Category Archives: Sekolah Dan Kursus

Institut Dan Akademi Arab Dan India Di Kuwait

American Academy Kuwait
Lulusannya Masih Balita Dan Suka Nangis

 

Pada KTT Asean ke 10 di Phnom Penh 2012 telah disepakati bahwa AFTA atau Pasar Bebas Asean akan berlaku secara penuh mulai Desember 2015. Artinya tinggal beberapa bulan kedepan akan terjadi aliran bebas barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja terampil antar negara negara Asean. Untung hanya perpindahan tenaga kerja antar negara negara Asean saja, coba seandainya negara negara Arab, khususnya Kuwait dan juga India ikut ikutan berpindah ke Indonesia.
 .
Di Kuwait American Academy Sama Saja
Dengan Nama Toko Atau Bengkel Seperti
Toko ‘Sumber Jaya’ atau Bengkel ‘Lancar Ketok Magic’
Di Indonesia, setiap tenaga kerja pasti punya kebanggaan kalau lulusan perguruan tinggi. Seperti Institut Tehnologi Bandung (ITB), Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), Akademi Bahasa Asing, Akademi Secretaris, AKPOL atau pergeruan tinggi lainnya dengan nama awal Institute atau Akademi. Tapi kalau ijasah Akademi atau Institut dari perguruan tinggi Indonesia tersebut anda bawa ke Arab, khususnya Kuwait maka siap siaplah memulai petualangan yang terkadang sangat unik, menarik, lucu dan terkadang menjengkelkan. Kalau sebaliknya ijasah Akademi dan Institut Kuwait atau India yang dibawa ke Indonesia untuk cari kerja maka akan lebih menguntungkan bagi pemiliknya.
 .
Preschool Ini Gedungnya Bagus
Kalau Institute Institute India Banyak Yang Butut
Di Kuwait, Akademi itu tidak punya makna apapun. Sama seperti nama bengkel ‘Laris Ketok Magic‘, Apotik ‘Sumber Waras‘ atau nama nama lain. Bedanya, Academy cenderung dipakai untuk nama bisnis pendidikan. Merupakan hal yang umum di Kuwait sebuah Taman Bermain Kanak Kanak atau Play Group diberi nama mentereng seperti American Academy, Al Bayan Academy, Royal Academy For Nursery dan lain lain. Jadi kalau anda cari kerja di Kuwait menunjukkan ijasah Akademi dari perguruan tinggi di Indonesia, siap saja ditertawakan Arab sampai terbahak bahak dan guling guling di lantai.
 .
“Ini orang aneh banget, lulusan Play Group kok nekat cari kerja di Kuwait”
 .
Kalau ijasah anda dari Institut, misalnya Institut Tehnologi Bandung (ITB), jangan sekali kali petentang petenteng di Kuwait. Institut di Kuwait bisa macam macam. Ada yang berarti Lembaga Research, Balai Pelatihan Kerja, Training Organizer atau Tempat Kursus yang dikelola orang India. Yang paling banyak adalah Tempat Kursus India. Hanya lembaga Research pemerintah saja yang punya gedung besar seperti layaknya perkantoran modern. Institute institute di Kuwait tersebut tampaknya berasal dari India karena kebanyakan pengajar dari India. Yang cukup besar umumnya berkantor di Mall. Banyak juga yang abal abal di apartment atau pasar dengan kursus andalan India Primavera dan Autocad.
 .
Mau Ndaftar Tinggal Telpon
Mulai kursus membuat Kue Dan Roti, Memasak, Menjahit, bahasa Inggris, Bimbingan Belajar, persiapan ujian IGCSE dan IELTS, otomotif, listrik, manajemen, akuntansi dan juga kursus komputer semua ada dan tinggal pilih jurusan yang dikehendaki. Tempat kursusnya tersebar dimana mana mulai dari Mall, komplek pasar sampai apartment. Nama nama tempat kursus juga terasa sekali ‘India’nya karena selalu ada sentuhan ‘Hi Tech’, contohnya kursus otomotif di Kuwait City yang bernama NASCAR Institute. Kebanyakan selalu ada nama xxxx Institute for Private Training atau semacamnya.
 .
Iklan Sebuah Institute Ala
India

 

Jadi kalau anda punya ijasah dari Universitas abal abal di Indonesia, jangan berkecil hati kalau di bumi Arab sini. Anda serasa lebih terhormat dan dihargai dibandingkan dengan ijasah Institut. Ijasah ITB mah lewaaaatt. Atau anda mau seperti orang orang India, ngambil kursus beberapa bulan saja di Institute institute seperti diatas, lalu segera hijrah ke Indonesia cari kerja sambil nunjukkan ijasah Institute dan biasanya langsung diterima dan dapat jabatan Supervisor karena punya kelebihan ‘pinter bahasa Inggris’. Enak kan….:)
 .
 .
Baca Juga :
Advertisements

