Category Archives: Liburan

Gelang Kalung Kazuri Nairobi Kenya

Aneka Macam Gelang Kalung Khas Africa
Kazuri Beads Factory, Karen-Nairobi Kenya
Sudah lama saya ngincer gelang dan kalung warna warni khas Africa yang sering saya saksikan di TV dan majalah majalah mode. Ternyata namanya Kazuri Beads. Kazuri itu bahasa Swahili yang artinya ‘Small and Beautiful‘. Pabriknya ternyata di Kenya, yaitu Mbaghati Ridge, Karen-Nairobi, kira kira 25 Km atau 30 menit dari pusat kota. Itu lho, di lokasi perkebunan yang jadi latar belakang cerita buku karya Karen Blixen dan telah difilmkan dengan judul ‘Out Of Africa‘.  Bintang filmnya Maryl Streep dan film tersebut berhasil menggondol 7 Oscar sekaligus tahun 1985.
Kazuri Beads Factory
Bebas Belajar Bikin Kalung

 

Kazuri Beads Factory ini berdiri tahun 1975, berawal dari sebuah workshop experiment kecil dengan 2 orang wanita kenya sebagai tenaga utamanya. Setelah itu baru diketahui ternyata banyak sekali wanita didesa desa sekitar Nairobi yang punya keahlian membuat kalung dan gelang keramik. Dikumpulkan semua disini, diberi pengarahan, dididik cara pembuatan yang lebih modern dan standard dan jadilah sekarang ini menjadi perusahaan besar keramik dengan produksi utama kalung, gelang, pottery dan berbagai macam barang keramik dengan cita rasa budaya Africa.
Bingung Milih, Semua Bagus
Corak Africa Begitu Kuat
Produksinya katanya mencapai 5 Juta kalung dan gelang pertahun dan dieksport ke 20 negara didunia dengan outlet dimana mana. Jumlah karyawannya sekitar 300 orang, umumnya ‘single mothers’. Dan sekarang Kazuri merupakan trade mark Kenya yang identik dengan budaya dan alam liar Africa. Di negara manapun anda berada di Africa dan menyaksikan wanita mengenakan perhiasan kalung dan gelang keramik warna warni seperti gambar diatas, bisa dipastikan pabriknya disini.
Showroomnya Sangat Besar Ada Yang Khusus
Gelang, Kalung, Pecah Belah Dll
Seperti wisata ke pabrik cendera mata di negara manapun, di Kazuri Beads Factory ini kita juga dibebaskan berinteraksi dengan karyawan, melukis di  gelang, kalung atau pecah belah. Bahkan diajari cara menata dan memasukkan sendiri kedalam oven sampai  melapisi glazuur biar mengkilat. Hasilnya silahkan dibawa pulang saja, jangan ditinggal karena akan menyusahkan karyawan bagian showroom kalau ada konsumen yang jeli melihat gelang atau kalung paling jelek sendiri diantara yang lain.
Pengunjung Bebas Membuat Sendiri
Dengan Corak Dan Warna Sesukanya
Asyik Juga Bikin Gelang Dan Kalung Sendiri
Dari Keramik Yang Dilukis Tangan
Ruang Khusus Untuk Melukis
Sebelum Dimasukkan Oven
Memasukkan Gelang Dan Kalung Setelah
Dilukis Kedalam Oven
Batu Ini Adalah ‘Resep Rahasia’ Untuk
Memanggang Keramik Didalam Oven

 

Ada Bagian Glazing, Painting, Raw Material Storage
Pottery Showroom, Necklace Showroom Dll
Ada Juga Clinic Kesehatan Untuk Karyawan Dan Keluarga
Didepan Bagian Glazing And Finishing
Halamannya Luas Dan Hijau
Karyawannya Ramah

 

Advertisements

Yang Lagi Ngetrend Di Mekkah

 

 

