Category Archives: Pasar Dan Shopping Di Kuwait

Obral Koper 90 % Discount Di Shuwaikh

Semua Koper Dikeluarkan Dari Gudang
Dan Ditumpuk Tumpuk
Independence Day & Liberation Day Kuwait masih tiga minggu lagi, yaitu tanggal 25 dan 26 February. Seperti tahun tahun sebelumnya, kemeriahan sudah terasa sekitar sebulan sebelumnya. Dimana mana banyak obral, mulai dari pakaian sepatu, elektronik dan lain lain. Sangat berbeda dengan obral di Indonesia yang biasanya cuma dipotong 10 % – 20 % saja, di Kuwait yang namanya obral bisa sampai 90 %.

 

Gudang Samsonite Dan American Tourister
Di Suwaikh
Kali ini saya ajak anda untuk menyaksikan Obral Koper keren dengan merek Samsonite dan American Tourister. Seperti biasa, info obral seperti ini beredarnya ‘gethok tular‘ dari whatsapp ke whatsapp. Jarang sekali diiklankan secara terbuka lewat koran atau iklan TV. Tetapi selalu saja ada yang memberitahu saya. Distributor Samsonite ini sudah hapal dan tahu benar tingkah polah calon calon pembelinya. Tanpa diiklankan saja selalu kebanjiran pembeli, apalagi kalau diumumkan di koran atau TV.

 

berbondong Bondong Cari
Koper Obralan
Saya pertama kali diberi tahu oleh seorang kawan dari India. Tetapi beberapa menit kemudian berita ini langsung tersebar di kalangan orang orang Indonesia. Saya kira hanya orang India dan Indonesia saja yang tahu kabar obral koper ini. Tetapi ternyata yang berebut koper berjubel dan berasal dari berbagai macam negara.  Penduduk Kuwait memang kebanyakan pendatang dari berbagai penjuru dunia.

 

Biar Pengunjung Nggak Kepanasan
Cukup Dipasangi Tenda Plastik
Tempat obral koper tidak dilakukan didalam toko atau mall yang megah dan mewah. Tetapi cukup di area pergudangan (Warehouse) saja. Lokasi tepatnya di Suwaikh Industrial Area, sekitar 300 meter dibelakang Mc Donald Canadian Street. Mudah mencari lokasinya, kalau terlihat banyak sekali orang berkerumun atau keluar dari area pergudangan bawa koper, nah itu dia lokasi obral.
Discount Bisa Sampai 80 % Dari
Harga Normal Di Toko
Lokasi obral tidak menarik sama sekali. Berada di jalanan diantara gudang gudang, tepatnya gudang Samsonite dan American Tourister. Hanya dilindungi terpal plastik biru agar pengunjung tidak tersengat matahari langsung. Semua koper yang sebelumnya didalam gudang, semuanya dikeluarkan satu persatu. Dionggokkan begitu saja di tanah atau aspal dibawah tenda plastik biru.
Ramai Karena Murah
Begitu jarum jam mendekati jam 9 pagi, pengunjung mulai berdesak desakan maju mendekat. Saat aba aba obral dimulai,  langsung semuanya masuk dan menyerbu kedalam tenda dan berebut. Seru, saya langsung pegang 2 koper takut nggak kebagian. Setelah saya amat amati, ternyata warnanya merah jambu dan ungu. Hhhh, norak sekali langsung saya kembalikan. Padahal sebenarnya memang nggak punya niat untuk beli koper. Sudah punya di rumah dan masih layak pakai.
Kasir Cukup Banyak – Antrian Macet
Kalau pembeli Belanja Lebih Dari 5 Koper
Ada Dua Merk Saja
Samsonite Dan American Tourister
Mborong Habis Koper Warna Merah
Warna Deragamkan Biar Nggak Bingung Saat Mudik
Berjubel Ngantri Koper Samsonite
Mau belanja Murah Di Kuwait
Tunggu Saja Saat Ada Obral
Semua Koper Dijamin Baru Dan
Bergaransi Meskipun Diobral
Kalau Discount 80 %, Harga Koper
Bisa Murah Sekali Cocok Buat Kulakan
Bisa Bayar Tunai Maupun Pakai Credit Card
Pulang Bawa Koper Baru Murah
Baca Juga :

