Likoni Ferry Mombasa Kenya

Padat Karena Berdesak 
Desakan Dengan Pejalan Kaki, Kambing Dan Sapi

 

Mombasa adalah kota pelabuhan. Sebagai kota terbesar kedua di Kenya, sudah tentu aktifitas ekonominya sangat tinggi sekali. Mayoritas penduduknya beragama Islam, padahal kalau dilihat seluruh Kenya, yang dominan adalah Kristen 83 %. Penduduk Islam yang cuma 11.2 % penyebarannya memang hanya di Coastal Region saja.

Menuju Pasar Di Seberang
Mahal Dan Repot Kalau Belanja Naik Motor
Pulang Pergi Bisa Habis 80 Shilling Kalau Naik Motor.

Tradisi dan budaya penduduk Mombasa benar benar berbeda dengan muslim dari negara lain, khususnya Arab. Orang Mombasa senang nyanyi dan joget joget. Baca : Bling Bling Karaoke Di Matatu Kenya. Lihat juga hingar bingar Night Live Mombasa melalui Youtube. Musik dan tarian tradisional asli Mombasa adalah Taarab (musiknya agak ke Arab Araban pakai alat musik Bouzuq (Guitar Arab) dan Bendir (Rebana Arab), Bango, Benga atau Bongo, Ohangla dan Chakacha (musik cepat dengan goyang bokong yang cukup syur) dll. Klik linknya atau lihat saja sendiri di Youtube keempat jenis musik dan tariannya diatas. Nilai sendiri, Erotis nggak cara berpakaian, goyangan dan tari perutnya ?

Penuh Sesak Bus, Truk, Jeep, Sedan,
Pejalan Kaki Dan Ternak Sapi, Kambing, dll

 

Nama pelabuhan besarnya Kilindini Harbour. Satu satunya pelabuhan laut dalam (Indian Ocean) di Afrika Timur yang sangat sibuk karena melayani juga export/import ke negara tetangga yang tidak punya laut dan pelabuhan seperti Rwanda, Uganda, Burundi, South Sudan  dan negara lain. Kehidupan di sekitar pelabuhan mirip Tanjung Priok atau pelabuhan pelabuhan di tanah air. Banyak cafe, diskotik, casino panti pijat dan rumah rumah illegal, butut dan reot para buruh kasar.

 

Penuh Penumpang Jalan Kaki
Mobil, Sepeda Motor, Sepeda Semua Ditinggal Di Mombasa

Tidak jauh dari Kilindini Harbour yang megah dengan kapal kapal kontainer raksasa ada pelabuhan lain yang tidak kalah ramai dan heboh. Namanya Likoni Port, merupakan dermaga penyeberangan Ferry yang menghubungkan Mombasa daratan dengan wilayah lain di pantai selatan (Likoni, Kwale, Mtongwe dll). Tidak ada jembatan sama sekali karena terlalu mahal untuk membangun jembatan dengan bentangan sekitar 500 meter, apalagi lautnya sangat dalam pula. Ada sekitar 6 – 8 Ferry yang beroperasi setiap harinya dan semua dioperasikan oleh KFS (Kenya Ferry Services).

Menunggu Ferry Berlabuh
Pemandu Sapi Dan Kambing Siap Menerima Order
Menyeberangkan Ternak Anda

Yang unik adalah tingkah laku penumpangnya. Pejalan kaki dari Kilindini/Mombasa gratis mondar mandir naik Ferry menuju pasar tradisional Likoni di seberang yang sangat ramai sekali. Hampir semua buruh Kilindini Harbour dan penduduk Mombasa sering mondar mandir belanja di pasar Likoni ini. Pedagang/peternak juga menjual ternaknya di Pasar Likoni. Mereka berbondong bondong jalan kaki , kendaraan ditinggal karena naik Ferry jalan kaki gratis. Ngirit habis.

 

Dilarang Mengambil Photo Di pelabuhan Dan Ferry

Taripnya jelas terpampang dan aturannya nggak boleh ditawar. Tapi di pelabuhan Ferry ini tidak boleh jeprat jepret photo atau selfie. Artinya, duit kemungkinan masuk kantong pribadi petugas pelabuhan dan tidak disetor ke negara. Kalau ketahuan mengambil photo akibatnya bisa gawat petugasnya serem serem dan galak.

