Category Archives: Pasar Dan Shopping Di Kuwait

Toko Baru Afkary Store Kuwait

Batu Kali Dijual Per Bungkus Isi 10 Biji
Dari China
Ada toko baru di daerah Al Rai, Kuwait, namanya Afkary Store. Tokonya sangat besar sekali dan sangat megah. Punya acount facebook dan instagram juga dengan nama @Afkaryexpo. Masuk ke toko ini, saya merasa sedemikian bangga sebagai bangsa Indonesia tapi juga merasa sedih. Saya bangga karena menyadari kekayaan alam Indonesia sedemikian besar.  Tapi saya juga sedih, rakyatnya tidak punya kemampuan memanfaatkan kekayaan alam tersebut seperti bangsa China.
Mereknya Tertulis Yantse Stone
Original Awas Produk Palsu
Orang orang China, datang jauh jauh dari negaranya untuk mempelajari barang apa saja yang tidak ada di Arab tetapi melimpah di China. Lalu berdagang, dijual semua kekayaan alamnya ke Arab. Orang Indonesia, sibuk demo berjilid jilid, datang ke Arab berkali kali tapi hanya fokus Umroh dan Haji saja. Tidak ada sedikitpu naluri untuk berdagang seperti orang China. Jangan kaget, produk China yang dijual di toko baru dan besar Afkary adalah :
Batu Kali
Dikantongi Kiloan

 

  • Batu Kali
    Di Arab tidak ada sungai sama sekali, jadi batu kali itu termasuk barang langka yang sulit ditemukan. Di Arab adanya cuma pasir melulu. Batu batu kali bulat ini dijual perkilo dengan kemasan cantik dan transparan. Di Indonesia, batu kali bulat seperti ini jualnya per gerobak atau per truk, bukan kiloan. Bisa kebayang kan, betapa mahalnya kalau seandainya saya ingin nguruk halaman rumah dengan batu kali satu truk.
Batu Gunung Dipecah Pecah Kecil
Jadinya Batu Geragal Untuk Bahan Bangunan
  • Batu Geragal
    Batu geragal itu sama saja dengan batu gunung yang diremuk jadi pecahan kecil kecil. Di Arab, bisa dikatakan tidak ada gunung berapi yang mengeluarkan bongkahan batu untuk dijadikan batu geragal. Di Indonesia batu geragal ini banyak dijual di toko bahan bangunan dan dijual per gerobak atau per truk juga. tetapi di Kuwait jualnya per kilogram. Capek deh, mau mbangun rumah tapi batu geragalnya harus diangkut satu per satu per kilogram.
Potongan Batang Pohon
Hanya Dipotong Tipis Tipis Tapi membuat Orang Arab
Terkagum Kagum

 

  • Potongan Ranting Pohon
    Di Indonesia, potongan ranting pohon dibuang dan dibakar. Di Arab, jenis pohon kebanyakan tidak punya ranting, contohnya pohon kurma, palem dan kaktus. Jadi, begitu orang Arab melihat ada toko menjual potongan ranting pohon per ikat, langsung diserbu dan larisnya bukan main.
Sampah Kayu
Hanya Diikat Dan Ditata Saja Sudah Jadi Karya Artistik
  • Gedek Bambu
    Orang Arab nggak pernah melihat Bambu.  Ketika bepergian ke China melihat ada orang jual Gedek Bambu, langsung diimport masuk ke Kuwait. Di Kuwait, gedek bambu tersebut naik pangkatnya dijual di toko Afkary.
Kayu Bekas Bongkaran Rumah
Dipotong Kecil Kecil Dan Laku Dijual di Arab

 