 

Nonton Lelang Ikan Di Al Kouts Fahaheel

Lelang Ikan Di Al Kout Fahaheel
Mulai Tepat Jam 08:00AM

 

Sejak kecil saya sudah terbiasa melihat Lelang Ikan Dan Hasil Laut karena ayah saya dulu bekerja di Dinas Perikanan. Waktu itu, hampir setiap hari saya menyaksikan lelang ikan baik di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Batang, TPI Purbalingga maupun TPI Tegal. Saya juga mengenal betul kehidupan nelayan laut sekitar Batang dan Tegal. Saya juga pernah merintis berdagang ikan seperti halnya Ibu Susi Pudjiastuti. Tetapi, nasib kita membawa kearah yang berbeda. Nama kita sama sama Susi, tetapi beliau berhasil menjadi Menteri Perikanan dan saya tetap begini begini saja.
Tertib – Belum Ada Aba Aba Lelang Dimulai
Semua Cuma Memandang Keranjang Ikan Saja
Ada yang berbeda antara Lelang ikan di Indonesia dengan di Kuwait. Kalau di Kuwait, juru lelangnya cukup banyak. Setiap juru lelang bisa mewakili 1 – 3 nelayan. Semua juru lelang berdiri teriak teriak menawarkan ke pembeli didepan keranjang keranjang yang diwakilinya. Karena juru lelangnya sangat banyak, maka proses lelang sangat effektif. Hanya sekitar 30 menit saja langsung ditutup.
Nelayan Tidak Berfungsi Saat Lelang
Semua Tugas Diambil Alih Oleh Juru Lelang
Sebelum Lelang dimulai, nelayan terlihat negosiasi dengan juru lelang. Kayaknya membicarakan jenis ikan dan kesepakatan harga awal. Biaya jasa si Juru Lelang sepertinya sudah ditentukan pemerintah dan tidak ada tawar menawar soal jasa juru lelang ini. Saya perhatikan, si Juru Lelang cuma melihat lokasi keranjang keranjang ikan si Nelayan. Terkadang si juru lelang memerintahkan nelayan lain untuk menggabungkan keranjang keranjang ikan tersebut ke sudut tertentu. Si Juru Lelang yang satu ini cukup laris, punya tanggung jawab menjual hasil tangkapan 3 orang nelayan sekaligus.
Juru Lelang Mencatat Semua Transaksi
Nelayan Hanya Melayani Pedagang Ikan Yang Membeli
Jam 08:00 tepat lelang dimulai. Dan seketika itu juga suasana menjadi hingar bingar karena semua juru lelang teriak teriak gaduh menawarkan ikan ikan dalam keranjang yang menjadi tanggung jawabnya. Si Nelayan tidak berfungsi sama sekali kecuali menggeser geser keranjang ikan sebagai tanda sudah ada yang membeli. Semua transaksi dicatat langsung oleh si juru lelang.
Nelayan Puas Dengan Harga Tinggi Berkat Jasa Juru Lelang
Pedagang Juga Puas Dengan Pelayanan
Tidak susah sama sekali untuk membedakan siapa Pembeli, Nelayan atau Juru Lelang. Karena si Juru Lelang memakai baju panjang seperti jubah berwarna biru. Nelayan umumnya pakaiannya apa adanya dan terlihat lebih kotor dan butut karena baru saja berlabuh beberapa jam sebelumnya dari laut. Sedangkan pedagang ikan / pembeli rata rata pakaiannya lebih bersih dibanding si nelayan.