 

  • Jalan Kaki : Gratis
  • Roda Dua : 40 Shillings
  • Roda Empat : 90 Shillings
  • Mini Bus : 450 Shillings
  • Bus : 880 shillings
  • Truk / Angkutan Barang : Tidak terbaca – katanya dinilai dulu muatannya apa dan berapa nilai muatannya.
Sapi Dan Kambing Diturunkan Dari Truk Dan Disuruh
Nyeberang Sendiri Ke Likoni – Gratis
Tapi penduduk, peternak sapi atau pedagang kambing sepertinya nggak kalah akal. Daripada bawa truk ngangkut kambing harus bayar mahal dan duitnya masuk kantong pribadi petugas, maka si kambing diturunkan dari truknya dan jalan kaki sendiri naik Ferry nyeberang ke Likoni. Banyak sekali penyedia jasa penyeberangan Kambing dan Sapi di pelabuhan ini. Entah bayar berapa shilling, yang jelas si kambing langsung digiring sampaii ke seberang. Kalau si kambing ngambek nggak mau jalan, langsung di gendong. Inilah yang namanya layanan Ferry VVIP atau Executive Class buat kambing.
Mobil Bayar 90 Shillings
Semua Gerobak Roda Dua Karena Bayar Cuma 40 Shillings
Rodanya Empat Bayar 90 Shilling Plus Muatannya
Orang Dan Kambing Gratis, Kalau Kambing Dinaikkan 
Truk Harus Bayar Sesuai Jumlah Kambing
Penyedia Jasa Menyeberangkan Kambing
Dijamin Kambing Selamat Sampai Tujuan
Pinter, Kambing Kambing Diturunkan Dari Truk
Lalu Digiring Naik Ferry Pakai Jasa Orang
Kambing Executive, Naik Ferry Gratis
Tapi Minta Digendong
Executive Class Likoni Ferry
Kambing Digendong Sampai Ke Seberang

 

Ngrasain Jadi Bule Di Kenya

Anak Anak Sekolah Di Nairobi, Kenya
Cukup Saya Sapa ‘Sudah Makan ?’, Langsung Ngajak Photo

Seringkali kita menyaksikan dan ikut tertawa kalau ada turis asing grotal gratul mengucapkan salam atau kalimat dalam bahasa Indonesia. Semakin tersengal sengal mengucapkan kosakata Indonesia semakin banyak yang mengerubutinya. Kesannya aneh dan lucu. Apalagi, kalau turisnya bule, pasti ada yang ngajak selfie photo bersama. Sebenarnya para turis itu heran juga kalau sedang enak enak wisata tiba tiba diajak photo bersama. Dan sebenarnya sangat wajar juga para turis itu mempelajari beberapa kosakata bahasa Indonesia karena tahu sebagian besar penduduk Indonesia tidak menguasai bahasa asing sama sekali.

Turis Bule Kalau ke Indonesia Sering Bengong
Karena Selalu Diajak Photo Bersama

 

Sayapun juga demikian. Saat saya berkunjung ke Kenya, saya hapalkan terlebih dulu beberapa kosakata bahasa Swahili. Tetapi saya keliru, ternyata penduduk Kenya sehari hari berbahasa Inggris. Kenya punya dua Bahasa Nasional yaitu bahasa Inggris dan Swahili. Saat saya menyapa mereka dengan bahasa Swahili, terlihat semua orang tiba tiba begitu ‘sumringah‘ mendekat dan sedikit kaget melihat ada ‘Turis Pesek’ mengajak berbicara dalam bahasanya.  Ada yang langsung tertawa lalu ngajak selfi. Sayapun nggak mau ketinggalan, langsung saya keluarkan iphone dan saya ajak selfie juga mereka.
Anak Anakpun Suka Turis Pesek Dari Indonesia
Jambo, Habari ? Natoka Indonesia

Yang saya hapal sebenarnya nggak banyak tapi cukup membuat ‘hidup’ suasana.