Pindah Sekolah Amerika, British, Pakistan, India, Philipina Atau Arab

Indah - American International School Concert 29 Nov 2010

Mencari sekolah buat anak anak seringkali cukup memusingkan. Di Kuwait, tidak ada sekolah Indonesia, yang ada adalah sekolah Amerika, British, India, Pakistan, Philipina, Arab dan sekolah lain dari negara tertentu. System pendidikan dan jenjang kelas masing masing sekolah diatas sudah jelas berbeda. Lebih celaka lagi kalau staff sekolah yang kita tuju tidak tahu sama sekali dengan system pendidikan Indonesia. Yang paling parah adalah kalau staff sekolah dan orang tua yang mau mendaftarkan anak semuanya tidak tahu. Yang terjadi adalah tawar menawar, kalau anak kita kelas 6 SD pihak sekolah cenderung menawar agar dimasukkan ke kelas 5 (downgrade) dengan alasan perlu transisi setahun agar bahasa Inggris si anak bagus.
Indah American International School Kuwait

Indah - Lead Singer AIS

Orang tua yang ‘tidak tahu’ juga tidak mau kalah, dengan berbagai alasan minta sianak diupgrade ke kelas diatasnya. Test masuk sekolah bukan menjadi kendala utama karena yang ditest cuma bahasa Inggris dan Matematika untuk memindahkan anak di sekolah sekolah di Kuwait. Hasil test bahasa Inggris jelek bisa minta dimaklumi karena baru datang dan kalau matematika yang jelek bisa debat kusir bahwa anak kita bakatnya bukan di eksakta tapi art, sosial, humanities atau lingkungan hidup. Tergantung dari kita saja saat berjuang mendaftarkan anak sekolah. Yang celaka kalau di Indonesia kelas 6 SD dan didaftarkan di British School atau Pakistan School kelas 6 juga. Rasanya nggak ada yang salah tetapi sebenarnya downgrade 1 tingkat. Lihat tabel konversi kelas pada sekolah sekolah dibawah.

Indah - AIS Concert 2010

Tabel tabel dibawah bisa anda gunakan sebagai acuan sebelum anda berdebat di sekolah saat mendaftarkan anak dan bisa juga anda gunakan sebagai acuan agar anak anda tidak turun kelas hanya karena ‘kalah’ debat menghadapi staff sekolah yang tidak memiliki pengetahuan luas tentang system pendidikan dari negara lain. Manfaatkan sebaik baiknya kebodohan orang lain untuk kebaikan anak anda, percayalah hanya di Kuwait ini anak anda bisa loncat kelas atau malah turun kelas hanya karena menang atau kalah debat soal system pendidikan negara kita.