 

Kepiting Hasil Tangkapan Semalam
Cukup Melimpah

 

Proses lelang sangat effektif, hanya sekitar 30 menit saja langsung bubar dan semua keranjang ikan sudah beralih tangan ke pedagang. Kenapa bisa secepat itu ? Karena sebelum lelang dimulai, nelayan sudah memilah milah ikan, udang dan kepiting berdasarkan jenis dan ukurannya kedalam keranjang keranjang yang berbeda. Setiap keranjang punya warna dan bentuk berbeda beda. Ada yang kotak warna biru, hijau, hitam, ada yang bulat kecil warna merah, orange dan ada juga yang nggak perlu dikeranjangi karena si nelayan dapat tangkapan ikan yang sangat besar sekali. Sepertinya keranjang keranjang ini disediakan pemerintah dan boleh dibawa melaut. Saya perhatikan, saat nelayan menurunkan ikan dari kapal sudah rapi dalam keranjang warna warni sesuai jenis dan besar atau kecilnya ikan.
Ikan, Cumi Cumi Berbagai Ukuran
Semua Dari Arabian Gulf Sea
Semua Lelang ini dilakukan didalam gedung yang sejuk berAC bernama Al Kout Fish Market Fahaheel, bukan ditempat terbuka seperti TPI Batang dan TPI Tegal. Sangat profesional dan terbuka untuk umum. Saya harapkan, suatu saat nanti TPI dan pasar ikan di Indonesia bisa didalam Mall megah berAC seperti halnya di Al Kout Fahaheel Kuwait ini. Meskipun namanya Al Kout Fish Market, sebenarnya gedung ini adalah Mall besar seperti halnya Souq Sharq.
Yang Baju Biru Dibelakang Adalah Juru Lelang
Nelayan Tinggal Menghubungi Juru Lelang
Pedagang Ikan Langsung Menjual Ikan Di
Lapaknya
Suasana Sudah Mulai Tenang
Keranjang Ikan Sudah Beralih Kepemilikannya
Perorangan Juga Bisa Ikut Beli
Tetapi Minimum Satu Keranjang
Semua Ikan, Udang, Cumi Dan Kepiting Segar Segar
Sangat Murah Saat Lelang
Ini Lapak Pedagang Ikan Di Pasar Ikan Al Kout
Masih Satu Gedung Dengan Tempat Lelang
Yang Sudah Dibeli Cukup
Di Kumpulkan Di Belakang Pembelinya
Cari Lelangan Yang Lain

Baca Juga :

