Category Archives: Liburan

Politisi, Hoax Dan Demo Di Humayun’s Tomb

Demo Usai Jumatan Jalan Kaki Menuju Kuburan Humayun
(Humayun’s Tomb) – Disiarkan Live Di Medsos
Saya beberapa bulan lalu ke New Delhi dan diajak keliling kota New Delhi oleh seorang teman India dari Kuwait. Sepanjang jalan, seisi mobil sangat ceria, saling tertawa terbahak bahak membandingkan Demo Jaman Now di India Versus Indonesia. Ternyata pola, scenario dan tingkah laku demonstran di India hampir sama saja dengan di Indonesia. Demonya selalu hari Jumat dimulai setelah Jumatan, rame rame jalan kaki dari Masjid menuju lokasi dekat Humayun Tomb sambil teriak teriak Allahu Akbar, Turunkan Modi (Prime Minister India) dan broadcast ‘Live’ di Facebook, Tweeter dengan judul Spektakuler, kira kira artinya ‘7 Juta Turun Ke Jalan Siap Gulingkan Modi‘.
Sama Saja Dengan Di Indonesia,
Teriak Teriak Allahu Akbar,Turunkan Modi Dan
Nyebut Nyebut Anjing, Kampret Dan Monyet
Di TV, malam itu juga tidak kalah serunya. Acara semacam ILC juga ribut debat antar politisi. Seru membicarakan Demo dan berita HOAX yang berseliweran di Medsos. Ada yang percaya, tidak percaya, khawatir pengaruh medsos Jaman Now, nyengir, tertawa, marah dan tersinggung. Ulama India yang bikin kisruh negara juga banyak. Yang terkenal adalah Zakir Naik dan saat ini statusnya masih Buron, kabur meninggalkan India dan saat ini ngumpet di Uni Arab Emirates. Sialnya, Kewarga Negaraan ustad kontroversial ini sudah dicabut pemerintah India dan tidak bisa lagi pulang untuk orasi bersama kelompoknya di India.
Sama Saja Dengan Di Indonesia, Ngakunya 7 Juta
Boleh Teriak, Tapi Nggak Boleh Bawa Bendera Palestina
Pemerintah India juga dibikin sibuk sekali. Berkali kali mengadakan recruitment besar besaran mengajak warganya untuk bergabung dengan Indian Army dan department apapun dipemerintahan. Tujuannya cuma satu saja, yaitu mengajak masyarakat untuk Ikut ‘Menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik India)‘ tanpa senjata. Cukup dengan jari dan keyboard komputer saja dengan tujuan untuk menangkal serangan berita berita HOAX yang gencar sekali mengadu domba masyarakat dengan issue SARA.
Iklan Lowongan Pekerjaan ‘Jaga NKRI’
(Negara Kesatuan Republik India)

 

Ngumpulnya kenapa di sekitar Humayun’s Tomb ?.  Karena orang orang yang demo tersebut mengatakan bahwa India itu milik orang orang Islam dan harus dipimpin oleh Muslim dan harus berdasarkan Syariah. Humayun yang dimakamkan disini nama lengkapnya Nasir Ud-Din Muhammad Humayun. Memang benar bahwa dia Muslim, ‘The Second Emperor Of Mughal Dynasty’. Termasuk orang orang pertama yang menyebarkan dan membesarkan kekuasaan Islam dengan wilayah kekuasaan di Afghanistan, Pakistan dan India Utara. Humayun ini berkuasa tahun 1530-1540 menggantikan orang tuanya Babur dan berkuasa kembali tahun 1555-1556. Peninggalan kekuasaan Islam (Mughal Dynasty) di India memang sangat banyak. Yang terkenal lainnya adalah Taj Mahal di Agra.
India Memang Beda Dengan Saudi Arabia
Meskipun Sama Sama Muslim, Kuburan
Di India Dibangun Besar Dan Megah

 