Asyik, Sajadah Hi Tech Multi Fungsi
Yang Lagi Ngetrend Di Mekah
Untungnya kalau tinggal di Kuwait itu bisa sewaktu waktu berangkat Umroh ke Mekah setiap saat tanpa harus ikut rombongan. Di Kuwait sebenarnya banyak juga travel biro yang memberangkatkan jamaah Umroh secara berombongan dengan schedule tetap, baik lewat darat dengan mobil kecil sampai bus dan juga dengan pesawat terbang. Tetapi, Travel biro disini semuanya bisa menguruskan Visa Umroh  perorangan tanpa harus ikut paket Umrohnya. Uenak kan.
Jangan Lupa Test Drive Dulu Sebelum Beli
Cuma, pemerintah Saudi hanya mengijinkan kunjungan sekali per tahun saja kecuali mau membayar denda. Kunjungan pertama biaya visa masih murah, yang ke dua kena denda, yang ketiga dendanya lebih mahal lagi dan seterusnya. Tapi, untuk urusan Umroh, banyak orang yang nggak peduli dengan denda tersebut.
Sandarannya Cukup Kuat Karena Ada Rangka Besinya
Nah bagi anda yang mau berangkat Umroh tahun ini,  saya beri bocoran  informasi bahwa mode yang lagi ngetrend di Mekah saat ini adalah ‘Sajadah Dengan Sandaran‘ seperti pada gambar diatas. Harganya tidak perlu saya sebutkan karena sangat bervariasi, suka suka penjualnya. Baik di Mekah maupun Madinah tidak ada harga yang bisa dijadikan pedoman. Tokonya sama, barang juga sama dan penjualnya masih sama dengan yang kemarin, tetapi harga yang ditawarkan bisa berbeda jauh sekali.
Harganya Bervariasi Tergantung Kuat Kuatan Menawar
Silahkan belanja Sajadah Hi Tech tersebut dan jangan lupa ‘Test Drive’ dulu, mencoba nggak bayar tapi jangan lama lama duduk sandaran sambil leyeh leyeh. Jangan kaget juga, hampir semua barang yang dijual di Mekah semuanya buatan China termasuk ‘Sajadah Dengan Sandaran’ tersebut.
 
Tinggal Pilih, Mau Beli Kursi Lipat Atau
Sajadah Dengan Sandaran

Politisi, Hoax Dan Demo Di Humayun’s Tomb

Demo Usai Jumatan Jalan Kaki Menuju Kuburan Humayun
(Humayun’s Tomb) – Disiarkan Live Di Medsos
Saya beberapa bulan lalu ke New Delhi dan diajak keliling kota New Delhi oleh seorang teman India dari Kuwait. Sepanjang jalan, seisi mobil sangat ceria, saling tertawa terbahak bahak membandingkan Demo Jaman Now di India Versus Indonesia. Ternyata pola, scenario dan tingkah laku demonstran di India hampir sama saja dengan di Indonesia. Demonya selalu hari Jumat dimulai setelah Jumatan, rame rame jalan kaki dari Masjid menuju lokasi dekat Humayun Tomb sambil teriak teriak Allahu Akbar, Turunkan Modi (Prime Minister India) dan broadcast ‘Live’ di Facebook, Tweeter dengan judul Spektakuler, kira kira artinya ‘7 Juta Turun Ke Jalan Siap Gulingkan Modi‘.
Sama Saja Dengan Di Indonesia,
Teriak Teriak Allahu Akbar,Turunkan Modi Dan
Nyebut Nyebut Anjing, Kampret Dan Monyet
Di TV, malam itu juga tidak kalah serunya. Acara semacam ILC juga ribut debat antar politisi. Seru membicarakan Demo dan berita HOAX yang berseliweran di Medsos. Ada yang percaya, tidak percaya, khawatir pengaruh medsos Jaman Now, nyengir, tertawa, marah dan tersinggung. Ulama India yang bikin kisruh negara juga banyak. Yang terkenal adalah Zakir Naik dan saat ini statusnya masih Buron, kabur meninggalkan India dan saat ini ngumpet di Uni Arab Emirates. Sialnya, Kewarga Negaraan ustad kontroversial ini sudah dicabut pemerintah India dan tidak bisa lagi pulang untuk orasi bersama kelompoknya di India.
Sama Saja Dengan Di Indonesia, Ngakunya 7 Juta
Boleh Teriak, Tapi Nggak Boleh Bawa Bendera Palestina
Pemerintah India juga dibikin sibuk sekali. Berkali kali mengadakan recruitment besar besaran mengajak warganya untuk bergabung dengan Indian Army dan department apapun dipemerintahan. Tujuannya cuma satu saja, yaitu mengajak masyarakat untuk Ikut ‘Menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik India)‘ tanpa senjata. Cukup dengan jari dan keyboard komputer saja dengan tujuan untuk menangkal serangan berita berita HOAX yang gencar sekali mengadu domba masyarakat dengan issue SARA.
Iklan Lowongan Pekerjaan ‘Jaga NKRI’
(Negara Kesatuan Republik India)

