Monthly Archives: June 2008

Rekreasi Di Kuwait

Banyak tempat hiburan di Kuwait tetapi yang paling disukai anak anak dan saya tentunya adalah nonton film. Gedung Bioskop cukup banyak dan semuanya tergabung dalam Cinescape, kalau di Indonesia mirip dengan Cinema 21 milik pengusaha Sudwikatmono. Taripnya semua sama KD 3 (sekitar Rp 100.000) tetapi kalau hari senin cukup bayar separuh harga saja atau KD 1.5, tentu saja antrian jauh lebih panjang kalau hari Senin seperti gambar disamping. Gedung Bioskop di Kuwait cukup berdekatan sebagai contoh Al Kout dan Ajial terletak di Fahaheel, Al Fanar dan Marina terletak di Salmia.

Secara umum tempat tempat rekreasi keluarga cukup banyak di Kuwait, mungkin juga sangat berlebihan dibanding jumlah penduduknya yang sedikit dan umumnya tempat hiburan ini terletak di pantai, mulai dari hiburan biasa sampai yang hi end, sebut saja diantaranya :

  • Taman Hiburan Keluarga dimana pengunjung bisa naik komidi putar, kereta api mini dan semacamnya : Entertainment City, Kuwait Magic, Al Shaeb Leisure Park dan lain lain dengan ukuran kecil di sepanjang pantai Arabian Gulf dan ada juga di Hawally persis disamping Jareer Bookstore.
  • Water Park seperti kolam ombak, kolam anak anak : Aqua Park, The Water Front
  • Kuwait Tower, merupakan menara identitas Kuwait dimana pengunjung bisa naik sampai ke puncak menara untuk melihat panorama Kuwait yang indah dari ketinggian
  • Musical Fountain : merupakan auditorium khusus untuk pertunjukan musik. Untuk penggemar musik, anda bisa bergabung ke Kuwait Singers, hubungi 563 7787 atau 563 8124, Ahmedi Music Group dapat dihubungi di 372 8464 or 372 9689. Yang aliran dangdut, keroncong dan pop Indonesia tempo dulu (maklum sudah lama nggak ngikuti perkembanganmusik pop Indonesia) bisa bergabung latihan musik di KBRI.
  • The Yachting Club : Nah yang ini klub mancing orang orang Kuwait terletak dekat Sultan Center di Salmiah. Keanggotaan club hanya bagi yang memiliki Kapal sendiri, bagi yang tidak memiliki kapal bisa sewa atau numpang saja salah satu kapal yang akan melaut. Saat tulisan ini dibuat jumlah kapalnya 265, artinya jumlah anggotanya kurang dari 265 karena ada yang memiliki beberapa kapal setiap orangnya. Umumnya mereka senang kalau kita tumpangi apalagi kalau kita puji kapalnya yang megah dan mewah. Club yang lain adalah The Fahaheel Fishing Club letaknya di Fahaheel. Pemilik jet ski umumnya juga tergabung dalam clubs dan di Kuwait sudah merupakan suatu hal yang umum kalau menjumpai kapal atau jet ski jalan jalan di darat atau di jalan raya pada saat hari libur. Maklum orang Kuwait sangat menggemari olah raga air.
  • Olahraga yang kurang umum di Kuwait seperti Badminton ternyata juga punya penggemar sendiri dan tempatnya di Gulf English School, sayang di Sport Center KOC tidak pernah saya jumpai meskipun bekas lapangannya ada. Kalau olah raga lain seperti Tenis, Bowling tidak sulit untuk dicari. Cricket sangat populer di Kuwait terutama di kalangan orang India dan Pakistan. Hampir semua lapangan parkir dipakai untuk bermain Cricket kalau temperatur udara memungkinkan.
  • Olahraga Air juga seabreg, kolam renang laki laki dan wanita dipisahkan dan kebanyakan kolam renang dalam gedung tertutup. KOC juga memiliki sarana kolam renang di Ahmadi, gratis dan hanya nunjukin badge KOC saja. Kuwait juga banyak memiliki klub menyelam; Dive Caroline (PADI) berlokasi di Messilah Beach Hotel, Tel/Fax 562 5313; BBR Dive Center (PADI) berlokasi di Salwa Area 6 Tel 565 1075 & Mantas Dive Club (BSAC) Tel/Fax 539 4937
  • Club Otomotif paling bikin grogi, maklum di Indonesia mas Ardi cuma tergabung dalam club VW Kodok yang rata rata umur mobilnya sudah seusia dengan almarhum kakek saya, dan di Kuwait club automotifnya rata rata kelas Hi End seperti Porsche Club, Hummer Club, Limmousine Club, Sport Car Club. Lalu VW kodok punya club nggak ya di Kuwait ? Nah ini yang jadi pemikiran mas Ardi setiap hari karena ternyata sampai saat ini baru ketemu dua mobil VW Kodok kuno, yang lainnya New Beetle.
Advertisements

