Category Archives: Iklim Dan Cuaca

Setelah Bencana Banjir Arab Usai

Dua Minggu Setelah Banjir Bandang
15 November Di Fahaheel Kuwait

Saya sedang santai sambil termenung menung di salah satu Hotel di Bali. Tiba tiba ada pesan WA masuk dari seorang teman di Surabaya. Bagaikan disambar petir saya terkejut luar biasa. Teman saya tersebut memberi tahu bahwa Saudi, Bahrain, UAE, Oman, Qatar dan Kuwait sedang hujan lebat berhari hari dan terjadi bencana banjir bandang. Ratusan mobil hanyut terbawa arus deras banjir. Tidak ketinggalan photo, video dan screenshot diskusi WA Groupnya dikirim ke WA saya.

 

Sandal Yang Tertinggal
Pemiliknya Sibuk Bermain Air

 

Yang membuat saya terkejut bukan hujan dan banjir bandangnya, tetapi screenshot diskusi WA Group teman saya tersebut. Banyak yang heran Arab hujan dan banjir. Komentarnya  lucu lucu, ada yang komentar ‘Arab sedang di azab Allah’ sampai ‘pertanda hari kiamat’. Hadeeeeh, jaman mbah google kok masih banyak yang tidak tahu iklim dan cuaca di Arab. Jangankan hujan dan banjir, salju aja ada di Arab sejak jaman dulu. Baca : Salju Arab Yang Selalu Bikin Heboh.

Akhirnya saya jadi menjelaskan juga.

 

Pantai Al Kout – Fahaheel  Ini Indah Sebelum Diterjang
Banjir Bandang 15 Nov 2018

HUJAN

Hujan itu rutin terjadi di Arab setiap memasuki musim dingin. Biasanya antara October-November. Tahun ini hujan lebat turun pertengahan bulan November. Pada akhir December-February nanti temperatur rata rata di Arab sekitar 5 Deg C, tetapi didaerah yang tinggi dan bergunung gunung selalu turun Salju. Iklim Subtropik itu memang sangat panas saat musim panas dan  sangat dingin saat musim dingin.

 

Pantai Al Kout Fahaheel Dalam Perawatan
Tembok Beton Saja Bisa Hanyut Diterjang Banjir

BANJIR

Banjir sudah pasti akan terjadi dimana mana meskipun hujannya tidak terlalu deras. Kenapa ?  Karena vegetasi sangat sedikit sekali, akar pohon tidak cukup banyak untuk bisa menahan air hujan. Disamping itu, di Arab nyaris nggak ada sungai dan selokan. Air selalu mengalir bebas menuju ke tempat yang lebih rendah semaunya. Cuma Sungai Nil di Mesir dan Euphrate di Iraq/Syria saja yang patut disebut sungai. Yang lainnya sungai sungaian buatan untuk  shooting film dan selfie doang.

 

Pantai Berantakan Al Kout
Hilang Sudah Keindahan Pasir Putih Di Pantai Ini

 

System drainase di Arab beda dengan di Indonesia. Semua limbah rumah tangga dialirkan melalui pipa ke waste facility. Selokan kalaupun ada juga sebagai hiasan saja karena tidak terhubung satu dengan lainnya dan selalu kering sepanjang tahun. Buat apa membangun system drainase kota kalau hujan hanya seminggu saja per tahunnya.
Seperti Sungai Kering
Air Mengalir Ke Laut Di Tempat Ini Dengan Deras 2 Minggu Lalu

BANJIR BANDANG

Ooooh So Pasti. Aneh kalau di Arab tidak terjadi banjir bandang. Air selalu mengalir dari daerah yang tinggi ke daerah yang lebih rendah menuju laut. Mobil, truk dan benda apapun akan diterjang air yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Pasir gurun akan terkikis habis terbawa arus dan menyisakan bekas seperti ‘sungai sungai’ baru yang kering dalam beberapa jam saja. Kota, taman dan jalanan langsung porak poranda dengan pemandangan yang dramatis.
Tembok Betoh Yang Hancur Diterjang Banjir Bandang

ANTISIPASI

Kalau tiap tahun banjir mestinya ada antisipasi yang telah dilakukan warga dan pemerintah. Antisipasi apa yang harus dilakukan ?. Banjir di Arab itu beda banget dengan banjir di Indonesia .Di Indonesia banjir bisa berbulan bulan tidak kering juga, tetapi di Arab, banjir itu hanya 3 – 5  jam saja langsung kering. Air dengan cepat meresap masuk ke pasir. Seandainya ada yang berhari hari tidak kering, biasanya di underpass dimana air terjebak diantara dasar aspal dan dinding beton.

