Category Archives: Singapore

Rumah Apartment Singapore Dan Jakarta

Rumah Pribadi Dengan gaya Minimalis
Nggak Percaya Saya Kalau Ada Koruptor
Dari Indonesia Sanggup Beli Rumah Tanah Di Singapore

 

Kalau anda saya tanya, ‘Seberapa besar luas darat dan laut Singapura ?’. Jawabnya paling singkat saja Kecil‘. Kalau saya tanya lagi Kecilnya seberapa ?‘. Jawaban umum yang sering saya dengar ‘Segede Bali‘. Jelas ngawur, coba buka wikipedia dan bandingkan luas Singapore yang hanya 716,1 Sq Km dan DKI Jaya yang mencapai 7,641.51 Sq Km. Artinya, luas darat dan laut Singapura hanya 10 % saja dibanding luas darat dan laut DKI Jaya. Inilah sebabnya pertumbuhan Singapore menjulang keatas. Penduduknya berjubel tinggal di Apartment. Tidak sembarang orang bisa punya rumah tanah di Singapore, terlalu mahal dan tidak akan terjangkau oleh kebanyakan penduduk Singapore.

 

Apartment Di Singapore
Iklannya Nyampai Ke Indonesia

 

Kalau anda melihat bangunan kecil diantara gedung gedung pencakar langit di Singapore, bisa dipastikan gedung tersebut adalah Tempat Ibadah, Bangunan Cagar Budaya atau Rumah Tinggal Exclusive milik ‘orang orang tertentu’ yang incomenya jauh diatas rata rata penduduk Singapore. Beda dengan orang Indonesia, biar kelihatan bergengsi dan gaya maka rame rame tinggal di Apartment ditengah kota dengan seribu satu alasan. Di negara manapun yang pernah saya kunjungi, tinggal di Apartment sama sekali tidak bergengsi dan tidak bisa nambah prestige seseorang. Biasanya kepepet, nggak sanggup beli/sewa rumah tanah maka terpaksa mau tinggal di apartment. Tentu kalau ditanya ‘ngeles‘ juga, misal dekat kantor, fasilitas komplit, keamanan, nggak macet dan lain lain.
Bangunannya Memang Kuno Dan Ketinggalan
Jaman Tapi jangan Tanya Berapa Harganya

 

Karena luas daratan Singapura sangat kecil sekali maka kalau anda berwisata ke Singapura, kira kira sama saja dengan jalan jalan dari Tebet ke Manggarai lalu pindah ke Tanah Abang. Paling jauh ke Sentosa, kira kira sama jaraknya dengan ke Dufan, Ancol. Meskipun semuanya serba kecil dan dekat, tapi iklan dan promosi pariwisata Singapura benar benar mendunia. Dan entah berapa juta orang yang terpikat dan berduyun duyun ke Singapura setiap tahunnya. Iklan property Singapura juga tiap hari marak di berbagai media di negara manapun diseluruh dunia terutama Indonesia.

 

Katanya Ini Rumah Lee Kuan Yew
Apa Bener ?, Kenapa Kecil Dan Sederhana Sekali

 

Pihak pengembang sering pontang panting mengakali supaya harga jual/sewa bisa tinggi dengan memberi nama apartmentnya dengan berbagai macam istilah biar kelihatan berbeda, bergengsi dan berkelas. Biasanya diberi nama Condominium, Condo, Condotel, Executive Apartment, Five Star Apartment, Executive Residence atau entah apa lagi. Di Jakarta lebih ‘mbulet’ lagi karena ada juga istilah Rusun  dan Rusunawa, Sebenarnya semua sama saja, apapun namanya, semuanya adalah  Apartment. Rumah bagi Rakyat Jelata yang nggak sanggup beli/sewa rumah tanah. Di Jakarta saja yang agak aneh dan berbeda, punya rumah tanah kecil dianggap kere, tinggal di apartment dianggap banyak duit.
Nggak Ada Satpam 24 Jam Dan Nggak Ada Juga
Pagar Keliling Tinggi – Adanya Cuma CCTV