Prosedur Driving Liscense

Aturannya sebenarnya bisa untuk mengendarai mobil di Kuwait menggunakan International Driving License kalau visa kita adalah Visit Visa atau Business Visa, sedangkan pemegang Visa Kerja harus memiliki Local Driving Liscense untuk mengemudikan mobil di Kuwait. Celakanya, tempat tempat rental mobil di Kuwait tidak tahu International Driving Liscence dan tidak akan merentalkan mobilnya apabila tidak bisa menunjukkan Civil ID dan Local Driving Liscense. Jadi buat apa susah susah ngurus International Driving Liscense kalau nggak bisa dipakai untuk rental kendaraan ?

Tetapi kalau anda pemegang Visa Kerja sebenarnya bisa mendaftar ke polisi untuk mendapat Temporary Driving Liscense sampai prosedur residency selesai dan anda memiliki Civil ID resmi. Tetapi saya yakin prosesnya memusingkan kalau kita harus ngurus sendiri.

Untuk memperoleh driving liscense cara KOC sederhana saja :

  • Proses Istimara dulu di KOC Passport Office.
    Biaya KD 42 dan dokumen yang diperlukan adalah :
    – Terjemahan Arabic ijasah sarjana dari KBRI dan disahkan Foreign Affair Kuwait
    – Pas photo 4x 6 latar belakang biru 2 lembar
    – Photo copy pasport halaman depan dan halaman yang ada sticker visa
    – Photo copy Civil ID
    – Blood certificate dari KOC Hospital Hanya dalam waktu satu
    dua hari saja anda sudah dipanggil KOC Passport Office untuk test mata di kantor polisi. Apabila hasil test mata sudah diberikan kembali ke Passport Office maka hanya dalam waktu kurang dari seminggu istimara sudah selesai. 
  • Gunakan Wasta untuk proses Driving Liscense.
    Tanpa wasta jangan harap anda bisa lulus test mengemudi, sudah banyak yang jadi korban tidak lulus test sampai delapan kali tanpa tahu apa penyebabnya. Dengan memakai Wasta, anda akan diajari cara mengemudi di Kuwait, aturan jalan raya, dan parkir kendaraan. Dan sudah tentu dapat bocoran soal ujian tulis dan cara agar lulus ujian praktek. Wasta yang sudah terbukti mumpuni dan banyak dipakai rekan rekan Indonesia dan Malaysia adalah Ratna (+965 9479647), jangan membayangkan si Ratna ini cantik, lembut dan sedikit genit seperti Ratna yang di Indonesia, yang di Kuwait ini asli laki laki orang Srilanka, nama aslinya Rajaratnam. Wasta sebenarnya adalah bossnya si Ratna ini, Kuwaiti tetapi untuk mudahnya sebut saja wastanya Ratna gitu loh. Dia bertanggung jawab untuk njemput anda dirumah, latihan mengemudi jalan raya, latihan parkir dan memberi petunjuk saat proses test sampai pengambilan driving liscense. Selalu tanyakan ke Ratna tempat tempat untuk penyerahan dokumen, test tulis dan praktek, pengambilan dokumen hasil test dan pengambilan driving liscense. Di kantor polisi Ahmadi tidak ada loket dan ruang tunggu yang benar benar ruang tunggu. Semua ngantri didepan jendela diluar gedung. Petugas akan membuka jendela dan teriak memanggil nama anda setelah itu menutup jendela kembali. Bawa air kalau pas musim panas agar tidak dehidrasi, bawa masker kalau pas banyak debu dan jaket kalau musim dingin.

    Note : Hati hati pada saat pertama kali mengemudi di Kuwait, kita sudah terbiasa dengan setir kanan dan pada saat mengemudi dengan setir kiri, seringkali terkejut kalau ada mobil menyalip dari sebelah kiri. Pengalaman saya perlu satu bulan untuk membiasakan setir kiri. Disamping itu highway di Kuwait sering terjadi kecelakaan karena ngebut atau pindah jalur dengan cara memotong didepan mobil kita.