Sedih memang melihat kenyataan seperti ini. Kenapa orang Indonesia kok tidak ada yang mampu menganalisa pasar Arab dan tidak punya keberanian mengekspor batu kali dan sampah kayu seperti diatas. Indonesia punya banyak sekali sampah kayu, tapi cuma dibuang ke kali atau bahkan dibakar saja. Tapi nggak apa apa, meskipun saat ini bisanya cuman buang sampah ke sungai dan membakar kayu kayu di hutan, kenyataannya masih ada beberapa gelintir pengusaha Indonesia yang berani ekspor ‘Arang‘ bekas kebakaran hutan seperti terlihat pada photo paling bawah.
Potongan Sampah Pohon
Daripada Dibuang Lebih Baik Dijadikan Tempat Lilin
Ranting Kayu Dijual per Ikat
Tali Ikatannya Sangat Bagus Dan Menarik
Pohon Tumbang, Batangnya Dipotong Potong
Dan Jadi Telenan Kayu
Contoh Pemanfaatan Sampah Kayu
Dijadikan Hasil Karya Yang Berguna
Sampah Potongan Kayu, Plastik Bekas
Semua Dijual Untuk Bahan Prakarya
Gedek Bambu Dan Krei Bambu
Naik Pangkat Dijual Di Toko Besar

 

Nah Ini Dia Jualan Orang Indonesia Di Arab
Arang Sisa Pembakaran Hutan

Baca Juga :

 

Advertisements

Ana Member Miya Miya

Card Keren Miya Miya
Kalau Saya Bawa Ke Indonesia Dan Saya Tunjukkan Ke
Ninik Mamak Tanggapannya ‘Wow Keren !!!’
Nama bekennya di Kuwait Miya Miya. Lokasinya ada dimana mana diseluruh penjuru Kuwait. Miya itu artinya 100 fils (pecahan logam mata uang Kuwait senilai sekitar Rp 4300). Jadi, Miya Miya itu semacam toko serba 100 fils. Tapi itu jaman dulu, sekarang barang yang dijual tidak semuanya 100 fils. Ada juga yang KD 1 sampai KD 20an. Tapi bagaimanapun juga barang yang dijual tetap murah dan meriah.


Teko Cantik Murah Dengan Model Kahas Arab
Eh, Buatan China
Ciri khas Miya Miya ini selalu tokonya berada di basement, lantai bawah tanah. Seluruh lantai basement dipakai semua untuk berjualan barang barang murah meriah. Mulai ember seng, stationary, mainan anak, perlengkapan bayi, pecah belah, bendera, emblem club sepak bola dan lain lain semuanya ada. Bisa berjam jam nggak keluar kalau sedang ‘survey’ di toko serba ada ini. Yang nggak ada cuma bumbu dapur, makanan dan buah saja.
Gelas Cantik Khas Arab Dengan Kaligrafi
Saya Kira Ayat Qur’an Ternyata Artinya ‘Papa’, ‘Mama’
‘Kakak’, ‘Adik’
Saya paling senang ‘survey‘ ke Miya Miya karena hampir semua pernak pernik rumah tangga khas Arab ada di toko ini. Dan sudah tentu harganya sangat murah sekali. Kenapa bisa sangat murah sekali ?. Karena hampir seluruhnya barang Kodian buatan China. Peralatan dapur terbuat dari seng umumnya buatan India. Hiasan gantung dan pernak pernik dekorasi rumah hasil kerajinan tangan ‘Home Industry‘ ada yang buatan China, India, Bangladesh atau Turki. Ada juga rice cooker dan termos yang tertulis buatan Jerman, tapi secara sepintas dilihat dari kwalitasnya sepertinya hasil ‘home industry‘ atau mungkin hasil prakarya pelajar sekolah menengah.
Teko Buat Kopi Arab Gahwa
Juga Buatan China
Petugas kasirnya nggak kalah dengan petugas Indomaret, Alfa atau toko toko di Indonesia. Kalau kita mau bayar selalu ditanya ‘Punya Member Card Sis?‘, ‘Sudah member Belum Sis ?‘, ‘Daftar saja member Sis nanti dapat point‘, ‘Ayo Sis cepetan ndaftar member mumpung ada discount‘. Nah, kalau didepan kasir inilah saya paling ribet. Lama sekali harus mencari kartu member dari dompet. Namanya saja emak emak, pingin keren dan kekinian juga. Isi dompet saya penuh berbagai macam Miya Miya Card, bukan Credit Card atau Debit Card.’Yuk berburu barang murah pakai Miya Miya Cardku, biar aku yang dapat point discount’.

