Monthly Archives: June 2019

Pengalaman Above The Summit Of Mt Everest

Ini Pemandangan Dari Atas Puncak Tertinggi
Dunia Di Himalaya

 

Saya sudah menceritakan pengalaman saya saat mendaki gunung Annapurna 1, tertinggi nomor 10 di dunia. Baca : Mendaki Gunung Jaman Now Di Everest Dan Himalaya. Kali ini saya ajak anda untuk mengikuti pengalaman saya yang lain saat melakukan ‘Hattrickdiatas‘ lebih dari 10 puncak gunung tertinggi dunia dalam waktu tidak lebih dari 1.5 jam. Semua bisa saya atasi dengan mudah dan cepat.
Ini Antrian Menuju Puncak Tertinggi Dunia
Saya Diatasnya Puncak Tertinggi Dunia

Sepi tanpa gembar gembor pemberitaan media. Emak emak dari Indonesia berhasil ‘diatas‘ Mt Everest (no 1: 8848 m),  Kangchenjunga (no 3: 8586 m), Lhotse (no 4: 8516 m), Makalu (no 5: 8485 m), Cho Oyu (no 6: 8188 m), Dhaulagiri 1 (no 7: 8167 m), Manaslu (no 8: 8163 m), Nanga Parbat (no 9: 8126 m), Annapurna 1 (no 10: 8091 m) dan masih banyak lagi hanya dalam waktu 1.5 jam.

 

Ini Juga Antrian Menuju Puncak Tertinggi Dunia Yang
Didramatisir Media Di Indonesia Kompas

 

Berawal saat saya jalan jalan sore, saya tertarik untuk mampir ke salah satu Tour And Travel Agent di Kathmandu dekat hotel tempat saya menginap. Banyak sekali brosur dan promosi pariwisata dengan slogan slogan yang menarik. Contohnya Experience Everest. Ada juga yang cukup menggelitik misalnya dengan embel embel Above The Peak, Above The Height dan Above The Summit yang artinya sama saja yaitu Diatas Puncak Tertinggi.
Nah Ini Turis Yang Berbondong Bondong Mendaki Naik
Keatas Gunung. Semua Gembira Ceria Bersama Pemandu

 

Ternyata slogan slogan iklan tersebut adalah promosi Mountain Flight, yaitu terbang ‘diatas‘ puncak tertinggi dunia. Banyak sekali pesawat domestic yang punya jadwal rutin setiap hari melayani turis pemalas tidak mau mendaki tapi pingin merasakan berada dipuncak tertinggi dunia. Sebut saja misalnya Boudha Airlines, Yeti Airlines, Shree Airlines dan lain lain.

 

Semua Pendaki Mountain Flight Diberi Kesempatan
Melihat Pemandangan Dari Cockpit

 

Saya pilih Shree Airlines karena harga tiketnya agak miring dibanding yang lain. Ternyata, semakin kecil pesawat harga tiket semakin mahal karena pesawat lebih lincah bisa meliuk liuk di lembah diantara gunung dan bisa terbang lebih rendah. Shree Airline yang saya pilih pesawatnya cukup besar dengan tempat duduk dua disebelah kiri dan dua disebelah kanan. Tetapi penumpangnya hanya separuh karena tempat duduk yang dijual hanya yang disebelah jendela (Window Seat) saja. Aisle Seat dibiarkan kosong karena nggak bisa melihat pemandangan diluar dari jendela.

 

Semua Penumpang Duduk Dekat Jendela
Aisle Seat Dibiarkan Kosong

 

Berbeda dengan naik pesawat pada umumnya, naik Mountain Flight ini aturannya tidak begitu ketat. Selain bisa menikmati pemandangan diatas gunung dari jendela, ‘pendaki‘ yang menggunakan Mountain Flight ini juga diberi kesempatan untuk melihat pemandangan dari cockpit pesawat. Cuma waktunya diatur dan dibatasi supaya semua penumpang punya kesempatan yang sama bisa masuk ke cockpit satu persatu untuk melihat pemandangan atau sekedar bertanya dan photo photoan dengan pilot/co pilot.

 

Penumpang Bebas Mondar Mandir Sesukanya

 

Sebagai bukti bahwa kita sudah berhasil berada ‘diatas‘ puncak tertinggi dunia maka masing masing penumpang mendapat Certificate Of Completion dengan tanda tangan Pilot dan Co Pilot. Tulisan dalam sertifikat bisa milih ‘Above The Summit Of Everest‘, ‘Above The Height Of 10 Highest Mountain In The Earth‘, ‘Above The Peak Of The Deadly Mountain‘, ‘Experience Everest‘ dan lain lain. Rasanya puas sekali kita dapat pengakuan berupa sertifikat pernah berada 1000 meter diatas puncaknya Everest dan puluhan gunung tertinggi lainnya dalam waktu 1.5 Jam saja.

