada, losmen dan rumah pribadi yang disewakan juga banyak sekali. Nyaris nggak ada beda sama sekali dengan suasana di tempat peristirahatan orang Jakarta di Puncak.  Didepan villa dan losmen sering saya temukan tulisan besar yang artinya kira kira ‘Masih Ada Kamar Kosong

Hotel Melati Di Lake Como
Entah Sekretaris, Pacar Atau Istri Orang Yang Dibawa
Nginap Di Losmen Losmen Lake Como

 

Villa Yang Agak Bagus Punya Garasi Dan
Pagarnya Tertutup Pepohonan

 

Villa Yang Punya Halaman Parkir Privat Juga Ada

 

Sepi Sekali, Orang Kota Benar Benar
Memanfaatkan Waktu ‘Tugas Luar Kota’nya Hanya Dikamar Saja

 

Masih Ada Kamar Kosong

 

Banyak Terowongan Di Lake Como