Nggak usah khawatir untuk wisata dan masuk ke Humayun’s Tomb ini. Aman sekali karena demonstran nggak boleh masuk ke area kuburan. Area taman Humayun’s Tomb ini termasuk UNESCO World Heritage, sehingga keamanannya benar benar dijaga oleh polisi. Disamping itu ada juga warga setempat (sepertinya Ormas) yang ikut menjaga keamanan disekitar pintu masuk saat lagi banyak demo. Yah, kira kira samalah seperti Banser NU yang bertugas menjaga gereja saat hari Natal, cuma mereka semuanya adalah non muslim (Hindu) yang menjaga gedung dan bangunan peninggalan Islam untuk menjaga ketentraman para turis dari berbagai negara.
Ada Banyak Kuburan Keluarga Mughal
Yang Ini Kuburan Isa Khan Niyasi
Silahkan datang ke India dan menyaksikan sendiri peninggalan peninggalan Islam. Anda akan terkejut melihat sejarah Islam disana. Selain kuburan yang indah dan megah, anda juga bisa menyaksikan photo dan lukisan para istri. Ternyata istri Humayun lebih dari 4, yaitu 7 dan semuanya tidak ada yang ber’abaya’ dan bercadar hitam seperti wanita Indonesia Jaman Now. Tapi semuanya  tampil sexy pakai kain Sari tipis. Rrrrruar biasahhhh.  Lihat saja salah satu istrinya melalui link ini Hamida Banu Begum
Muslim Diharamkan Bikin Kuburan Megah
Hahh, Ngaku Aja Nggak Punya Duit

 

Kuburan Muslim Di Humayun’s Tomb
Beda Dengan Kuburan Muslim Di Saudi Arabia
Pintu Kuburan
Penuh Kaligrafi

 

Humayun Ternyata Istrinya 9 Nggak Ada Satupun Yang
Pakai Cadar Hitam, Malah Pakai Kain Sari
Baca Petunjuk Dulu
Biar Nggak Tersesat
Taman Kuburan Islam Humayun’s Tomb
Sangat Luas Sekali
Photo Photoan Dulu
Pagar Yang Memisahkan Kuburan Satu
Dengan Kuburan Lainnya
Bagus, Bersih Dan Luas
Woooo, Ini Gerbang Masuk
Ke Kuburan Islam

 

Advertisements

Toko Kucing Wa Wa Wa

Toko Kucing Wa Wa Wa
Bikin Bingung Turis Aja
Saya sedang di Bandara International Adi Sucipto Yogyakarta untuk menjemput beberapa teman saya dari Kuwait. Tujuan tamu istimewa saya ini mau jalan jalan wisata ke Prambanan, Borobudur, Dieng dan ke beberapa obyek wisata disekitar Yogya selama 2 minggu. Tugas saya cuma memberi ‘short briefing’ saja tentang Yogya dan selanjutnya akan ditangani oleh Pak Sumanto, seorang Tour Guide Proffesional yang telah saya hubungi jauh hari sebelumnya.
Turis Pada Bingung Kenapa Kucing Indonesia
Bunyinya Wa Wa Wa Bukan Meow Meow Meow 
Dalam perjalanan putar putar kota Yogya menuju ke Hotel, tamu istimewa Arab saya tersebut sibuk jeprat jepret photo apapun yang dilihat sepanjang jalan sambil nyerocos bertanya macam macam. Berkali kali pertanyaannya cukup mengejutkan dan tidak saya duga sama sekali.
‘Why the cat here sounds Wa Wa Wa, not Meow Meow Meow ?’

Bingung saya dengan pertanyaan ini. Ternyata si turis Arab ini terheran heran sepanjang jalan membaca banyak sekali papan nama Toko Cat Wa Wa Wa.

Toko Cat Wa Wa Wa
Dikira Pet Shop
Lebih terkejut lagi, si Arab ini menanyakan juga apakah di Yogyakarta masih banyak binatang buas. ‘Haah, kenapa kamu bertanya seperti itu kawan ? Apakah kamu melihat ada binatang buas di sepanjang jalan yang kita lalui ?‘.
‘No…No, But I saw thousand of Pet Shop along this street’. 
Toko Kucing Mobile
Dikira Salah Nulis Kurang Huruf ‘e’
Ternyata tamu saya ini diam diam memasukkan kata ‘Toko’ dan ‘Jual’ ke Google Translate di handphonenya dan langsung menyimpulkan arti Toko Cat adalah Cat Shop, Jual Cat adalah Cat For Sale. Yahhh kira kira kesimpulannya di Yogya banyak Pet Shop, banyak binatang juga termasuk binatang buas seperti Harimau Jawa dsb.
Toko Kucing Lancar