Semoga bermanfaat, dan lain kali saya jelaskan sedikit tentang pengalaman saya menyekolahkan anak di Australia, UK dan Singapore.
.
Dari Sekolah Indonesia Ke American School
Tidak ada masalah, kelas 6 SD di Indonesia akan dihargai sama dengan kelas 6 Middle School di American School
.
AGE
INDONESIAN SCHOOL
AMERICAN SCHOOL
Name
KELAS
Name
US GRADE
17-18
SMU
3 (12) – UN
High School
12
16-17
SMU
2 (11)
High School
11
15-16
SMU
1 (10)
High School
10
14-15
SMP
3 (9)
High School
9
13-14
SMP
2 (8)
Middle School
8
12-13
SMP
1 (7)
Middle School
7
11-12
SD
6
Middle School
6
10-11
SD
5
Elementary
5
9-10
SD
4
Elementary
4
8-9
SD
3
Elementary
3
7-8
SD
2
Elementary
2
6-7
SD
1
Elementary
1
5-6
TK Besar
0
KG
0
4-5
TK Kecil
o
Pre-K
3-4
Play Grp
Head Start
Dari Sekolah Indonesia Ke British School
Awas, Kelas 6 SD di Indonesia sama dengan kelas 7 di British School (England & Wales). Seandainya tidak ingin melanjutkan A Level, murid bisa berhenti di O Level saja. Lulus O Level bisa langsung masuk College (Foundation – Certificate IV setahun). Lulus Certificate IV bisa memilih masuk Diploma atau University
.
AGE
INDONESIAN SCHOOL
BRITISH SCHOOL
Name
KELAS
Name
BSA YEAR GROUP
17-18
SMU
3 (12) – UN
A Level
13 (IGCSE)
16-17
SMU
2 (11)
A Level
12 (IGCSE)
15-16
SMU
1 (10)
O Level
11 (IGCSE)
14-15
SMP
3 (9)
Secondary School
10 (IGCSE)
13-14
SMP
2 (8)
Secondary School
9
12-13
SMP
1 (7)
Secondary School
8
11-12
SD
6
Secondary School
7
10-11
SD
5
Primary
6
9-10
SD
4
Primary
5
8-9
SD
3
Primary
4
7-8
SD
2
Primary
3
6-7
SD
1
Primary
2
5-6
TK Besar
0
Primary
1
4-5
TK Kecil
o
Reception
3-4
Play Grp
Nursery
Dari Sekolah Indonesia Ke Pakistan School
Awas, Kelas 6 SD di Indonesia akan sama dengan kelas 7 di Pakistan School. Pemerintah Pakistan 100 % memakai British System (England & Wales).
.
AGE
INDONESIAN SCHOOL
PAKISTAN SCHOOL
Name
KELAS
Name
YEAR GROUP
17-18
SMU
3 (12) – UN
High Secondary School
13
16-17
SMU
2 (11)
High Secondary School
12
15-16
SMU
1 (10)
High Secondary School
11
14-15
SMP
3 (9)
Secondary School
10
13-14
SMP
2 (8)
Secondary School
9
12-13
SMP
1 (7)
Elementary
8
11-12
SD
6
Elementary
7
10-11
SD
5
Elementary
6
9-10
SD
4
Elementary
5
8-9
SD
3
Elementary
4
7-8
SD
2
Elementary
3
6-7
SD
1
Elementary
2
5-6
TK Besar
0
Elementary
1
4-5
TK Kecil
o
Upper Kindergarten
UKG
3-4
Play Grp
Lower Kindergarten
LKG
Dari Sekolah Indonesia Ke Philipine School
Awas, Sekolah berhenti sampai Fourth Year (setara dengan kelas 1 SMU.Anda akan sibuk memindahkan sekolah di Kuwait kalau tidak punya rencana menyekolahkan anak di College Philipine. Fourth Year memang setara dengan O Level di British School, tetapi umumnya College/University dimanapun mensyaratkan IGCSE certificate kalau murid putus di O Level.
.
AGE
INDONESIAN SCHOOL
PHILIPINE SCHOOL
Name
KELAS
Name
YEAR GROUP
17-18
SMU
3 (12) – UN
16-17
SMU
2 (11)
College
Tidak Ada Di Kuwait
15-16
SMU
1 (10)
High School
Fourth Year
14-15
SMP
3 (9)
High School
Third Year
13-14
SMP
2 (8)
High School
Second Year
12-13
SMP
1 (7)
High School
First Year
11-12
SD
6
Elementary
6
10-11
SD
5
Elementary
5
9-10
SD
4
Elementary
4
8-9
SD
3
Elementary
3
7-8
SD
2
Elementary
2
6-7
SD
1
Elementary
1
5-6
TK Besar
0
Preparatory
0
4-5
TK Kecil
o
KG
3-4
Play Grp
Nursery
Dari Sekolah Indonesia Ke Arabic School
Tidak ada masalah, cuma umumnya bahasa pengantar utamanya adalah Arab dan beberapa sekolah saja yang bi-lingual.
.
AGE
INDONESIAN SCHOOL
ARABIC SCHOOL
Name
KELAS
Name
YEAR GROUP
17-18
SMU
3 (12) – UN
Tsanawiya
3 (12)
16-17
SMU
2 (11)
Tsanawiya
2 (11)
15-16
SMU
1 (10)
Tsanawiya
1 (10)
14-15
SMP
3 (9)
Etateya
3 (9)
13-14
SMP
2 (8)
Etateya
2 (8)
12-13
SMP
1 (7)
Etateya
1 (7)
11-12
SD
6
Ibtidaiya
6
10-11
SD
5
Ibtidaiya
5
9-10
SD
4
Ibtidaiya
4
8-9
SD
3
Ibtidaiya
3
7-8
SD
2
Ibtidaiya
2
6-7
SD
1
Ibtidaiya
1
5-6
TK Besar
0
Hadana 2
KG 2
4-5
TK Kecil
o
Hadana 1
KG 1
3-4
Play Grp
Dari Sekolah Indonesia Ke Indian  School
Awas, Sekolah India banyak variasinya, tetapi karena termasuk negara Commonwealth sudah tentu lebih banyak yang mengacu ke British System (England & Wales). Setiap State di India mempunyai Education Board sendiri sendiri dan independent dalam menentukan system pendidikannya. Yang paling beken adalah CBSE (Central Board Of Secondary Education), CISCE (Council Of The Indian School Certificate Examination) atau NIOS (National Institute Of Open Schooling). System dari state yang lain sangat banyak. Ada state yang memakai standard seperti Philipine, High School adalah kelas 7 sampai 10. Tetapi state yang lain menamakan grade 6,7,8,9 dan 10 sebagai Secondary School dan grade 11 dan 12 sebagai Senior Secondary School. Semua tergantung dari education board msing masing. Dibawah ini contoh yang mirip Indonesia. Awas, ada yang British System !
.
AGE
INDONESIAN SCHOOL
INDIAN SCHOOL *
Name
KELAS
Name
YEAR GROUP
17-18
SMU
3 (12) – UN
Higher School
12 (CBSE)
16-17
SMU
2 (11)
Higher School
11
15-16
SMU
1 (10)
Middle School
10
14-15
SMP
3 (9)
Middle School
9
13-14
SMP
2 (8)
Middle School
8
12-13
SMP
1 (7)
Middle School
7
11-12
SD
6
Middle School
6
10-11
SD
5
Elementary
5
9-10
SD
4
Elementary
4
8-9
SD
3
Elementary
3
7-8
SD
2
Elementary
2
6-7
SD
1
Elementary
1
5-6
TK Besar
0
Upper Kindergarten
UKG
4-5
TK Kecil
o
Lower Kindergarten
LKG
3-4
Play Grp
Nursery

System Pengajaran Bahasa Di Sekolah

Kaget luar biasa, miris sekaligus prihatin saya membaca berita hangat seorang peneliti bahasa, Dr Dendy Sugono di Universitas Jember tanggal 6 November 2010 yang lalu. Beliau menilai penggunaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar pendidikan di sekolah sekolah Indonesia melanggar Undang-Undang Dasar 1945. Silahkan baca : Bahasa Asing Di Sekolah Langgar UU.