Perkakas Dapur Arab Dari Logam Seng
Asli Buatan India Meskipun Modelnya Arab
Teko Jaman Nenek Masih Remaja
Murah Meriah
Ember Seng
Ada Tulisan ‘Nomor 1 dan Jempol ‘Like’ Di Kertas Merknya
Serba Sepuhan Emas
Khas Arab Serba Hebring
Ciri Khas Pecah Belah Arab Itu
Selalu Ngejreng Warna Emas
Tempat Bakar Kemenyan Arab Bokhur
Semua Made In Kapir China Dan India
Pecah Belah Serba Tembaga Dan Kuningan
Dari Negeri Kapir India Dan China
Warna Serba Keemasan
Antik Sekali Tempat Manasin Susu Ini
Gimana Kalau Emas Ini
Saya Taruh Di Indonesia Pasti Dikira Emas Betulan
Baki Model Mirip Kitab Al Quran
Orang Indonesia Bisa Ngamuk Kalau Melihat
Haahhh, Ini Pasti Penistaan Al Quran
Merknya Najib Tapi Asli Buatan China Kapir
Ornamennya Khas Arab
Kaligrafi Buatan China
Jangan Ngamuk Ya,Lihat Kaligrafi Huruf Arab Dipasang Di Dapur
Artinya Cuma ‘Bumbu Dapur’, ‘Tempat Sendok’ Dll

Obral Koper 90 % Discount Di Shuwaikh

Semua Koper Dikeluarkan Dari Gudang
Dan Ditumpuk Tumpuk
Independence Day & Liberation Day Kuwait masih tiga minggu lagi, yaitu tanggal 25 dan 26 February. Seperti tahun tahun sebelumnya, kemeriahan sudah terasa sekitar sebulan sebelumnya. Dimana mana banyak obral, mulai dari pakaian sepatu, elektronik dan lain lain. Sangat berbeda dengan obral di Indonesia yang biasanya cuma dipotong 10 % – 20 % saja, di Kuwait yang namanya obral bisa sampai 90 %.

 

Gudang Samsonite Dan American Tourister
Di Suwaikh
Kali ini saya ajak anda untuk menyaksikan Obral Koper keren dengan merek Samsonite dan American Tourister. Seperti biasa, info obral seperti ini beredarnya ‘gethok tular‘ dari whatsapp ke whatsapp. Jarang sekali diiklankan secara terbuka lewat koran atau iklan TV. Tetapi selalu saja ada yang memberitahu saya. Distributor Samsonite ini sudah hapal dan tahu benar tingkah polah calon calon pembelinya. Tanpa diiklankan saja selalu kebanjiran pembeli, apalagi kalau diumumkan di koran atau TV.

 

berbondong Bondong Cari
Koper Obralan
Saya pertama kali diberi tahu oleh seorang kawan dari India. Tetapi beberapa menit kemudian berita ini langsung tersebar di kalangan orang orang Indonesia. Saya kira hanya orang India dan Indonesia saja yang tahu kabar obral koper ini. Tetapi ternyata yang berebut koper berjubel dan berasal dari berbagai macam negara.  Penduduk Kuwait memang kebanyakan pendatang dari berbagai penjuru dunia.

 