 

Pembicaraan semakin seru ketika si turis membaca tulisan Cat Oven, Body Repair, Kenteng Magic & Cat. Dalam pikirannya, bengkel bengkel tersebut adalah tempat praktek dukun Vodoo. Berisi dukun dukun sakti yang bisa menyembuhkan badan yang terkena santet/tenung (Body Repair) dan bisa juga mencelakakan orang lain dengan media Kucing. Si Kucing di panggang pakai Oven oleh dukun (Cat Oven) dan orang yang dituju akan langsung kelojotan kepanasan. Orang Arab ternyata takut sekali dengan Vodoo dan praktek praktek perdukunan.

 

Kata Magic & Cat Ini Yang Diartikan
Sebagai Tempat Praktek Dukun Santet

 

Cat Oven Ini Yang Diartikan Bahwa
Orang Indonesia Sadis Sadis
Kata Body Dan Cat Oven Ini
Yang Diartikan Tempat Dukun Praktek
Cat Oven & Body Repair
Turis Bingung Mengartikan
Tempat Penyembuhan Dengan Media Kucing Yang Di Oven
 
 

Pameran Jemuran Di New Delhi India

Asyik, Hanya Di Ibukota Negara New Delhi India
Anda Bisa Menyaksikan Jemuran Dan Pakaian Dalam
Di Jalan Protokol Di Tengah Kota

Saya baru saja melakukan perjalanan ke New Delhi, India. Sekitar jam 11 siang pesawat yang membawa saya dari Kuwait mendarat di Indira Gandhi International Airport. Begitu keluar dari pintu bandara, ternyata sudah ada yang menjemput, seorang pria setengah baya dengan membawa kertas dengan tulisan nama saya. Yang menjemput tersebut namanya Anthony, staff hotel The Lalit, New Delhi yang bertugas menjemput tamu tamu hotel. Saya tebak asalnya pasti dari Goa dan ternyata benar. Orang India yang berasal dari Goa memang umumnya punya nama ‘Western’, bukan nama nama khas India seperti Rakesh, Suresh, Gandhi atau Kumar.

Amazing !!!, Mulai Dari Seprei Sampai Celana Dalam
Dijemur Di Jalan Protokol New Delhi
Sepanjang perjalanan dari airport menuju hotel pemandangan lumayan menarik, tetapi menjelang memasuki pusat kota, pemandangan berubah seketika dan menjadi lebih menarik lagi. Sudah puluhan ibukota negara saya kunjungi, tetapi hanya di New Delhi ini saja saya bisa menyaksikan Jemuran terbentang di jalan protokol di pusat kota. Inilah jemuran terpanjang di dunia yang pernah saya saksikan. Dan baru pertama kali ini pula saya bisa menyaksikan jemuran terlengkap di dunia mulai dari pakaian bayi, seprei, rok, baju pria sampai celana dalam dan BH wanita berbagai macam ukuran.
Huebatt, Hanya Di New Delhi Ada Pameran Textile
Di Jalan Raya Di Tengah Kota
India memang terkenal dengan kain Saree dan industri garment dan textilenya. Bahkan pabrik pabrik textile dan toko textile di Indonesia saja pemiliknya banyak yang berasal dari India. Untungnya,  pengusaha India di tanah air tersebut tidak ada satupun yang mengajari kita cara menjemur pakaian di jalan protokol. Nggak kebayang, seandainya ada orang Indonesia yang diajari cara menjemur pakaian ‘ala India’, seperti apa kira kira pemandangan jalan jalan protokol di Kota kota besar Surabaya, Semarang, Bandung, Medan dan Jakarta.

Rruarr Biasa, Design Textile India Yang Dipajang
Di Jalan Jalan Utama New Delhi

Full Colour, The Wonderful Of India
Bagus Nggak Jemurannya ?