Saya masih ingat betul, pada jaman Orde baru tahun 1995 sampai 1997 bahasa asing sempat dilarang di Indonesia terutama di ruang publik sehingga banyak sekali nama nama hotel, perumahan, toko, mall yang sudah terlanjur terkenal harus berganti nama, celakanya bukan berganti menjadi nama bahasa Indonesia tetapi dipaksakan sesuai lidah Indonesia. Contohnya : Gren Hyatt sebelumnya sudah benar Grand Hyatt, perumahan Green Garden menjadi Grin Gaden… apa pula ini ? dan saat ini juga masih terlihat disalah satu jalan besar di Jakarta rumah makan Steik & Gril…..

Tahun 2006, lebih parah lagi larangan penggunaan bahasa asing ditempat umum dan ruang publik akan dimasukkan dalam UU, silahkan baca :  Bahasa Asing akan Dilarang di Ruang Publik. Untungnya, sekarang orang Indonesia sudah banyak yang pandai berbahasa asing, sehingga RUU aneh ini belum disahkan jadi UU. Coba kalau pembuat UU masih seperti dulu, tidak tahu sama sekali pentingnya bahasa asing untuk masa depan Indonesia. Lihat saja keaneka ragaman bahasa di tetangga kita Singapore terutama didaerah China Town, Kampong Arab, Little India. Ditempat ini keaneka ragaman bahasa ini bukan dimatikan tetapi malah menjadi obyek wisata yang sangat menguntungkan bagi Singapore.

Dibawah ini ringkasan hasil ngomong ngomong saya dengan beberapa kawan dari Singapore, India, Philipine, Luxembourg dan tentu saja Kuwait tentang pengajaran bahasa di sekolah sekolah. Sengaja saya tulis tulisan ini karena terus terang mereka lebih siap bekerja global daripada tenaga kerja Indonesia, maksud saya dalam hal kemampuan berbahasa asing, minimum bahasa Inggris. Dari segi kwantitas, India dan Philipine hampir menguasai seluruh lapangan kerja di Timur Tengah, khususnya Kuwait, baik dari sector rumah tangga, restoran, mall, money changer, rumah sakit, perhotelan, sampai bidang engineering.

Philipine : 
Bahasa nasionalnya Tagalog, tetapi sejak SD sampai University bahasa pengantar di sekolah sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta adalah bahasa Inggris. Hanya pelajaran sejarah dan bahasa nasional saja menggunakan bahasa nasional Tagalog dan satu hari dalam seminggu (hari Jumat) semua murid diijinkan berbahasa nasional di lingkungan sekolah. Ekstra kurikulernya bahasa Arab, Mandarin atau yang lain, itulah sebabnya kebanyakan Philipino yang saya jumpai di Kuwait ini sangat fasih berbahasa Arab meskipun agamanya bukan Islam.

Luxemburg :

Negaranya sangat kecil sekali dan boleh dikatakan tidak punya sumber daya alam sama sekali, tetapi Negara ini berkali kali menduduki peringkat pertama sebagai Negara terkaya di dunia. Baca : Richest Country By IMF, World Bank & CIA World factbook. System pengajaran bahasa disekolah diarahkan untuk menguasai paling sedikit 4 bahasa bagi warga negaranya. Tingkat SD (Primary School) bahasa pengantar masih bahasa nasional Luxembourgish sebelum beralih ke bahasa Jerman. Di Secondary School bahasa pengantar di sekolah adalah bahasa Perancis. Penguasaan ketiga bahasa ini wajib bagi kelulusan Secondary School dan bahasa Inggris masuk dalam ekstra kurikuler tetapi apabila melanjutkan ke university maka bahasa pengantar adalah bahasa Inggris. Itulah sebabnya orang Luxemburg sangat fleksibel ditempatkan dimana mana dan assetnya ada diseluruh dunia.

India :

Ini adalah Negara dengan populasi terbesar nomor dua di dunia setelah China (Indonesia nomor 4). Masalahnya relative sama dengan di Indonesia yaitu kesenjangan antara yang berpendidikan tinggi dan tidak terdidik dengan baik. Bahasa daerah juga sama banyaknya dengan di Indonesia, tetapi bahasa pengantar di sekolah bahasa Inggris sejak mulai sekolah dasar sampai university, kecuali pelajaran bahasa nasional, sejarah dan bahasa daerah. Karena sejak SD sudah berbahasa Inggris, sehingga orang India ini kalau presentasi benar benar memukau dengan bahasa Inggris yang bisa meliuk liuk seperti tari ular. Mereka bangga, ‘the world is now controlled by Indian Brain’, ada benarnya juga.