Biar Pengunjung Nggak Kepanasan
Cukup Dipasangi Tenda Plastik
Tempat obral koper tidak dilakukan didalam toko atau mall yang megah dan mewah. Tetapi cukup di area pergudangan (Warehouse) saja. Lokasi tepatnya di Suwaikh Industrial Area, sekitar 300 meter dibelakang Mc Donald Canadian Street. Mudah mencari lokasinya, kalau terlihat banyak sekali orang berkerumun atau keluar dari area pergudangan bawa koper, nah itu dia lokasi obral.
Discount Bisa Sampai 80 % Dari
Harga Normal Di Toko
Lokasi obral tidak menarik sama sekali. Berada di jalanan diantara gudang gudang, tepatnya gudang Samsonite dan American Tourister. Hanya dilindungi terpal plastik biru agar pengunjung tidak tersengat matahari langsung. Semua koper yang sebelumnya didalam gudang, semuanya dikeluarkan satu persatu. Dionggokkan begitu saja di tanah atau aspal dibawah tenda plastik biru.
Ramai Karena Murah
Begitu jarum jam mendekati jam 9 pagi, pengunjung mulai berdesak desakan maju mendekat. Saat aba aba obral dimulai,  langsung semuanya masuk dan menyerbu kedalam tenda dan berebut. Seru, saya langsung pegang 2 koper takut nggak kebagian. Setelah saya amat amati, ternyata warnanya merah jambu dan ungu. Hhhh, norak sekali langsung saya kembalikan. Padahal sebenarnya memang nggak punya niat untuk beli koper. Sudah punya di rumah dan masih layak pakai.
Kasir Cukup Banyak – Antrian Macet
Kalau pembeli Belanja Lebih Dari 5 Koper
Ada Dua Merk Saja
Samsonite Dan American Tourister
Mborong Habis Koper Warna Merah
Warna Deragamkan Biar Nggak Bingung Saat Mudik
Berjubel Ngantri Koper Samsonite
Mau belanja Murah Di Kuwait
Tunggu Saja Saat Ada Obral
Semua Koper Dijamin Baru Dan
Bergaransi Meskipun Diobral
Kalau Discount 80 %, Harga Koper
Bisa Murah Sekali Cocok Buat Kulakan
Bisa Bayar Tunai Maupun Pakai Credit Card
Pulang Bawa Koper Baru Murah
Baca Juga :

 

Nonton Lelang Ikan Di Al Kouts Fahaheel

Lelang Ikan Di Al Kout Fahaheel
Mulai Tepat Jam 08:00AM

 

Sejak kecil saya sudah terbiasa melihat Lelang Ikan Dan Hasil Laut karena ayah saya dulu bekerja di Dinas Perikanan. Waktu itu, hampir setiap hari saya menyaksikan lelang ikan baik di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Batang, TPI Purbalingga maupun TPI Tegal. Saya juga mengenal betul kehidupan nelayan laut sekitar Batang dan Tegal. Saya juga pernah merintis berdagang ikan seperti halnya Ibu Susi Pudjiastuti. Tetapi, nasib kita membawa kearah yang berbeda. Nama kita sama sama Susi, tetapi beliau berhasil menjadi Menteri Perikanan dan saya tetap begini begini saja.
Tertib – Belum Ada Aba Aba Lelang Dimulai
Semua Cuma Memandang Keranjang Ikan Saja
Ada yang berbeda antara Lelang ikan di Indonesia dengan di Kuwait. Kalau di Kuwait, juru lelangnya cukup banyak. Setiap juru lelang bisa mewakili 1 – 3 nelayan. Semua juru lelang berdiri teriak teriak menawarkan ke pembeli didepan keranjang keranjang yang diwakilinya. Karena juru lelangnya sangat banyak, maka proses lelang sangat effektif. Hanya sekitar 30 menit saja langsung ditutup.
Nelayan Tidak Berfungsi Saat Lelang
Semua Tugas Diambil Alih Oleh Juru Lelang
Sebelum Lelang dimulai, nelayan terlihat negosiasi dengan juru lelang. Kayaknya membicarakan jenis ikan dan kesepakatan harga awal. Biaya jasa si Juru Lelang sepertinya sudah ditentukan pemerintah dan tidak ada tawar menawar soal jasa juru lelang ini. Saya perhatikan, si Juru Lelang cuma melihat lokasi keranjang keranjang ikan si Nelayan. Terkadang si juru lelang memerintahkan nelayan lain untuk menggabungkan keranjang keranjang ikan tersebut ke sudut tertentu. Si Juru Lelang yang satu ini cukup laris, punya tanggung jawab menjual hasil tangkapan 3 orang nelayan sekaligus.
Juru Lelang Mencatat Semua Transaksi
Nelayan Hanya Melayani Pedagang Ikan Yang Membeli
Jam 08:00 tepat lelang dimulai. Dan seketika itu juga suasana menjadi hingar bingar karena semua juru lelang teriak teriak gaduh menawarkan ikan ikan dalam keranjang yang menjadi tanggung jawabnya. Si Nelayan tidak berfungsi sama sekali kecuali menggeser geser keranjang ikan sebagai tanda sudah ada yang membeli. Semua transaksi dicatat langsung oleh si juru lelang.
Nelayan Puas Dengan Harga Tinggi Berkat Jasa Juru Lelang
Pedagang Juga Puas Dengan Pelayanan
Tidak susah sama sekali untuk membedakan siapa Pembeli, Nelayan atau Juru Lelang. Karena si Juru Lelang memakai baju panjang seperti jubah berwarna biru. Nelayan umumnya pakaiannya apa adanya dan terlihat lebih kotor dan butut karena baru saja berlabuh beberapa jam sebelumnya dari laut. Sedangkan pedagang ikan / pembeli rata rata pakaiannya lebih bersih dibanding si nelayan.

