Category Archives: India

Brengos, Cambang Dan Jenggot Rajasthan

Aku Turis Jalan Jalan Ke Rajasthan
Itu Kumis Atau Hutan
Rajasthan, India terkenal dengan bangunan bangunan indah seperti candi candi, benteng pertahanan kuno, binatang langka harimau dan juga budayanya. Tapi yang secara kasat mata terlihat dimana mana adalah Kumis, Cambang dan Jenggot penduduknya. Hampir semua penduduk lokal laki laki asli Rajasthan memeliharai Kumis, Cambang dan Jenggot yang sangat tebal dan lebat.

 

Ulat Bulu Diatas Trailer
Itu Bulu Bikin Ngiler
Di kota Jaisalmer, setiap tahun sekali diadakan lomba panjang panjangan kumis dan keindahan kumis, cambang dan jenggot. Namamya Jaisalmer Desert Festival. Acara Festival meriah ini selalu diadakan pada bulan Hindu Magh (February), tiga hari berturut turut dimulai tiga hari sebelum bulan purnama. Lomba dan kemeriahan perayaan sebagian besar diadakan di tengah gurun dengan pemandangan bukit bukit pasir yang eksotis dan indah bernama Gurun Thar, kira kira sekitar 42 Km dari kota Jaisalmer.
Dari Surabaya Menuju Jombang
Boleh bang, kumis aku pegang
Tidak semua orang paham mengenai sejarah kenapa setiap tahun diadakan Jaisalmer Desert Festival, termasuk orang India sendiri. Kebetulan saja saya turis, jadi ada tour guide  yang menceritakan sejarahnya. Konon dari jaman dulu sampai sekarang ada legenda yang beredar dan dipercaya oleh masyarakat. Pada jaman dulu Krisna penguasa komunitas Yadav pernah mengatakan kepada Arjuna (keluarga Pandawa) bahwa suatu saat nanti akan ada penguasa penggantinya yang akan muncul dari komunitas Yadav dan dia akan mendirikan kerajaan di Bukit Trikuta.
Aku Dan Staff Toko Cendera Mata
Pada tahun 1196, prediksi dari Krisna menjadi kenyataan ketika Rawal Jaiswal keturunan Klan Yadav mendirikan kerajaan di Jaisalmer. Mulai saat itulah Festival Gurun di Jaisalmer diadakan setiap tahun sampai saat ini untuk merayakan ramalan Krisna yang menjadi kenyataan dan berdirinya kerajaan tersebut.
Aku Dan Cheff Hotel
Prosesi festival dimulai pagi hari dari Jaisalmer Fort menuju Shahid Poonam Singh Stadium. Pakaian daerah dengan warna warni cerah membuat semarak gurun menjadi penuh dengan semangat dan kegembiraan. Penduduk merayakan kegembiraan dengan menyanyi, ada juga Fire Dance yang menjadi warna festival ini. Kalabaz / Nats adalah sekelompok penduduk nomaden gurun  juga tampil dengan aksi populernya akrobat dan gymnastic. Bhopa’s Langas dan Manganiars juga tidak pernah ketinggalan untuk tampil dengan musik musik khasnya

 

Aku Dan Bell Boy Yang Jaga
Pintu MAsuk Hotel
Tidak cuma itu saja, Balapan Onta dan olahraga Polo dengan menunggang Onta juga ada. Akrobat diatas punggung Onta, Lomba Joget Onta, Tarik Tambang, Lomba memakai Thurban, Maru Shri (Abang Dan None Gurun) dan lapak lapak Kuliner juga ada. Kira kira seperti kemeriahan acara lomba dan karnaval 17 Agustusan di desa desa di Indonesia. Puncak acaranya adalah lomba Kumis dan acara ditutup saat Poornima (Bulan Purnama Penuh).
Aku Dan Security Yang Jaga Di
Parkiran Hotel
Karena jaman sudah semakin modern maka saat ini penutupan dibuat sangat modern untuk ukuran kota Jaisalmer, yaitu lampu sorot Soklee yang diarahkan keseluruh penjuru kota dengan latar belakang Jaisalmar Fort. Yah kira kira seperti Lampu Sorot Soklee dengan latar belakang Borobudur atau Prambanan gitu lho kalau di tanah air. Tapi, sayang sekali saya datang saat Festival sudah selesai, cuma dengar ceritanya dari tour guide dan staff hotel saja.  Jadi photo photo yang bisa saya tampilkan disini hanya photo dengan Security, Bell Boy, Cheff dan Staff Hotel saja.
Aku Dan Penjaga Boat Hotel

Baca Juga :

 

Ada Cinta Di Nahargarh Fort

Pemandangan Kota Jaipur Dari
Nahargarh Fort Terrace

 

Saya sering nonton film Bollywood saat masih tinggal di Indonesia puluhan tahun lalu. Sampai sekarang saya masih terkesan dengan adegan adegan dalam film tersebut terutama saat menyaksikan aktor dan aktris utama film tersebut sedang pacaran. Asyik, kalau pacaran kedua aktor dan aktris tersebut selalu nyanyi dulu, kejar kejaran ‘slow motion’ dan berputar putar mengitari pilar bangunan.