  • Jambo – artinya Hi/Halo
  • Habari ? – artinya Apa Kabar
  • Natoka Indonesia – arinya Saya Dari Indonesia
  • Asante – artinya Terima Kasih
  • Karibu – artinya Selamat Datang
  • Kwaheri – artinya Selamat Tinggal
  • Ndiyo – artinya Ya
  • Hapana – artinya Tidak
  • Jina Lako Nani ? – artinya Siapa Namamu ?
  • Ushakula ? – artinya Sudah Makan ?
  • Nina Njaa – artinya Saya Lapar
  • Nina Kiu – artinya Saya Haus
Anak Anak Sekolah Kenya

 

Lebih heboh lagi saat saya bertemu dengan anak anak sekolah. Salah satu saya tanya namanya, ‘Jina Lako Nani ?‘, dan salah satu anak menyebut namanya Njagua Ndese tapi minta dipanggil Jaguar. Sangar sekali panggilannya Jaguar.
‘Hah…. Jaguar ? ‘, pura pura kaget saya.
‘No..no… you are mbuzi’, langsung ngakak semua teman temannya. 

Eh, Disuruh Bergaya Mau
Keren Gayanya

Baru kemarin sore saya makan Nyama Choma, semacam Sate Kambing ala Afrika di pusat kota Nairobi. Ada tulisan Mbuzi di warung tersebut. Jadi cuma kata Mbuzi itu saja yang saya ingat dan terucap. Sampai saya berpisah dengan anak anak tersebut, masih terdengar suara ngakak senda gurau mereka. Si Jaguar mulai hari ini dipanggil Mbuzi oleh kawan kawannya. Mbuzi itu artinya Kambing.

Anak Sekolah Di Nairobi Wajahnya Diclontang Clonteng

 

Jambo Jaguar, eh Mbuzi
Ushakula ? Artinya Sudah Makan ?

 

Bu Guru Baru
Ngajari Lagu Anak Anak Indonesia, Ternyata Bisa

 

Gede gede, Ternyata Masih SMP
Ceweknya Gundul Semua

 

Akrab Bersama Guru Dan Anak Anak
Angkat Tangannya Semua
Selfie Dulu Ya

 

Jambo, Salam Buat Anak Anak Indonesia

 

Horeee  Jadi Bule Di Kenya

 

Orang Kenya Ternyata Mudah
Diajak Akrab Dan Bersahabat
Horeeee Pulang
Baca :

Bling Bling Matatu Kenya

Namanya Matatu Di Kenya
Serbaguna Bisa Buat Nonton Sepak Bola Bersama

 

Mungkin anda masih ingat percakapan atau lagu dalam film kartun Lion King. Ada lagu dan juga kalimat yang paling sering diucapkan dalam film tersebut yaitu Hakuna Matata. Ini bahasa Swahili Kenya yang berarti ‘Nggak Jadi Masalah‘ atau ‘No Problem‘. Sebuah kalimat yang juga sehari hari saya dengar diucapkan oleh penduduk Kenya. Kesannya orang Kenya itu suka ‘menggampangkan’ semua masalah. Dikit dikit mengucapkan ‘Hakuna Matata…… Hakuna Matata‘ dimanapun juga.
Kepalanya Truk Tapi Ekornya Full Karaoke
Kalau tiba tiba ada Angkot nyelonong, ugal ugalan atau berhenti mendadak, yang sering saya dengar ‘Huhh Matatu Matata !’. Nah ini artinya Matatu Bermasalah. Matatu itu adalah nama angkutan umum warna warni, full music dan gemerlap penuh lampu di Nairobi dan kota kota lain di Kenya. Matatu adalah angkot swasta. Angkot yang normal tanpa hiasan warna warni dan accesories heboh milik pemerintah namanya SACCO. Kalau di Indonesia SACCO itu kira kira sama dengan DAMRI.
Selebritis Top Kenya Namanya Maje
Matatu ada yang berukuran kecil, sedang dan besar. Kira kira seukuran Mitsubishi Colt, Toyota Hi Ace, Metromini atau bahkan truk yang dimodifikasi menjadi angkutan umum. Dibandingkan dengan Bus Kota/Antar Kota SACCO yang normal tanpa gambar, lampu, sound system dan accesories heboh, Matatu ini terlihat lebih agresif mencari penumpang. Kondektur / Keneknya terlihat selalu bergelantungan di pintu sambil teriak teriak mencari penumpang.
Semakin Hebring Semakin Tertarik Penumpang
Untuk Mencoba Naik
Tampilan Matatu terlihat sangat atraktif sekali. Dari luar seluruh body bus/truk digambari tokoh atau selebrities terkenal. Mulai Bob Marley, Ronaldo, sampai Spiderman. Ada juga gambar  artis artis lokal yang kira kira paling cantik dan semlohe di Kenya. Tulisan tulisan graffity warna warni dalam bahasa Swahili juga ada. Mungkin artinya,  ‘Kunanti Jandamu‘, ‘Piye Kabare, Enak Jamanku To‘ dll