 

Kepiting Hasil Tangkapan Semalam
Cukup Melimpah

 

Proses lelang sangat effektif, hanya sekitar 30 menit saja langsung bubar dan semua keranjang ikan sudah beralih tangan ke pedagang. Kenapa bisa secepat itu ? Karena sebelum lelang dimulai, nelayan sudah memilah milah ikan, udang dan kepiting berdasarkan jenis dan ukurannya kedalam keranjang keranjang yang berbeda. Setiap keranjang punya warna dan bentuk berbeda beda. Ada yang kotak warna biru, hijau, hitam, ada yang bulat kecil warna merah, orange dan ada juga yang nggak perlu dikeranjangi karena si nelayan dapat tangkapan ikan yang sangat besar sekali. Sepertinya keranjang keranjang ini disediakan pemerintah dan boleh dibawa melaut. Saya perhatikan, saat nelayan menurunkan ikan dari kapal sudah rapi dalam keranjang warna warni sesuai jenis dan besar atau kecilnya ikan.
Ikan, Cumi Cumi Berbagai Ukuran
Semua Dari Arabian Gulf Sea
Semua Lelang ini dilakukan didalam gedung yang sejuk berAC bernama Al Kout Fish Market Fahaheel, bukan ditempat terbuka seperti TPI Batang dan TPI Tegal. Sangat profesional dan terbuka untuk umum. Saya harapkan, suatu saat nanti TPI dan pasar ikan di Indonesia bisa didalam Mall megah berAC seperti halnya di Al Kout Fahaheel Kuwait ini. Meskipun namanya Al Kout Fish Market, sebenarnya gedung ini adalah Mall besar seperti halnya Souq Sharq.
Yang Baju Biru Dibelakang Adalah Juru Lelang
Nelayan Tinggal Menghubungi Juru Lelang
Pedagang Ikan Langsung Menjual Ikan Di
Lapaknya
Suasana Sudah Mulai Tenang
Keranjang Ikan Sudah Beralih Kepemilikannya
Perorangan Juga Bisa Ikut Beli
Tetapi Minimum Satu Keranjang
Semua Ikan, Udang, Cumi Dan Kepiting Segar Segar
Sangat Murah Saat Lelang
Ini Lapak Pedagang Ikan Di Pasar Ikan Al Kout
Masih Satu Gedung Dengan Tempat Lelang
Yang Sudah Dibeli Cukup
Di Kumpulkan Di Belakang Pembelinya
Cari Lelangan Yang Lain

Baca Juga :

