Monthly Archives: February 2012

Cerita Jorok Dan Vulgar Dari Saudi Arabia

Siap Umroh Setelah Perjalanan Jauh
Dengan Bus Yang Melelahkan

 

Lega Istirahat Di Tempat
Yang Paling Bersih Di Saudi

Ini adalah cerita cerita jorok dan vulgar yang orang lain tidak mungkin mau menceritakan. Apalagi kalau kejadian terjadi pada saat perjalanan Umroh, sebuah perjalanan religius yang umumnya tabu untuk menceritakan hal hal yang tidak ada hubungannya dengan ibadah Umroh. Tetapi bagi saya, cerita jorok dan vulgar semacam ini harus saya ceritakan agar semua orang bisa mengambil hikmahnya dan siap apabila hal yang sama terjadi pada anda. Tidak ada yang saya tutup tutupi, cerita dibawah ini benar benar saya alami setiap kali saya melakukan perjalanan Umroh ke Saudi Arabia, baik perjalanan ldarat antara Kuwait – Madinah, Madinah – Mekkah atau Mekkah – Kuwait.

 
 
 
Toilet Terbersih Yang
Saya Temui Di Saudi

Cerita jorok yang paling heboh adalah tentang kakus atau WC umum yang ada disepanjang jalan Saudi. Kalau tidak sedang melakukan perjalanan Umroh, barangkali saya sudah ngomel menyaksikan  toilet Arab ditempat tempat istirahat sepanjang jalan. Tetapi karena sudah kehendak yang diatas bahwa kita harus berhenti di tempat istirahat semacam ini, maka apapun yang kita temui sepanjang jalan kita ambil hikmahnya dan kita anggap sebagai barokah. Semua pemandangan dan temuan didalam toilet harus kita ‘syukuri’ dan kita jadikan pelajaran, bahan pembicaraan dan juga guyonan yang tidak ada habisnya. Ada yang menemukan ‘harta karun’ yang berukuran Arab Size dan ada juga yang berukuran Cute. Untuk menghibur diri, banyak pula yang menyebut ‘temuannya’ sebagai ‘isyarat akan datangnya rejeki’.  Tetapi ada juga yang mengatakan temuannya didalam toilet sebagai ‘The Real Rejeki’ karena tidak semua orang bisa datang ke Saudi dan ketemu ‘harta karun’ yang bisa bikin mampet toilet. Pokoknya asal ngomong saja, yang penting gembira dalam perjalanan darat yang cukup jauh dan melelahkan ini.

 
Satu Teko Untuk ‘Harta Karun’
Segede Gajah – Pantas Mampet

Kenapa rata rata toilet umum di Saudi joroknya bukan main ?,  nah jangan tanyakan saya. Yang jelas kalau melihat teko untuk menyiram yang tersedia didalam toilet, ukurannya hanya sekitar 1 liter saja per teko maka jelas tidak akan bisa menggelontor ‘harta karun’ orang Arab yang ukurannya sudah jelas jauh lebih besar dari rata rata bangsa lain. Apalagi kalau benar perkataan seorang kawan yang begitu sumringah ekspresinya saat meneriakkan temuannya ke kita semua yang sedang duduk duduk santai ‘Wuah…. Buesar Sekali Mbak……!!!!!’.

 
 
 
 
Menuju ke Mekkah

Cerita jorok dan vulgar berikutnya terjadi saat perjalanan ditengah gurun dan kebelet pipis sudah tidak bisa ditahan lagi. Pompa bensin atau tempat peristirahatan masih sangat jauh sekali sehingga tidak ada alasan lagi untuk meminta pak sopir berhenti sebentar untuk buang air. Bagi laki laki tidak begitu masalah, tinggal membelakangi bus dan langsung buang air. Tetapi bagi wanita, masalah sepele seperti ini menjadi luar biasa ribet karena tidak mungkin meniru cara lelaki yang tinggal membelakangi bus saja. Celakanya, sepanjang perjalanan jarang ditemui pohon atau batu yang bisa digunakan untuk menutup sedikit saja bagian bokong yang pasti akan dengan mudah dilihat dari atas bus kalau harus ngikuti cara laki laki.