 

Perhatikan gambar gambar rumah tanah di Singapore pada tulisan ini. Bandingkan dengan rumah rumah tetangga disekitar anda di tanah air. Mana lebih bagus dan megah, rumah di Indonesia atau di Singapore ?. Kalau jawaban anda lebih bagus dan megah rumah rumah di tanah air, artinya anda sependapat dengan saya.‘Orang Indonesia kaya raya karena rumahnya di atas tanah‘. Tetapi kalau anda tidak setuju dan masih menganggap Apartment lebih bergengsi, maka mulai sekarang ubahlah cara berpikir anda. Berpikirlah seolah olah anda orang Singapore. Maka anda akan bisa bersyukur bahwa rumah tanah mungil yang anda huni sekarang adalah rumah mahal yang sehari hari diidam idamkan seluruh penduduk Singapore. Rumah mungil anda nggak beda jauh ukurannya dengan rumah orang paling kaya di Singapore. Sekali lagi yang di Singapore karena rumah tanah mereka yang di Batam atau Johor ternyata besar besar juga.

Rumah Kecil Singapore Ini  Modelnya Kadaluarsa
Di Indonesia Buanyak – Di Singapore Mahal Sekali

 

Prestige Orang Singapore kalau Punya
Rumah Tanah – Makanya Banyak Yang Beli
Rumah Di Batam Dan Johor
Ciri Apartment Singapore Adalah Cara
Menjemur Pakaian – Tidak Pernah Saya Jumpai
Cara Menjemur Pakaian Seperti Ini Di Negara Lain
Jemuran Seperti Ini Bukan Di Apartment Murah
Tapi Hampir Di Semua Apartment Ada Pemandangan
Jemuran
Baca Juga :

Orchard Art Singapore

Orchard July 2012
Patung Masih
Dibungkus Plastik
Orchard Road Singapore sebenarnya tidak ada bedanya dengan Jalan Malioboro Yogya. Selain ramai dengan pejalan kaki, mata kita juga dimanjakan oleh banyaknya karya seni dan pertunjukan gratis. Patung patung yang ada disepanjang jalan selalu berganti ganti entah setiap bulan  atau setiap beberapa bulan berganti saya kurang begitu tahu. Yang jelas, kalau saya transit di Singapore dan melewati Orchard Road, maka karya seni yang dipajang sepanjang jalan selalu saja ada yang baru. Untuk pertunjukan seni, Orchard Road kalah jauh dengan Yogya karena Indonesia kaya akan budaya.

Saya Kira Dagang Sesuatu Barang
Ternyata Pengemis

Di Orchard, paling banter peragaan busana dengan peragawati peragawati cantik yang megal megol di catwalk kecil di trotoar, band dan demo jualan barang tertentu di trotoar. Cuma, Orchard terasa lebih nyaman karena trotoarnya lebih lebar dan AC dari dalam toko cukup terasa sampai di trotoar sehingga tidak begitu berkeringat dibanding Malioboro. Pedagang kaki lima di Orchard sangat  sedikit dan tentu selalu ramai karena nggak ada saingan. Pengemis juga ada, ngamen bermain musik banyak, copet dan jambret saya tidak pernah menyaksikan. Jadi, saya tidak tahu sama sekali kenapa banyak orang Indonesia yang demikian bangganya kalau bercerita tentang Orchard Road.

Ngibul Ke Hollywood

Ngantri 1 1/2 Jam Sebelum Gerbang Buka
Gerbang Utama
Mau Buang Duit Main Casino ?

Namanya cukup ngetop di Indonesia, yaitu Universal Studio Singapore.  Semua travel biro di Indonesia mengiklankan besar besar wisata ke tempat ini dan hebohnya bukan main. Bagi saya, tempat hiburan ini sama saja dengan DUFAN dan kalau dibandingkan luasnya, jelas nggak ada apa apanya. DUFAN jauh lebih besar dan jauh lebih komplit. Baik yang di Singapore maupun di Indonesia sama saja, panas dan berkeringat kalau harus keliling wahana jalan kaki.  Bedanya, di Singapore ada Casino, tempat untuk menghambur hamburkan duit sedangkan di Dufan ada Kasino dan teman temannya yang suka nyopet kalau anda berdesak desakkan di loket saat liburan sekolah.

