Category Archives: Indonesia

Surfing, Dari Kedungu Ke G Land

Dinda
Padang Padang Beach 2018

 

Setelah puluhan tahun keliling ke banyak negara, saya benar benar mengetahui dan memahami bahwa Indonesia itu sangat kaya raya, lengkap dan apapun ada di Indonesia. Sayangnya, penduduk Indonesia tidak banyak yang mengetahui kekayaan alam disekitarnya. Contohnya adalah Pantai dan Teluk. Apakah anda tahu pantai pantai dan teluk yang sangat terkenal dikalangan Surfer di dunia dibawah ini ?, letaknya dimana  ?
  • G Land dan Red Island
  • Apocalypse dan One Palm Point
  • Macaroni, Lances Right,  Lances Left
  • Gerupuk Inside, Gerupuk Outside, Ekas dan Mawi
  • Awang Bay dan Cempi Bay
  • Lakey Peak dan Scar Reef
  • Padang Padang, Keramas dan Kedungu
Dinda
Kedungu Beach 2018

 

Semua letaknya di Indonesia, ada yg di Jawa, Sumatra, Bali, NTT sampai Papua. Yang menemukan dan memberi nama asing dan aneh ditelinga kita sudah tentu orang asing, atau para ‘Surfer’ yang pertama kali mempromosikan di komunitas Surfer dunia. Orang Indonesia menganggap pantai pantai indah dengan ombak yang bergulung gulung tersebut sebagai hal biasa dan tidak ada manfaatnya. Tapi bagi para surfer, pantai penuh gelora tersebut adalah Sorga dan berkah alam yang potensial untuk pariwisata dan hanya dimiliki oleh Indonesia. Contohnya ‘G Land’,  pantai dekat Banyuwangi ini nama lokalnya adalah Pantai Grajagan, tapi moncer diseluruh dunia dengan nama yang sangat simple dan mudah diingat yaitu G Land.

 

Dinda
Practice Before Competition

 

Di Bali, sudah jelas semua pantainya sangat dikagumi para Surfer diseluruh dunia. Tahukah anda Pantai Kedungu letaknya disebelah mana ?. Paling anda tahunya cuma Pantai Kuta dan Sanur saja. Nah, di Bali ini pantai pantainya sangat terkenal karena jenis ombak, kecepatan dan panjang gelombangnya sangat bervariasi. Berapapun tinggi dan panjang gelombang semuanya ada. Komplit ….plit, bisa digunakan oleh semua surfer dari yang baru belajar sampai yang sudah sangat mumpuni. Ada beberapa kelas Surfer yaitu Beginner (2.5 meter, 10 m/sec), Intermediate (2.5 meter, 20 m/sec), Competent (3 meter, 20 m/sec), Top Amateur (3 meter, 20 m/sec) dan Top World Surfer (3 meter, 20 m/sec).

 

Kalau Sedang Nunggu Ombak Besar Datang
Bisa Ngobrol Ditengah Laut Dan Kenalan Dengan
Surfer Dari Segala Penjuru Dunia
Sayangnya, umumnya orang Indonesia tidak ada yang mau belajar surfing. Semboyan ‘Nenek Moyangku Seorang Pelaut’ hanya bagus diucapkan dan dinyanyikan saja. Sedikit sekali orang Indonesia di negeri Kepulauan ini yang mencintai lautnya. Saya yakin, anda semua pembaca blog ini tidak ada satupun yang kenal dengan Rizal Tanjung, Oney Anwar atau Raditya Rondi. Mereka inilah pecinta laut sejati, para Surfer yang mengharumkan nama Indonesia di dunia. Kompetisi besar surfing di tanah air tidak bisa dilupakan begitu saja tanpa peran mereka. Kompetisi Indonesian Surfer Championship (ISC), Asian Surfer Championship (ASC) dan WQS Championship semuanya rutin diadakan di Indonesia. Nggak pernah tahu dan nonton ya ?