Oleh Oleh Kuwait – Parfum Dengan Kaligrafi

Ciri Parfum Arab Adalah Baunya yang Khas
Dengan Botol Berbentuk Unik Dan Klasik
Parfum Arab baunya memang khas dan tidak sama dengan parfum parfum dari rumah rumah mode di Paris atau kota kota di negara lain baik di Eropa, US, Jepang maupun Indonesia. Kalau kita membeli atau memakai parfum dari negara ‘bule’, rasanya keren dan bergengsi. Padahal bahan bahan parfum dan cara pembuatannya relatif sama saja. Baik parfum ‘Bule’ maupun parfum Arab, umumnya merk dagangnya diambil dari nama orang (nama pembuat atau nama pengusaha), Contohnya Channel, Kenzo, Dafidoff, Hugo Boss atau Estee Lauder. Keren keren kan namanya ?.
Arabian Oud
Di London Parfum Arab Ini Jadi Barang Mahal
Kebanyakan parfum arab juga sama saja. Merk dagangnya juga diambil dari nama pembuat / pengusahanya atau mungkin nama anak anaknya juga. Misal parfum yang cukup saya kenal di Kuwait ini merknya Abdul Mohsen, Al Khaleej, Ajmal, Farasha, Lara dan lain lain. Tapi entah kenapa ya, kalau pakai parfum merknya Abdul Mohsen rasanya kok nggak bergengsi sama sekali padahal parfum parfum Arab tersebut lebih tahan lama dibanding parfum Eropa. Mending parfum dengan merk Rudy Hadisuwarno dibanding Abdul Mohsen atau Al Khaleej. Betul kan ?
Toko Parfum Ini Milik Si Jamal
Biar Keren Dikit Merk Parfum Diganti Menjadi Ajmal
Karena kekhasan baunya dan harganya yang jauh lebih murah dari parfum bule‘, maka sudah tentu paling cocok kalau dijadikan oleh oleh ke Indonesia. Saya setiap pulang ke Indonesia selalu membawa oleh oleh parfum ini buat saudara, tetangga dan teman dekat. Tetapi anehnya, setiap saya bagikan oleh oleh parfum tersebut ke mereka, jawabnya semua hampir sama saja :
Terima kasih mbak. Oleh oleh parfumnya yang tahun lalu aja masih utuh lho mbak, belum dipakai
Yang Sudah Tersentuh Modernisasi
Tidak Memakai Nama Orang Lagi Sebagai Merk Parfum
Saya sempat heran juga, kenapa setiap orang yang saya beri oleh oleh parfum mengatakan hal yang sama. Kalau nggak mengatakan ‘masih utuh‘ tentu ‘belum habis‘. Tetapi, akhirnya saya tahu juga penyebabnya. Parfum parfum Arab tersebut kalau di Indonesia ternyata di’keramat‘kan. Alasan kenapa dijadikan barang keramat karena ada tulisan kaligrafi huruf Arab disetiap botolnya. Ini parfum titipan Allah, ada lafaz Quran dibotolnya. Baunya harum seharum bau sorga.
Mbak, ini parfum yang mbawa dan beli saya, nggak ada sama sekali Allah nitip parfum ke saya. Ketemu saja enggak

Di kampung saya Kuwait mbak, bungkus donat juga ada kaligrafinya

Meskipun Merk Parfum Arabian Oud Tetapi
Setiap Botolnya Masih Menggunakan Nama Pembuatnya
Nama Parfumnya : Nawaf, Ehsas,
Durrat, Lara, Lialy, Qomar
Biar Terkesan Keren Nama Parfum Diubah Dikit Menjadi
Lialy Al Andalus, Qomar No 14, Ehsas For Men
Dan Nawaf Gold
Parfum Ruangan Ini Namanya Bukhoor
Bungkusn Dan Tasya Penuh Kaligrafi Arab
Ini Bukhoor dan Alat Pembakarnya
Sebut Saja Kemenyan Arab
Ini Namanya Ehsas
Karena Ada Kaligrafinya Maka
Dikeramatkan Di Indonesia
Yang Ini Besala
Katanya Ada Lafaz Quran, Jadi
Nggak Boleh Sembarang Orang Memakai
Kaligrafi Semacam Ini Yang Membuat
Parfum Ini Bisa Bertahan Tahunan
Nggak Habis Habis
Parfum Dari Allah
Seperti Bau Sorga Katanya
Gawat, Semua Ada Kaligrafi Arab
Harus Baca Doa Dulu Setiap Nyemprot Parfum

 

Baca Juga :