 

Musiknya Kencang
Penumpang Boleh Joget Di Trotoar
Yang membuat saya tertarik untuk menuliskan dalam blog ini adalah suara musiknya yang hingar bingar sangat keras sekali. Bisa budeg kalau naik Matatu kira kira 2 jam saja keluar kota. Kalau malam hari, lampu warna warni dinyalakan semua menambah hebring angkutan umum khas Nairobi dan kota kota besar di Kenya ini.
Ada TV Lebar Bisa Buat Nonton Sepak Bola Bersama
Saya sempat heran juga, Matatu ini kalau malam hari banyak yang berubah fungsi menjadi tempat Karaoke, Nonton Sepak Bola Bersama, Cafe Tempat Ngopi dan berbagai macam hiburan malam. Keren kan, disaat penumpang sepi, langsung diubah fungsikan jadi tempat hiburan malam. Saya perhatikan isi interiornya, ternyata ada TV Layar Lebar dengan sound system canggih didalamnya. Dan terlihat ada beberapa gadis pakai rok mini sedang berKaraoke. Asyikkkkk ……, silahkan sruput dulu welcome drink khas Kenya Cap Keringet  seperti gambar dibawah ini, Suegerrrrr ….
Air Mineral Terkenal Di Nairobi Kenya
Suegerrrrr Pol
Penampakan Malam Hari
Cerdas, Daripada Nggak Ada Penumpang Lebih Baik Buat
Karaoke
Hati Hati Kalau Naik Matatu Malam Hari
Banyak Kasus Kriminal Bermula Dari Matatu
Setiap Tahun Ada Lomba Design Matatu
Berhadiah Besar
Siang Hari Cari Penumpang Ugal Ugalan
Saling Salip Menyalip Berebut Penumpang
Akhirnya Terperosok Masuk Ke Parit
Ada Matatu Yang Melayani Antar Kota
Bersaing Dengan SACCO
Putar Balik Di Jalanan Sempit
Hakuna Matata (No Problem)
Ngetem Cari Penumpang
Pokoknya berhenti Dimanapun Juga Hakuna Matata

Diani Beach Mombasa Kenya

Onta Di Diani Beach, Kwale
Buat Hiburan Turis Bisa Jalan Jalan Sepanjang Pantai

 

