Mudik Lebaran Ke Ukraina

Mobil Plat Nomor Magelang Banyak Sekali
Yang Mudik Lebaran Di Kiev Ukraina
Lebaran tahun ini saya tidak bisa mudik ke tanah air Indonesia. Sebagai gantinya saya terpaksa harus mudik juga ke negara lain yang dekat dengan Kuwait, yaitu ke Ukraina. Cukup lima jam saja penerbangan dari Kuwait ke Kiev nonstop. Disamping itu, banyak pilihan ‘Budget Airline/ yang tidak terlalu menguras isi kantong, tapi pesawat murah seperti ini harus transit minimal dua jam di negara lain. Di Kuwait, saat hari raya Idul Fitri semua karyawan juga libur panjang.
Rasanya Seneng Banget Bisa Ketemu
Mobil Bengkulu Di Ukraina
Begitu saya keluar dari Kiev International Airport, ternyata saya bukan satu satunya orang yang mudik ke Ukraina. Banyak sekali mobil dengan plat nomor AA, Magelang. Lebih kaget lagi saat perjalanan menuju hotel, saya saksikan banyak mobil mobil dengan plat nomor AE, Madiun dan AB Yogyakarta

 

Ahaaa, Bisa Silaturahmi Dengan
Orang Padang Nih Di Kiev Ukraina

 

Saat jalan jalan di kota Lviv, ketemu juga berbagai macam mobil dengan plat nomor Medan (BK), Bengkulu (BE), Palembang (BG), Padang (BA) dan Pekanbaru (BM). Belum lagi mobil mobil dengan plat nomor Kalimantan (C*)dan Sulawesi (D*). Jadi kepikiran saya, hebat bener orang orang Indonesia dari Padang, Medan, Madiun, Yogya, Pekanbaru dan kota lain kalau mudik lebarannya saja nyampai ke Ukraina. Padat merayap jalanan di kota Kiev, Lviv, Odessa dipenuhi oleh mobil mobil pemudik dari daerah daerah di Indonesia. Pfffff…… @#$%&)!@.

 

Nekat Juga Pemudik Motor BK
Medan Ini. Berapa Hari Nyampai Ukraina ?

 

Mobilnya Plat Nomor Yogya
Tapi Pemiliknya Kok Nggak Bisa Bahasa Jawa Ya ?

 

Ke Chernobyl Bisa Naik Mobil AA Magelang
Sayang Sopirnya Udah Lupa Bahasa Jawa

 

Ini Orang Orang Magelang Kemana Semua Ya
Mobilnya Kok Diparkir Disini Semua ?

 

Ini Mobil Magelang Yang Saya Sewa
Untuk Keliling Kota Kiev Ukraina

 

Mobil Jompo Plat Nomor Jakarta
Juga Ada

 

Mobil Madiunn AE Di Kota Kiev
Orang Madiunnya Kemanaaaa Ini

 

Taxi Uber Madiun Plat Nomor AE

 

Ini Orang Medan Bawa Mobil Jauhnya Bukan Main
Sampai Ke Ukraina

 

Orang Pekanbaru Mudik Bawa Mobil
Sampai Ke Ukraina Juga

 

Mobil PlatNomor BH Juga Banyak Di Kiev

 

Mas, Dari Yogta Ya Kok Bawa Mobil
Plat Nomor AB

 

 

Advertisements

Warung Makan James Street London

Warungnya Kecil Tapi Punya Sekitar 13 Outlet
Di Seluruh London
Saya sedang jalan jalan di London, tepatnya di kawasan James Street, Marylebone – West End.  Enak jalan jalan disini karena sepanjang jalan isinya restaurant atau tempat njajan. Sambil jalan jalan bisa mencium aroma masakan dan mengintip masakan yang disajikan. Kebanyakan restaurant disini memiliki tempat duduk di trotoar, jadi sambil pura pura jalan jalan sebenarnya mengawasi makanan apa yang enak dilihat dan ‘mungkin’ enak juga rasanya.
Punya Websites Yang Bagus Untuk Menunjang
Pemasaran Yang Profesional http://www.pattyandbun.co.uk
Harap maklum, kita ini makannya nasi, kalau perut belum keisi nasi rasanya masih lapar terus. Kalau sedang di negara orang sering asal pilih makanan kalau disodori menu makanan dengan nama yang aneh aneh.  Udah biasa salah pilih makanan dengan rasa asem, kecut atau aneh dimulut. Biasanya, kalau sudah tahu satu jenis makanan yang enak maka untuk selanjutnya pilihan ‘ituuu saja’, nggak berani pilih jenis makanan yang lain.
Jumlah Meja Hanya Sekitar 6 Saja
Warung Kecil Kayak Gini Di Indonesia Banyak