Kuwait :
Bahasa nasional jelas Arab, tetapi anak anak balitapun kebanyakan sudah mengenal dua bahasa Arab dan Inggris karena orang tuanya sudah memperkenalkan dua bahasa sejak dari rumah. Di sekolah negeri dan swasta baik untuk Kuwaitis maupun orang asing semuanya sudah dua bahasa dengan ekstra kurikuler bahasa Perancis atau bahasa lain. Meskipun kebanyakan orang Kuwait melanjutkan perguruan tinggi/universitas di luar negeri seperti UK, Canada, Amerika dan Australia, bukan berarti universitas di Kuwait berbahasa pengantar Arab tetapi sudah murni bahasa Inggris. Sehingga memasuki lapangan kerja, kemampuan bahasa asingnya jauh diatas sempurna dan sudah siap menghadapi tantangan global. Kuwait ini termasuk negara mini dengan sumber daya alam hanya dari minyak saja, tetapi investasinya juga dimana mana, sehingga tercatat sebagai salah satu negara terkaya dunia. Untuk anak sekolah semua bangsa di Kuwait, wajib belajar bahasa Arab sebagai AFL (Arabic as First Language) atau nama lainnya yang intinya wajib menguasai bahasa Arab untuk dipakai sehari hari.

Kembali ke negeri tercinta Indonesia, mau dibawa kemana anak anak sekolah di Indonesia kalau ngomong bahasa asing saja dilarang.. Repot memang pada saat ekonomi Indonesia diakui dunia, anak anak kita ini tidak dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi tantangan ekonomi global dimasa depan. Sudah saatnya bangsa ini berani berinteraksi, berkomunikasi dan bersaing langsung diluar negeri dengan bangsa lain. Lihat wajah wajah ceria pada photo photo disamping ini, mereka pelajar di Kuwait yang sedang mempersiapkan masa depan dengan belajar bahasa Mandarin juga meskipun belum tahu benar dimana letak negara China dan kenapa harus mempelajari bahasanya.
.

Terima kasih, sudi membaca uneg uneg saya
Susy

Londo Celup Kuwait

Nama Indonesia diluar negeri jelas sangat menyedihkan, kesan yang sering saya dengar adalah negeri yang selalu rusuh, korup, berbahaya karena sering terjadi bencana alam dan juga karena saking banyaknya mengirim tenaga kerja non skill maka dianggap seluruh penduduk Indonesia berada dibawah garis kemiskinan, apalagi diperparah dengan mata uang kita yang terlalu banyak angka nol, seperti Rp 1.000, Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 50.000. Mereka terbiasa dengan mata uang negara mereka yang minim atau paling banter satu buah angka nol saja seperti KD 1/4, KD 1/2, KD 1, KD 5 dan KD 10. Jadi kalau mata uangnya terlalu besar selalu menganggap negara sangat miskin dan kalau belanja satu box nasi harus bawa uang satu mobil.

Soal pariwisata jelas lebih parah lagi, hanya mereka yang pemberani dan nekat saja yang berani berkunjung ke Indonesia, itupun setelah berkali kali mereka berinteraksi dengan warga Indonesia yang dengan sabar menjelaskan tentang keamanan Indonesia dan berbagai macam keindahan alam Indonesia. Promosi pariwisata Indonesia boleh dikatakan sangat tertinggal jauh dibanding Malaysia dan Thailand. Setiap ada event pariwisata di Kuwait, khususnya KOC, kedua negara ini begitu gegap gempita membagi bagikan brosur dengan promotion boot yang bagus dan Indonesia nggak pernah ada, kurang jelas nggak diundang, tidak tampil atau dana dari pusat belum turun. Acara promosi pariwisata semacam ini biasanya banyak dilakukan menjelang liburan panjang musim panas.

Demonstrasi politik beberapa gelintir orang yang anarkis dan mengatasnamakan seluruh rakyat Indonesia benar benar jadi kerjaan tambahan yang harus kita lakukan kalau ada yang bertanya. Mereka umumnya tidak tahu bahwa Indonesia begitu luas, 20 orang demo di DPR tahunya seluruh Indonesia rusuh. Tugas tambahan yang tidak enteng ini juga dilakukan oleh anak anak termasuk anakku yang tengil Dinda.

Awal bulan Maret 2010 yang lalu, anakku Dinda berjuang habis habisan memperkenalkan Indonesia dengan caranya sendiri. Memang setiap perjuangan harus ada pengorbanan dan perjuangannya ternyata tidak sia sia. Di sekolahnya American International School, Dinda memperkenalkan kebiasaan anak anak sekolah Indonesia, yaitu memberi nama julukan yang lucu lucu kepada kawan kawannya. Biar akrab dan terbuka jarak antar sesama kawan katanya. Nama julukan memang lumrah kalau di Indonesia, saya sendiri kalau dirumah selalu dipanggil oleh anak anak ‘Bun …. Bun …. Bundaaaaaar !!!!’, terutama kalau anak anak memanggil dan saya tidak mendengarkan. Saya memang dipanggil Bunda dirumah tanpa tambahan huruf ‘R’.