Terbersih Kebanggaan Saudi
Yang Pernah Saya Temui Di
Perjalanan Selama 5 Tahun Terakhir

Untungnya, saya selalu sedia kain sarung khusus untuk perjalanan darat di Saudi. Kain sarung dibentangkan dan dipegang oleh dua orang ibu ibu bergantian. Kalau terasa ‘semriwing’ angin dibagian bokong berarti pegangan sarung ketinggian, tinggal teriak saja ‘jangan tinggi tinggi pegang sarungnya !!!!’. Hanya cara inilah yang paling nyaman dan saya tidak bisa menghitung lagi, berapa kali penumpang bus melihat ‘knalpot’ bagian belakang saya waktu pegangan sarung terlalu tinggi. Dan saya juga tidak tahu, ada Arab melihat memakai teropong atau tidak didepan saya. Memang saya telah berusaha sebisa mungkin agar ‘head lamp’ tidak terlalu menyorot jauh kedepan, tetapi apapun usaha saya, rasanya sudah maksimal sekali. Terbukti, tidak ada satupun onta yang mendekat dan tertarik dengan kilauan ‘head lamp’ yang menyorot kedepan dan bersinar terang.

Ceria Setelah Masuk Hotel
Bisa Eek Dan Pipis Sepuasnya
 
 

‘Drunken Master’ Mendem Di Kuwait

Pesta Independence & Liberation
Day, Salmiya 25, 26 Feb 2012

Hari ini 25 dan 26 February 2012 adalah Hari Kemerdekaan Dan Pembebasan (Independence & Liberation Day) di Kuwait. Suatu hari istimewa dimana seluruh rakyat berpesta pora dimana mana, terutama disepanjang Arabian Gulf Road dengan menggunakan atribut atribut kebanggaan dengan warna hitam, merah, putih dan hijau sesuai dengan warna bendera Kuwait. Anak anak kecil sampai dewasa semua tumplek bleg memenuhi jalan raya dengan panjang hanya sekitar 10 Km – 20 Km. Otomatis jalan menjadi macet total karena banyak mobil yang tiba tiba berhenti ditegah jalan dan penumpangnya turun semua hanya karena joget dijalan. Anak anak kecil dan remaja juga menambah kemacetan jalan karena kejar kejaran diantara mobil mobil macet sambil menembakkan pistol air atau senjata senjata plastik yang bisa menyemprotkan air sampai 10 – 15 meter jauhnya.

Joget Di Trotoar Salmiya

Bagi expatriate Indonesia seperti saya tidak ada cara lain selain bergabung bersama menikmati kegembiraan. Kalau cuma kumpul kumpul sesama orang Indonesia sih sudah biasa dan namanya ‘silaturahmi’, tetapi kalau bergabung bersama dengan mereka namanya menjadi ‘Drunken Master’. Inilah untuk pertama kalinya saya joget joget sambil bergaya mabuk ala Jackie Chen sepanjang jalan di Kuwait. Mungkin karena gaya joget saya yang terlalu ‘ndangdut’ sekali atau mungkin juga karena ada sedikit improvisasi ala Inul Daratista yang agak ‘erotis’ maka saya tidak bisa menolak ketika digandeng dan melanjutkan pesta didalam rumah.

Mobil Dioret Oret Biar
Meriah

Untungnya pesta semeriah apapun di Kuwait tidak disertai minum minuman keras seperti bir atau minuman beralkohol. Apalagi pakai narkoba segala, di Kuwait hampir tidak pernah terdengar ada kasus kasus minuman keras atau narkoba. Sesekali memang ada penyelundup miras tertangkap dan masuk berita di koran, tetapi secara umum tidak ada. Warung warung, toko, supermarket atau mall dan juga hotel hotel tidak menyediakan minuman beralkohol. Tetapi hampir semua minuman yang dijual mempunyai bentuk botol yang bagus bagus seperti layaknya botol minuman keras. Isi botol botol minuman yang cantik cantik tadi tidak lain adalah ‘non alcoholic drink’ dengan rasa strawberry, apple, lemon dan malt. Pesta semalam suntuk dan nenggak puluhan botolpun paling banter kembung dan mondar mandir pipis ke toilet.

Dioret Oret Hanya Untuk
Pesta Sehari

Satu kebiasaan para ‘Drunken Master’ di Kuwait adalah membuang botol di trotoar, jalan atau dimanapun juga termasuk di gurun. Tampaknya ada kebanggaan tersendiri kalau bisa melempar dan membanting botol beling sampai pecah dari dalam mobil yang melaju kencang. Dan jangan kaget kalau sedang jalan kaki olah raga atau santai dimanapun juga di Kuwait, kemungkinan besar anda akan menemukan pecahan botol beling di trotoar atau dijalanan yang anda lalui.