Seperti warga Kuwait yang lain, saat musim panas sebagian besar penduduknya ‘ngadem’ bepergian ke negara lain. Panas sekali, temperatur udara diluar sekitar 50 Deg Celcius. Sayapun ikutan ‘ngadem’ juga dan kebetulan ada libur panjang Idul Fitri. Tujuan saya kali ini ke Mombasa, Kenya.  Negara terdekat yang proses visanya tidak ribet sama sekali, cukup apply online eVisa Kenya. Klik klik klik langsung jadi dan berangkat.
Pagi Hari Air Surut
Terlihat Bendungan Alam Sandbars Yang Menahan Ombak
Indian Ocean
Saya cukup terkejut saat pertama kali menjejakkan kaki di Mombasa International Airport, ternyata alamnya hijau, musim hujan saat bulan Juni – September dan udaranya sangat sejuk dengan temperatur udara sekitar 21 – 25 Deg Celcius. Wow…… saya kira padang rumput bergurun dengan semak semak pohon kecil seperti yang sering saya lihat di acara TV Animal Planet, ternyata dikejauhan terlihat banyak bukit dan gunung juga. Baru ingat saya, gunung tinggi terkenal Kilimanjaro letaknya di perbatasan Tanzania-Kenya, hanya 279 Km dari Mombasa.
Kantor Pemasaran Wisata Deep Fishing
Banana Boat, Snorkeling, Glass Boat dan Ski Diving
Ada banyak sekali pantai yang menjadi andalan pariwisata Kenya, Diani Beach, Nyali Beach, Bamburi Beach dan lain lain. Saya pilih Diani Beach karena namanya rada rada Indonesia gitu. Kayaknya kenal banget saya dengan nama Diani ini, apalagi mas Ardi, bayangannya si Diani ini cewek, cantik, semlohe teman SMAnya dulu. Klop sudah, kita menginap di Diani Reef Hotel. Keren, teman SMA mas Ardi sukses punya beach, resort dan hotel di Mombasa, Kenya.
Hijau Dan Hujan Sepanjang Malam
Lokasi pantai Diani ini sekitar 30 Km  kearah selatan dari Mombasa, tepatnya masuk wilayah Kwale County. Dari Mombasa melewati Lunga Lunga Road, sebuah jalan sepanjang pantai kalau diikuti terus sekitar 250 Km akan nyampai perbatasan Tanzania.  Ada Sungai Kongo dan Sungai Mwachema yang mengalir menuju Diani Beach membentuk sandbars dan menghalangi ombak besar dari Indian Ocean.
Pantai Putih Diani Beach
Seluruh pantai sepanjang Diani Beach dikuasai hotel hotel besar. Yah, biarin saja yang penting pasirnya putih dan pemandangan bagus dengan pohon pohon kelapa, pohon baobab dan akasia disepanjang pantai dan jalan. Turis asing dan turis lokal cukup banyak, perkiraan saya tingkat hunian hotel sekitar 50 % saat low season bulan Juni ini.
Jalan Setapak Sepanjang Pantai

 

Hiburan yang ada cukup banyak seperti deep sea fishing, jet ski, ski diving, snorkeling, glass boat, banana boat, melihat ikan lumba lumba (dolphin) di laut lepas, discotheque dan lain lain. Binatang yang berkeliaran disekitar pantai dan hotel adalah Monyet dan ada juga Onta yang dituntun untuk hiburan turis. Slametttt, slamettt slamettttt!!!, nggak ada atau nggak ketemu Singa, Macan Tutul, Badak dan Gajah yang berkeliaran di Diani Beach meskipun pantai ini dekat sekali dengan Shimba Hills Conservation Area.
Pemandangan Pantai Dan Kolam Renang
Dari Kamar Diani Reef Hotel
Angin Yang Berhembus  Sejuk
Bikin Ngantuk
Shark Fin Cafe Diani Reef Hotel
Ombak Cukup Besar Sore Hari
Mencoba Snack Dan Minuman Hangat Gratis
Mulai Jam 16:00 – 17:00
Kalau Ombak Cukup Besar
Ganggang Dan Rumput Laut Mengotori Pantai

 