 

Saya telusuri dari ujung ke ujung jalan James Street ini sambil melirik isi piring orang yang sedang makan di trotoar. Isinya cuma kentang, roti, spagheti doang dan nggak terlihat yang makan nasi. Gawat, bisa kelaparan kalau nggak makan nasi. Akhirnya nyampai ke ujung jalan dan lelah nggak ketemu makanan yang cocok. Untungnya diujung ada Patty & Bun Restaurant, kayaknya jualan burger. Lumayan bisa buat ngganjal perut selama belum ketemu nasi.
Menunya Nggak Banyak, Cuma Burger
Tapi Website Pemasarannya Sangat Profesional
Eh, ternyata burgernya enak juga. Bisa kenyang juga setelah makan 2 buah burger plus ‘Sapu Jagad’ menghabiskan sisa makanan yang dipesan oleh suami dan anak anak. Penyajiannya sangat berbeda dengan burger Mc Donald, Hardees atau yang lainnya. Roti (Bun) nya mirip dengan Bath Bun, agak agak manis gitu. Patty & Bun ini warungnya kecil, warung tetangga tetangganya juga kecil dan ada juga warung kaki lima dengan makanan yang bisa dipesan dan dimakan sambil jalan (take away). Anehnya, di Indonesia warung ini sangat bergengsi dan saya temukan di Kota Kasablanka Mall.
 
Penyajiannya Beda Dengan Mc Donald
Pakai Sauce Terpisah
Lesson Learn :
Di sepanjang James Street ini semua warung punya websites yang bagus dan bisa dibaca diseluruh dunia. Disamping itu warung warung ini juga bersinergi dengan Deliveroo (Kalau di Indonesia namanya Go Food) untuk pesan antar. Jangan heran kalau pelayan restauran juga mempromosikan Deliveroo di website dan warungnya. Dan jangan heran juga, rumah makan Franchise di Mall Mall besar di Indonesia itu dinegara asalnya cuma warung Emperan Kaki Lima. Banyak warung kecil naik derajatnya begitu dibawa ke Indonesia, jualannya di Mall dan jadi mahal dan bergengsi. 
 
Warung Kecil Tapi Kalau Ditunjang Oleh Website Bagus
Pasti Akan Jadi Franchise Dan Dibawa Ke Indonesia
James Street London
Tempat Makan Sepanjang Jalan
Beda Iklim Antara UK Dan Indonesia
Di Indonesia Makan Di Trotoar Seperti Ini Akan Berkeringat
Warung Makan Terbuka Di Trotoar Seperti Ini
Kelihatan Bagus Tapi Nggak Bisa Diimplementasikan
Di Indonesia Karena Iklimnya Berbeda
Orang Indonesia Milih Jalan Ditempat Yang Teduh
Bule Inggris Malah Mencari Restaurant Yang Tertimpa
Sinar Matahari Langsung
Indonesia Restaurant Pinggir Jalan Jauh Lebih Banyak
Tapi Baru Duduk Sudah Berkeringat Kepanasan
James Street
Dari Ujung Ke Ujung Tempat Makan

 

Kalau Diphoto Dari Dekat Kelihatan Bagus
Kalau Photonya Dari Jauh Tampak Semrawut Juga
Baca Juga :

 