Jantar Mantar Primbonnya Orang India

Pintu Masuk Ke Jantar Mantar Jaipur
Ternyata Salah Satu Dari UNESCO World Heritage
Hebattttt !!!, saya baru tahu ternyata orang India sudah mengenal dan mempelajari ilmu perbintangan (Astronomy) sejak jaman baheula. Bangunan atau monumen kuno peninggalan jaman baheula tersebut tersebar di 5 tempat yang terpisah cukup jauh dan diberi nama Jantar Mantar. Yang terbesar adalah Jantar Mantar Jaipur, kemudian ada juga di New Delhi, Ujjain, Mathura dan Varanashi. Semuanya masuk dalam cagar budaya yang dilindungi dari UNESCO World Heritage Site.
Ada Tour Guide Yang Menjelaskan Astronomy
Keren Juga Bisa Belajar Astronomy Singkat

Bangunan Observatory antik ini dibangun oleh Maharaja Jai Singh II dari Jaipur dan selesai dibangun dan beroperasi tahun 1724 sampai 1735. Ada 19 monumen didalam masing masing taman Jantar Mantar. Nama masing masing monumen tersebut diantaranya Samrat Yantra, Jai Prakash, Ram Yantra, Niyati Cakra dan lain lain. Setiap monumen punya bentuk yang berbeda dan digunakan untuk berbagai macam perhitungan astronomy.

Tempatnya Cukup Luas Cocok Buat
Photo Photoan

Jelas sekali tujuan dibangunnya monumen monumen unik ini untuk tujuan ilmiah jaman itu. Diantaranya untuk menentukan pergerakan bulan, matahari dan planet planet karena terlihat dari banyaknya tabel tabel astronomy yang tertempel di dinding. Ada juga garis melintang, membujur menggambarkan coordinate system, horizon-zenith local system, equatorial system, ecliptic system dan entah apa lagi. Saya sudah lupa istilah istilah geografi  yang pernah saya pelajari saat  SMP/SMA dulu.

Namanya Jai Prakash Yantra – Ada Dua Buah
Perlu Tour Guide Untuk Bisa
Membaca Kode Kode Astronomy Rumit Seperti Ini
Nggak perlu saya jelaskan bagaimana cara membaca bayangan sinar matahari di masing masing Yantra yang ada di Jantar Mantar Jaipur melalui blog ini. Saya hanya ingat 5 menit saja saat Tour Guide Jantar Mantar mendampingi dan menjelaskan secara detail saat itu saja. Hari berikutnya sudah lupa, langsung ‘blank’ semua tanpa sisa sedikitpun di kepala. Selamat menikmati photo photo dibawah ini saja.
Ramalan Pergerakan Bumi, Matahari Dan Planet
Kuno Seperti Ini Katanya Masih Dipakai Sampai Sekarang
Catatan : Sebagai orang Jawa sebenarnya saya juga mengagumi warisan leluhur yang bernama Primbon.  Nggak perlu repot repot membangun monumen seperti orang India, tapi cukup baca buku ‘Primbon Betaljemur Adammakna‘, maka siapapun saat ini bisa meramal ‘hari baik’, ‘bulan penuh rejeki’, ‘menentukan kapan tanggal pernikahan’, ‘bulan apa harus panen’, ‘hari naas’ dll. Harusnya Primbon juga termasuk warisan leluhur yang dilindungi oleh UNESCO.
Tour Guide Jantar Mantar Jalannya
Cepat Sekali Huhhhh
Wajan Martabak Besar Ini Juga Untuk Astronomi
Ada Kode Kode Rumus Yang Rumit
Parabola Kuno Ini Juga Banyak Kode Kode
Rumus Yang Sulit Saya Mengerti
Keren, Ada Pahatan Tentang Sudut, Azimuth,
Longitude, Latitude dll.
Nama Nama Bintang Aries, Taurus, Capricorn dll
Ternyata Sudah Terpahat Sejak Jaman Baheula
Saya Kira Astronomi Termasuk Ilmu Baru
Dinding Yang Melingkari Jantar Mantar Jaipur
Sangat Tebal Dan Megah
Nah Gimana Cara Menginterpretasikan
Bingung Kan ?
Ini Namanya Vrihat Samrat Yantra
Bayangan Yang Jatuh Di Dinding Melengkung
Mempunya Arti Yang Saya Nggak Tahu Sama Sekali
Photo Sesuai Nama Bintang Gemini, Leo, Cancer Dll
Lalu Pertanyaan Saya Siapa Yang Pertama Kali
Memberi Nama Bintang Bintang Di Langit

 