 

Ngumpulnya kenapa di sekitar Humayun’s Tomb ?.  Karena orang orang yang demo tersebut mengatakan bahwa India itu milik orang orang Islam dan harus dipimpin oleh Muslim dan harus berdasarkan Syariah. Humayun yang dimakamkan disini nama lengkapnya Nasir Ud-Din Muhammad Humayun. Memang benar bahwa dia Muslim, ‘The Second Emperor Of Mughal Dynasty’. Termasuk orang orang pertama yang menyebarkan dan membesarkan kekuasaan Islam dengan wilayah kekuasaan di Afghanistan, Pakistan dan India Utara. Humayun ini berkuasa tahun 1530-1540 menggantikan orang tuanya Babur dan berkuasa kembali tahun 1555-1556. Peninggalan kekuasaan Islam (Mughal Dynasty) di India memang sangat banyak. Yang terkenal lainnya adalah Taj Mahal di Agra.
India Memang Beda Dengan Saudi Arabia
Meskipun Sama Sama Muslim, Kuburan
Di India Dibangun Besar Dan Megah

 

Nggak usah khawatir untuk wisata dan masuk ke Humayun’s Tomb ini. Aman sekali karena demonstran nggak boleh masuk ke area kuburan. Area taman Humayun’s Tomb ini termasuk UNESCO World Heritage, sehingga keamanannya benar benar dijaga oleh polisi. Disamping itu ada juga warga setempat (sepertinya Ormas) yang ikut menjaga keamanan disekitar pintu masuk saat lagi banyak demo. Yah, kira kira samalah seperti Banser NU yang bertugas menjaga gereja saat hari Natal, cuma mereka semuanya adalah non muslim (Hindu) yang menjaga gedung dan bangunan peninggalan Islam untuk menjaga ketentraman para turis dari berbagai negara.
Ada Banyak Kuburan Keluarga Mughal
Yang Ini Kuburan Isa Khan Niyasi
Silahkan datang ke India dan menyaksikan sendiri peninggalan peninggalan Islam. Anda akan terkejut melihat sejarah Islam disana. Selain kuburan yang indah dan megah, anda juga bisa menyaksikan photo dan lukisan para istri. Ternyata istri Humayun lebih dari 4, yaitu 7 dan semuanya tidak ada yang ber’abaya’ dan bercadar hitam seperti wanita Indonesia Jaman Now. Tapi semuanya  tampil sexy pakai kain Sari tipis. Rrrrruar biasahhhh.  Lihat saja salah satu istrinya melalui link ini Hamida Banu Begum
Muslim Diharamkan Bikin Kuburan Megah
Hahh, Ngaku Aja Nggak Punya Duit

 

Kuburan Muslim Di Humayun’s Tomb
Beda Dengan Kuburan Muslim Di Saudi Arabia
Pintu Kuburan
Penuh Kaligrafi