Rahasia RM Seafood Paling Laris Kuwait

Namanya Dampa Feast Seafood Restaurant
Restaurant Philipine Dengan Penyajian Ala Arab
Ada sesuatu yang cukup mencengangkan dan susah untuk dipercaya kalau anda sedang jalan jalan di City Center Kuwait. Disudut paling pojok dan tersebunyi, tepatnya di lantai foodcourt yang sewa tempatnya kemungkinan paling murah sendiri, ada berpuluh puluh orang Arab yang sabarnya minta ampun. Ada yang berdiri tegak hampir dua jam tidak bergerak, ada yang mondar mandir setiap 15 menit datang kembali dan ada juga yang duduk seadanya dimanapun didepan Dampa Feast Seafood Restaurant. Susah dipercaya, mereka semua ngantri makan.
Pengumuman Untuk Reservasi
Luar Biasa, Bisa Reservasi Sebulan Didepan
Dampa Feast Seafood Restaurant ini sebenarnya adalah restaurant Philipina. Di Kuwait banyak restaurant seafood dengan nama Dampa, mungkin Dampa adalah nama daerah, desa atau kota di Philipina. Kira kira semacam Seafood Lamongan, Soto Madura, Nasi Padang Kapau dll. Tapi entah kenapa rumah makan yang di City Center ini ramainya bukan main dan sampai harus booking meja sebulan sebelumnya.
Sabar Ngantri
Rata Rata Pengunjung Go Show Karena Pingin Tahu
Saya mencoba ‘Go Show‘, tanpa reservasi sebulan sebelumnya seperti yang disarankan. Ternyata bisa juga dan semua orang kebanyakan ‘Go Show‘ juga. Dua jam waktu yang diperlukan untuk ngantri saja. Untung pelayanannya sangat cepat sekali. Bagian kebersihan, tukang masak dan pelayan yang menjajikan sangat profesional sekali. Begitu duduk dimeja, langsung pesanan datang. It’s Magic…., belum ngomong mau pesan apa tahu tahu seafood yang sedang kita pikirkan sudah datang dan disajikan dengan cepat.

 

Kasihan Yang Wanita 2 Jam Ngantri Berdiri
Laki Laki Bisa Klesetan Di Lantai

 

Memang berbeda restauran ini dibandingkan dengan restauran seafood lainnya. Sentuhan budaya Arab sangat kental sekali. Cara menyajikan makanan mengikuti cara Arab. Yang pertama dilakukan pelayan adalah menggelar plastik diatas meja. Lalu nasi satu baskom dan seafood satu baskom dituangkan diatas plastik/meja. Dan terakhir baskom dikoreti dengan tangan sampai bersih. Nggak ada piring, nggak ada juga sendok, garpu atau wastafel buat cuci tangan, tapi disediakan sarung tangan plastik. Semua yang tersaji dimeja dimakan bersama sama. Cukup seru kalau berombongan, makan bersama satu meja berisi 4 – 6 orang.

 

Setiap 15 Menit Harus Ngecek Sudah
Nomor Urut Berapa ?
Yang paling asyik dan paling menarik adalah saat menuangkan nasi dan seafood keatas meja. Kuah seafood di baskom dan sisa nasi di baskom semua dikoreti sampai bersih dengan tangan oleh pelayan laki laki. Langsung saya terbayang, laki laki kalau pipis selalu berdiri dan pegang ‘barang‘nya. Habis pipis, tangan nggak dicuci langsung dipakai buat ngoreti kuah seafood dan nasi dari baskom. Inilah sebenarnya rahasia kenapa restauran ini sangat laris dan banyak dikunjungi para wanita. Enak memang seafoodnya apalagi sensasi saat membayangkan rahasia kesuksesannya.

 

Ada Yang Protes, Kok Ada Yang Nyelonong Masuk
Oooh Ternyata Sudah Reservasi Sebulan Lalu

 

Yang Sudah Bisa Masuk Bangganya Bukan Main
Senyam Senyum Ngejek Yang Masih Berdiri Diluar

 

Maaf, Meja Mau Digelar Plastik
Semua Handphone Harus Disingkirkan Dari Meja Ya

 

Plastik Digelar Diatas Meja

 

Nasi Dan Seafood Dituangkan Dari Baskom
Keatas Meja

 

Nasi Dan Seafood Diobok Obok
Pakai Tangan Saat Menyajikan Dan Merapikan
Makanan Yang Telah Tersaji Di Meja

 

Siap Dimakan Bersama

 

Tidak Ada Wastafel Buat Cuci Tangan
Makan Cukup Pakai Sarung Tangan Plastik
Ibu Ibu Pelanggan Dampa Seafood

Baca Juga :

 