Muscat International Airport Selayang Pandang

Duty Free Muscat International Airport
Muscat International Airport adalah bandara utama Kerajaan Oman. Baru beroperasi tahun 1973 dengan nama Seeb International Airport menggantikan bandara lama yang jauh lebih kecil di Bayt Al Falaj. Baru mulai tahun 2008 namanya diubah menjadi Muscat International Airport. Jarak bandara ini ke pusat kota Muscat sekitar 32 Km saja.
Kelihatan Ramai Tapi Sebenarnya Mereka Adalah
Penumpang Yang Nggak Kebagian Tempat Duduk
Kalau bicara tentang Oman, bayangan anda tentang bandara utamanya tentu beranggapan ‘sangat besar sekali, megah dan canggih‘. Oman gitu lho, negara kaya minyak, penduduknya makmur dan maju. Nah, kata kata ‘mbelgedes‘ seperti ini entah siapa yang mengucapkan dan menyebarkannya di tanah air. Setiap saya pulang ke Indonesia, siapapun yang saya jumpai selalu menganggap bandara Muscat, Oman lebih hebat, besar, modern dan tidak ada pesawat yang delay dibanding dengan bandara di tanah air..
Wifi Gratis 1 jam, Tapi Harus Dicatat Dulu
Nomor Passport Dan Bukti Tiket
Malah sering saya mendengar dan membaca berita tentang berbagai macam keluhan tentang bandara bandara di Indonesia. Mulai barang bawaan dikenai pajak, pemeriksaan bagasi tidak profesional, barang didalam koper hilang dan semacamnya.
‘Kapan bandara bandara di Indonesia bisa maju seperti diluar negeri ?’.
‘Luar negeri mana mas ?’,
Pokoknya semua bandara di luar negeri !!!’.
Ngantri WIFI Gratis

 

Setelah saya telusuri dari berbagai sumber, ternyata jumlah penumpang Muscat International Airport tahun 2016 hanya 12,031,496 saja. Nggak ada apa apanya bila dibanding dengan Bandara Juanda Surabaya yang bisa mencapai 19,483,844 penumpang untuk tahun yang sama. Apalagi dibanding dengan bandara Ngurah Rai atau Soetta, bisa ‘bablas angine’.

 

Tempat Duduk Nunggu Boarding Di Lantai Bawah
Sempit, Berdesak Desakan Dan Bau Keringat Pula

Kalau anda bertanya, gedung terminalnya besar mana dengan bandara Juanda ?, Halaah, mau cari tempat duduk saja susahnya bukan main. Semua penumpang yang menunggu boarding mondar mandir kesana kemari keluar masuk Duty Free dan putar putar cari tiang buat sandaran karena nggak bisa duduk. Dimana mana penuh sesak kayak cendol.

Kalau Kemruyuk Kempel Seperti Ini
Enakan Mana Berdiri Jalan Jalan Atau Duduk

 

Yang paling unik adalah fasilitas WIFI di bandara ini. Untuk bisa mendapatkan fasilitas WIFI gratis harus ngantri panjang dan harus bisa menunjukkan tiket boarding pesawat. Nggak cuma itu saja, passport juga diminta untuk dicatat. Heran saya, untuk apa harus menunjukkan boarding ticket, bukannya semua orang yang sudah masuk di area boarding dan duty free semuanya pasti punya tiket boarding masuk ke pesawat.
Pengumuman
Pesawat Delay 30 Menit Penumpang Harap Sabar

 

Lebih menarik lagi, kalau ada pengumuman pesawat terlambat, semua penumpang secara serentak langsung berdiri, kusak kusuk cari tahu ke sebelah sebelahnya. Ada juga yang langsung bertanya ke petugas yang sedang berdiri mempersiapkan sesuatu didepan pintu boarding. Yang lain juga nggak mau kalah, langsung bertanya ke petugas yang sedang enak enak lenggang kangkung lewat. Heran saya, ini penumpang dari mana kok pada nggak percaya pengumuman yang barusan terdengar.  Atau barangkali nggak tahu artinya, padahal pengumuman diucapkan dengan bahasa Arab, Inggris, Hindi dan entah bahasa apa lagi.
Dimana Mana Orang Berdiri Cari Sandaran
Baca Juga :

 

