Monthly Archives: May 2013

Demi Tuhaaan !!!

Ngantri Check Fisik
Tidak Perlu Turun Dari Mobil
6 Tahun tinggal di Kuwait membuat saya benar benar mencintai tanah air Indonesia. Di Indonesia, pengurusan STNK sangat mudah sekali. Sambil tiduran atau leyeh leyeh di rumahpun STNK bisa jadi dalam beberapa jam saja. Tinggal telpon perusahaan jasa, tahu tahu STNK baru sudah nyampai kembali di rumah. Kalaupun harus datang ke kantor polisi, juga enak sekali. Baru saja masuk ke kantor polisi sudah disambut puluhan orang yang menawarkan jasa pengurusan STNK dan kita bisa duduk manis diruang tunggu. Di Kuwait, mana mungkin hidup enak dan nyaman seperti ini bisa terjadi. Semuanya harus dikerjakan sendiri.
.
.
Kiri Untuk Mobil Kecil
Kanan Untuk Mobil Besar
Beberapa hari lalu, saya dan suami mengurus perpanjangan STNK di kantor polisi lalu lintas di Ahmadi Kuwait. Beberapa kawan Arab mengatakan prosesnya sangat mudah sekali. Masak iya, beberapa kali saya berurusan dengan proses administratif di kantor kantor pemerintah, selalu ada saja masalah yang muncul. Langkah pertama yang disarankan seorang kawan adalah bayar asuransi mobil. Lancar, karena perusahaan jasa asuransi banyak terdapat di Fahaheel. dan pegawai perusahaan asuransi umumnya dari India dan lancar berbahasa Inggris. Si India juga menjelaskan langkah langkah proses di kantor polisi. Tetapi dasar suamiku, di depan orang India lagaknya sok tahu. “Jaga Image” katanya,
.
.
Perlu 15 Menit Untuk
Ngantri
Di Kantor Polisi, dengan yakin suamiku langsung berdiri ngantri 15 menit sambil bawa surat dari asuransi. Tulisan cacing bahasa Arab tidak dibaca karena memang tidak tahu artinya. Ternyata salah, ngantrinya harus ditempat lain dan dengan membawa mobilnya karena harus dilakukan cek fisik dulu. Saat ngantri cek fisik, semuanya tampak lancar. Pak polisi membuka lembar demi lembar kertas asuransi yang saya bawa sambil memberi paraf dan stempel. Saya dan suami tidak harus turun dari mobil. Masalahnya, pak polisi melakukan tugas sambil disibukkan oleh ‘IPhone’nya. Pak Polisi asyik nyanyi lagu Arab dengan menggunakan earphone sambil sesekali tepuk tangan berjoget arab.
.
.
Ada “Slonong Boy”
Dimarahi Petugas Karena
Nggak Mau Ngantri
Di Loket terakhir, saya sodorkan semua kertas yang telah di paraf dan stempel tadi. Tanpa berkata apa apa langsung semua berkas ditolak dan dikembalikan.
“APA…..?!?!?!?!?!”,
Ternyata ada kertas yang belum diparaf dan distempel. Akibatnya, mobil harus berputar dan ngantri kembali dari awal untuk bertemu kembali dengan pak polisi yang lagi asyik mendengarkan musik dari Iphonenya. Saya hitung sekitar 1 jam waktu terbuang percuma. Setelah proses check fisik selesai, kembali suami ngantri di kantor polisi untuk mendapatkan STNK baru. Kira kira 15 menit diperlukan oleh suamiku untuk mencapai loket. Begitu didepan loket, terlihat suami debat dan ngeyel dengan petugas. Kertasnya dioret oret dengan tulisan “4 O’Clock”. besar.
.
“Why ????”. suamiku protes.
“Philipino, 4 O’Clock”
“I’m Indonesian”
“No…!, Philiphino 4 O’Clock !!!”
“DEMI TUHAAAAAN !!!!”
.
Akhirnya mau nggak mau terpaksa pulang juga, meskipun sudah teriak teriak gaya “Arya Wiguna Vs Eyang Subur”. Tetap saja nggak mempan dan nggak ada gunanya.
.
.
Baca Juga :

Hikmah Dari Serious Traffic Violation

Lebih Bagus Dijual Saja, Abis Kalau Mogok
Suami Pegang Setir Dan Saya Kebagian Ndorong Terus
Ini Suamiku, Ogah Turun Dan
Cuma Perintah ‘Cepat Dorong !!!”

Suami saya penggemar berat Mobil Antik, khususnya Volkswagen Beetle atau VW Kodok. Di Indonesia punya beberapa buah VW Kodok, ada satu yang masih jalan dan ada juga yang ndongkrok nggak bisa jalan. Di Kuwait, juga punya VW Kodok butut tetapi jenis New Beetle. Berapa bulan lalu laku dijual murah. Kata suami, VW New Beetle nggak bagus, nggak ada seninya sama sekali. Suamiku mau cari kodok klasik yang lebih kuno lagi.