 

Jogging Track Yang Larut Dibawa Air
Di Al Kout Fahaheel

REAKSI MASYARAKAT

Di Indonesia penduduk dengan cepat akan bereaksi apabila terjadi bencana banjir, misal mengumpulkan sumbangan, membuat posko, dapur umum dan lain lain. Hal ini wajar karena di Indonesia banjir bisa berminggu minggu bahkan berbulan bulan baru kering dengan wilayah kebanjiran yang sangat luas.
Di Arab mah beda banget. Penduduknya pada cengengesan, selfie dan mengeluarkan Jet Ski untuk bermain air. Bagi orang Arab, hujan dan banjir itu langka setahun sekali. Hanya sekali saja dalam setahun bisa  main jet ski didepan rumah yang kebanjiran. Saat ada banjir, orang Arab malah rame rame mengeluarkan mobilnya dari garasi. Menerjang genangan air adalah hiburan tersendiri. Mobil tenggelam dan hanjut terbawa arus juga bukan masalah karena semua mobil diasuransikan.

 

Hilang Sudah Keindahan Pantai Al Kout Fahaheel
Wilayah banjir meskipun diberitakan sangat dramatis tetapi sebenarnya hanya air lewat saja selebar 10-20 meter. Kira kira seperti tiba tiba ada sungai yang mengalir deras melintas ditengah kota atau gurun dan membelah jalan raya kota. Warga pada berdiri diseberang highway di posisi aman untuk menyaksikan dan memvideokan kejadian langka setahun sekali ini. Setelah itu air akan habis terserap pasir dalam perjalanan mengalir menuju laut.

 

Segala Macam Benda Dan Sampah
Terbawa Derasnya Banjir Sampai Ke Laut
Di Medsos, pembaca di tanah air pada terkejut semua. Banjir komentar MashaAllah, Subhanallah, Ya Allah, Allah Akbar, Azab Allah, Kiamat Akan Datang dll, Padahal ratusan warga bergembira ria menyaksikan kejadian alam ini dari posisi yang aman diseberang lintasan banjir bandang. Bahkan ada yang shooting berpura pura melakukan aksi heroik menyelamatkan temannya yang terjebak didalam mobil yang kebanjiran. Silahkan lihat dan cari sendiri video video heroik di Youtube. Benar aksi penyelamatan atau cuma acting iseng orang orang Arab.

 

Jogging Track Fahaheel Dua Minggu Setelah
Banjir Bandang 15 Nov 2018

 

Sampah Yang Menumpuk Terbawa Banjir
Dikumpulkan oleh Sukarelawan/wati

 

Sungai Baru Yang Terbentuk Akibat Banjir Bandang

 

Pantai Fahaheel Yang Hancur Diterjang Banjir
15 Nov 2018

 

Lumpur Kering Dua Minggu Setelah
Banjir Usai

Baca Juga :

 

Kerlap Kerlip Heater Di Musim Dingin

Komplek Restaurant Al Bidaa

 

Bulan Desember – January adalah puncak musim dingin di Arab, khususnya Kuwait. Tetapi saat musim dingin seperti inilah dimana mana disegala penjuru kota, pemandangan terlihat sangat cantik dan menarik. Terutama malam hari, semua restaurant terlihat ramai dan indah karena kerlap kerlip cahaya dari Heater. Pengunjung restaurantpun juga terlihat ramai dan lebih banyak memilih meja diluar dibanding meja didalam gedung. Seluruh kota terasa berubah dibanding saat musim panas, dimana mana tampak geliat Restaurant Outdoor.
Heater Gas Di Sea View Restaurant Complex

 