Joget Broadway
Di Dufan Juga Ada, Namanya Joget Dangdut
Pengunjungnya Melayu
Siapa Yang Percaya Di Hollywood

Tetapi bagaimanapun juga tidak ada salahnya kalau kita mengunjungi Universal Studio di Singapore ini, paling tidak anda bisa merasakan bagaimana  ‘Study Banding” seperti yang sering dilakukan anggota DPR. Universal Studio Singapore ini adalah theme park kedua di Asia. Yang pertama berada di Jepang, jadi anda tidak perlu jauh jauh ke Jepang hanya untuk Study Banding Ecek Ecek semacam ini, apalagi ke negara aslinya di Amrik. Untuk keliling dan menikmati semua wahana diperlukan waktu sekitar 6 jam. Sangat lama karena setiap wahana ngantrinya panjang, dan rasanya tidak sebanding dengan pegel pegel di kaki saat berdiri ngantri.

Kalau Gua Ngaku Di
Hollywood Percaya Nggak Ya
Pembaca FB

Oleh karena itu, jangan kaget kalau jam 7:30 pagi antrian sudah panjang sekali meskipun pintu gerbang baru dibuka jam 09:00 pagi. Karena promosi Universal Studio ini sangat gencar sekali di Indonesia, maka suasananya nggak ada beda sama sekali dengan Dufan. Dengan mudah anda mendengar pembicaraan berbahasa Jawa, Sunda, Batak dan Minang. Sejak pertama kali dibuka tahun 2010 (Grand Opening 28 May 2011), tempat wisata Singapore ini sudah dikunjungi 2 Juta pengunjung lebih hanya dalam waktu 9 bulan saja sejak beroperasi.

Photo Kayak Begini
Yang Diidam Idamkan
Banyak Orang

Theme Zone yang ada sampai saat ini adalah Hollywood, New York, Sci Fi City, Ancient Egypt, The Lost World, Far Far Away dan Madagascar. Kalau anda senang gaya gayaan dan ngibul di facebook dengan upload photo photo canggih Luar Negeri, silahkan mampir ke Hollywood Theme Zone. Tempat ini merupakan ‘copy paste’ dari Hollywood Boulevard era tahun 1970an.  Photo saja di Hollywood Walk Of Fame dan segera upload ke FB dengan judul ‘My Trip To Hollywood’ maka dalam hitungan detik anda akan kebanjiran ‘Jempol’. Biar lebih meyakinkan ‘friend’ anda di FB, photo juga dengan tokoh film seperti Betty Boop, Marylin Monroe, Charlie Chaplin, Woody Woodpecker, Kungfu Panda atau Frankenstain. Gratis, harga tiket SGD 10 sudah termasuk semuanya dan tidak perlu memberi tip kalau cuma photo dengan Betty Boop atau Marilyn Monroe.

Betty Boop, Cantik Kan ?

Anda juga bisa berhenti dan photo photoan didepan restaurant atau toko yang memang dibuat sangat mirip sekali dengan aslinya di Hollywood. Tapi hati hati saat mengambil photo atau video, harap sabar dan tunggu sampai ada ‘Bule’ lewat baru jepret. Sebagian besar pengunjung pakai baju batik, baju koko dan berbahasa Jawa asli dari Tulungagung. Nggak lucu kalau ngaku di Hollywood tapi latar belakang photo orang kampung sendiri. Siapa yang mau percaya anda di Hollywood kalau photo dan video anda menampilkan gambar orang berbaju batik dan berbahasa Jawa.

Frankenstein, Mau Nyekik Pengunjung. Sereeem
Hollywood Tahun 1970an

Masih mau ngibul lagi, tunggu cerita tentang wahana yang lain Universal Studio Singapore melalui blog ini juga http://ardisfamily.blogspot.com.

Baca Juga :