Ikan Bu Susy Masuk Kuwait

Seafood Fest
Ikan Dan Seafood Hasil Jerih Payah Bu Menteri Susy
Menenggelamkan Kapal Di Indonesia

Antara percaya dan nggak percaya, kaget, heran sekaligus bangga saya alami hari ini. Sekitar 10 tahun saya tinggal di Kuwait baru kali ini saya menyaksikan ada ikan dan hasil laut segar asal Indonesia dijual di Kuwait. Mulai Ikan Tuna sampai cumi cumi segar ditata rapih berderet deret dan bersanding dengan ikan Salmon dari Norway dan ikan ikan lokal dari Saudi Arabia dan Kuwait.

 

Best Offer Ikan Tuna Dari Indonesia
Patut diacungi jempol memang Indonesia saat ini. Berkat usaha keras Bu Menteri Perikanan Susy Pudjiastuti menenggelamkan kapal kapal pencuri ikan di perairan tanah air, saat ini pelan tapi pasti mulai terlihat produk produk perikanan Indonesia di Kuwait. Semuanya masih ikan dan seafood segar, belum nampak sama sekali hasil ikan olahan. Sampai saat tulisan ini saya buat, semua produk ikan olahan yang saya jumpai di Kuwait masih tertulis jelas Product Of Philipine. Terutama ikan asin dan ikan Sardine dalam kaleng.
Semua Ikan Dan Hasil Laut Masih Segar

Yang menarik, ikan ikan asli Indonesia tersebut begitu masuk Kuwait namanya berganti jadi nama Arab. Nggak ada bancakan atau kenduri soal ganti nama ikan ikan Indonesia tadi, Bawal, Dorang, Kerapu dan lain lain semua kompak ganti nama menjadi nama nama Arab, Hamour, Tilapia, Bijah dll. Exportirnya yang biasanya dengan mudah saya baca dari China, Thailand, Vietnam, Philipine dan Singapore saat ini berangsur angsur berganti dengan awalan PT, artinya perusahaan Indonesia sudah mulai bisa masuk ke pasar Timur Tengah.

Semoga seterusnya nelayan dan perikanan di tanah air semakin maju.

Cumi Cumi Indonesia
Besar Besar
Ikan Dan Seafood Indonesia Memang Tampak
Berbeda Dan Berkelas Dibanding Ikan Dari Negara Lain
Hiasan Gantung Seafood Fest
Nama Ikan berubah Jadi Nama Nama Ikan Arab
Ada Timbangan Lion Star Juga
Masih Tertulis Bahasa Indonesia

Baca Juga :

Pasar Induk Alforda Kuwait

Pasar Induk AlForda Kuwait
Dibagi Beberapa Zone Dan Pintu Masuk
Masih ingat siaran radio RRI tentang harga cabe merah keriting, kol bulat, jagung pipilan,  tomat, kentang dan lain lain saat jamannya Presiden Soeharto yang lalu ?. Tiap hari setelah siaran berita, selalu RRI menyiarkan harga harga sayur di berbagai Pasar Induk di tanah air. Di Kuwait, ternyata ada juga Pasar Induk besar, namanya ALFORDA, tetapi kebanyakan orang di Kuwait menyebut dengan nama CAPRA. Lokasinya ditengah gurun dan tidak terlalu jauh dari Kabad Gate, lapangan minyak Burgan Field. Kalau dari Kuwait City jaraknya sekitar 40 Km, dari 7th Ring Road belok saja kekiri kearah 604 Road (Sulaibiya Road), ke arah Kabad. Begitu nyampai di Roundabout pertama, langsung belok kanan dan akan terlihat bangunan besar dan luas seperti Mall besar dengan tempat parkir yang luas.
Lokasinya Ditengah Gurun
Sekitar 30-40 Km Dari Kuwait City
Belok Saja Ke Road 604 (Sulaibiya Road)

 