Mau Mendem Strawberry, Apple
Atau Jeruk ? Tingal Pilih

Soal gaya ‘mendem’, saya jelas lebih piawai dibanding orang orang Kuwait. Meskipun mereka bergaya mabuk ala Jackie Chen, tetapi dari kecil sampai dewasa mereka tidak pernah melihat orang mendem yang sebenar benarnya. Beruntung saya lahir dan besar di Indonesia dimana hampir setiap hari saya bisa menyaksikan orang mendem mulai jalan sempoyongan sampai terjatuh masuk selokan. Itulah sebabnya saya ‘ditanggap’ di Kuwait semalam suntuk dan ternyata mendem strawberry, apple dan jeruk itu ternyata tidak kalah gayanya dengan mendem yang sesungguhnya. Berani coba sampai perut kembung ….. ?

Gaya Jacky Chen Kalau Sedang Mendem
Strawberry

Ski, Snowboard Dan Salju Di Timur Tengah

 
Faraya Mzaar Ski Resort Lebanon
 
Macet Banyak Mobil Selip
Menjelang Pintu Masuk
Faraya Mzaar Ski Resort

Kali ini saya ajak anda jalan jalan ke Faraya Mzaar,Kfardebian di Lebanon. Suatu tempat yang pernah menggemparkan jagad jurnalistik di tanah air beberapa tahun lalu. Saat itu berbagai harian di tanah air memuat berita berjudul Timur Tengah Dilanda Badai Salju.  Setelah itu berbagai tulisan muncul di koran koran lain, blog, facebook dan media internet lain dimana semuanya latah mendramatisir cerita seperti ‘Pemanasan Global’, ‘Tanda Tanda Kiamat’ dan tentu tidak ketinggalan  ‘Jempol’ di facebook. Sebenarnya yang terjadi saat itu adalah kejadian biasa, yaitu hujan salju disertai angin kencang yang terjadi di Lebanon, Syria, Palestina/Israel, Jordania dan sebagian Saudi Arabia Bagian Utara. Tetapi karena ‘mindset’ wartawan, penulis dan pembaca di Indonesia adalah ‘tidak mungkin ada salju di Timur Tengah maka yang terjadi malah dakwah pemanasan global dan tanda tanda kiamat. Silahkan baca : Kiamat Sudah Dekat dan Dakwah Yang Bikin Saya Ngakak

 
Simbok Sedang Mencari Penjual
Bakso Biar Hangat

Faraya Mzaar adalah ski resort terbesar di Timur Tengah dan hanya sekitar satu jam saja perjalanan dengan mobil dari Beirut. Perjalanan menuju tempat ini dengan mobil cukup aman karena meskipun jalan naik tetapi secara umum tidak ada tikungan patah. Jalan tidak terlalu besar tetapi cukup sepi dan kendaraan berpapasan juga tidak terlalu ramai. Cara mengemudi mobil lain juga cukup sopan dan tidak ugal ugalan. Kalaupun ada bahaya tentu karena licin baik karena air hujan atau salju yang mencair terlindas roda mobil. Pompa bensin sepanjang jalan sangat banyak sekali dan jangan kaget, kebanyakan pompa bensin dikelola oleh Medco Energy. Saya kira perusahaan Indonesia milik Arifin Panigoro, ternyata perusahaan energy asli Lebanon yang telah berdiri sejak 1910 milik George N Chammas (Chammas Group).

 
Beli Karcis Masuk

Ski resort Faraya Mzaar ini pertama kali dibangun tahun 1950. Artinya, kalau ada hujan salju atau badai disekitar tempat ini bukan berarti pemanasan global atau tanda tanda kiamat. Memang dari dulunya selalu bersalju dan sering berangin kencang. Kalau ada korban kejatuhan papan reklame ya jelas wajar wong anginnya kencang sekali. Tempat tempat ski di Lebanon, sekitar Kfardebian diantaranya adalah :

  • Faraya Mzaar Kfardebian
  • The Cedars
  • Laqlouq
  • Fakra
  • Qanat Bakich
  • Zaarour
 