 

Qi Qi Qi, Pacaran Dimana Mana
Pantas Penduduk India Banyak Sekali

 

Saya penasaran, apa benar orang India kalau pacaran selalu menyanyi dan loncat sana loncat sini sambil mengelilingi pilar bangunan ?. Saya ingin buktikan sendiri. Sengaja saya kunjungi tempat yang katanya sangat romantis kalau malam hari. Jaraknya kira kira 15 Km saja dari kota Jaipur dan namanya Nahargarh. Kalau di Indonesia kira kira semacam Kaliurang di Yogyakarta atau Puncak di Bogor. Suatu area yang letaknya diatas ketinggian bukit dimana anda bisa melihat pemandangan kota Jaipur dari atas bukit ini.

 

Siap Siap Jalan Kaki 1 – 2 Km Menuju Nahargarh Fort
Sepanjang Jalan Cuma Semak Semak
Diatas ketinggian bukit Nahargarh ini ada benteng kuno bernama Nahargarh Fort yang dibangun tahun 1734 oleh Maharaja Sawai Jai Singh II, penemu dan penguasa kota Jaipur. Benteng ini dulunya digunakan untuk pertahanan kota terhadap musuh. Benteng ini lumayan panjang, lokasinya berdekatan dengan Jaigarh Fort dan Amer Fort. Karena lokasinya sangat romantis dengan pemandangan indah kerlap kerlip lampu kota Jaipur, maka banyak  anak muda yang datang ketempat ini untuk memadu kasih bahkan esek esek.
Jalan kaki 1 – 2 Km  Dari Loket Masuk Menuju Puncak Tertinggi
Nahargarh Fort – Semak Semak Dan Orang Pacaran

 

Ternyata, cara pacaran orang India berbeda dengan apa yang sering kita lihat di film Bollywood. Tidak ada sama sekali nyanyi nyanyi, loncat sana loncat sini sambil geleng geleng kepala dibelakang pilar. Yang saya saksikan, orang India kalau pacaran sunyi senyap, bisik bisik dan paling banter cuma kresak kresek doang. Dari Jaipur, kebanyakan pasangan muda naik motor sambil berdekapan mesra. Sepanjang jalan, anda akan menyaksikan banyak sekali sepeda motor yang berhenti dan ada juga yang diparkir dipinggir jalan tapi pemiliknya entah dimana.

 

Punya Duit Nginap Dulu Di Losmen

 

Lama lama tahu juga setelah menyaksikan pemandangan kiri kanan sepanjang perjalanan 15 Km Jaipur – Nahargarh. Pepohonan yang tumbuh disini beda dengan di Indonesia. Semua terang benderang, sepanjang jalan hanya ditumbuhi semak semak, bukan pohon kayu lebat seperti di Puncak atau Kaliurang. Ternyata pemilik dan penumpang motor sengaja ‘menghilang’ nyuruk nyuruk disemak semak agak jauh dari jalan raya.
Orang India Pacaran Di Nahargarh Fort
Saat jalan kaki menuju puncak tertinggi Nahargarh Fort sejauh sekitar 1 – 2 Km, saya bisa mengetahui lebih rinci lagi. Serasa ada sesuatu yang berbeda antara orang India dengan orang Indonesia. Kira kira seperti ada ritual khusus yang dilakukan oleh orang India saat memadu kasih. Kayaknya, selesai pacaran, kaos singlet, bra dan celana dalam baik si pria maupun wanita terlihat ditinggal dan dibuang begitu saja ditempat kejadian perkara. Pertanyaan saya, lha kalau pacaran semua pakaian dalamnya ditinggal di tempat, lalu waktu  pulang kembali ke Jaipur naik motor sejauh 15 Km, apa nggak masuk angin mereka ?
Pemandangan Orang Pacaran
Sepanjang Jaipur – Nahargarh

 

Sepanjang Jalan Isinya Berpasang Pasang
Anak Muda Maupun Orang Tua

 

Dari Jaipur Hanya 15 Km Saja
Tapi Sepanjang Jalan Isinya Orang Pacaran

 

Dimana Mana Nemu Pakaian Dalam
Yang Dibuang Sembarangan

 

Celana Dalam Wanita India Bentuknya
Unik Dan Khas

Baca Juga :

 

Cerita Seram Pemandian Suci Galta Ji

Galta Ji Temple Jaipur

Namanya Galta Ji Temple. Tempat ini merupakan sekumpulan bangunan tempat ibadah orang India yang terletak diantara tebing batu cadas Aravali Hill. Lokasi tepatnya di Khania Balaji, sekitar 10 Km dari kota Jaipur, Rajasthan, India. Sering juga orang menyebut dengan nama Monkey Temple (Khole Ke Hanuman Ji) karena komplek bangunan ini dihuni banyak sekali monyet yang dikeramatkan. Salah satu kuil monyet ditempat ini namanya Galwar Bagh. Sebenarnya nggak cuma monyet saja yang dikeramatkan di tempat ini, tapi sapipun juga dibuat hidupnya enak, nyaman dan mulia disini.