Selebrities Pasar Awul Awul, Kumel Tapi Murah

Selebrities Pasar Awul Awul
Kumel, Lecek, Kusam Dan Ada PKL Jual Rokok
Umumnya orang Indonesia kalau berwisata keluar negeri selalu posting di Facebook, Instagram atau Tweeter tempat tempat yang ‘exotis, bersih, mewah dan wah wah wah’. Istilahnya itu ‘WAHHH WOOO‘. Tampilan di Medsos kelihatan ‘Wah‘ tapi kenyataan sehari harinya ‘Wooo‘. Nah kita ini juga ‘WahWoo‘, sama halnya dengan selebrities Medsos Syahrini. Cuma sekelompok emak emak yang sama ‘khatam’nya melanglang buana keseluruh penjuru dunia seperti Syahrini juga. Baca : Syahrini Kuwait
Pasar Awull Awul Ini Tidak Terlalu Besar
Yang Dijual Kain Sisa Pabrik Garment

 

Tapi, kita sedikit beda dengan Syahrini Kita sudah tidak tertarik lagi mengexplore Eiffel, Buckingham, naik Yacht, makan di restoran mewah atau mengikuti apa maunya tour guide. Kita lebih senang blusukan sendiri, Dan kali ini saya ajak anda blusukan ke Pasar Awul Awul di Kuwait. Nama sebenarnya saya tidak tahu dan itu tidak terlalu penting. Yang jelas lokasinya di Kuwait City, tidak terlalu jauh dari Mubarakeeyah Souq.

 

Gedung Pasar Awul Awul Ini Sangat Kuno
Dan Tidak Terawat Dengan Baik

 

Pasarnya luar biasa Kumel, Kusam, Kucel dengan beberapa pedagang kaki lima membuka lapak menempel didinding pasar. Barang yang dijual khusus kain untuk bahan membuat baju, korden, seprei, sarung bantal dan taplak meja. Semua kain sudah diikat karet dimana setiap ikatnya ada yang berisi kain 1 meter, 1.5 meter, 2 meter, 3 meter. Harga tertinggi cuma KD 1 saja dan bisa tawar menawar. Terkadang nggak mau ditawar tapi diberi pilihan untuk Beli 3 Gratis 1.

 

Nah Kegembiraan Sangat Terasa Kalau Bisa
Menemukan Potongan Kain Yang Cocok

 

Karena kain kain yang dijual semuanya diikat karet gelang dan sudah dipotong potong meteran sisa kain dari penjahit, perusahaan garment atau toko kain besar, maka sudah tentu cara menjualnya cuma diletakkan diatas meja atau bahkan masih didalam box kardus besar. Nah disinilah letak ‘Fun‘nya. pembeli boleh memilih dan mengambil sendiri dengan cara di’awul awul’ sesukanya.

 

Yang Dipajang Diluar Kelihatan Bagus
Tapi Terkadang Cuma Satu Meter Saja

 

Tentu anda heran dengan aktifitas emak emak Sosialita, Penggiat Medsos atau Selebrities Medsos ini. Untuk apa pada keluar masuk pasar kumel dan membeli kain potongan sisa pabrik garment dengan harga murah. Eittt, harga memang murah tapi kwalitas kain jangan ditanya. Saya jamin memang kain murahan juga. Kita semua punya hobby yang sama, yaitu Menjahit. Sayang memang untuk mengeluarkan duit banyak hanya untuk latihan menjahit.

 

Pedagangnya Hapal Kita
Yah Namanya Saja Selebrities Awul Awul
Pasti Hapal Kita Dong
Nggak perlu beli kain yang mahal mahal hanya untuk belajar menjahit. Yang penting, gaun hasil karya sendiri ini bisa dipakai bergaya dan update status saat Lebaran bulan depan nanti. Tidak semua emak emak Sosialita, Penggiat Medsos atau Selebrities Medsos ini bisa mudik berlebaran ke tanah air. Sebagian akan mengisi liburan pendek lebaran ke luar negeri seperti Syahrini. Ada yang mau mengisi libur pendek lebaran ke Marocco, Bahrain dan saya sendiri berencana akan memakai Gaun Awul Awul  ini untuk berlebaran ke Ukraina. Tunggu update status penampilan para Selebritis Pasar Awul Awul Kuwait ini lebaran bulan depan.
Di Pasar Awul Awul Ini Bisa Beli
Kain Dengan Cara Tawar Menawar