Hotelku Tertimbun Salju
Mana Pintunya Ya ?
Faraya Mzaar terdiri dari 42 slopes dan 80 Km track. Puncak tertingginya sekitar 8130 feet dan dinamakan Dome Du Mzaar. Dari puncak ketinggian ini akan terlihat Lembah Bekaa, puncak The Cedars, Laqlouq, Fakra, Qanat Bakich, Zaarour, Laut Mediterania dan kota Beirut. Mt Hermon, tempat ski di Palestina juga terlihat jelas dari puncak Mzaar ini. Tempat ski terdiri dari 3 slope untuk pemula dan beberapa untuk intermediate, baik untuk pemula maupun intermediate bisa kepuncak menggunakan kereta gantung. Yang sudah mahir bermain ski atau snowboard bisa naik ke puncak tertinggi di Jabal Dib atau Warde Peaks seperti yang sering anda lihat di TV Extreme Sport. Ada juga cross country trail, tempat dimana pemain ski sering menabrak pohon kalau meleng.
 
Pemeriksaan Tiket

Tempat penginapan mungil semacam losmen banyak sekali ditempat ini dan dinamakan Chalets. Ada yang benar benar mungil hanya terdiri dari beberapa kamar dan ada juga yang dikelola seperti hotel bintang 4. Yang paling dekat dengan pintu masuk Ski Resort adalah Aux Cimes Du Mzaar. Kalau hotel bintang 5 yang terdekat adalah Intercontinental Mzaar Hotel. Jalan menuju pintu masuk ini selalu padat dan macet karena banyak sekali mobil yang selip tidak bisa jalan, mundur sendiri nabrak mobil belakangnya atau jalan sendiri nabrak dinding saking licinnya jalan saat tertutup salju. Jangankan mobil, jalan kaki saja bisa kepleset dan meluncur kebawah.

 
Briefing Keselamatan

Kalau anda menginap di hotel atau chalets yang agak jauh dari pintu masuk, saya sarankan untuk menggunakan snow taxi saja daripada kedinginan jalan kaki dan kepleset dijalan. Taxi ini bisa dipesan dari hotel, biasanya anda akan diajak memutar ski resort yang jauh sekali supaya ongkosnya tidak terlalu murah. Rugi bagi sopir taxi kalau dari hotel langsung ke pintu masuk ski resort, tetapi nggak apa apa, anggap saja wisata siapa tahu anda bisa melihat mobil jalan mundur nggak ada sopirnya. Mintalah kepada sopir taxi kira kira jam berapa nanti harus dijemput, usahakan anda telah sampai ditempat tunggu yang anda sepakati tepat waktu, kalau sampai sopir taxinya datang dan anda belum ada maka anda akan ditinggal karena jadwal sopir taxi sangat padat dan jumlah taxi juga tidak terlalu banyak.

 
 
Ayu Dan Dinda Meluncur

Untuk sewa snowboarding atau perlengkapan ski tidak terlalu sulit. Hampir disetiap chalets yang ada di Faraya dan Kfardebian menyediakan perlengkapan ski untuk anda beli atau anda sewa. Cukup tinggalkan tanda pengenal saja kalau anda mau sewa. Hitung hitungan sewanya adalah per hari, terdiri dari jaket dan celana salju, sepatu dan ski atau snowboard yang bisa anda pilih dan tongkat ski. Helm keselamatan dan kaca mata anti silau juga bisa disewa termasuk snowmobile. Ongkos sewanya cukup bervariasi dan tawar menawar, semakin jauh tempat sewa dari pintu masuk semakin murah.

 
 
Naik Ke Intermediate Peaks

Silahkan melihat http://www.skileb.com/. Sebagai catatan, lebih bagus booking hotel melalui http://www.booking.com/ karena sistemnya sudah online dan pasti, tetapi ada kekurangannya, chalets atau hotel kecil hanya bisa dibook melalui skileb meskipun agak ribet sedikit karena sistem bookingnya masih manual, skileb akan tilpun dulu dengan hotel kalau ada kamar kosong baru konfirmasi ke anda. Tidak semua hotel di ski resort ini mahal. Chalets untuk backpacker juga banyak. Sayangnya, rumah makan agak sulit dicari kecuali didalam hotel atau di Faraya yang cukup jauh.

 
Baca Juga :
 
Di Beginner Slope Bersama
Anak Anak Balita
 

Chalets
Ada Yang Khusus Backpacker
Satu Kamar Dipakai Satu Rombongan