Heater atau pemanas udara di Kuwait umumnya mirip Kompor Gas LPG dengan ukuran yang jauh lebih besar. Setiap ada pengunjung datang dan memilih meja outdoor, maka heater segera didekatkan ke meja dan pelayan restaurant terlihat sibuk menyalakan ‘Kompor Gas‘ raksasa tersebut. Karena heater tersebut untuk diletakkan outdoor, maka bentuknya bermacam macam dan sangat artistik. Menambah indah pemandangan restaurant restaurant di Kuwait.
Heater Menambah Suasana Restaurang Begitu
Syahdu Dan Romantis (Lokasi Sea View restaurant Complex
Kuwait memang akhir akhir ini banyak sekali berdiri komplek komplek restaurant. Di sepanjang pantai Arabian Gulf antara Fahaheel – Mahboula – Messila saja ada sekitar 10 komplek restaurant. Misal : Spoon, Light, Miral, Sea View, Sidra, The Village dll, masing masing terdiri dari 5 – 10 restaurant. Orang Kuwait memang suka belanja, njajan dan makan enak. Termasuk saya juga.
Sea View Restaurant
Heaternya Seperti Obor Raksasa
Di Souq Mubarakeeyah juga banyak restaurant tenda, sudah tentu outdoor. Kalau musim panas baling baling besar menyemprotkan kabut air. Tetapi kalau musim dingin seperti sekarang ini, setiap meja dipasangi heater pemanas. Bedanya, heater di pasar Mubarakeeyah ini bukan ‘Kompor Gas‘ raksasa tapi Heater Listrik. Meskipun letaknya ditengah pasar, tapi kalau malam hari cahaya heater terlihat sangat romantis. Cuma, karena warung tenda tradisional, maka menu masakan di pasar Mubarakeeyah ini hanya Arabic Food.
Sea View Restaurant Complex
Ada Sekitar 7 Restaurant
Jadi, kalau anda punya kesempatan datang ke Kuwait saat musim dingin, sempatkan barang sejenak untuk menikmati pemandangan indah kerlap kerlip heater pemanas udara di berbagai macam restaurant outdoor dimanapun disegala penjuru Kuwait. Terutama disepanjang pantai Arabian Gulf antara Fahaheel, Mahboula, Messila sampai Kuwait City. Hanya bisa dinikmati saat musim dingin saja.
Heaternya Bagus Kan ?
Api Menyala Dari Heater
Bahan Bakarnya Gas
The Village Restaurant Complex
Mau Italian Resto, Turkish Resto, Lebanese Resto,
Burger Resto, Crepes Resto Semua Ada
Heater Gas Dibelakang Mati Sendiri
Kalau Suhu Udara Sudah Cukup Hangat
Heater Gas Di Komplek Restauran
The Village, Modelnya Beda Beda
Suasana Romantis Diterangi Cahaya Heater Listrik
Di Souq Mubarakeeyah
Heater Listrik Ini Panasnya Bukan Main
Kebab Dan Qobus Souq Mubarakeeyah Memang Enak
Suasana Tempat Makan Di Souq Mubarakeeyah
Satu Meja Satu Heater
Makan Malam Diterangi Sinar Dari Heater
Di Souq Mubarakeeyah Kuwait

Wow… Salju Mulai Turun Di Arab

Salju Arab
Asli Bukan Hoax
Sekarang masih minggu pertama bulan Desember. Saat Musim Dingin baru saja mulai. Di Kuwait temperatur saat ini masih sekitar 18 C. Masih akan turun terus dan diperkirakan temperatur terendah sekitar awal bulan Januari nanti. Halaman facebook saya masih sepi, tapi bisa saya perkirakan sebentar lagi akan ramai dan gaduh. Apalagi kalau bukan postingan tentang Salju Di Arab. Banyak saudara saudara kita di tanah air yang tidak tahu bahwa di Arab saat ini mulai turun salju dan ski resort mulai buka. Baca Juga : Salju Arab Yang Selalu Bikin Heboh atau Musim Dingin Bersalju Di Arab Dan Sahara
Minggu Pertama Desember Ketebalan Salju
Masih Sekitar 1/2 Meter, Belum Bisa Buat Main Ski

Salah satu tempat main Ski favorit orang orang Arab adalah di Lebanon. Ada sekitar 7 Ski Resort disana, misalnya Zaarour, Mzaar Kfardebian, Laqlouq, The Cedars , Faqra dan lain lain. Silahkan datang dan melihat sendiri Salju Arab, booking hotel dan peralatan ski bisa melalui Skileb.com.