Biaya Wasta perinciannya adalah sbb :
Untuk wasta : KD 120 + KD 15 untuk rental mobil dan driving training selama 3 jam + KD 20 untuk meterai.
Dihitung dengan biaya istimara yang KD 42 maka total sekitar KD 200 atau Rp 7 Juta hanya untuk mendapatkan driving liscense di Kuwait. Biaya bisa bervariasi atau berbeda sedikit antara orang per orang, kira kira segitulah totalnya. (by:Ardi)

Baca Juga :

Tempat Makan Dan Restaurant

Photo disamping bukan duduk-duduk didepan Pasar Jumat, tetapi di restaurant (Thanks God Its) TGI Friday di Arabian Gulf Street. Rumah makan ini tersebar dimana mana, ada yang di Avenue Mall, Marina Crescent dan Arabian Gulf. Cita rasa masakannya OK dan tidak asing dengan lidah Indonesia. Menu favorit kesukaan kita adalah Texas Ribs Eye Steak dan Tenessee Sampler, ada rasa kecap manis Indonesia di masakan ini. Daging steaknya empuk dan tidak ada bau anyir daging sama sekali. Harga lumayan mahal, rata rata sekitar KD 5, tapi ingat porsinya adalah porsi Arab, artinya cukup satu porsi bisa dimakan ramai ramai. Jadi artinya nggak terlalu mahal juga.
Rumah makan lain favorit keluarga adalah China Dragon di Mahboula (belakang Popeye Restaurant). Tempatnya tersembunyi dibelakang apartment apartment dan anda harus mengajak saya sebagai guide kalau ingin mencoba restoran ini. Harga relatif murah rata rata sekitar KD 1.5 – KD 2 per porsi. Rumah makan ini benar benar chinese food seperti di Indonesia. Menu favorit keluarga adalah crispy tofu dan green bean. Buka mulai jam 12:00 sampai malam tergantung musim. Catatan : kalau musim panas aktifitas Kuwait sangat ramai malam hari, dan restaurant buka sampai tengah malam.

Di Kuwait banyak sekali chinese food, Noodles Restaurant juga enak, ada nasi goreng pula. Tetapi sebagai menu favorit keluarga adalah Peking Duck, uenak sekali meskipun per porsi cukup mahal. Peking Duck restoran ini mengingatkan kita akan rasa Peking Duck asli di Beijing, kering dan crispy sangat berbeda sekali dengan Peking Duck yang banyak kita jumpai di Indonesia maupun Singapore.
Restaurant Indiapun kebanyakan juga menyajikan Chinese Food, tetapi rasanya tetap saja masakan India. Kami menamakannya ‘Chinese Food Geleng Geleng’ karena tukang masaknya India selalu geleng geleng kepala kalau bicara dan kita juga geleng geleng karena merasa bukan chinese food.

Rumah makan India paling banyak tersebar dimana mana, kalau di Indonesia sebarannya semacam Warung Tegal. Harga seporsi sangat murah hanya dengan KD 0.5 anda sudah bisa makan kenyang di restoran restoran India di Fahaheel. Hebatnya lagi, nasi putih habis langsung ditambah kapanpun anda minta tetapi kalau kare daging, ayam atau ikan yang habis maka hanya sekali saja ditambah. Benar benar puas hanya dengan KD 0.5 saja.
Note : restoran India seperti ini hanya laki laki saja yang njajan.

Ada juga restaurant Sushi di Salmiya, Arabian Gulf Street dekat Kuwait Tower, Marina Mall dan Hotel Le Meredien. Tapi minta ampun harganya sangat mahal sekali. Sekali makan dan tidak kenyang sudah habis KD 30. Jangan deh nyoba nyoba ke restaurant Sushi di Kuwait, cukup kami saja yang jadi korban.

Rumah makan lain dengan citarasa Indonesia adalah Marina Thai. Restaurant ini banyak tersebar di food court mall besar diseluruh penjuru Kuwait seperti Al Manshar Fahaheel, Al Kouts Fahaheel, Marina Mall Salmiya dan tempat lain. Harga ya jelas harga mall.