Addis Ababa International Airport Selayang Pandang

Airport Ramai Dan Sibuk Merupakan Hub
Ethiopian Airlines
Apa yang ada dalam pikiran anda kalau saya menyebut nama negara di Afrika, Ethiopia ?, Pasti yang ada dalam pikiran anda adalah Kemiskinan, Kelaparan, AIDS dan berbagai jenis penyakit menular, warna kulit hitam dan lain sebagainya. Pemikiran seperti ini salah kaprah kalau anda datang dan melihat sendiri Addis Ababa Bole International Airport.  Rusak semua gambaran buruk tersebut karena sekilas pandang saja siapapun akan merasa seperti di negara China.
Toko Obat China
Ternyata Ada Obat China Bikin Tidur Pulas
Bandara Internasional ini sangat ramai sekali dan merupakan Hub Ethiopian Airlines ke segala penjuru dunia, khususnya seluruh kota di negara negara Afrika. Bayangkan, negara yang anda anggap ‘Kere‘ tersebut pesawatnya ternyata sangat banyak dan menguasai Afrika. Lokasi bandara ini di Bole Area sekitar 6 Km dari pusat kota Addis Abeba. Dulunya bernama Halie Selassie Airport. Selain sebagai Hub pesawat Ethiopian Airlines, bandara ini juga dipakai sebagai sekolah penerbangan Ethiopian Aviation Academy. Bisa kebayang nggak, generasi muda Ethiopia yang anda anggap masih kelaparan tersebut kedepannya seperti apa.
Duty Free
Isinya Barang Barang Dari China
Siapa yang bisa membalik kemiskinan dan kelaparan tersebut menjadi masa depan yang terang benderang ?. Jawabnya adalah keberanian pemerintah dan investor investor dari China. Pada saat IMF, World Bank dan negara negara kaya Eropa dan Amerika begitu pelit menyalurkan investasinya dengan mengajukan syarat syarat yang sulit dan mustahik, Investor China dengan penuh resiko tinggi mengambil alih semua investasi di negara negara Afrika,
Counter Di Airport Perusahaan China
Pegawainya Asli Ethiopian Tapi Sudah Pandai Bahasa Mandarin
Itulah yang saat ini terlihat jelas di Bandara International Addis Abeba Bole International Airport. Mulai Restaurant, Duty Free Airport sampai Toko Obat apalagi barang barang yang beredar diseluruh penjuru Afrika, khususnya Ethiopia dan bandara ini semuanya ‘Made In China’. Tidak terasa sedikitpun anda sedang berada di benua Afrika saat tiba di bandara ini, isinya China mulu dan turis turis bule yang transit menuju negara lain.
Restaurant China Tapi Menunya
Masakan China Dan Lokal
Apalagi saat ini bandara international ini sedang diperluas. Pengerjaan konstruksinya juga dilakukan oleh kontraktor dari China. Lengkap sudah ‘Chinaisasi’ negara negara Afrika, mulai mandor, pekerja konstruksi, Pilot Pelatih Ethiopia Aviation Academy, chef restaurant, penjual obat dan store manager semuanya hasil investasi yang berkelanjutan dari China.  Penduduk yang dulunya disepelekan karena kemiskinannya berangsur angsur terangkat derajatnya.
Tokonya China Tapi Karyawannya
Ethiopian

 

Bagaimana saudara saudara, masihkah anda ‘Jalan Ditempat’ ?. Si Kere Ethiopian ternyata cara berpikirnya jauh lebih maju daripada anda semua yang setiap hari teriak masalah Suku, Bela Agama, Presiden Komunis, Joh Koh Wie keturunan China dll. Ethiopian sudah bukan bangsa Kere lagi dan anda semua masih berusaha mempertahankan Ke’Kere’an anda. Maju terus Indonesiaku !!!.
Banyak Sekali Restaurant China Di
Addis Ababa International Airport
Toko Cendera Mata Ethiopian
Meskipun Souvenirnya Khas Afrika Tapi Made In China
Airport Duty Free Dengan Dekorasi China
Nggak Terasa Sedang Di Ethiopia
Counter Informasi Ethiopian Air
Dekorasinya China
Berbagai Macam Jamu China
Pekerjaan Konstruksi Pelebaran Bandara
Investornya Juga China
Andalan Export Ethiopia
Tepung Terigu – Investornya Juga China

 

eVisa, Wisata Keluar Negeri Dengan Jari

EVisa Kenya, Hanya 3 Langkah
Isi, Bayar, Jadi
Hari gini, dijaman mbah Google, internet dan komunikasi serba cepat, pingin jalan jalan keluar negeri jadi semakin mudah saja. Udah nggak musim ngurus Visa Turis harus  datang ke embassy bawa berbagai macam dokumen segebok atau nunjuk nunjukin buku tabungan. Dibawah ini beberapa negara yang sudah menerapkan eVisa Online. Cukup dengan jari anda saja dan ikuti 3 langkah sederhana yang tampil di layar computer atau Smartphone anda. Syarat yang diminta umumnya hanya Photo, Booking Hotel dan Tiket Pesawat. Silahkan booking hotel dan tiket pesawat online terlebih dahulu. Berdasarkan data yang pernah saya baca, 97 % eVisa akan disetujui. Yang tidak disetujui umumnya masuk dalam DPO, catatan interpol, booking tiket/pesawat yang diupload palsu. Silahkan mencoba.
AZERBAIJAN
Halaman Depan eVisa Online Azerbaijan
https://www.azerbaijanonlinevisa.com/
GEORGIA
Halaman Depan eVisa Georgia
https://www.evisa.gov.ge/
KENYA
Halaman Depan eVisa Kenya
https://www.kenyaonlinevisa.com/
BAHRAIN
Halaman Depan eVisa Bahrain
https://www.evisa.gov.bh/