 

Sampai Dirumah Hasil ‘Hunting’ Awul Awul Langsung Digelar
Ada Yang Bolong Ditengah, Ada Yang Terlalu Pendek
Dan Ada Juga Guntingan Kain Tidak Lurus

 

Mulai Menjahit
Kesulitan Utama Adalah Menyesuaikan Design Dengan
Potongan Kain Awul Awul Yang Tidak Simetris
Yah, Bisa Jadi Juga
Kain Yang Bolong Ditambal Dengan Bunga Bunga

Baca Juga :

 

Schipphol Airport Selayang Pandang

Schipphol International Airport Amsterdam
Lokasi Haarlemmermeer
Entah sudah yang ke berapa kali saya menginjakkan kaki di Schipphol International Airport, Amsterdam ini. Kali ini saya hanya transit beberapa jam saja menunggu pesawat lanjutan ke Kuwait. Pemandangan di terminal keberangkatan masih sama saja seperti saat terakhir kali saya mampir ke bandara ini. Cukup ramai tapi tidak seramai Dubai karena memang Schipphol ini peringkatnya no 11, jauh dibawah Dubai yang menduduki peringkat 3 dunia sebagai The Busiest Airport In The World 2017. Baca link ini : List Of The Busiest Airport In The World.
Ada Tempat Selonjor Buat Duduk Duduk
Sambil Internetan Gratis
Untuk Print Ticket, Check in maupun drop baggage di bandara ini bikin bingung kalau baru pertama kali karena semuanya harus dilakukan sendiri seperti yang pernah saya alami sebelumnya. Mulai cetak tiket pakai mesin, ngangkat koper sendiri, memasukkan koper ke mesin juga harus dilakukan sendiri. Bahkan check in juga harus ribet sendiri. Baca : Wong Ndeso Di Schipphol Airport.
Duty Free Jualan Utamanya Cuma Keju
Keju Belanda Beratnya Minta Ampun

Tempat favorit saya kalau lagi transit di Schipphol adalah duduk duduk ‘klesetan‘ internetan gratis sambil nonton orang lalu lalang seperti terlihat pada photo diatas. Macam macam orang dari berbagai macam negara melintas didepan saya dengan berbagai macam warna kulit dan cara berpakaian. Ada yang wajahnya masih segar dan ceria tapi lebih banyak lagi yang terlihat ngantuk dan kumel. Yang tanpa ekspresi seperti zombie juga ada. Pakaiannya kusut tanpa senyum dan kelihatan seperti belum mandi seminggu. Entah orang tersebut baru turun dari pesawat negara mana dan mau melanjutkan lagi ke negara mana.

Keju Belanda Memang Bagus Untuk Dipandang
Kalau Dibeli Untuk Oleh Oleh, Berat Brooo

Dibandingkan dengan bandara bandara di Indonesia, saya bisa merasakan bahwa bandara Schipphol ini kurang bervariasi dalam hal ‘Oleh Oleh‘ yang dijual di Duty Freenya. Coba bandingkan dengan Adi Sucipto Airport Yogya. Di bandara kecil ini oleh olehnya bisa bermacam macam mulai dari Bakpia, Geplak, Rengginang sampai Gudeg. Pindah ke Ahmad Yani Airport Semarang beda lagi oleh olehnya menjadi Wingko, Lumpia, Bandeng Presto. Di Schipphol Airport oleh olehnya cuma satu saja yaitu Keju. Benar benar mboseni, miskin kuliner dan warganya kurang kreatifitas dalam hal berwirausaha.

Keju Belanda Jenis Dan Namanya Macam Macam
Edam Cheese, Brie dll

Lalu apa saja yang bisa disaksikan di bandara ini ?. Jawabnya ‘Nggak Ada‘. Apa yang sering anda saksikan didalam Mall di tanah air semuanya juga ada di Schiphol.

