Category Archives: Umroh Haji Ramadhan

Yang Lagi Ngetrend Di Mekkah

 

 

Asyik, Sajadah Hi Tech Multi Fungsi
Yang Lagi Ngetrend Di Mekah
Untungnya kalau tinggal di Kuwait itu bisa sewaktu waktu berangkat Umroh ke Mekah setiap saat tanpa harus ikut rombongan. Di Kuwait sebenarnya banyak juga travel biro yang memberangkatkan jamaah Umroh secara berombongan dengan schedule tetap, baik lewat darat dengan mobil kecil sampai bus dan juga dengan pesawat terbang. Tetapi, Travel biro disini semuanya bisa menguruskan Visa Umroh  perorangan tanpa harus ikut paket Umrohnya. Uenak kan.
Jangan Lupa Test Drive Dulu Sebelum Beli
Cuma, pemerintah Saudi hanya mengijinkan kunjungan sekali per tahun saja kecuali mau membayar denda. Kunjungan pertama biaya visa masih murah, yang ke dua kena denda, yang ketiga dendanya lebih mahal lagi dan seterusnya. Tapi, untuk urusan Umroh, banyak orang yang nggak peduli dengan denda tersebut.
Sandarannya Cukup Kuat Karena Ada Rangka Besinya
Nah bagi anda yang mau berangkat Umroh tahun ini,  saya beri bocoran  informasi bahwa mode yang lagi ngetrend di Mekah saat ini adalah ‘Sajadah Dengan Sandaran‘ seperti pada gambar diatas. Harganya tidak perlu saya sebutkan karena sangat bervariasi, suka suka penjualnya. Baik di Mekah maupun Madinah tidak ada harga yang bisa dijadikan pedoman. Tokonya sama, barang juga sama dan penjualnya masih sama dengan yang kemarin, tetapi harga yang ditawarkan bisa berbeda jauh sekali.
Harganya Bervariasi Tergantung Kuat Kuatan Menawar
Silahkan belanja Sajadah Hi Tech tersebut dan jangan lupa ‘Test Drive’ dulu, mencoba nggak bayar tapi jangan lama lama duduk sandaran sambil leyeh leyeh. Jangan kaget juga, hampir semua barang yang dijual di Mekah semuanya buatan China termasuk ‘Sajadah Dengan Sandaran’ tersebut.
 
Tinggal Pilih, Mau Beli Kursi Lipat Atau
Sajadah Dengan Sandaran

Sesajen Garge’an Kuwait

Pernak Pernik Garge’an
Isinya Permen, Kacang Dan Mainan

 

Di Kuwait dan juga negara sekitarnya, ada hari yang benar benar ditunggu oleh anak anak setiap bulan Ramadhan, yaitu hari ke 14. Di Indonesia nggak ada hari ke 14 ramadhan dirayakan seperti disini. Pada hari ke 14 inilah anak anak keluar rumah, jalan kaki berombongan dan berkunjung ke tetangga kiri kanan sambil memakai pakaian warna warni dan wajah dihias clontang clonteng lucu sekali. Hari ke 14 Ramadhan inilah yang disebut Guirgian atau Garge’an. Baca penjelasan detail dalam link ini :  Guirgian – Garge’an Kuwait
Bingkisan Garge’an Lucu Lucu
Isinya Boneka Kecil Bawa Kranjang Isi Permen
Karena rumah saya berbaur dengan penduduk asli Kuwait, maka setiap hari ke 14 ramadhan seringkali kedatangan rombongan anak anak. Saat pertama kali, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan saat kedatangan anak anak tersebut. Saya biarkan saja anak anak tersebut masuk kerumah saya, clingak clinguk cari makanan tapi nggak ada yang bisa dimakan. Tapi lama lama saya tahu juga apa yang harus saya siapkan saat ramadhan. Beberapa hari sebelum hari ke 14, saya sudah belanjakan pernak pernik Guirgian buat anak anak yang akan datang tengah malam setelah buka puasa nanti.
Satu Keranjang Harganya Sekitar KD 15
Isinya Boneka Kain Dan Permen
 
Pernak pernik Giurgian tersebut banyak dijual di berbagai macam toko, karena isinya cuma bungkusan permen saja. Yang agak mahalan sedikit ditambahin boneka kain atau mainan plastik. Rata rata harga satu keranjang sekitar KD 15 (sekitar Rp 600 ribu). Nanti permen permen dan boneka/mainan dalam keranjang ini akan diserbu oleh anak anak dan dimasukkan kedalam tas guirgian yang dibawanya.
Bonekanya Ini Yang Bikin Harga Mahal
Permennya Mah Murah
Saat anak anak tersebut datang, kita harus pura pura kaget dan takut dulu ada makhluk kecil clontang clonteng warna warni. Setelah itu anak anak tersebut akan menyanyi yang artinya kira kira ‘saya makhluk kecil guirgian, apakah boleh masuk‘. Sebagai tuan rumah, sebisa mungkin saya ikutan nyanyi, tapi pakai bahasa Jawa karena nggak tahu bahasa Arab sama sekali.