QATAR

https://www.moi.gov.qa/VsaWeb/Actions?action=geteServiceVisaInfoInput&language=englisheVisa Qatar buat pemegang passport Indonesia baru diumumkan tanggal 23 Jun 2017. Berita selengkapnya bisa diklik di link The Peninsula

Website eVisa Qatar
MOI Qatar
TURKEY
Halaman Depan Website eVisa Turkey
https://www.evisa.gov.tr/
SRILANKA
Halaman Depan Website eVisa Srilanka
http://www.eta.gov.lk/
INDIA
Halaman Depan Website eVisa India
https://indianvisaonline.gov.in/
UNI ARAB EMIRATES
Website ini kantornya di UK, tapi sudah terbukti bisa memproses eVisa UAE online. Website lain banyak yang melayani evisa UAE karena urusan eVisa UAE tidak ditangani langsung pemerintah tapi sudah dioutsourcekan ke beberapa travel agent. Contohnya banyak, salah satunya adalah :  http://www.dubaivisa.net/online/, atau lewat websites airline. Silahkan klik ini : Emirates, Flydubai.
Hanya Bisa Untuk Pemegang Passport Indonesia tetapi domisili di luar negeri, misal GCC, UK dll
Website eVisa UAE Yang Dikelola Travel
Agent UK
https://uaevisa-online.org/
OMAN
Halaman Depan Website eVisa Oman
https://evisa.rop.gov.om/

MOLDOVA

https://www.evisa.gov.md/

Halaman Depan Website eVisa Moldova
https://www.evisa.gov.md/
SAINT KITS AND NEVIS
Halaman Depan Website eVisa Saint Kits And Nevis
https://evisa.gov.kn/
GABON
Halaman Depan Website eVisa Gabon
https://evisa.dgdi.ga/

RWANDA

https://www.migration.gov.rw/

Halaman Depan Website eVisa Rwanda
https://www.migration.gov.rw/

SAO TOME

http://www.smf.st/virtualvisa/

Halaman Depan Website eVisa Sao Tome
http://www.smf.st/virtualvisa/

ZAMBIA

http://evisa.zambiaimmigration.gov.zm/

Halaman Depan Website eVisa Zambia
http://evisa.zambiaimmigration.gov.zm/

COTE D’IVOYRE

https://snedai.com/e-visa/

Halaman Depan Website eVisa Cote D’Ivoyre
https://snedai.com/e-visa/

Dan masih banyak negara lain yang saat ini sudah bisa eVisa Online. Tunggu saja update tulisan ini, akan saya tampilkan satu persatu kalau sudah saya buktikan sendiri dan bisa.

Baca Juga :

Karpet Berhantu Hotel Mannings

Aneh Bin Ajaib
Carpet Diatas Carpet Tapi Bisa Bergeser Sendiri
Orang Inggris itu secara umum mirip sekali dengan orang Indonesia. Mereka seneng sekali kalau diajak cerita masalah hantu, demit, setan dan semacamnya. Acara TV banyak sekali yang menyiarkan acara semacam ‘Dunia Lain‘. Contohnya baca saja tulisan di blog ini sebelumnya : Dunia Lain Ala Inggris. Paket wisata dikota manapun di UK juga sama saja, selalu yang ditonjolkan ‘Ghost Tour’ atau ‘Mistery Tour’. Ada juga tour tentang arwah korban pembunuhan berantai Jack The Ripper di London dll.
Nggak Ada Getaran Dan Permukaan Tidak Licin
Tapi Keset Hitam Ini Bisa Bergeser Sendiri
Ditunjang juga gedung gedung dan rumah di hampir seluruh kota di UK hampir semuanya bangunan tua dan kuno, hampir semua gedung masuk dalam cagar budaya yang dilindungi. Lengkap sudah ketakutan dan penderitaan saya kalau sedang jalan jalan di UK. Apalagi, suami dan anak anak saya suka mancing mancing cerita horror. Tetangga dan dan kawan jdi UK ini uga sama saja, sukanya cuma nakut nakutin karena tahu saya penakut.