  • Shop : Bottega Veneta, , Bvlgari, Gucci, Hermes, Hugo Boss, Montblanc, Rolex, Omega, Swarovski, Swatch, Victoria Secret, Gassan Watch & Jewellery dll
  • Eat & Drink : Starbuck, Mediteranean Sandwitch, Amsterdam Bread & Co, dll.
  • Relax & Enjoy : XPress Spa, Airport Library, Airport Park, NEMO, Meditation Centre, Mercure Hotel dll
Keju Rasa Kelapa – Inilah Inovasi Terbaru Belanda
Cuma Bagus Bentuk Dan Kemasannya Saja

Jadi, Nggak perlu anda harus ke Schipphol kalau tujuannya hanya untuk cari ‘Oleh Oleh’. Oleh oleh khas ‘Keju Belanda’ jenis apapun semuanya banyak dijual di Indonesia. Percayalah, Duty Free di Schipphol dan bahkan di bandara apapun diseluruh dunia, nggak ada satupun yang menjual Oleh Oleh selengkap bandara di Indonesia.

Macam Macam Bangsa Ada Di Schipphol
Oleh Oleh Yang Dibeli Cuma Keju
Seandainya Ke Indonesia, Pasti Beli Rengginang

 

Mboseni, Semua Orang Cuma Mondar Mandir
Karena Nggak Ada Penjual Bakpia, Rengginang Atau Gethuk
Banyak Yang Mondar Mandir Doang
Coba Seandainya Ada Toko Oleh Oleh
Yang Selengkap Indonesia
Di Schipphol Adanya Toko Roti Doang
Bandara Di Indonesia Lebih Lengkap, Ada Toko Roti
Soto, Rawon, Bakso Dan Teh Botol – Mana Ada Di Schipphol
Barang Barang Yang Dijual Cuma Mainan
Dari China, Coba Seandainya Jual Juga
Peuyeum, Tahu Isi Dll
Ada Juga Yang Jual Tulip Plastik
Tulip Beneran Hanya Ada Bulan April-May
Penumpang Transit Banyak Yang Ngantuk
Gimana Nggak Ngantuk, Oleh Oleh Kuliner  Aja Nggak Ada
Mau Beli Cosmetic, Mobile Phone Sampai
Barang Barang Branded Mahal Ada Tapi Kan Perlu Makan Juga

 

Gatwick Airport Selayang Pandang

Gatwick International Airport London
Panjang Runway Cuma 2565 Meter
Bandara Soetta Panjang Runwaynya 3660 Meter !!!
Mari saya ajak anda melihat Gatwick International Airport di London, sebuah bandara internasional tersibuk peringkat 32 dunia tahun 2017. Bandara ini peringkatnya naik terus dari peringkat 37 pada tahun 2015, lalu naik menjadi peringkat 35 tahun 2016 dan sekarang sudah nangkring di urutan 32 pada survey tahun 2017. Baca sumbernya : List Of Bussiest Airport in 2017

Peringkat 32 Bandara Tersibuk Dunia
Aircraft Movement Gatwick Cuma:285,964 Kali
Aircraft Movement Bandara Soetta : 447,390 Kali

Salah satu kelebihan Gatwick International Airport ini (dan juga airport lain di UK seperti Heathrow) adalah telah terintegrasinya stasiun KA, Bus Antar Kota dan Bandara sejak dulu kala. Penumpang tidak merasa sedang berada di lokasi Stasiun KA, Terminal Bus atau sedang berada di Bandara. Semuanya terhubung satu sama lain seolah olah berada dalam satu atap.

Gatwick Airport Ini Adalah Bandara Kedua
Kota London Setelah Heathrow Airport

Di Indonesia, sarana transportasi publik yang terintegrasi dengan bandara baru diwacanakan / sedang dibangun. Tapi bisa saya pastikan sangat ruwet dan mahal karena Stasiun kereta api dan bus antar kota di Indonesia lokasinya terlalu jauh dari bandara dan berada ditengah kota.  Indonesia jaman dulu cara membangun Stasiun, Terminal Bus dan Bandaranya sendiri sendiri dan tidak memikirkan untuk diintegrasikan. Baru akhir akhir ini saja wacana tersebut bermunculan setelah jalanan macet.