Restaurant yang lain tidak ada yang menjual nasi karena orang Kuwait secara umum tidak makan nasi. Yang paling banyak adalah restaurant junk food : burger (Mc Donalds, Hardees, Burger King,Popeye), Pizza (Pizza Hut, Papa John, Pizza Express), Ayam Goreng/Panggang (KFC, Naif Chicken) dan yang tidak ada di Indonesia adalah Shrimpy. Shrimpy menjadi favorit keluarga karena ikan dan udang goreng, sudah sangat bosan junk food ayam goreng, burger atau pizza, disamping enak juga tidak ada bau amis sama sekali baik ikan maupun udang gorengnya.
Restaurant Arab juga ada misal Tikka, Kabab Ji dan Hala Restaurant. Tinggal pilih yang mana.

Makanan mewah tapi murah juga ada, steak daging import, ayam, udang dengan nama nama western dan citarasa aneka macam cuma seharga KD 0.8 sampai KD 1 saja. Restaurantnya bagus dan bersih dengan pelayanan kelas 1. Kalau ingin mencoba harus ngajak mas Ardi karena harus nunjukin badge KOC. Memang restaurant ini hanya untuk staff KOC dan keluarganya saja. Bisa murah jelas karena disubsidi oleh KOC. Letaknya didalam komplek KOC Ahmadi. Namanya restaurant Hubara, hanya beberapa langkah saja dari Guest House KOC. Pegawai baru KOC makan di restaurant ini karena terlalu jauh kalau harus mencari restaurant lain disekitar guest house dengan jalan kaki.

Catatan : Kalau pesan makanan jangan banyak banyak, umumnya porsi Arab dimana satu porsi bisa dimakan ramai ramai beberapa orang ukuran normal Indonesia. Sebagai contoh satu porsi briyani umumnya bisa untuk dua orang dewasa, burger juga ukurannya large. Lebih baik dimakan dirumah saja ramai ramai daripada dipaksakan makan sampai kekenyangan di restaurant.
Semua restaurant di Kuwait melayani pesan antar sampai rumah cukup dengan menelpon saja, tapi biasanya dikenai biaya pengantaran juga meskipun ada beberapa yang gratis. Menu makanan berupa brosur yang bisa dibawa pulang, sediakan dirumah apabila sewaktu waktu ingin pesan dari rumah (By Susy).

Baca Juga :

Living Cost Kuwait

Susah juga kalau ditanya berapa living cost di Kuwait, jawabnya sangat tergantung dari siapa yang ditanya. Orang yang biasa hidup sederhana tentu akan lain jawabnya dengan yang dari golongan ‘the have’. Yang jelas, kalau kita expatriate, sehari hari hidup di Kuwait, terima gaji KD atau US$ tetapi jalan pikirnya masih Rupiah, bisa bisa nggak makan, nggak pernah nonton film dan tidur numpang kiri kanan. Bayangkan, untuk makan satu piring briyani saja perlu KD 1 atau sehari KD 3. Kalau cara berpikir anda ‘rupiah’ seolah olah sehari perlu KD 3 x Rp 35.000 = Rp 105.000 untuk diri sendiri saja. Apakah ini mahal ? Jawabnya ya kalau cara berpikir anda masih ‘Rupiah’, tetapi kalau anda sudah menyatu dengan negara tempat anda bekerja, maka KD 3 tersebut biasa biasa saja dan cocok dengan gaji yang anda terima. Seharusnya yang dipakai sebagai tolok ukur adalah berapa uang yang bisa anda tabung setiap bulannya dengan gaya hidup seperti anda sekarang dibanding dengan waktu anda masih di Indonesia. Di Indonesia sehari hari Nasi Pecel tetapi di Kuwait berubah menjadi nasi briyani, apakah ini berarti living cost tinggi ? Bukan, sama saja meskipun harga briyani lebih mahal dari pecel.

Kita harus menyadari juga bahwa kita adalah manusia yang bisa fleksibel, gaji kecil cukup dan gaji besar nggak bisa nabung. Jadi untuk apa menghitung hitung living cost ?. Punya nggak anda motivasi untuk pindah ke Kuwait ? Kalau punya, itulah sebenarnya yang jadi dasar utama anda pindah ke Kuwait, bukan Living Costnya. Terus terang motivasi saya dan keluarga pindah ke Kuwait hanya karena ingin menyekolahkan anak ke International School dan ingin setiap tahun umroh ke Mekah. Itu saja. Sewa Apartment bisa mencari yang murah dan baik, makan sehari hari bisa masak sendiri, hiburan misal nonton bioskop bisa dirundingkan sebulan sekali atau tidak nonton sama sekali, pulang ke Indonesia bisa dibicarakan dengan keluarga perlu atau tidak atau malahan sekaligus piknik ke negara tertentu. Kalau cara berpikir kita masih ‘rupiah’, ditanggung deh anda akan ‘ngenes’ di Kuwait.