 

Nangis Gue Ditinggal Sendirian di Edinburgh
Bapak Dan Anak Ikutan Nonton Ghost Tour Gratis
Di Truro, Cornwall, UK, ketakutan saya menjadi jadi. Saya menginap di hotel Mannings. Dari sisi lokasi, hotel ini terletak persis diujung Lemon Square. Satu satunya hotel yang lokasinya benar benar di pusat kota, kawasan keramaian kota Truro. Tinggal melangkah beberapa langkah saja sudah bisa menyaksikan seluruh highlight kota Truro, seperti Lemon Market, Lemon Square, Truro Cathedral, Pannier Market dan berbagai macam pertokoan dan cafe besar dan kecil.

 

Dimana Mana Ghost Tour Atau Mistery Tour
Apa Menariknya Nonton Hantu Hiii
Tetapi, ada yang janggal dengan kamar yang saya tempati di hotel Mannings ini. Lantainya berkarpet dan jelas tidak licin sama sekali. Diatasnya ada keset hitam dengan tulisan ‘Mannings’ yang juga terbuat dari bahan karpet. Tidak ada getaran sama sekali dari mobil yang lewat tetapi keset karpet tersebut bisa bergerak sendiri menggulung tidak beraturan. Berkali kali diluruskan dan ditata ulang keset hitam tersebut, tetap saja bisa merayap pelan sampai nabrak tembok dan tergulung tidak teratur kalau sedang tidak kita perhatikan.
Aku Didepan Kamarku Di Hotel Mannings Truro
Hotelnya Kuno Dengan Pintu Masuk Berjeruji
Pokoknya merem sedikit tidak memperhatikan, si karpet bergerak sendiri sampai tergulung nabrak tembok. Celakanya, mas Ardi dan anak anak malah tertarik dengan fenomena aneh ini. Diajak pindah hotel nggak mau karena dapat tontonan langka.
Nggak apa apa, hantu bule itu ngganteng pakai jas, yang perempuan juga cantik pakai gaun pengantin‘.
Pintu Depan Menuju Restaurant
Gedungnya Tua Dan Antik
Ayah dan anak anak malah asyik jeprat jepret berphoto ria dan ngukur kecepatan bergerak karpet per menit. Yah, mereka semua berlatar belakang engineering, ilmu pasti jadi nggak mudah percaya yang ghoib dan tidak pasti. Sekali njepret photo, langsung dilihat hasilnya dan diskusi horror sambil tertawa :
Kak ada background Valak seperti di film The Conjuring nggak di latar belakang photo ?‘.
Belum ada yah, ulangi lagi photonya‘.
Kota Truro Dilihat Dari Depan Hotel Mannings
Kawasan Downtown – Kota Tua – Lemon Street
Kusut, ngakak ngikik nggak lucu sama sekali akhirnya jam 11 malam saya tilpun langsung resepsionis hotel. Saya minta disediakan kamar kosong, sekarang juga !!. Pokoknya harus pindah kamar atau pindah hotel. Untungnya masih ada kamar kosong buat pindahan. Tapi jawaban si resepsionis cukup membuat saya tambah kusut. Mas Ardi dan anak anak cuek aja langsung bisa tidur pulas.
Oh, you’re lucky. Not all our guest have the same opportunity to meet with David The Cleaner’.
Katanya kalau ketemu si David itu pertanda akan dapat rejeki banyak.
Empreettttt !!!!!
Pintu Depan Menuju Resepsionis
Serba Antik
Lokasi Hotel Persis Diujung Lemon Square
Downtown Ndeso Truro

 

Baca Juga :