Oleh Oleh Kuwait – Parfum Dengan Kaligrafi

Ciri Parfum Arab Adalah Baunya yang Khas
Dengan Botol Berbentuk Unik Dan Klasik
Parfum Arab baunya memang khas dan tidak sama dengan parfum parfum dari rumah rumah mode di Paris atau kota kota di negara lain baik di Eropa, US, Jepang maupun Indonesia. Kalau kita membeli atau memakai parfum dari negara ‘bule’, rasanya keren dan bergengsi. Padahal bahan bahan parfum dan cara pembuatannya relatif sama saja. Baik parfum ‘Bule’ maupun parfum Arab, umumnya merk dagangnya diambil dari nama orang (nama pembuat atau nama pengusaha), Contohnya Channel, Kenzo, Dafidoff, Hugo Boss atau Estee Lauder. Keren keren kan namanya ?.
Arabian Oud
Di London Parfum Arab Ini Jadi Barang Mahal
Kebanyakan parfum arab juga sama saja. Merk dagangnya juga diambil dari nama pembuat / pengusahanya atau mungkin nama anak anaknya juga. Misal parfum yang cukup saya kenal di Kuwait ini merknya Abdul Mohsen, Al Khaleej, Ajmal, Farasha, Lara dan lain lain. Tapi entah kenapa ya, kalau pakai parfum merknya Abdul Mohsen rasanya kok nggak bergengsi sama sekali padahal parfum parfum Arab tersebut lebih tahan lama dibanding parfum Eropa. Mending parfum dengan merk Rudy Hadisuwarno dibanding Abdul Mohsen atau Al Khaleej. Betul kan ?
Toko Parfum Ini Milik Si Jamal
Biar Keren Dikit Merk Parfum Diganti Menjadi Ajmal
Karena kekhasan baunya dan harganya yang jauh lebih murah dari parfum bule‘, maka sudah tentu paling cocok kalau dijadikan oleh oleh ke Indonesia. Saya setiap pulang ke Indonesia selalu membawa oleh oleh parfum ini buat saudara, tetangga dan teman dekat. Tetapi anehnya, setiap saya bagikan oleh oleh parfum tersebut ke mereka, jawabnya semua hampir sama saja :
Terima kasih mbak. Oleh oleh parfumnya yang tahun lalu aja masih utuh lho mbak, belum dipakai
Yang Sudah Tersentuh Modernisasi
Tidak Memakai Nama Orang Lagi Sebagai Merk Parfum
Saya sempat heran juga, kenapa setiap orang yang saya beri oleh oleh parfum mengatakan hal yang sama. Kalau nggak mengatakan ‘masih utuh‘ tentu ‘belum habis‘. Tetapi, akhirnya saya tahu juga penyebabnya. Parfum parfum Arab tersebut kalau di Indonesia ternyata di’keramat‘kan. Alasan kenapa dijadikan barang keramat karena ada tulisan kaligrafi huruf Arab disetiap botolnya. Ini parfum titipan Allah, ada lafaz Quran dibotolnya. Baunya harum seharum bau sorga.
Mbak, ini parfum yang mbawa dan beli saya, nggak ada sama sekali Allah nitip parfum ke saya. Ketemu saja enggak

Di kampung saya Kuwait mbak, bungkus donat juga ada kaligrafinya

Meskipun Merk Parfum Arabian Oud Tetapi
Setiap Botolnya Masih Menggunakan Nama Pembuatnya
Nama Parfumnya : Nawaf, Ehsas,
Durrat, Lara, Lialy, Qomar
Biar Terkesan Keren Nama Parfum Diubah Dikit Menjadi
Lialy Al Andalus, Qomar No 14, Ehsas For Men
Dan Nawaf Gold
Parfum Ruangan Ini Namanya Bukhoor
Bungkusn Dan Tasya Penuh Kaligrafi Arab
Ini Bukhoor dan Alat Pembakarnya
Sebut Saja Kemenyan Arab
Ini Namanya Ehsas
Karena Ada Kaligrafinya Maka
Dikeramatkan Di Indonesia
Yang Ini Besala
Katanya Ada Lafaz Quran, Jadi
Nggak Boleh Sembarang Orang Memakai
Kaligrafi Semacam Ini Yang Membuat
Parfum Ini Bisa Bertahan Tahunan
Nggak Habis Habis
Parfum Dari Allah
Seperti Bau Sorga Katanya
Gawat, Semua Ada Kaligrafi Arab
Harus Baca Doa Dulu Setiap Nyemprot Parfum

 

Baca Juga :

Ikan Bu Susy Masuk Kuwait

Seafood Fest
Ikan Dan Seafood Hasil Jerih Payah Bu Menteri Susy
Menenggelamkan Kapal Di Indonesia

Antara percaya dan nggak percaya, kaget, heran sekaligus bangga saya alami hari ini. Sekitar 10 tahun saya tinggal di Kuwait baru kali ini saya menyaksikan ada ikan dan hasil laut segar asal Indonesia dijual di Kuwait. Mulai Ikan Tuna sampai cumi cumi segar ditata rapih berderet deret dan bersanding dengan ikan Salmon dari Norway dan ikan ikan lokal dari Saudi Arabia dan Kuwait.