 

Menunggu Ombak Datang Di
Pantai Kedungu
Surfer Mancanegara Saja Berdatangan Ke Bali
Orang Indonesia Malah Ke Luar Negeri
Mana Ada Ombak Yang Sebagus Di Indonesia
Pantai Kedungu Di Bali
Orang Asing Bilang Pantainya Masih Alami
Orang Indonesia Bilang Apa Bagusnya Pantai Ndeso
Dinda Dengan Surf Board Yang Dibawa
Keliling Indonesia Dari Pantai Ke Pantai

 

Persewaan Surf Board Banyak
Tapi Jarang Sekali Orang Indonesia Yang Bisa Surfing

 

Mobil Yang Saya Sewa Dengan Surf Board
Diatas Dan Didalam

 

Toko Kucing Wa Wa Wa

Toko Kucing Wa Wa Wa
Bikin Bingung Turis Aja
Saya sedang di Bandara International Adi Sucipto Yogyakarta untuk menjemput beberapa teman saya dari Kuwait. Tujuan tamu istimewa saya ini mau jalan jalan wisata ke Prambanan, Borobudur, Dieng dan ke beberapa obyek wisata disekitar Yogya selama 2 minggu. Tugas saya cuma memberi ‘short briefing’ saja tentang Yogya dan selanjutnya akan ditangani oleh Pak Sumanto, seorang Tour Guide Proffesional yang telah saya hubungi jauh hari sebelumnya.
Turis Pada Bingung Kenapa Kucing Indonesia
Bunyinya Wa Wa Wa Bukan Meow Meow Meow 
Dalam perjalanan putar putar kota Yogya menuju ke Hotel, tamu istimewa Arab saya tersebut sibuk jeprat jepret photo apapun yang dilihat sepanjang jalan sambil nyerocos bertanya macam macam. Berkali kali pertanyaannya cukup mengejutkan dan tidak saya duga sama sekali.
‘Why the cat here sounds Wa Wa Wa, not Meow Meow Meow ?’

Bingung saya dengan pertanyaan ini. Ternyata si turis Arab ini terheran heran sepanjang jalan membaca banyak sekali papan nama Toko Cat Wa Wa Wa.

Toko Cat Wa Wa Wa
Dikira Pet Shop
Lebih terkejut lagi, si Arab ini menanyakan juga apakah di Yogyakarta masih banyak binatang buas. ‘Haah, kenapa kamu bertanya seperti itu kawan ? Apakah kamu melihat ada binatang buas di sepanjang jalan yang kita lalui ?‘.
‘No…No, But I saw thousand of Pet Shop along this street’. 
Toko Kucing Mobile
Dikira Salah Nulis Kurang Huruf ‘e’
Ternyata tamu saya ini diam diam memasukkan kata ‘Toko’ dan ‘Jual’ ke Google Translate di handphonenya dan langsung menyimpulkan arti Toko Cat adalah Cat Shop, Jual Cat adalah Cat For Sale. Yahhh kira kira kesimpulannya di Yogya banyak Pet Shop, banyak binatang juga termasuk binatang buas seperti Harimau Jawa dsb.
Toko Kucing Lancar

 

Pembicaraan semakin seru ketika si turis membaca tulisan Cat Oven, Body Repair, Kenteng Magic & Cat. Dalam pikirannya, bengkel bengkel tersebut adalah tempat praktek dukun Vodoo. Berisi dukun dukun sakti yang bisa menyembuhkan badan yang terkena santet/tenung (Body Repair) dan bisa juga mencelakakan orang lain dengan media Kucing. Si Kucing di panggang pakai Oven oleh dukun (Cat Oven) dan orang yang dituju akan langsung kelojotan kepanasan. Orang Arab ternyata takut sekali dengan Vodoo dan praktek praktek perdukunan.