 

Humayun Ternyata Istrinya 9 Nggak Ada Satupun Yang
Pakai Cadar Hitam, Malah Pakai Kain Sari
Baca Petunjuk Dulu
Biar Nggak Tersesat
Taman Kuburan Islam Humayun’s Tomb
Sangat Luas Sekali
Photo Photoan Dulu
Pagar Yang Memisahkan Kuburan Satu
Dengan Kuburan Lainnya
Bagus, Bersih Dan Luas
Woooo, Ini Gerbang Masuk
Ke Kuburan Islam

 

Toko Kucing Wa Wa Wa

Toko Kucing Wa Wa Wa
Bikin Bingung Turis Aja
Saya sedang di Bandara International Adi Sucipto Yogyakarta untuk menjemput beberapa teman saya dari Kuwait. Tujuan tamu istimewa saya ini mau jalan jalan wisata ke Prambanan, Borobudur, Dieng dan ke beberapa obyek wisata disekitar Yogya selama 2 minggu. Tugas saya cuma memberi ‘short briefing’ saja tentang Yogya dan selanjutnya akan ditangani oleh Pak Sumanto, seorang Tour Guide Proffesional yang telah saya hubungi jauh hari sebelumnya.
Turis Pada Bingung Kenapa Kucing Indonesia
Bunyinya Wa Wa Wa Bukan Meow Meow Meow 
Dalam perjalanan putar putar kota Yogya menuju ke Hotel, tamu istimewa Arab saya tersebut sibuk jeprat jepret photo apapun yang dilihat sepanjang jalan sambil nyerocos bertanya macam macam. Berkali kali pertanyaannya cukup mengejutkan dan tidak saya duga sama sekali.
‘Why the cat here sounds Wa Wa Wa, not Meow Meow Meow ?’

Bingung saya dengan pertanyaan ini. Ternyata si turis Arab ini terheran heran sepanjang jalan membaca banyak sekali papan nama Toko Cat Wa Wa Wa.

Toko Cat Wa Wa Wa
Dikira Pet Shop
Lebih terkejut lagi, si Arab ini menanyakan juga apakah di Yogyakarta masih banyak binatang buas. ‘Haah, kenapa kamu bertanya seperti itu kawan ? Apakah kamu melihat ada binatang buas di sepanjang jalan yang kita lalui ?‘.
‘No…No, But I saw thousand of Pet Shop along this street’. 
Toko Kucing Mobile
Dikira Salah Nulis Kurang Huruf ‘e’
Ternyata tamu saya ini diam diam memasukkan kata ‘Toko’ dan ‘Jual’ ke Google Translate di handphonenya dan langsung menyimpulkan arti Toko Cat adalah Cat Shop, Jual Cat adalah Cat For Sale. Yahhh kira kira kesimpulannya di Yogya banyak Pet Shop, banyak binatang juga termasuk binatang buas seperti Harimau Jawa dsb.
Toko Kucing Lancar

 

Pembicaraan semakin seru ketika si turis membaca tulisan Cat Oven, Body Repair, Kenteng Magic & Cat. Dalam pikirannya, bengkel bengkel tersebut adalah tempat praktek dukun Vodoo. Berisi dukun dukun sakti yang bisa menyembuhkan badan yang terkena santet/tenung (Body Repair) dan bisa juga mencelakakan orang lain dengan media Kucing. Si Kucing di panggang pakai Oven oleh dukun (Cat Oven) dan orang yang dituju akan langsung kelojotan kepanasan. Orang Arab ternyata takut sekali dengan Vodoo dan praktek praktek perdukunan.