 

Best Offer Ikan Tuna Dari Indonesia
Patut diacungi jempol memang Indonesia saat ini. Berkat usaha keras Bu Menteri Perikanan Susy Pudjiastuti menenggelamkan kapal kapal pencuri ikan di perairan tanah air, saat ini pelan tapi pasti mulai terlihat produk produk perikanan Indonesia di Kuwait. Semuanya masih ikan dan seafood segar, belum nampak sama sekali hasil ikan olahan. Sampai saat tulisan ini saya buat, semua produk ikan olahan yang saya jumpai di Kuwait masih tertulis jelas Product Of Philipine. Terutama ikan asin dan ikan Sardine dalam kaleng.
Semua Ikan Dan Hasil Laut Masih Segar

Yang menarik, ikan ikan asli Indonesia tersebut begitu masuk Kuwait namanya berganti jadi nama Arab. Nggak ada bancakan atau kenduri soal ganti nama ikan ikan Indonesia tadi, Bawal, Dorang, Kerapu dan lain lain semua kompak ganti nama menjadi nama nama Arab, Hamour, Tilapia, Bijah dll. Exportirnya yang biasanya dengan mudah saya baca dari China, Thailand, Vietnam, Philipine dan Singapore saat ini berangsur angsur berganti dengan awalan PT, artinya perusahaan Indonesia sudah mulai bisa masuk ke pasar Timur Tengah.

Semoga seterusnya nelayan dan perikanan di tanah air semakin maju.

Cumi Cumi Indonesia
Besar Besar
Ikan Dan Seafood Indonesia Memang Tampak
Berbeda Dan Berkelas Dibanding Ikan Dari Negara Lain
Hiasan Gantung Seafood Fest
Nama Ikan berubah Jadi Nama Nama Ikan Arab
Ada Timbangan Lion Star Juga
Masih Tertulis Bahasa Indonesia

Baca Juga :

Pasar Induk Alforda Kuwait

Pasar Induk AlForda Kuwait
Dibagi Beberapa Zone Dan Pintu Masuk
Masih ingat siaran radio RRI tentang harga cabe merah keriting, kol bulat, jagung pipilan,  tomat, kentang dan lain lain saat jamannya Presiden Soeharto yang lalu ?. Tiap hari setelah siaran berita, selalu RRI menyiarkan harga harga sayur di berbagai Pasar Induk di tanah air. Di Kuwait, ternyata ada juga Pasar Induk besar, namanya ALFORDA, tetapi kebanyakan orang di Kuwait menyebut dengan nama CAPRA. Lokasinya ditengah gurun dan tidak terlalu jauh dari Kabad Gate, lapangan minyak Burgan Field. Kalau dari Kuwait City jaraknya sekitar 40 Km, dari 7th Ring Road belok saja kekiri kearah 604 Road (Sulaibiya Road), ke arah Kabad. Begitu nyampai di Roundabout pertama, langsung belok kanan dan akan terlihat bangunan besar dan luas seperti Mall besar dengan tempat parkir yang luas.
Lokasinya Ditengah Gurun
Sekitar 30-40 Km Dari Kuwait City
Belok Saja Ke Road 604 (Sulaibiya Road)

 