Daripada Ndorong
Terus, Jual Saja

Tapi hari ini saya bersorak gembira sampai jungkir balik berkali kali setelah baca berita hangat di koran koran Kuwait. Rasanya perut saya jadi kencang dan langsing kembali setelah tertawa terbahak bahak sambil gulung gulung di lantai. Bisa ngebayangin nggak kalau orang gemuk tertawa terbahak bahak sampai gulung gulung di lantai, tentu lucu dan imut. Keinginan suami untuk memiliki Volkswagen Kodok butut bubar berantakan. Mulai tahun ini, mengemudikan mobil butut bisa dikategorikan Serious Traffic Violation dan bisa di deportasi langsung tanpa harus melalui pengadilan. Sama halnya dengan Ngebut melebihi 40 Km diatas batas yang ditentukan, sama juga dengan ngompreng cari muatan penumpang ilegal dan sama juga dengan melanggar lampu merah dua kali. Semuanya bisa langsung dideportasi.

Hikmah Dan Pesan Moral Buat Suami : “Sayangilah istrimu, belikan selalu mobil terbaru daripada nanti istrimu di Deportasi”

Camaro Transformer 2013
Biar Tenang Dan Aman Di Kuwait

MOI ‘Deports’ 1,285 Expats For Serious Traffic Violations 

(Klik Untuk Melihat Sumbernya)

72 Illegals Among 275 Arrested In Jleeb,
Capital Security Swoop
KUWAIT CITY, May 18: Assistant Undersecretary for Traffic Affairs at the Ministry of Interior Major General Abdul Fattah Al-Ali announced that the General Traffic Department deported 1,285 expatriates in the last few weeks for committing serious traffic violations, reports Al-Anba daily.
.

He said the department received instructions from the Deputy Premier and Minister of Interior Sheikh Ahmad Al-Humoud to deport expatriates who commit several serious traffic violations. He revealed that 1,005 vehicles, most of which were of models prior to 1985, were referred to scrap as they were not considered safe for driving. (Arab Times)Baca Juga :

Pernak Pernik Warna Warni Toko Kerajinan Wanita Kuwait

Grand Textile Market Kuwait
Warna Warni Grand
Textile Market Kuwait

Sejak dulu saya punya hobby menjahit, quilting dan berbagai macam kegemaran wanita seperti membuat pernak pernik hiasan rumah. Kenapa nggak jadi penjahit saja mbak, kanbisa menghasilkan duit. Oh, jelas tidak. Saya cukup tahu diri, kalau membuat satu buah taplak meja quilting saja paling cepat 6 bulan dan bahkan ada yang 2 tahun belum jadi sampai sekarang. Di Kuwait, saya cukup dimanjakan dengan urusan hobby semacam ini. Banyak sekali toko pernak pernik wanita semacam ini. Yang terbesar adalah Grand Textile Market di Kuwait City.

Rasanya Pingin Aku Beli Semua

Pedagang : “Hi Madame Susy, lama tidak kesini. Apa kamu pulang ke Indonesia ?
Madame Susy : “Nggak…
Pedagang : “Sudah jadi project quiltingmu ?
Madame Susy : “Belum…
Pedagang : “Kapan jadinya, saya ingin melihat kalau sudah jadi

Criwis amat nih, nggak aku beli dagangannya tau rasa.

Kombinasi Warna Sangat Berani
Khas Arab
Siapa Bilang Wanita Arab
Cuma Ber Abaya Hitam
Syahrukh Khan Al Hadi Center
Fahaheel

Saking seringnya saya ke pasar ini, hampir semua pedagang kenal saya. Di pasar Fahaheel juga ada toko semacam ini, namanya Al Hadi Center. Pedagangnya dari India, wajah dan kumisnya merupakan perpaduan antara Hitler dan Syahrukh Khan. Disamping jual pernak pernik menjahit, si artis India ini juga terima reparasi mesin jahit. 
Madame Susy, saya punya mesin obras second hand masih bagus. Beli dong, harga cuma KD 25 saja“. 

No.. no… too expensive, KD 15 OK ?“.

 “Yes madame, only for you, don’t ask to your friend“.

Al Hadi Center Fahaheel
Ada Tempat Parkir Khusus Suami
Kalau Nggak Diparkir Bawelnya
Bukan Main

Tetapi, yang paling terkenal adalah Barakat Store. Toko ini disamping paling lengkap dan besar, letaknya selalu dilokasi strategis dan ramai. Salah satu yang dekat dengan rumah terletak di Bairaq Mall Complex. Toko ini juga menjual perlengkapan hobby melukis, terutama perlengkapan sablon. Baik Barakat maupun Grand Textile Market, semuanya menyediakan tempat duduk khusus buat parkir bagi suami atau anak yang mengantar. Bisa dibayangkan, kalau suami tidak diparkir di tempat yang semestinya, pasti baru beberapa menit saja sudah minta pulang.

Toko Pernak Pernik Di Egaila
Sudah Langganan Boleh Menghitung Sendiri
“Madame Discount 5 % Saja, Jangan Ditambah Lagi”