Nairobi Selayang Pandang

Kota Nairobi Sore Hari
Nggak Ada Bedanya Dengan Jakarta
Dalam bayangan saya, negara negara di Afrika itu miskin, kere dan menakutkan. Tiap hari yang saya baca dan lihat di koran maupun TV di Indonesia selalu saja hal hal yang buruk tentang kelaparan dan kejadian kejadian kriminal. Perkosaan, penyakit menular Ebola, AID, Flu Burung, ledakan bom oleh teroris jaringan Al Qaeda – Al Shabab dan semacamnya. Tapi, bayangan saya tersebut lenyap seketika saat saya menjejakkan kaki pertama kali di Nairobi, Kenya.  Kota ini ternyata kota Metropolitan yang sangat besar seperti Jakarta dengan permasalahan yang hampir sama.
Mobil Mobil Yang Lewat Bagus Bagus
Jadi Yang Bilang Negara Miskin Itu Siapa
Hiburan malam casino, night club, discotheque juga banyak. Tata kotanya mirip London, Edinburg, Portsmouth dan kota kota lain di Inggris. Nama nama wilayah / district juga sangat Inggris sekali. Sangat wajar karena memang sebenarnya Kenya adalah bekas jajahan Inggris. Contohnya adalah Westland, Parkland, Lavington, High Ridge dll. Nama penduduknya juga perpaduan nama Inggris dan lokal. Contohnya Raymond Kibera, Johny Langata, Daniel Arap Moi dll.

Macetnya Jauh Lebih Parah Dari Jakarta
Tapi Sopirnya Nggak Ada Yang Berani Lewat Jalur Pedestrian

Soal kemacetan di jalan raya bisa saya katakan Nairobi jauh lebih parah dibanding Jakarta. Sangat macet sekali karena saat ini Nairobi belum memiliki jalan layang, bus way dan jalur KRL. Jam jam sibuk dan macet juga sama dengan Jakarta, yaitu pagi dan sore. Mobil pribadi dan bus angkutan umum semua berjubel di jalanan kota. Naik mobil pribadi dengan jarak beberapa km saja bisa ditempuh dalam waktu 3 jam atau lebih saat jam sibuk. Tapi jangan dilihat macetnya saja, perhatikan juga mobil mobil yang terjebak kemacetan. Semua mobil bagus bagus keluaran tahun terakhir.  Jadi siapa yang bilang Kenya negeri Kere ???

Pemandangan Kota Nairobi

Namanya saja kota besar Metropolitan dan ibukota negara, penduduk dari daerah juga banyak yang datang mengadu nasib ke ibukota negara Nairobi. Akibatnya, benar benar mirip dengan Jakarta. Ada pendatang yang kurang beruntung dan tinggal di bedeng bedeng kumuh dipinggiran kota dan ada juga yang bikin bedeng di bantaran sungai (Athi River). Tetapi ada juga yang sukses tinggalnya di perumahan mewah, Apartment mewah dll. Hotel hotel bintang 5 juga banyak di Nairobi termasuk Hotel Kempinski, Bank international semacam Citibank juga ada dan ini menandakan aktifitas ekonomi dan bisnis di Nairobi sangat positif.

Ojek Motor Di Kenya Namanya Boda Boda

 

Pedagang asongan yang menjual air mineral di perempatan jalan juga ada. Apalagi kalau jalanan sedang macet. banyak pedagang asongan terlihat berjajar jajar ditengah kemacetan menjajakan berbagai macam dagangan, mulai jual mainan anak, sampai makanan. Tidak ada bedanya dengan pedagang asongan di jalan jalan kota Jakarta. Bedanya, pedagang asongan di Kenya kulitnya berwarna hitam sejak lahir sedangkan di Jakarta karena tiap hari kepanasan.
Kota Nairobi Cukup Hijau Dan Bersih
Kalau anda membuka wikipedia, secara umum nggak ada bedanya antara Nairobi dan Jakarta. Baik dari luas areanya, kepadatan penduduknya maupun tingkat kriminalitasnya. Cuma, entah kenapa kalau kita membaca berita dan melihat TV di Indonesia sepertinya Kenya dan negara Afrika lain itu lebih menyeramkan. Padahal tidak sama sekali, semua sama saja dengan kota Jakarta.
Pusat Kotanya Macet Parah
Pagi Hari Dan Sore Hari Macetnya Jauh Lebih Parah Dari Jakarta
Sore Hari Pulang Kerja Macet Semua Jalan Menuju
Perumahan Di Pinggiran Kota
Sepeda Motor Tidak Sebanyak Jakarta
Jalan Menuju Pusat Perbelanjaan