Pasar Induk Al-Forda atau Al-Forda Central Fruit And Vegetable Hypermarket ini memang besar sekali, luasnya sekitar 300 Ribu Meter Persegi. Dibangun oleh Al-Wafir Marketing Services Company dan mulai beroperasi pada tahun 2010. Dibangun selama 3 tahun dengan budget sekitar KD 30 Juta. Ada 3 buah Auction Hall atau tempat lelang yang tersambung dengan fasilitas IT lengkap untuk video conference dengan negara lain, Sample Testing Laboratory, Quality Assurance Department, Cold Chamber atau gudang gudang berpendingin agar sayur dan buah tetap awet. Ratusan Cold Truck juga banyak terparkir dan mondar mandir siap untuk mengantar buah dan sayur ke berbagai macam tujuan.
Ada Peta Yang Jelas Biar Tidak Tersesat
Didalam Pasar
Jumlah lapak (stalls) lebih dari 500an dan dibagi menjadi tiga bagian yaitu Orange, Purple dan Mango. Setiap lapak punya fasilitas internet, telephone, listrik dan air bersih. Gudang gudang penyimpanan sayur dan buah dengan pendingin udara dan refrigerator besar berada di samping kiri dan kanan gedung. Hall untuk lelang sayur dan buah import jumlahnya 3 buah dengan fasilitas audio visual yang tidak kalah dengan hotel berbintang. Bedanya, pengunjungnya semua pedagang dan rata rata gaptek tehnologi juga. Penampilannya juga khas pedagang, pakai sandal tapi duitnya banyak. Hall untuk lelang dan memajang local product luasnya 12.000 meter persegi.
Umumnya Untuk Kulakan
Tetapi Ada Juga Yang Jual Eceran
Ada juga bank, ATM dan beberapa perusahaan importir makanan yang berkantor disana. Ada juga On Cost, toko retail besar dengan semboyan Cash and Carry tapi menyediakan jasa Home Delivery. Pasar Induk sebesar ini hanya menjual sayur, buah dan telur saja dan sudah tentu harganya jauh lebih murah dibanding harga di Kuwait City. Kebanyakan sayur dan buah berasal dari local farm di Kuwait, Saudi Arabia, Lebanon, Mesir, Jordan, Afrika, India, Srilanka dan negara lain. Sayangnya buah dan sayur dari Indonesia susah ditemukan disini. Entah kenapa orang Indonesia kok kurang pinter berdagang sampai keluar negeri. Orang Padang yang terkenal hebat dalam hal berdagang saja bisa lewat kalau dibanding orang Arab.
Buah Dan Sayuran Lokal Dan Juga
Import Dari Mesir, Lebanon, Jordan, Afrika, India, Srilanka
Seandainya saja orang Arab bisa bahasa Minang, saya bisa pastikan akan ada kulakan sayur dan buah besar besaran dari Indonesia ke Arab pakai video conference.

 

“Halo uda Kareem, Onde mande …. video conference, tak kusangko, jauh dimato dekek di TV”
“Baa Kaba da ?, lah lamo indak basuo….”
“Lai, ado Nenas banang ciek da ?”
“Bara ni da ?”
“Bara pasnyo, kuranglah saketek”
“Kirim yo ciek ton
“Bara sadonyo da ?”

Tenaga Porter Banyak
Ongkos Porter Tertulis Di Pengumuman Hanya KD 0.5
Panggil Saja Porter Yang Lalu Lalang
Mereka Siap Membantu Anda
Porter Ada Yang Berseragam Merah Dan Ada Juga
Yang Biru
Yang Pakai Seragam Putih Kayak Dokter Ini
Tugasnya Masalah Hygiene Dan Kesehatan Makanan
Tugasnya Keliling Cari Buah Dan Sayur Busuk
Semua Buah Dan Sayur Masih Segar
Meskipun Diimport Dari Jauh
Seluruh Gedung Ber AC Dingin
Diluar Banyak Truk Box Dengan Pendingin AC
Siap Mengantar Kemanapun Juga
Telor Ayam Juga Banyak
Orang Arab Ternyata Juga Beternak Ayam
Pasar Buka Jam 6:00 Pagi Sampai Jam 10 Malam
Kembang Kol Besar Dan Segar
Tidak Layu Dan Busuk Sama Sekali

Pameran Pintu Kuwait

Pameran Pintu Rumah Kuwait
Di The Avenue Mall

 

Pameran rumah sudah sering saya lihat. Pameran furniture juga sering saya lihat. Tapi  kalau pameran pintu doang, saya baru pertama kali melihat di Avenue Mall Kuwait. Sudah seminggu ini berbagai macam pintu dipajang di mall terbesar di Kuwait ini. Bentuk pintu memang bermacam macam dan dengan jelas menunjukkan culture atau budaya khas setempat. Ada yang sangat kuno sekali dengan bahan kayu yang tebal dan sangat berat untuk buka dan tutup. Tetapi ada juga yang ringan tetapi dengan ornamen tempelan yang terlihat dari bahan yang sangat mahal.
Ada Yang Motif Ukirannya Njlimet
Dan Sangat Kecil