 

Suasana ‘Pendaki’ Pemalas Tidak Mau Susah
Tapi Pingin Melihat Puncak Gunung Tertinggi Dunia

 

Sertifikat Bukti Authentic Pernah
1000 Meter Diatas Puncak Everest

 

Emak Emak Indonesia Pernah ‘Diatas’ Puncak Everest
Tanpa Gembar Gembor Pemberitaan Di Tanah Air

 

Sertifikat ‘Above The Height’, ‘Above The Peak’ Dan
‘Above The Summit’. Memang Kita Berhasil Berada
Jauh Tinggi Diatas Puncak Tertinggi Dunia Everest

 

Ini Contoh Sertifikat Yang Ditanda Tangani Pilot
Namanya Kosong Silahkan Isi Sendiri

Baca Juga :

 

Nonton Bakar Jenasah Di Kathmandu

Jenasah Ditandu Setelah Disholatkan
Didalam Temple

 

Saya diajak melayat orang meninggal, tetangga didekat hotel tempat saya menginap di Kathmandu yang sebenarnya tidak saya kenal sama sekali. Sebenarnya iseng saja meng’iya’kan karena pingin tahu seperti apa prosesi/upacara di rumah duka. Tapi, berada diantara keluarga dan pelayat yang sedang berduka membuat saya terus mengikuti rombongan sampai seluruh prosesi pemakaman selesai. Saya terjebak oleh ulah sendiri, tidak bisa pamit untuk meninggalkan prosesi pemakaman begitu saja.

 

Pasuphatinath Temple Sangat Besar Dan Luas
Untuk Ibadah Dan Untuk Kremasi Jenasah

 

Langkah saya terhenti ketika jenasah mulai diturunkan disebuah bangunan tempat ibadah, lokasinya tidak begitu jauh dari hotel tempat saya menginap. Nama tempat ini baru saya ketahui belakangan setelah saya kembali ke hotel, yaitu Pasuphatinath Temple dan sungai yang mengalir dibelakangnya adalah sungai suci umat Hindu di Nepal namanya Bagmati River.

 

Hanya Keluarga Yang Memandikan Jenasah

 

Rasanya Plong ditempat ini, saya bisa mengeluarkan camera dan mulai jeprat jepret dari seberang sungai Bagmati. Sepertinya hanya keluarga dan saudara dekat saja yang boleh mengikuti prosesi didalam temple, memandikan jenasah dan mulai prosesi kremasi. Jenasah nampak ditandu oleh beberapa orang dan diletakkan dipapan dengan posisi kaki hampir menyentuh permukaan air sungai. Mungkin sebelumnya disholatkan terlebih dahulu didalam temple.

 

Jenasah akan Diletakkan Di Papan Untuk
Dimandikan

 

Setelah itu jenasah nampak mulai disucikan / dimandikan dengan air sungai yang menurut saya airnya terlihat dekil, coklat dan banyak sampah disepanjang sungai. Acara memandikan selesai selanjutnya jenasah ditandu kembali untuk dibawa ke tempat pembakaran jenasah. Ada sekitar 10 tempat pembakaran jenasah terbuka berupa bangunan beton berukuran sekitar 3 x 4 meter yang berdiri ditepi sungai.

 

Jenasah Siap Dimandikan

 

Jenasah diletakkan diatas tumpukan kayu yang dihiasi oleh bunga bunga berwarna orange. Entah berapa jam jenasah bisa terbakar seluruhnya dan berubah menjadi abu. Yang jelas saat pembakaran jenasah seluruh keluarga menyaksikan dari jarak sekitar 10 meter dan disediakan tempat duduk khusus untuk keluarga yang sedang berduka,

 

Sungai Suci Tetapi Sampah Sampai Abu Jenasah
Semua Dibuang Di Sungai

 

Selesai prosesi pembakaran jenasah, terlihat abu jenasah ditaburkan ke sungai oleh seluruh keluarga yang ditinggalkan. Setelah itu terlihat masing masing anggota keluarga membasuh tangannya dengan air suci sungai Bagmati dan mencuci muka. Saya tidak tahu sama sekali maksud dari ritual ini. Yang jelas baru pertama kali ini saya menyaksikan upacara pembakaran jenasah secara terbuka dan terlihat jelas jenasah yang sedang terbakar. Jangan tanya aromanya, sampai hari inipun saya masih kesulitan untuk melupakan.