 

Baju Dan Kantong Tas Garge’an
Bisa Buat Nampung Permen Sekilo
Tinggal Pilih
Satu Keranjang Sekitar KD 15
Salah Satu Toko Yang Semarak Menjual
Permen Dan Kacang Buat Garge’an
9 Jun 17 Jam 10 Malam Akhirnya Anak Anak Yang Kutunggu
Datang Semua
Berebut Permen Dan Boneka Garge’an
Antri Ya Satu Persatu
Eh, Anak Anak Arab Nurut Disuruh Antri. Ngerti Bahasa Jawa
Sedih Deh Pindah Ke Rumah Tetangga
Pindah Deh Anak Anakku Yang Lucu
Cantik Dan Ngganteng Ke Rumah Tetangga
Baca Juga :

Lassi – Yogurt India Untuk Anda

Pasar Jayanti Jaipur
Di Pasar Ini Banyak Warung Lassi

 

Di Kota Jaipur, saya sempat berhenti di sebuah pasar tradisional. Sengaja berhenti karena saat melintas saya tertarik dengan nama pasar yang mirip sekali dengan nama nama wanita di Indonesia. Nama pasarnya Jayanti Market. Keren kan, tapi nggak ada hubungannya dengan Kris Dayanti atau nama nama semacamnya. Pasar ini kumuh, segala macam barang, sayur dan buah, makanan dan minuman dijual disini. Pedagang kaki lima sampai lapak lapak di emperan toko juga ada. Sapi, onta, keledai, anjing dan berbagai macam binatang juga berkeliaran di pasar. Memang benar sekali kalau ada yang mengatakan Taman Safari Terbesar di dunia adalah India.
Semua Yang Membuat Dan Menjual Laki Laki

 

 

Disalah satu sudut pasar ada kios penjual Lassi. Semacam Yogurt khas India. Rasanya sangat mirip dengan Yogurt tapi penyajiannya dengan gelas dari bahan tembikar. Lassi yang asli dan enak itu katanya kalau didinginkan digelas tembikar permukaannya bisa mengeras seperti keju. Ada beberapa rasa yang dijual, yang natural namanya Sweet Lassi. Tetapi ada juga yang diberi rasa lain misalnya Mango Lassi, Strawbery Lassy dan lain lain.
Ragi Susu (Active Culture) Yang Terbaik
Katanya Lassi Yang Sudah Kadaluarsa

 

Karena kiosnya kecil, cara membuatnya cukup di tanah kosong dibelakang kios.  Ragi bubuk diaduk aduk dengan tangan lalu dicampur dengan active culture. Namanya keren Active Culture, tapi sebenarnya ragi juga yang berasal dari Lassi kadaluarsa. Bakteri terbaik untuk membuat Lassi atau Yogurt itu berasal dari Lassi (Yogurt) yang kadaluarsa. Setelah itu ragi tersebut dicemplungkan kedalam air susu sambil dimasak diatas kompor sebentar. Disaring dan didinginkan di baskom lalu diletakkan di tanah berjejer jejer selama beberapa hari. Setelah itu siap dijual.

 

Lassi Disajikan Dalam Gelas Tanah Liat

 

Melihat cara membuat dan tempat membuatnya yang tidak begitu hygienis sebenarnya saya ragu untuk mencoba mencicipi minuman khas India ini. Tapi rasa ingin tahu ternyata jauh lebih tinggi dari perasaan ‘Nggilani‘ saat melihat pemandangan di dapur pengolahannya. Saya perhatikan, semua pekerja yang mengolah Lassi di dapur belakang sampai yang menjual didepan tidak ada satupun wanita. Laki laki semua !!!!, keebayang deh, laki laki kalau Pipis selalu memegangi ‘barang‘nya sambil berdiri dibawah pohon. Lalu tanpa cuci tangan langsung mengaduk ragi bubuk dan active culture. Mungkin ini pula yang membuat rasa Lassi agak sedikit asem.
Cara Menuangkan Lassi Kedalam Gelas Tanah
Penjualnya Laki Laki Semua – Ada Yang 
Nangkring Diatas Meja Ada Juga Yang  Garuk Garuk
Ragi Susu Bubuk Dicampur Dengan
Active Culture (Lassi Kadaluarsa)
Siap Diminum – Lassi Terbaik Terlihat Dari
Adanya Langit Langit Yang Mengeras Seperti Keju
Di Permukaan
Sweet Lassi, Mango Lassi, Strawbery Lassi
Rasanya Asem Asem Gimana Gitu

 

Baca Juga :