 

Bukan pintu rumah saja yang dipamerkan, tetapi pintu kandang binatang kesayangan juga ada. Untung pamerannya di Kuwait, seandainya pamerannya diadakan di Indonesia, pasti akan jadi berita heboh yang berkepanjangan, karena hampir semua pintu ada tulisan Arab. Bisa saya pastikan akan jauh lebih heboh dibanding berita Agnes Monica yang manggung menggunakan gaun bertulisan Arab beberapa bulan lalu. Masih ingat kan kehebohan ditanah air  ‘MUI Komentari Baju Berbahasa Arab Agnes Monica‘ ?
Tulisan Arab Di Gaun Agnes Monica
Jadi berita Heboh Karena Nggak Tahu Artinya

 

Isi tulisan yang tertempel di pintu sangat bermacam macam, mulai kata kata bijak, kaligrafi ayat suci Al Quran, nama pemilik rumah sampai ungkapan cinta kasih kepada seseorang dan binatang peliharaan. Tetapi ada juga yang tanpa tulisan arab sama sekali. Ada yang polos dengan gerendel dan engsel pintu yang sangat besar dan kuat dan ada juga yang warna warni dengan detail yang sangat rumit. Kalau dibawa ke tanah air dan ditanyakan ke orang Indonesia, biasanya langsung claim pintu pintu tersebut berornamen Islam. Padahal penduduk asli di Kuwait sini cuma nyebut ‘This is Kuwait Heritage that reflect the breadth and depth of the country’s architectural and artistic diversity‘. Nggak ada sedikitpun menyinggung apapun tentang agama.

 

Pintu Sangat Warna Warni

 

Semoga pintu pintu rumah dan kandang asli Kuwait ini tidak dipamerkan di Indonesia. Daripada nanti membuat kegaduhan di tanah air dan dianggap melecehkan agama seperti kasus Agnes Monica diatas lebih baik nggak usah coba coba mengadakan pameran di Indonesia. Di Kuwait sini, pintu apapun termasuk kandang onta ada tulisan arabnya dan motif ornamenya juga bergaya Arab.. Silahkan baca Doors Of Kuwait untuk melihat pintu pintu rumah Kuwait yang lain.
Ukirannya Njlimet
Pintunya Denga Ukiran Njlimet Seperti Ini
Buatan Mana Ya ?
Rumah Kuwait Semuanya Punya Pintu
Yang Besar Dan Artistik
Pintu Kandang Onta Ditulisi Kata Kata Arab
Kalau Di Indonesia Bisa Bikin Heboh
Hah, Ada Huruf Arab Di Pintu Kandang Onta
Hanya Orang Tolol Yang Menganggap Menghina Agama
Ini Pintu Dengan Kaligrafi Ayat Quran
Pintunya Sangat Kecil, Harus Merangkak Kalau Sekecil Itu
Jangan Jangan Pintu Kandang Binatang Peliharaan
Keren Pintunya
Warna Warni Dan Njlimet Ornamennya
Hiasan Pintu Bagus Bagus
Hmmm, Bagus Sekali
Pintu Kuno Rumah Kuwait

 

Merah Putih Menjelang Liberation Day Kuwait

The Avenue Mall
Mall Terbesar Dengan Toko Toko Barang High Class
Saat Discount Harga Barang Setara Mangga Dua

 

Sekarang masih bulan January, kira kira sebulan menjelang “Independence & Liberation Day Of Kuwait” yang jatuh pada tanggal 25 dan 26 February. Tiba tiba seluruh Mall dan toko dimanapun di segala penjuru Kuwait semarak dengan warna merah putih. Penuh sampai uyel uyelan. Apalagi kalau bukan obral atau discount besar besaran. Semua barang apapun dijual murah, ada yang discount 75 %, 80 %, 90 % dan ada juga yang nggak mau repot ngitung persen persenan, pokoknya semua barang dijual paling tinggi KD 5. Pesta discount seperti ini namanya Hala Kuwait, Maksudnya ‘Hi Kuwait‘ sebuah ungkapan menyambut kedatangan Independence & Liberation Day. Dalam pengertian umum kira kira samalah artinya dengan Kuwait Great Sale.