Kalau Hujan Salju Sangat Deras
Dalam Beberapa Menit Langsung Putih Semua

Saat minggu pertama bulan Desember seperti sekarang ini, ketebalan salju masih sekitar 25-50 cm saja dan belum bisa dipakai buat bermain ski. Tetapi, bagi orang yang berasal dari daerah tropis Indonesia seperti saya, pemandangan saat hujan salju sangat menarik. Kalau salju turun rintik rintik, rasanya seperti sedang shooting film percintaan. Suasana sangat romantis apalagi sedang berdua dibawah payung biru. Tapi kalau hujan salju sangat deras, rasanya seperti sedang dilemparin batu orang banyak. Lari kencang pontang panting cari tempat berteduh terdekat.

Tetapi Salju Akan Cepat Mencair Kembali
Kalau Temperatur Belum Stabil
Kalau anda ingin wisata dan bermain ski di salah satu ski resort Lebanon diatas, saya sarankan untuk untuk menggunakan transportasi hotel saja. Minta dijemput baik dari Raffic Harriri International Airport atau dari hotel anda menginap di Beyrut. Perjalanan dari Beyrut hanya sekitar 1 – 2 jam saja. Saya kapok naik mobil sendiri menuju ski resort diatas, mobilnya nancap di salju dan nggak bisa jalan. Masang rantai roda juga tidak terbiasa dan susah apalagi kalau sedang turun salju. Kotor semua tangan hanya karena memasang rantai karena roda dan jalan basah.
Kalau Seluruh Wilayah Sudah Berwarna Putih
Biasanya Orang Indonesia Langsung Ribut Posting
Subhanallah, Kiamat Sudah Dekat
Nah, kalau pakai mobil dan sopir dari hotel baru joss. Saat memasuki area yang bersalju, kita bisa menikmati kepiawaian sopir sopir Lebanon. Sepanjang jalan mobil bisa melintar melintir kekiri dan kekanan nggak karuan. Kita juga bisa menyaksikan kegembiraan orang orang Arab dari negara tetangga yang baru belajar nyopir di salju karena di negaranya nggak ada salju. Ada yang jalannya mereng mereng, ada yang tergelincir ke pinggir jalan dan ada juga yang malah jalan mundur. Ada juga yang pasrah mobilnya terpuruk, semua penumpang turun dari mobil dan cuma main lempar lemparan salju di sepanjang jalan.
Desember Sudah Bisa Beli Tiket Masuk Ski Resort
Tapi Salju Masih Terlalu Tipis Dan
Belum Bisa Buat Bermain Ski

Orang orang Arab yang sedang bergembira ria bermain salju di Lebanon inilah yang photo photonya memenuhin wall facebook saya. Judulnya macam macam, misalnya : Hujan Salju Di Arab Hebohkan Dunia. Masih banyak lagi judul judul yang lebih heboh lagi.

Bulan January – February
Arab Dari Berbagai Negara Banyak Yang Piknik Ke Lebanon

Akan lebih heboh lagi kalau salju sedang turun di Saudi Arabia. Langsung deh banjir segala macam doa di wall facebook. Commentnya juga nggak kalah ramai, yang paling umum Allah Akbar, Subhanallah dan Kiamat Sudah Dekat. Nggak ada satupun orang Indonesia yang menyadari bahwa Saudi Arabia itu memiliki Pegunungan Heejaz yang membentang dari selatan ke utara. Ada juga gunung tinggi Jabal Al Qolom, Jabal Huwad dan Jabal Al Lawz yang selalu bersalju saat musim dingin.

Lebanon Saat Musim Dingin
Musim Panas Ya Coklat Lagi Dong
Padahal Saudi Tourism tiap hari nggembar nggemborkan wisata salju di negaranya seperti yang tercantum di websitenya Saudi Tourism.
‘Tabuk City
This is the home of the seathe snow, the magnificent coastline, sunny islands with luxurious coral reefs. Tabuk is also home to several tourism sites, including Maliha, Mu’edhim Castle, Sheq, Sukkar Springs, Mguena Beach, Kiyal Valley, Ancient Castle, Snafer Islad and Ras Al Sheikh Humaid.’
Ini Di Pegunungan Lebanon
Berbatasan Dengan Syria
Kebanyakan Pengunjung Arab
Ada Yang Dari Arab Saudi, Kuwait, UAE, Oman, Qatar dll
Lihat Tuh Jenggotnya
Arab Atau Bukan
Selain Lebanon, Ski Resort Juga Ada
Di Palestina, Turkey, Marocco, Algeria
Di Saudi Gunungnya Terlalu Terjal

Baca Juga :