Nama julukan tidak umum dipakai diantra anak anak sekolah di Kuwait, tetapi sambutan dan antusiasme Arab begitu gegap gempita. Hanya dalam hitungan hari saja hampir seluruh kelas punya nama julukan yang aneh aneh, lucu dan mungkin membuat jengkel yang kebagian nama kurang bagus. Ada yang dapat gelar ‘Stupa’ karena kepalanya panjul mirip stupa candi Borobudur. Masalah baru muncul karena ada murid yang baru masuk dan rambutnya baru saja disemir dengan warna pirang keemasan seperti rambut bule. Namanya sangat cepat sekali populer diantara kawan kawan sekelas melebihi nama julukan murid yang lain. Pingin tahu, nama panggilan barunya ? Cukup panggil ‘Pups’, singkatan dari Pups Blonde, artinya kira kira ‘si rambut pirang seperti tahi’, jauh lebih kasar dari ‘Londo Celup’ yang begitu populer di Indonesia.

Karena ulah si Tengil Dinda, maka bapak dan ibunya jadi ikut repot dapat peringatan dari sekolah. Gimana nggak repot karena anak gadisnya disetrap satu jam setelah pulang sekolah. Kita harus ngantar makan ke sekolah karena si tengil belum makan siang dan pagi juga tidak makan.  Bunyi surat peringatannya sebagai berikut :

Notice Of Detention
I am sorry to inform you that your daughter must serve detention for one hour after school due to her role in teasing and inappropriate name calling of another girl in her class. The principal, Mr David and I have met with Indah and discussed theissues that led up to this incident and worked on suggestion for her to use in the future in order to deal with issues appropriately.

Belajarlah terus nak dan berjuanglah terus memperkenalkan Indonesia ke kawan kawanmu, Aung San Suu Kyi saat ini juga masih disetrap nggak boleh keluar rumah karena memperkenalkan Demokrasi ke negaranya. Jadilah kamu seperti dia, pimpinlah kawan kawanmu dan jangan pernah menyerah apapun yang menghambat perjuanganmu. Kalau itu cara dan pilihanmu, ayah dan bunda hanya bisa berdoa semoga kamu bisa belajar dari pengalamanmu. Ayah dan bunda tidak akan pernah menyalahkan dan menghambat jalanmu. Selamat belajar nak …..

Pikun International di Kuwait

Pikun, lupa, pura pura lupa atau sengaja nggak mau mengingat ingat bukan sesuatu yang negatif dimanapun juga, termasuk di Kuwait. Jenis ‘penyakit’ seperti ini belum ada obatnya dan nggak usah berpikiran negatif bahwa penyakit semacam ini hanya ada di Indonesia saja. Penyakit ini juga terjadi di Kuwait dan menimpa hampir semua orang, baik penduduk asli Kuwait sendiri maupun warga negara Canada, Amerika, Mesir, Lebanon dan lain lain yang tinggal di Kuwait. Perkiraan saya jumlah penderitanya jauh melebihi penderita Flu Babi dan Flu Burung.

Penyakit Pikun International ini umumnya terjadi pada saat bayar sekolah. Di Kuwait, biaya sekolah tahunan bisa diangsur 2 sampai 3 kali. Angsuran pertama biasanya tidak ada masalah, tetapi pada saat angsuran kedua atau ketiga jatuh tempo, pihak orang tua serentak pikun semua lupa saatnya bayar sekolah, sehingga pihak sekolah sibuk membagi bagi kertas kesemua murid yang berisi tagihan biaya sekolah. Baik yang dari Canada, Amerika,Mesir, India (dan Indonesia juga he he) tiba tiba kompak semua jadi pelupa dan pikun. Tetapi penyakit ini tidak lama, biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah tagihan kedua diterima murid murid.

Suasana pada saat pembayaran bagi orang orang pikun di sekolah juga sangat meriah sekali, sampai harus duduk ngantri. Semua bercanda tawa mentertawakan dirinya sendiri sendiri. Jadi, jangan pernah minder jadi Indonesia dilingkungan asing, siapapun baik warga negara dari Kuwait, Amerika, Canada atau yang lainnya akan jadi pikun tiba tiba dan lupa atau sengaja lupa kalau urusan bayar membayar semacam ini.

Duh, Susahnya Belajar Lagi ?

Tempat kursus di Kuwait  ternyata banyak dan tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Ada yang resmi menempati gedung yang bagus tetapi banyak juga yang tidak resmi atau setengah resmi di apartment apartment. Yang tidak resmi ini cara mencari murid cukup memasang iklan di tembok tembok atau di halte pemberhentian bus. Yang sering saya baca adalah Kursus Primavera, software computer tentag project management kebanggaan India. Ada juga iklan kursus belajar bahasa Inggris berdampingan dengan iklan mencari teman sharing apartment agar bisa menekan biaya sewa apartment. Biasnya yang mempunyai tempat  cukup memadai selalu mengeluarkan brosur yang cukup menarik.