 

Jamo Kenyata Airport Selayang Pandang

Gerbang Masuk Jamo Kenyatta Airport
Percayalah, Semua Kota Ada Bedanya‘. Nah, kali ini tentang kota Nairobi Kenya, khususnya Bandara International Jamo Kenyatta. Jangan sekali kali punya pikiran bahwa Kenya adalah negara miskin. Pemikiran seperti itu salah besar kalau anda menyaksikan bandara kota Nairobi.  Bandaranya besar sekali, setara dengan Bandara Soetta Cengkareng. Nama bandara juga diambil dari nama presiden pertama Kenya. Penamaan terminalnya juga sama misal Terminal 1A, 1B, 1C, 1D dan seterusnya. Suasana memasuki area terminal, bentuk terminal, pemandangannya juga mirip dengan Bandara Soetta Cengkareng.
Semua Penumpang Harus Turun Dulu Pemeriksaan
Yang menarik, pemeriksaan keamanannya sangat ketat sekali. Bukan pemeriksaan didalam bandara saat check in, tetapi pemeriksaan di pintu gerbang memasuki area bandara. Bayangkan, pintu gerbang pemeriksaanya kira kira jaraknya masih 5 – 10 Km dari gedung terminal. Kalau di bandara Soekarno Hatta Cengkareng, kira kira lokasi pintu gerbang tempat pemeriksaan di sekitar Hotel Sheraton Bandara atau malah lebih jauh lagi. Teroris pasti akan berpikir 1000 Kali kalau ingin meledakkan bandara International Jamo Kenyatta ini. Harus bawa bom nuklir, karena hanya bom nuklir segeda ‘Gaban’ saja yang radius ledakannya bisa lebih dari 5 Km.
Contoh Radius Bom Nuklir Cuma 5.6 Km
Teroris Pasti Kesulitan Bawa Bom Ke Terminal

 

Awalnya saya sangat terkejut ketika disuruh turun oleh sopir Taxi dari Hotel yang mengantar saya ke airport. Ngapain harus turun, terminal bandara saja belum kelihatan ?. Untungnya si sopir ngerti bahwa kita orang asing yang baru pertama kali masuk ke bandara internasional Jamo Kenyatta ini. Di jelasin cukup detail, nanti jangan photo photoan di gate, banyak tentara bersenjata yang akan memeriksa penumpang satu persatu. Masuk saja ke dalam gedung untuk diperiksa.
Tertawa Ngakak, Baru Kali Ini Pemeriksaan Bandara
Dilakukan Di Luar Kota

 

Susah sekali saya merubah ekspresi wajah seketika saat itu. Ngakak tiada henti saat baru turun dari Taxi tetapi seketika harus pura pura serius didepan tentara bersenjata yang mengawasi pemeriksaan dengan wajah sangar. Lumayan pegel tapi cukup menggembirakan dan menghibur. Saya harus berjalan kaki kira kira 100 meter dari tempat diturunkan menuju gedung pemeriksaan. Dan masih harus jalan kaki lagi sekitar 100 meter menuju tempat parkir dimana Taxi menunggu. Baru kali ini saya menyaksikan bandara internasional dengan pemeriksaan ketat jauh di luar kota.
Tentara Masih Belum Kelihatan
Jadi Masih Bisa Tertawa
Masuk Gedung Pemeriksaan Satu Per Satu
Wajah Harus Serius Didepan Tentara

 

Masih 5 Km Menuju Terminal Keberangkatan

 

Pemandangan Selepas Gerbang Pemeriksaan
Gedung Tempat Parkir Dan Perkantoran
Perkantoran Cargo Menjelang Terminal
Keberangkatan Dan Kedatangan
Pemandangan Perkantoran Menjelang Terminal
Nah, Akhirnya Masuk Ke Terminal Keberangkatan
Suasananya Mirip Dengan Bandara Soetta Cengkareng
Terminalnya Melingkar Seperti Bandara Soetta