 

Tips Rebutan Dengan Arab India Dan Bengali
Datanglah Pagi Hari Sebelum Toko Buka
Pura Pura Olah Raga Dulu Sambil Mondar Mandir
Didepan Toko
Sebagai seorang wanita asli Indonesia yang mengalir deras “Merah Putih” dalam darahnya, tentu ritual tahunan rebutan barang obral atau discount di Kuwait seperti ini nggak pernah saya abaikan begitu saja. Merah artinya ‘Berani‘ dan Putih artinya ‘Bersih‘. Arti lengkapnya, “Berani Sapu Bersih Semua Barang Obral Dan Discount“. Pokoknya, hanya satu tekad saja didalam dada, “Nggak Mau Kalah Rebutan Dengan Mesir, India dan Bengali”. Itu saja.

 

Kalau Sudah Terpampang Merah Putih Tapi Masih Sepi
Atau Tulisan Discount 80 % Masih Ditutupi
Artinya Obral Belum Dimulai, Harap Sabar

 

The Avenue Mall, Kuwait adalah tempat favorit saya untuk berebut dengan Arab, India dan Bengali. Ini adalah Mall terbesar di Kuwait dan diperkirakan akan jadi Mall Terbesar di Timur Tengah dan bahkan Asia karena pembangunannya masih terus berlangsung sampai saat tulisan ini saya buat. Saking besarnya, setiap pagi selalu digunakan untuk jogging seluruh warga Kuwait. Saya sudah hapal tanda tanda akan ada discount di Mall ini karena setiap pagi terutama akhir pekan saya selalu ikut jogging atau jalan sehat di Mall ini sebelum toko buka.

 

 

Yihaaa, Discount 70 % Lumayaan
Jempol, Muah.. Muah… Muah
Tanda tanda yang nyata dan akurat adalah komposisi dan jumlah olah ragawan meningkat sangat tajam. Arab Mesir dan India tiba tiba muncul banyak sekali dan rajin olah raga semua di Mall ini. Orang Indonesia meningkat nggak jumlahnya saat pagi hari ?. Jelas jauh lebih banyak dari biasanya, tapi nggak ada yang olah raga. Saya perhatikan, kebanyakan sibuk nilpun teman temannya sambil berdiri didepan toko yang masih tutup. Inilah yang namanya Persatuan Indonesia. Satu orang tahu langsung disampaikan ke warga Indonesia lainnya.

 

Discount 70 % Lagi
Baru Buka, Pura Pura Asyik Olah Raga Dulu
Padahal Semangat Merah Putih Sedang Membara
Siapa Yang Nggak Mau Barang High Class
Seharga Nasi Bungkus
Hadeuhhh, Apa Lagi Nih Yang Mau Dibeli
Haah, Ada Yang Dijual Kd 1, KD 2  Dan Tertinggi KD 5
Cocok Buat Kulakan
Haahhh, Jaket Winter Cuma KD 3 – KD 5 ???
Pakainya Nanti Di Indonesia Saja
Nggak Ada Yang Tahu Hasil Rebutan

 

Wuih, Bapak India Ini
Mborong Habis

 

Lumayan, Dapat 3 Tas Dulu

 

Kalau Yang Di Obral Pakaian Dalam Wanita
Pengantar Nunggu Diluar
Obral Pakaian Dalam Wanita Di Victoria Secret
Sabar menunggu Di Luar Ya Mas

 

Baca Juga :