 

Kata Magic & Cat Ini Yang Diartikan
Sebagai Tempat Praktek Dukun Santet

 

Cat Oven Ini Yang Diartikan Bahwa
Orang Indonesia Sadis Sadis
Kata Body Dan Cat Oven Ini
Yang Diartikan Tempat Dukun Praktek
Cat Oven & Body Repair
Turis Bingung Mengartikan
Tempat Penyembuhan Dengan Media Kucing Yang Di Oven
 
 

Pameran Jemuran Di New Delhi India

Asyik, Hanya Di Ibukota Negara New Delhi India
Anda Bisa Menyaksikan Jemuran Dan Pakaian Dalam
Di Jalan Protokol Di Tengah Kota

Saya baru saja melakukan perjalanan ke New Delhi, India. Sekitar jam 11 siang pesawat yang membawa saya dari Kuwait mendarat di Indira Gandhi International Airport. Begitu keluar dari pintu bandara, ternyata sudah ada yang menjemput, seorang pria setengah baya dengan membawa kertas dengan tulisan nama saya. Yang menjemput tersebut namanya Anthony, staff hotel The Lalit, New Delhi yang bertugas menjemput tamu tamu hotel. Saya tebak asalnya pasti dari Goa dan ternyata benar. Orang India yang berasal dari Goa memang umumnya punya nama ‘Western’, bukan nama nama khas India seperti Rakesh, Suresh, Gandhi atau Kumar.

Amazing !!!, Mulai Dari Seprei Sampai Celana Dalam
Dijemur Di Jalan Protokol New Delhi
Sepanjang perjalanan dari airport menuju hotel pemandangan lumayan menarik, tetapi menjelang memasuki pusat kota, pemandangan berubah seketika dan menjadi lebih menarik lagi. Sudah puluhan ibukota negara saya kunjungi, tetapi hanya di New Delhi ini saja saya bisa menyaksikan Jemuran terbentang di jalan protokol di pusat kota. Inilah jemuran terpanjang di dunia yang pernah saya saksikan. Dan baru pertama kali ini pula saya bisa menyaksikan jemuran terlengkap di dunia mulai dari pakaian bayi, seprei, rok, baju pria sampai celana dalam dan BH wanita berbagai macam ukuran.
Huebatt, Hanya Di New Delhi Ada Pameran Textile
Di Jalan Raya Di Tengah Kota
India memang terkenal dengan kain Saree dan industri garment dan textilenya. Bahkan pabrik pabrik textile dan toko textile di Indonesia saja pemiliknya banyak yang berasal dari India. Untungnya,  pengusaha India di tanah air tersebut tidak ada satupun yang mengajari kita cara menjemur pakaian di jalan protokol. Nggak kebayang, seandainya ada orang Indonesia yang diajari cara menjemur pakaian ‘ala India’, seperti apa kira kira pemandangan jalan jalan protokol di Kota kota besar Surabaya, Semarang, Bandung, Medan dan Jakarta.

Rruarr Biasa, Design Textile India Yang Dipajang
Di Jalan Jalan Utama New Delhi

Full Colour, The Wonderful Of India
Bagus Nggak Jemurannya ?

Jantar Mantar Primbonnya Orang India

Pintu Masuk Ke Jantar Mantar Jaipur
Ternyata Salah Satu Dari UNESCO World Heritage
Hebattttt !!!, saya baru tahu ternyata orang India sudah mengenal dan mempelajari ilmu perbintangan (Astronomy) sejak jaman baheula. Bangunan atau monumen kuno peninggalan jaman baheula tersebut tersebar di 5 tempat yang terpisah cukup jauh dan diberi nama Jantar Mantar. Yang terbesar adalah Jantar Mantar Jaipur, kemudian ada juga di New Delhi, Ujjain, Mathura dan Varanashi. Semuanya masuk dalam cagar budaya yang dilindungi dari UNESCO World Heritage Site.
Ada Tour Guide Yang Menjelaskan Astronomy
Keren Juga Bisa Belajar Astronomy Singkat

Bangunan Observatory antik ini dibangun oleh Maharaja Jai Singh II dari Jaipur dan selesai dibangun dan beroperasi tahun 1724 sampai 1735. Ada 19 monumen didalam masing masing taman Jantar Mantar. Nama masing masing monumen tersebut diantaranya Samrat Yantra, Jai Prakash, Ram Yantra, Niyati Cakra dan lain lain. Setiap monumen punya bentuk yang berbeda dan digunakan untuk berbagai macam perhitungan astronomy.