Saya masih ingat betul waktu bertemu dengan ibu ibu yang semuanya baru datang dari Indonesia. Apa yang dilakukan ? setiap akan membeli sesuatu selalu dikonversikan ke rupiah dan dibandingkan dengan harga di Indonesia. Kalau jalan pikirnya selalu begitu, ya tinggal saja di Indonesia. Dan anda tidak akan pernah merasakan nikmatnya Kuwait Dinar.

Tetapi bagaimanapun juga, silahkan baca Living Cost Kuwait dibawah. Harga kebutuhan sehari hari secara umum tidak jauh beda ada yang lebih mahal tetapi ada juga yang lebih murah. Anda bisa menentukan sendiri kira kira mau yang ‘Sederhana’ atau yang ‘Hi End’. ‘Sederhana’ itu apa sih, masing masing orang akan mengartikan sendiri sendiri . (by Susy)

Baca Juga :

Kuwait Book Store

Menurut saya toko buku yang satu ini lumayan besar dan banyak macam jenisnya. Hampir seluruhnya buku berbahasa Inggris. Tidak begitu ramai karena secara umum orang Kuwait kurang gemar membaca. Letaknya di lantai dasar Al-Munthanna Mall. Karena jumlah buku banyak maka penataannya disusun berdiri sehingga pengunjung kesulitan mencari buku yang diinginkan. Buku kedokteran, mathematics, physics, geography dan travel termasuk peta seluruh negara ada. Entah ada atau tidak yang membeli pokoknya tersedia. Yang menarik buku kebudayaan dan wisata Indonesia menempati tempat special. Banyak yang mencari atau ingin tahu tentang Indonesia, terutama peta Indonesia dan buku berisi photo photo wisata Indonesia kata petugas yang jaga. Ini mungkin efek tidak langsung dari banyaknya Indonesia mengirim TKI ke Kuwait, khususnya yang bekerja dan punya akses ke rumah tangga Kuwait (By Susy)

Baca Juga :

Lampu "Soklee" Masih Ada Di Kuwait

Kalau arek Suroboyo kelahiran ‘jaman dulu’ pasti ngerti yang namanya lampu “Soklee”, sebenarnya “Soklee” adalah merk lampu sorot yang biasa digunakan untuk menerangi gedung, patung atau sekedar disorotkan ke langit untuk memberi efek cantik dilangit yang gelap. Pada jaman dulu THR Surabaya banyak memakai lampu tersebut untuk mengundang pengunjung. Di Kuwait ternyata ada juga lampu tersebut dan merknya masih “Soklee”, entah buatan mana. Fungsinya juga sama untuk memberi tahu bahwa ada toko baru yang sedang dibuka atau ‘Grand Opening’. Datang saja kalau melihat lampu “Soklee” disorotkan kelangit yang gelap, disamping bisa sebagai hiburan biasanya toko baru tersebut memberi harga khusus untuk barang dagangannya. Kalau bakery atau restaurant yang sedang ‘Grand Opening’, wah bisa kenyang perut anda kalau anda datang mendekat, disuruh mencoba gratis segala macam makanan. (by Susy)
ekat

Prosedure Residency Permit

Catatan : Informasi ini hanya sebagai petunjuk saja sebab prosedur bisa berubah tergantung siapa yang menangani. Secara umum perubahan yang mungkin terjadi kecil saja, jadi tenang dan sabar saja, ini sering terjadi dan sering membuat frustasi. Bagi Karyawan KOC, frustasi karena pengurusan administrasi seperti ini sudah dipotong 50 %, yang 50 % lagi dihadapi sendiri oleh staff passport office, tetapi tetap saja staff passport office akan memanggil anda kembali kalau ada masalah.

Photo diatas adalah kantor immigration Ahmadi. Butut. Anda nggak perlu mondar mandir kekantor tesebut karena sudah diurus KOC Passport Office. Biaya sengaja tidak saya laporkan tergantung dengan siapa anda memproses, pokoknya suka suka yang meminta, tetapi tidak jauh dengan biaya resmi, itung itung ongkos jerih payahnya lah.