Pasar Induk Al-Forda atau Al-Forda Central Fruit And Vegetable Hypermarket ini memang besar sekali, luasnya sekitar 300 Ribu Meter Persegi. Dibangun oleh Al-Wafir Marketing Services Company dan mulai beroperasi pada tahun 2010. Dibangun selama 3 tahun dengan budget sekitar KD 30 Juta. Ada 3 buah Auction Hall atau tempat lelang yang tersambung dengan fasilitas IT lengkap untuk video conference dengan negara lain, Sample Testing Laboratory, Quality Assurance Department, Cold Chamber atau gudang gudang berpendingin agar sayur dan buah tetap awet. Ratusan Cold Truck juga banyak terparkir dan mondar mandir siap untuk mengantar buah dan sayur ke berbagai macam tujuan.
Ada Peta Yang Jelas Biar Tidak Tersesat
Didalam Pasar
Jumlah lapak (stalls) lebih dari 500an dan dibagi menjadi tiga bagian yaitu Orange, Purple dan Mango. Setiap lapak punya fasilitas internet, telephone, listrik dan air bersih. Gudang gudang penyimpanan sayur dan buah dengan pendingin udara dan refrigerator besar berada di samping kiri dan kanan gedung. Hall untuk lelang sayur dan buah import jumlahnya 3 buah dengan fasilitas audio visual yang tidak kalah dengan hotel berbintang. Bedanya, pengunjungnya semua pedagang dan rata rata gaptek tehnologi juga. Penampilannya juga khas pedagang, pakai sandal tapi duitnya banyak. Hall untuk lelang dan memajang local product luasnya 12.000 meter persegi.
Umumnya Untuk Kulakan
Tetapi Ada Juga Yang Jual Eceran
Ada juga bank, ATM dan beberapa perusahaan importir makanan yang berkantor disana. Ada juga On Cost, toko retail besar dengan semboyan Cash and Carry tapi menyediakan jasa Home Delivery. Pasar Induk sebesar ini hanya menjual sayur, buah dan telur saja dan sudah tentu harganya jauh lebih murah dibanding harga di Kuwait City. Kebanyakan sayur dan buah berasal dari local farm di Kuwait, Saudi Arabia, Lebanon, Mesir, Jordan, Afrika, India, Srilanka dan negara lain. Sayangnya buah dan sayur dari Indonesia susah ditemukan disini. Entah kenapa orang Indonesia kok kurang pinter berdagang sampai keluar negeri. Orang Padang yang terkenal hebat dalam hal berdagang saja bisa lewat kalau dibanding orang Arab.
Buah Dan Sayuran Lokal Dan Juga
Import Dari Mesir, Lebanon, Jordan, Afrika, India, Srilanka
Seandainya saja orang Arab bisa bahasa Minang, saya bisa pastikan akan ada kulakan sayur dan buah besar besaran dari Indonesia ke Arab pakai video conference.

 

“Halo uda Kareem, Onde mande …. video conference, tak kusangko, jauh dimato dekek di TV”
“Baa Kaba da ?, lah lamo indak basuo….”
“Lai, ado Nenas banang ciek da ?”
“Bara ni da ?”
“Bara pasnyo, kuranglah saketek”
“Kirim yo ciek ton
“Bara sadonyo da ?”

Tenaga Porter Banyak
Ongkos Porter Tertulis Di Pengumuman Hanya KD 0.5
Panggil Saja Porter Yang Lalu Lalang
Mereka Siap Membantu Anda
Porter Ada Yang Berseragam Merah Dan Ada Juga
Yang Biru
Yang Pakai Seragam Putih Kayak Dokter Ini
Tugasnya Masalah Hygiene Dan Kesehatan Makanan
Tugasnya Keliling Cari Buah Dan Sayur Busuk
Semua Buah Dan Sayur Masih Segar
Meskipun Diimport Dari Jauh
Seluruh Gedung Ber AC Dingin
Diluar Banyak Truk Box Dengan Pendingin AC
Siap Mengantar Kemanapun Juga
Telor Ayam Juga Banyak
Orang Arab Ternyata Juga Beternak Ayam
Pasar Buka Jam 6:00 Pagi Sampai Jam 10 Malam
Kembang Kol Besar Dan Segar
Tidak Layu Dan Busuk Sama Sekali