Untuk mencari tempat kursus yang bagus dan bonafide boleh dikatakan susah susah gampang. Ternyata tempat-tempat belajar banyak sekali. Dan tergantung tujuan kita kursus. Untuk mengisi waktu luang, agar bisa cas-cis-cus ngomong bahasa Inggris dan Perancis atau untuk mempersiapkan ujian agar lancar melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi semuanya ada dan tersedia di Kuwait, baik untuk tingkatan sekolah dasar, sekolah menengah, perguruan tinggi maupun sekedar kursus hobby dan pengisi waktu luang.

Ada beberapa tempat  yang saya rasa cukup representatif dan baik :

  • Untuk kursus seni yang bagus bisa di The British Academy Of International Arts. Letak tempat kursusnya di Salwa Street 1, persis dibelakang British School Of Kuwait (BSK).
  • Top Class, semacam bimbingan belajar untuk anak anak sekolah tertutama dalam mempersiapkan ujian akhir IGCSE.  Baik Top Class, The Sunshine School Of Kuwait (TSK), BSK (British School Of Kuwait) maupun The British Academy Of International Arts adalah bagian dari British International. Keduanya menempati gedung yang sama di Salwa Street 1.
  • Kalabhavan, kursus musik yang terletak didalam apartment di Salmiya. Ada kursus Tabla kalau ingin belajar musik India.
  • Ada juga British Council, yang lebih fokus pada pelajaran bahasa Inggris saja terutama persiapan IELTS untuk masuk ke perguruan tinggi di UK, Canada atau Australia. Waktu belajarnya sore sampai malam hari. Note : Saya belum menemukan kursus TOEFL di Kuwait, tampaknya hanya populer di Indonesia saja. Umumnya lulusan high school Kuwait banyak  yang melanjutkan ke perguruan tinggi di UK dan Canada.
  • Coba lihat juga The American University of Kuwait (AUK) yang terletak di Salmiya. Meskipun university, AUK juga banyak mengeluarkan paket-paket untuk belajar bahasa Inggris program singkat untuk msyarakat umum. Yang ini American, tetapi nggak ada program TOEFL, yang ada IELTS juga.
  • Pitman Training Institute yang terletak di Qatar Street sebelahnya Ritz Hotel dan dekat dengan City Center Salmiya.
  • BITE ( The British Institute of Training and Education) di Shaab.
  • Amideast di salmiya .
  • Ada lagi Kuwait Bureau for Educational Service (KBES) yang juga terletak di Salmiya.   
  • High Studies Institute ( HSI ) bisa diintip di http://www.highstudies.com/
  • Dan masih banyak lagi. Silahkan saja memilih dan disesuaikan dengan tujuan , keinginan dan kantong masing-masing.
Akhirnya saya bisa memutuskan dan mencoba salah satu tempat kursus yang cukup representatif yaitu pilihan jatuh pada  HSI (High Studies Institute) di Mirqab. Bagi saya tempat kursus ini sangat ideal dan strategis sekali bagi ibu rumah tangga seperti saya karena terletak dikanan – kiri pasar. Kalau jam pulang atau pas lampu mati, kita bisa shopping beli kebutuhan rumah tangga. Kalau bosan kita bisa minta ijin keluar sebentar untuk lihat lihat perhiasan dan pakaian yang didagangkan di toko toko disebelahnya. Entah kenapa kalau lihat barang dagangan apapun mata saya bisa melek kembali dan hilang segala rasa bosan dan ngantuk. Coba suruh belajar…duh….ampun.

Materi kursus di HSI diatas boleh dikatakan sangat banyak sekali, mulai dari kursus bahasa Inggris, Komputer segala macam software dan hardware, kursus montir, kursus elektronik, kursus bisnis, kursus Arabic dan ada yang make-up. Mungkin minta diadakan kursus masakpun akan disanggupi kalau bisa ngumpulkan murid dengan jumlah tertentu. ha..ha. Yang beda dengan tempat tempat kursus di Indonesia, di HSI baik brosur maupun photo photo yang terpampang semua memakai Toga. Inilah sebabnya kenapa saya tertarik ndaftar ditempat kursus ini, bayarnya nggak terlalu mahal tetapi kalau lulus diwisuda dan pakai toga ha ha ha. Kalau pulang Indonesia bisa pamer lulusan Institute, siapa yang tahu kalau cuma tempat kursus.

Saya ikut salah satu kursus ditempat itu, bukan karena ingin pandai tetapi lebih cocok kalau dikatakan hanya tertarik lokasinya yang strategis ditengah pasar. Terus terang kalau ijin suami ke pasar tadi pasti dilarang jadi harus pandai cari alasan agar bisa selalu ke pasar tadi. Celakanya, ternyata kursus di Kuwait sama saja dengan sekolah, setiap hari PRnya banyaknya bukan main, kalau nggak ngerjakan PR bisa bisa malu dengan murid dari negara lain. Akibatnya setiap hari di rumah mau nggak mau harus belajar dan ngerjakan PR juga.