  • Siapkan photo dengan latar belakang biru ukuran 4×6 dan 3×4. Jumlah tidak ingat lagi, lebih baik bawa saja sebanyak mungkin. Bagi yang berkacamata, siapkan juga photo yang tanpa kacamata. Aturannya photo tidak boleh berkaca mata, tetapi prakteknya tergantung selera petugas, biarkan saja mereka memilih sendiri.
  • Siapkan photocopy entry visa, passport, ijasah sarjana (akan ditranslate ke arabic kalau belum), akta nikah. Ingat, semua dokumen asli juga diminta, administratifnya sangat sembrono sekali sehingga kemungkinan hilang besar sekali. Perhatikan benar siapa yang membawa dokumen anda dan dibawa kemana. Selalu minta receipt atas dokumen asli yang telah anda serahkan. Kalau ijasah anda di’laminating’, seringkali laminatingnya dicopot paksa sehingga ijasah rusak. Entah kenapa ‘default’ orang Kuwait kalau melihat ijasah di’laminating’ kok selalu mencopotnya. Perhatikan benar jangan sampai ijasah anda distempel atau dicorat coret. Beberapa tahun lalu kita orang Indonesia memaksa agar ijasah tidak distempel atau diparaf apapun juga alasannya.
  • Siapkan photocopy contract kerja dengan KOC. Selanjutnya untuk pengurusan apapun kontrak kerja dan passport akan selalu ditanyakan.
  • Kontrak sewa apartment juga sering ditanyakan untuk memastikan alamat tinggal anda selama di Kuwait siapkan beberapa copy, tetapi staff passport office akan mencari jalan keluar kalau seandainya anda belum memiliki surat sewa apartment, biasanya alamat tinggal anda akan ditulis komplek perumahan KOC Ahmadi.

Kalau anda tidak punya guide berbahasa Arab akan terasa sekali mbuletnya urusan seperti ini di kantor pemerintah, untungnya KOC passport office sudah menangani semuanya.

  1. Staff Passport Office akan membimbing anda untuk pengambilan sidik jari termasuk menjemput anda di KOC Guest House. Lokasi di Sharq (dekat dengan BMW Showroom). Semua dokumen asli maupun photocopy dibawa oleh staff KOC, antrian sangat panjang tetapi ‘wasta’ KOC tersebut cukup ampuh untuk mem’bypass’ antrian. Dengarkan saja orang ngedumel pakai bahasa masing masing. Anggap saja anda sedang mendengar bahasa ‘allien’. Setelah selesai finger print, korbankan sapu tangan anda untuk membersihkan jari kalau anda tidak bawa tissue. Sabun dan air untuk cuci tangan sering tidak ada, kalau petugas tidak melihat usapkan saja jari anda ke tembok.
  2. Staff Passport office juga membimbing anda ke state medical. Semua dokumen dia yang bawa, antrian cukup panjang tetapi nggak usah ikut antrian tersebut, tahu tahu anda sudah disuruh ngantri paling depan. Dengarkan lagi suara gaduh dibelakang anda, ada ‘Allien’ sedang ngedumel dibelakang. Anda nggak akan tahu disuntik apa saat itu, begitu masuk langsung saja disuntik. Petugas state medical ini ada yang ‘bencong’, cantik dan cukup semlohe.
  3. Pengambilan Rontgen di state medical juga panjang antriannya. Anda langsung disisipkan di tengah atau depan oleh ‘wasta’ passport office. Baju dan kaos sudah harus dibuka meskipun kita masih ditengah tengah antrian. Semua campur, baik kuli bangunan, engineer dan manager. Kalau pas musim dinginya jelas terasa sekali dinginnya.
  4. Test telinga, golongan darah, Urine juga dilakukan di KOC Hospital sehari sebelum kita dibawa ke state medical ini. Jadi hanya dalam waktu dua hari tangan kita dicoblas coblos untuk pengambilan darah.
  5. Proses selesai, anda tidak perlu nunggu semua paperwork hasil test diatas. Tunggu saja panggilan dari passport office beberapa hari kemudian. Kalau nggak salah sekitar seminggu saja selesai dan pihak passport office langsung menguruskan Civil ID.
  6. Begitu juga untuk keluarga, semua proses diurus oleh passport office.

Semua dokumen sidik jari, state medical, aids test dipegang oleh passport office dan anda tidak akan punya copynya karena semuanya akan digunakan untuk mengurus civil id. Tanyakan kemungkinan anda mendapat copynya, syukur kalau bisa.
Yang bukan karyawan KOC bisa lihat prosesnya keluarga Pinot dibawah, pusing deh. ..Serba mbulet. (By: Ardi/susy)

Baca juga :