Lorong Lorong Sangat Panjang
Karena  Memang Stasiun KA Cukup Jauh Dari Bandara

Mungkin agak susah membayangkan seperti apa Gatwick International Airport kok bisa bisanya tercatat sebagai Bandara Tersibuk Peringkat ke 32 di dunia tahun 2017 ini. Secara kasat mata sebenarnya nggak sibuk sibuk amat kok. Bandara International Soekarno Hatta itu dua kali lebih sibuk dibanding Gatwick Airport. Saya terbiasa menyaksikan bandara bandara di Indonesia dan memang terlihat lebih ramai dan sibuk sekali, terutama kalau musim haji. Yang berangkat Haji hanya dua orang, yang ngantar bisa satu Kelurahan.

Seperti Berada Di Bandara
Tapi Sebenarnya Ini Di Lorong Penghubung Bandara
Dengan Stasiun KA

 

Bandingkan peringkat Bandara Tersibuk 2017 dibawah ini. Mengingat bahwa bandara International  adalah Pintu Gerbang Negara, tentu anda akan mengerti bahwa sirkulasi ekonomi suatu negara bisa tercermin dari kesibukan Bandaranya. Bandara Cengkareng yang tidak secanggih Gatwick saja bisa seramai itu, apalagi ditambah dengan bandara International lainnya seperti Kuala Namu, Ngurah Rai dan Juanda. Lewat sudah Singapore, Malaysia dan Thailand.
Tidak Seramai Seperti Bandara Di Indonesia
  • Peringkat 17 : Soekarno Hatta International Airport, Indonesia
  • Peringkat 18 : Singapore Changi Airport, Singapore
  • Peringkat 19 : Seoul Incheon International Airport, South Korea
  • Peringkat 20 : Denver International Airport, USA
  • Peringkat 21 : Suvarnabhumi Airport, Thailand
  • Peringkat 22 : John F Kennedy International Airport, USA
  • Peringkat 23 : Kuala Lumpur International Airport, Malaysia
  • Peringkat 32 : Gatwick International Airport, United Kingdom
Didalam Kereta Listrik Saja
Terasa Banyak Orang
Keluar Dari Kereta Masih Jalan Lagi
Ada Banyak Sekali Solar Power Panel Dekat Runaway
Menuju Ke Terminal Keberangkatan
Dari Arah Stasiun Kereta Api
Terang Tanpa Lampu Penerangan
Karena Semua Atap Dari Kaca Tembus Pandang
Gatwick Airport Hemat Listrik
Solar Power Panel Banyak Berjajar Didekat Runaway
Cahaya Matahari Menghangatkan Bagian
Dalam Bandara
Terminal Keberangkatan
Sepi Sekali Jam 10:00 Pagi
Corridor Menuju Ke Pesawat
Serba Kaca, Terang Benderang Tanpa Listrik
Masih Harus Turun Lagi Ke Lantai Dasar Untuk
Menuju  Ke Pesawat

 

Cerita Seram Pemandian Suci Galta Ji

Galta Ji Temple Jaipur

Namanya Galta Ji Temple. Tempat ini merupakan sekumpulan bangunan tempat ibadah orang India yang terletak diantara tebing batu cadas Aravali Hill. Lokasi tepatnya di Khania Balaji, sekitar 10 Km dari kota Jaipur, Rajasthan, India. Sering juga orang menyebut dengan nama Monkey Temple (Khole Ke Hanuman Ji) karena komplek bangunan ini dihuni banyak sekali monyet yang dikeramatkan. Salah satu kuil monyet ditempat ini namanya Galwar Bagh. Sebenarnya nggak cuma monyet saja yang dikeramatkan di tempat ini, tapi sapipun juga dibuat hidupnya enak, nyaman dan mulia disini.