Tempatnya Cukup Luas Cocok Buat
Photo Photoan

Jelas sekali tujuan dibangunnya monumen monumen unik ini untuk tujuan ilmiah jaman itu. Diantaranya untuk menentukan pergerakan bulan, matahari dan planet planet karena terlihat dari banyaknya tabel tabel astronomy yang tertempel di dinding. Ada juga garis melintang, membujur menggambarkan coordinate system, horizon-zenith local system, equatorial system, ecliptic system dan entah apa lagi. Saya sudah lupa istilah istilah geografi  yang pernah saya pelajari saat  SMP/SMA dulu.

Namanya Jai Prakash Yantra – Ada Dua Buah
Perlu Tour Guide Untuk Bisa
Membaca Kode Kode Astronomy Rumit Seperti Ini
Nggak perlu saya jelaskan bagaimana cara membaca bayangan sinar matahari di masing masing Yantra yang ada di Jantar Mantar Jaipur melalui blog ini. Saya hanya ingat 5 menit saja saat Tour Guide Jantar Mantar mendampingi dan menjelaskan secara detail saat itu saja. Hari berikutnya sudah lupa, langsung ‘blank’ semua tanpa sisa sedikitpun di kepala. Selamat menikmati photo photo dibawah ini saja.
Ramalan Pergerakan Bumi, Matahari Dan Planet
Kuno Seperti Ini Katanya Masih Dipakai Sampai Sekarang
Catatan : Sebagai orang Jawa sebenarnya saya juga mengagumi warisan leluhur yang bernama Primbon.  Nggak perlu repot repot membangun monumen seperti orang India, tapi cukup baca buku ‘Primbon Betaljemur Adammakna‘, maka siapapun saat ini bisa meramal ‘hari baik’, ‘bulan penuh rejeki’, ‘menentukan kapan tanggal pernikahan’, ‘bulan apa harus panen’, ‘hari naas’ dll. Harusnya Primbon juga termasuk warisan leluhur yang dilindungi oleh UNESCO.
Tour Guide Jantar Mantar Jalannya
Cepat Sekali Huhhhh
Wajan Martabak Besar Ini Juga Untuk Astronomi
Ada Kode Kode Rumus Yang Rumit
Parabola Kuno Ini Juga Banyak Kode Kode
Rumus Yang Sulit Saya Mengerti
Keren, Ada Pahatan Tentang Sudut, Azimuth,
Longitude, Latitude dll.
Nama Nama Bintang Aries, Taurus, Capricorn dll
Ternyata Sudah Terpahat Sejak Jaman Baheula
Saya Kira Astronomi Termasuk Ilmu Baru
Dinding Yang Melingkari Jantar Mantar Jaipur
Sangat Tebal Dan Megah
Nah Gimana Cara Menginterpretasikan
Bingung Kan ?
Ini Namanya Vrihat Samrat Yantra
Bayangan Yang Jatuh Di Dinding Melengkung
Mempunya Arti Yang Saya Nggak Tahu Sama Sekali
Photo Sesuai Nama Bintang Gemini, Leo, Cancer Dll
Lalu Pertanyaan Saya Siapa Yang Pertama Kali
Memberi Nama Bintang Bintang Di Langit

 