 

Ada 10 Atau Lebih Tempat Pembakaran Jenasah
Tempat Pembakaran Jenasah Berupa
Beton Dipinggir Sungai

 

Keluarga Duduk Dibelakang Saat Pembakaran Jenasah

 

 

Air Sungai Bagmati Berwarna Coklat
Tidak Mengalir Dan Kotor

 

Tempat Jenasah Diletakkan Saat Pembakaran
Kayunya Tidak Banyak

 

Jenasah Datang Dan Siap
Diletakkan Diatas Kayu Pembakaran

 

Mobil Jenasah

 

Pedagang Jual Bunga

 

Seluruh Area Pasupatinath Temple Masuk
UNESCO World Heritage

Baca Juga :

 

Mbulet Ruwet Kabel Listrik Kathmandu

Kabel Tilpun / Listrik Di Kathmandu
Betul Betul Ajaib

 

Seumur umur saya saat ini, belum pernah saya menyaksikan kabel yang begitu ruwet, mbulet dan menggumpal seperti rumah tawon. Saya baru menyaksikannya di Kathmandu, ibukota negara Nepal. Menyaksikan kabel mbulet dan ruwet di Kathmandu ini membuat saya tercengang kaget, heran dan sekaligus kagum dengan tehnisi Nepal yang bisa mengurai dan mengurut kabel ruwet tersebut kalau ada masalah. Hampir tiap hari tehnisi hebat Nepal masuk koran karena kepiawaiannya mengatasi masalah perkabelan.
Tehnisi Hebat Itu Orang Nepal
Kabel Mbulet Ruwet Seperti Apapun Dia Bisa Mengurai
Yang saya katakan diatas ini kabel masih aktif. Mungkin kabel telpon dan mungkin juga kabel listrik. Kalau kabel komunikasi antar kampung Intercom sih rasanya sudah tidak ada lagi jaman sekarang. Kabel telpon rasanya kok aneh juga. Masak masih ada jaman sekarang telpon telponan pakai kabel, setahu saya jaman sekarang semua orang punya HP dan telpon pakai whatsapp.

 

Coba Bayangkan Kalau Kabel Mbulet Ruwet
Seperti Diatas Lalu Bagaimana Memperbaiki Kalau Ada Masalah

 

Saya menduga kabel kabel ruwet tersebut adalah kabel listrik karena saat saya menginap di hotel di kawasan Thamel, hampir setiap jam sekali terjadi ‘blackout’. Listrik hotel tiba tiba mati sekitar 5 menit saja setelah itu hidup kembali. Kemungkinan karena hotel punya genset sendiri yang otomatis menyala apabila ada pemadaman listrik.
Kabel Melintas Di Tengah Jalan Seperti Ini
Pemandangan Biasa Di Kota Kathmandu
Ketika saya jalan kaki keliling kawasan Thamel dan juga saat keliling kota dengan mobil, seringkali saya menyaksikan turis yang juga terheran heran melihat kabel mbulet ruwet tersebut. Terkadang berkali kali diphoto dan terkadang senyam senyum dengan kawan kawannya membicarakan kabel mbulet nan unik dan menarik tersebut.

 

Coba Perhatikan, Ini Kabel Mbulet
Atau Rumah Tawon ?
Jadi, karena hampir semua turis yang datang ke Kathmandi selalu photo photoan didepan kabel mbulet dan ruwet tersebut maka saya bisa menyimpulkan bahwa Kabel Mbulet inilah sebenarnya destinasi wisata yang paling menarik dan jangan sampai terlewatkan begitu saja. Kathmandu memang amazing. Silahkan melihat photo photo dibawah ini dan nilai sendiri apakah betul betul Amazing atau hanya sekedar War Biasah.
Ya Ampun
Cara Memperbaiki Kerusakan Bagaimana Ya

 

 

Luar Biasa Mbulet Dan Ruwet
Kalau Listrik Korsleting Berapa Lama Mengatasinya ?

 

Setiap Seratus Meter Ada Tiang
Dengan Kabel Mbulet Ruwet

 

Banyak Juga Kabel Yang Rendah Hampir
Menyentuh Tanah

 

MasyaAllah, Dimana Mana Kabel Ruwet Dan Mbulet

 

Ada Hikmah Yang Bagus Kalau Kabel Sangat Rendah
Bus Dan Truk Nggak Ada Yang Berani Lewat

 

Kalau Kabel Malang Melintang Ditengah Kota
Dan Sangat Rendah Maka Truk Nggak Bakalan Bisa Lewat

 

Terkadang Bus Harus Hati Hati Bahkan Nggak Bisa Lewat
Takut Nyangkut Kabel

 

Ya Ampun, Rendah Sekali Kabel Ini

Baca Juga :