 

Kata Magic & Cat Ini Yang Diartikan
Sebagai Tempat Praktek Dukun Santet

 

Cat Oven Ini Yang Diartikan Bahwa
Orang Indonesia Sadis Sadis
Kata Body Dan Cat Oven Ini
Yang Diartikan Tempat Dukun Praktek
Cat Oven & Body Repair
Turis Bingung Mengartikan
Tempat Penyembuhan Dengan Media Kucing Yang Di Oven
 
 

Cengkir Heritage Resto And Coffee

Cengkir Heritage Resto And Coffee
Jln Sumberan, Ngaglik – Sleman Yogyakarta
Saya sedang menginap di Hotel Hyatt Regency Yogyakarta saat itu. Tetapi suasana dihotel tidak nyaman sama sekali karena kedatangan tamu Kapolri Tito Karnavian beserta rombongan dan pengawal pengawalnya. Dimana mana disegala sudut hotel penuh polisi, ada yang joget Poco Poco di kolam renang, ada juga yang pakai batik tapi bawa HT ngawasi orang yang keluar masuk. Kapolrinya cuma satu tapi yang ‘sowan’ ke Hotel lebih dari satu batalyon, 4 hari nonstop siang pakai seragam polisi lengkap dan malam pakai batik joget Poco Poco.

 

Nasi Ngambil Sendiri Di Dapur
Ada Dua Kukusan Berisi Nasi Putih Dan Nasi Merah
Karena suasana di hotel tidak seperti normalnya hotel, maka saya cari suasana yang lain daripada yang lain. Nah akhirnya ketemu juga tempat nyantai sambil leyeh leyeh ngopi, makan dan ngemil. Namanya Cengkir Heritage Restaurant And Coffee. Lokasinya sekitar 2.5 Km dari hotel Hyatt Regency, tepatnya di Jl Sumberan, Ngaglik – Sleman Yogyakarta. Ini restaurant ndeso yang terletak di ndeso dengan menu makanan rumahan ala ndeso juga.
Nasi Merah Dan Nasi Putih
Hangat Kepul Keput Ngambil Sendiri Di Dapur

 

Karena restaurant ini di Yogya, maka ‘style’nya seperti warung mahasiswa. Nasi ngambil sendiri didapur, lauk milih dan ngambil sendiri di meja lalu lapor ke kasir untuk dihitung dan bayar. Setelah itu baru cari meja untuk menyantap makanan. Kalau anda pernah jadi mahasiswa di Yogya, pasti tidak akan asing lagi dengan cara bayar menunjukkan lauk dan piring seperti ini.
Ada Sop Kampung, Jangan Bening, Sayur Lodeh
Lauknya Tahu, Tempe, Telor Dadar
Malam hari, restaurant ini semakin ramai untuk ngopi dan leyeh leyeh. Suasana ndeso dengan lampu kerlap kerlip ala kadarnya membuat tamu semakin banyak yang datang. Soal rasa masakannya menurut saya tidak terlalu istimewa, benar benar masakan rumahan seperti yang sering kita nikmati sehari hari. Harganyapun juga normal dan cenderung ke ‘harga mahasiswa’. Silahkan datang dan mencoba sendiri kalau anda sedang di Yogya.
Dapur Ndeso Aroma Ikan Gorengnya
Harum Dan Bikin Lapar
Lokasinya Masih Ndoso
Belum Banyak Rumah Disekitarnya
Tempat Parkirnya Sangat Luas
Batas Desa Ngaglik Didepan Restaurant
Banyak Sepeda Motor
Berarti Pengunjungnya Kebanyakan Mahasiswa
Dekorasi Ndeso Didepan Restaurant
Makan Dulu Ya
Meja Dan Kursinya Jadul Semua
Pendopo Restaurant Baru
Sepertinya Restaurant Masih Berkembang Terus
Kalau Malam Ramai Mahasiswa Mahhasiswi
Ngopi Sambil Nyantai
Menjelang Malam Suasan Ndeso
Semakin Menarik

 

Baca Juga :