Muscat International Airport Selayang Pandang

Duty Free Muscat International Airport
Muscat International Airport adalah bandara utama Kerajaan Oman. Baru beroperasi tahun 1973 dengan nama Seeb International Airport menggantikan bandara lama yang jauh lebih kecil di Bayt Al Falaj. Baru mulai tahun 2008 namanya diubah menjadi Muscat International Airport. Jarak bandara ini ke pusat kota Muscat sekitar 32 Km saja.
Kelihatan Ramai Tapi Sebenarnya Mereka Adalah
Penumpang Yang Nggak Kebagian Tempat Duduk
Kalau bicara tentang Oman, bayangan anda tentang bandara utamanya tentu beranggapan ‘sangat besar sekali, megah dan canggih‘. Oman gitu lho, negara kaya minyak, penduduknya makmur dan maju. Nah, kata kata ‘mbelgedes‘ seperti ini entah siapa yang mengucapkan dan menyebarkannya di tanah air. Setiap saya pulang ke Indonesia, siapapun yang saya jumpai selalu menganggap bandara Muscat, Oman lebih hebat, besar, modern dan tidak ada pesawat yang delay dibanding dengan bandara di tanah air..
Wifi Gratis 1 jam, Tapi Harus Dicatat Dulu
Nomor Passport Dan Bukti Tiket
Malah sering saya mendengar dan membaca berita tentang berbagai macam keluhan tentang bandara bandara di Indonesia. Mulai barang bawaan dikenai pajak, pemeriksaan bagasi tidak profesional, barang didalam koper hilang dan semacamnya.
‘Kapan bandara bandara di Indonesia bisa maju seperti diluar negeri ?’.
‘Luar negeri mana mas ?’,
Pokoknya semua bandara di luar negeri !!!’.
Ngantri WIFI Gratis

 

Setelah saya telusuri dari berbagai sumber, ternyata jumlah penumpang Muscat International Airport tahun 2016 hanya 12,031,496 saja. Nggak ada apa apanya bila dibanding dengan Bandara Juanda Surabaya yang bisa mencapai 19,483,844 penumpang untuk tahun yang sama. Apalagi dibanding dengan bandara Ngurah Rai atau Soetta, bisa ‘bablas angine’.

 

Tempat Duduk Nunggu Boarding Di Lantai Bawah
Sempit, Berdesak Desakan Dan Bau Keringat Pula

Kalau anda bertanya, gedung terminalnya besar mana dengan bandara Juanda ?, Halaah, mau cari tempat duduk saja susahnya bukan main. Semua penumpang yang menunggu boarding mondar mandir kesana kemari keluar masuk Duty Free dan putar putar cari tiang buat sandaran karena nggak bisa duduk. Dimana mana penuh sesak kayak cendol.

Kalau Kemruyuk Kempel Seperti Ini
Enakan Mana Berdiri Jalan Jalan Atau Duduk

 

Yang paling unik adalah fasilitas WIFI di bandara ini. Untuk bisa mendapatkan fasilitas WIFI gratis harus ngantri panjang dan harus bisa menunjukkan tiket boarding pesawat. Nggak cuma itu saja, passport juga diminta untuk dicatat. Heran saya, untuk apa harus menunjukkan boarding ticket, bukannya semua orang yang sudah masuk di area boarding dan duty free semuanya pasti punya tiket boarding masuk ke pesawat.
Pengumuman
Pesawat Delay 30 Menit Penumpang Harap Sabar

 

Lebih menarik lagi, kalau ada pengumuman pesawat terlambat, semua penumpang secara serentak langsung berdiri, kusak kusuk cari tahu ke sebelah sebelahnya. Ada juga yang langsung bertanya ke petugas yang sedang berdiri mempersiapkan sesuatu didepan pintu boarding. Yang lain juga nggak mau kalah, langsung bertanya ke petugas yang sedang enak enak lenggang kangkung lewat. Heran saya, ini penumpang dari mana kok pada nggak percaya pengumuman yang barusan terdengar.  Atau barangkali nggak tahu artinya, padahal pengumuman diucapkan dengan bahasa Arab, Inggris, Hindi dan entah bahasa apa lagi.
Dimana Mana Orang Berdiri Cari Sandaran
Baca Juga :