Sudah berbulan-bulan saya ikut kursus di HSI dan sudah sering   juga saya belajar dan ngerjakan PR di rumah, tetapi rasanya ada yang salah dengan diri saya. Setiap saya membuka buku, rasanya dari dulu kok cuma halaman 1, 2 dan 3 saja. Padahal halaman halaman yang lain juga ada kalau nggak salah sampai halaman 120. Saya baru ngeh setelah suami menunjukkan photo seperti photo di blog ini. Ternyata saya selalu tertidur kalau belajar ……

Baca Juga :

Perbandingan Grade Antara Sekolah Indonesia, British Dan American School

Tahun ajaran baru 2009 telah dimulai. Sebagai orang tua kita kebagian tugas mbayar uang sekolah anak anak saja. Tahun ajaran 2009 ini kita harus memindahkan sekolah anak anak semua, alasannya adalah karena anak kami yang pertama Ayu harus mengikuti kelas IGCSE (Year 10). Cambridge School Mangaf ternyata tahun ini masih belum memiliki Year 10, yang ada adalah Cambridge School Hawally.
Karena rumah kita di Mangaf dan jarak dengan Hawally cukup jauh (lebih dari 30 Km) atau sekitar 1/2 jam perjalanan dengan mobil kalau jalan lancar maka Anak kami yang ke 2 Dinda mau nggak mau juga harus kita pindahkan ke Hawally. Pilihannya nggak tanggung tanggung American International School Of Kuwait (AIS), sekolah favorit Kuwaitis yang terkenal sangat sulit ditembus expatriate India dan Bangladesh. Untungnya Dinda bisa lulus test masuk dengan nilai Excellent. Anakku ini kalau dilihat postur tubuhnya memang kecil sekali tetapi jelek jelek begini dia adalah mantan Semi Finalis Olimpiade Matematika Tingkat Sekolah Dasar di Indonesia.
Ada pelajaran berharga yang kita dapat dari pengalaman memindahkan anak dari Indonesia, British School dan American School, diantaranya adalah sbb :

  • Misal anak anda di Indonesia kelas 1 SMP (kelas 7) maka kalau dipindahkan ke British School harus dimasukkan ke Year 8. Tetapi kalau dipindahkan ke American School bisa tetap sama yaitu Grade 7.
    Note : Saya dulu senangnya bukan main ketika anak saya pertama kali masuk ke Cambridge English School (British System). Dari kelas 1 SMP (kelas 7) di Indonesia langsung duduk di Year 8 Cambridge. Siapa tidak senang anaknya loncat satu kelas :). Tetapi setelah tahu ternyata sama saja, kita saja yang bodo.
  • Dari British School pindah ke American School harus turun kelas satu tingkat. Debat seperti apapun tetap nggak ditanggapi karena yang jadi patokan adalah umur si anak. Nilai test masuk ‘excellent’pun juga nggak menjamin, malahan karena nilainya excellent maka si anak diberi PR matematika yang jauh lebih banyak dari kawan kawannya setiap hari. Alasannya, sianak akan disiapkan untuk lomba Matematika di Dubai tahun depan.
  • Kalau dari Indonesia ke American School harus sama, di Indonesia kelas 6 SD maka kalau pindah ke American School harus dimasukkan ke Grade 6 juga.
Tabel dibawah bisa anda gunakan sebagai acuan kalau ingin memindahkan anak ke British School atau American School. Lain kali akan saya uraikan tentang Philipine School, Indian School dan Pakistan School mengingat banyak orang Indonesia yang menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.
UMUR
INDONESIAN SCHOOL
AMERICAN SCHOOL
BRITISH SCHOOL
Nama
KELAS
Nama
US GRADE
Nama
BSA YEAR GROUP
17-18
SMU
3 (12)
High School
12
A Level
13 (IGCSE)
16-17
SMU
2 (11)
High School
11
O Level
12 (IGCSE)
15-16
SMU
1 (10)
High School
10
Upper School
11 (IGCSE)
14-15
SMP
3 (9)
High School
9
Upper School
10 (IGCSE)
13-14
SMP
2 (8)
Middle School
8
Upper School
9
12-13
SMP
1 (7)
Middle School
7
Middle School
8
11-12
SD
6
Middle School
6
Middle School
7
10-11
SD
5
Elementary
5
Middle School
6
9-10
SD
4
Elementary
4
Elementary
5
8-9
SD
3
Elementary
3
Elementary
4
7-8
SD
2
Elementary (KG-2)
2
Elementary
3
6-7
SD
1
Elementary (KG-1)
1
Elementary
2
5-6
TK Besar
0
Pre-K
0
Elementary
1
4-5
TK Kecil
o
Pre School
Reception
3-4
Play Grp
Pre School
Nursery

 

 Baca Juga :