Tempat Yang Disucikan Orang India Ini Sangat
Ramai Saat Hari Keagamaan Tertentu
Sebagai tempat suci warga India, sudah tentu banyak sekali benda yang dikeramatkan selain monyet dan sapi. Yang sangat terkenal dan menjadi tujuan para pengunjung adalah kolam besar berisi ‘Air Suci‘ yang katanya berasal dari mata air yang mengalir dari bukit bukit disekitarnya. Pada hari hari besar keagamaan tertentu, semua orang India tumplek blek datang dan mensucikan diri di kolam ini. Kalau nggak salah ada tujuh kolam pemandian besar berundak dari yang paling Maha’suci’ sendiri terletak diatas dan paling bawah sendiri dengan kwalitas ke’suci’annya masuk kategori ‘pas pasan’.
Pemandangannya Sangat Bagus
Apalagi Saat Rintik Rintik Hujan Seperti Ini
Yang jelas warna airnya hijau – hijau tua seperti berlumut, dan katanya nggak pernah kering dari jaman dulu. Gimana bisa kering, dikuras dan dibersihkan saja sepertinya nggak pernah dan itu terlihat dari warna airnya yang hijau dekil. Monyet monyet yang menghuni bangunan  kuil disekitar kolam inipun terlihat juga ikut ikutan gembira ria nyemplung dan mandi di kolam ini. Sapi katanya juga dimandikan di kolam ini, tapi saya tidak melihat sendiri saat itu.
Ini Tempat Ibadah Orang India
Penuh Ukiran/Lukisan Bergambar Monyet
Saat saya datang, kolam pemandian yang paling atas sedang dibuka untuk umum sedangkan kolam lainnya ditutup. Nama kolamnya Galta Kund. Kolam ini katanya kolam yang paling suci dan nggak pernah kering. Baik laki laki maupun perempuan mandi bareng ditempat yang sama, nggak ada pemisah sama sekali tetapi yang perempuan mengelompok sendiri di kolam sebelah kiri. Mungkin risih kalau membaur dengan yang laki laki.
Monyetnya Banyak Dan Jinak
Tapi Jangan Jahil Dan Mengganggu Ya
Cukup lama saya mengamati orang India sedang mandi dan saya langsung bisa menyimpulkan. Ternyata, sebagian besar lelaki India itu celana dalamnya cuma cawet atau kolor. Bahannya semacam kain karung tepung terigu seperti yang sering dipakai kakek saya waktu jaman perjuangan 1945. Jarang yang terlihat ada laki laki yang memakai celana dalam modern merk Rider, Hings atau GTMan. Mungkin ini pengaruh dari Mahatma Gandhi yang selalu menganjurkan memakai produk tenun buatan sendiri.
Bangunan Kuno Tempat Ibadah
Ada Monyet Dan Juga Sapi Yang Dikeramatkan
Yang wanita ternyata juga sama saja. Dibalik kain Saree yang menutupi tubuhnya, tidak ada satupun yang terlihat memakai BH Modern merk Triump, Sorella atau semacamnya. Begitu kain Saree dibuka ternyata yang terlihat BH model kuno yang sering dipakai nenek nenek jaman baheula. BHnya seperti baju biasa tanpa busa padding atau bahan elastis yang kencang. Sepertinya yang cewek juga patuh mengikuti anjuran Mahatma Gandhi untuk menjahit dan menenun sendiri pakaian dalamnya.
Menuju Kolam Teratas Bisa Ketemu Monyet
Kalau anda sering nonton film Bollywood, tentu anda kenal dengan artis cantik Priyanka Chopra dan aktor ngganteng Shahrukh Khan. Nah, meskipun mereka cantik dan ngganteng, percayalah bahwa pakaian dalamnya pasti hasil tenun lokal dari bahan kain seperti karung gandum. Bikini sexy yang dipakai Priyanka Chopra di film itu hanyalah iklan promosi dari perusahaan bikini western yang ingin menembus pasar India. Percayalah …., atau buktikan sendiri di Galta Ji Temple Jaipur.
Naik Tinggi Sekali Menuju
Kolam Paling Suci Galwar Bagh
Warna Airnya Hijau Tua Dan Cenderung Hitam
Sepertinya Kok Kotor Dan Dekil

 

Warna Airnya Hijau Seperti Berlumut
Monyet Juga Ikutan Nyemplung Dan Mandi Di Air Suci

 

Wanita India Nggak Ada Yang Pakai BH Modern
Modelnya Lain Dan Langsung Ditutup Kain Saree

 

Jarang Yang Memakai Celana Renang Modern
Speedo Atau Merk Lainnya, Umumnya Made  In India

 

MasyaAllah, Yang Mandi Emak Emak Dan Nenek Nenek
Kenapa Bisa Begini ?

 

Celana Kolor Kain Tenun
Yang Juga Dipakai Oleh Mahatma Gandhi

Baca Juga :