Tempat Yang Disucikan Orang India Ini Sangat
Ramai Saat Hari Keagamaan Tertentu
Sebagai tempat suci warga India, sudah tentu banyak sekali benda yang dikeramatkan selain monyet dan sapi. Yang sangat terkenal dan menjadi tujuan para pengunjung adalah kolam besar berisi ‘Air Suci‘ yang katanya berasal dari mata air yang mengalir dari bukit bukit disekitarnya. Pada hari hari besar keagamaan tertentu, semua orang India tumplek blek datang dan mensucikan diri di kolam ini. Kalau nggak salah ada tujuh kolam pemandian besar berundak dari yang paling Maha’suci’ sendiri terletak diatas dan paling bawah sendiri dengan kwalitas ke’suci’annya masuk kategori ‘pas pasan’.
Pemandangannya Sangat Bagus
Apalagi Saat Rintik Rintik Hujan Seperti Ini
Yang jelas warna airnya hijau – hijau tua seperti berlumut, dan katanya nggak pernah kering dari jaman dulu. Gimana bisa kering, dikuras dan dibersihkan saja sepertinya nggak pernah dan itu terlihat dari warna airnya yang hijau dekil. Monyet monyet yang menghuni bangunan  kuil disekitar kolam inipun terlihat juga ikut ikutan gembira ria nyemplung dan mandi di kolam ini. Sapi katanya juga dimandikan di kolam ini, tapi saya tidak melihat sendiri saat itu.
Ini Tempat Ibadah Orang India
Penuh Ukiran/Lukisan Bergambar Monyet
Saat saya datang, kolam pemandian yang paling atas sedang dibuka untuk umum sedangkan kolam lainnya ditutup. Nama kolamnya Galta Kund. Kolam ini katanya kolam yang paling suci dan nggak pernah kering. Baik laki laki maupun perempuan mandi bareng ditempat yang sama, nggak ada pemisah sama sekali tetapi yang perempuan mengelompok sendiri di kolam sebelah kiri. Mungkin risih kalau membaur dengan yang laki laki.
Monyetnya Banyak Dan Jinak
Tapi Jangan Jahil Dan Mengganggu Ya
Cukup lama saya mengamati orang India sedang mandi dan saya langsung bisa menyimpulkan. Ternyata, sebagian besar lelaki India itu celana dalamnya cuma cawet atau kolor. Bahannya semacam kain karung tepung terigu seperti yang sering dipakai kakek saya waktu jaman perjuangan 1945. Jarang yang terlihat ada laki laki yang memakai celana dalam modern merk Rider, Hings atau GTMan. Mungkin ini pengaruh dari Mahatma Gandhi yang selalu menganjurkan memakai produk tenun buatan sendiri.
Bangunan Kuno Tempat Ibadah
Ada Monyet Dan Juga Sapi Yang Dikeramatkan
Yang wanita ternyata juga sama saja. Dibalik kain Saree yang menutupi tubuhnya, tidak ada satupun yang terlihat memakai BH Modern merk Triump, Sorella atau semacamnya. Begitu kain Saree dibuka ternyata yang terlihat BH model kuno yang sering dipakai nenek nenek jaman baheula. BHnya seperti baju biasa tanpa busa padding atau bahan elastis yang kencang. Sepertinya yang cewek juga patuh mengikuti anjuran Mahatma Gandhi untuk menjahit dan menenun sendiri pakaian dalamnya.
Menuju Kolam Teratas Bisa Ketemu Monyet
Kalau anda sering nonton film Bollywood, tentu anda kenal dengan artis cantik Priyanka Chopra dan aktor ngganteng Shahrukh Khan. Nah, meskipun mereka cantik dan ngganteng, percayalah bahwa pakaian dalamnya pasti hasil tenun lokal dari bahan kain seperti karung gandum. Bikini sexy yang dipakai Priyanka Chopra di film itu hanyalah iklan promosi dari perusahaan bikini western yang ingin menembus pasar India. Percayalah …., atau buktikan sendiri di Galta Ji Temple Jaipur.
Naik Tinggi Sekali Menuju
Kolam Paling Suci Galwar Bagh
Warna Airnya Hijau Tua Dan Cenderung Hitam
Sepertinya Kok Kotor Dan Dekil

 

Warna Airnya Hijau Seperti Berlumut
Monyet Juga Ikutan Nyemplung Dan Mandi Di Air Suci

 

Wanita India Nggak Ada Yang Pakai BH Modern
Modelnya Lain Dan Langsung Ditutup Kain Saree

 

Jarang Yang Memakai Celana Renang Modern
Speedo Atau Merk Lainnya, Umumnya Made  In India

 

MasyaAllah, Yang Mandi Emak Emak Dan Nenek Nenek
Kenapa Bisa Begini ?

 

Celana Kolor Kain Tenun
Yang Juga Dipakai Oleh Mahatma Gandhi

Baca Juga :