Tag Archives: wisata denmark

Patung Nelongso Copenhagen

Ternyata Patung Little Mermaid Sangat Kecil
Sekali, Hanya Sekitar 1.25 Meter Tingginya
.
Paling Aman Melihat Tingkah
Polah Turis Dari Seberang Sungai
Sebelumnya saya sempat terkagum kagum saat baca majalah pariwisata tentang Denmark, khususnya saat melihat patung lambang kota Copenhagen bernama Little Mermaid. Apalagi sejak kecil saya sudah mengenalnya melalui cerita dan ilustrasi dalam buku buku komik anak anak karangan HC Andersen. Semua photo yang ditampilkan diambil dari jarak dekat sehingga bayangan saya patung lambang kota Copenhagen tersebut adalah patung raksasa yang bisa saya pakai sebagai background photo Ardi’s Family Blog. Ternyata, setelah saya saksikan sendiri, ukurannya sangat kecil sekali. Kira kira hanya setinggi 1.25 meter saja. Boro boro untuk latar belakang photo yang apik, cari posisi berdiri untuk diphoto saja susahnya bukan main. Terlalu banyak turis yang bengong mau apa ditempat ini. Mau photo, yang kejepret punggung orang, mau ndekat takut kecemplung sungai.
.
Mending Nonton Kapal Yang Lewat
Daripada Desak Desakan
Dipinggir Sungai
Untuk bisa melihat patung kecil dan jelek ini perlu nasib baik. Anda tentu heran kenapa saya mengatakan ‘Jelek’ dan harus punya Nasib Baik kan ?.  Saya katakan jelek karena patung ini merupakan sasaran Vandalism penduduk Copenhagen. Setiap saat dipakai untuk tempat demo urusan politik, lingkungan atau semacamnya. Sama halnya dengan para demonstran di tanah air, kalau demo selalu memilih tempat di Bundaran HI biar diekspose internasional. Nah di Copenhagen, sudah berkali kali patung ini dirusak, dicat, diledakkan bom dan segala macam tingkah laku anarkis demonstran. Jadi kalau disentuh terasa ‘brocel brocel’ tidak mulus sebagai bukti pernah atau sering ditambal sulam.
.
Mana Lebih Menarik, Lihat Patung
Tambal Sulam Atau Pemandangan
Saking seringnya patung ini dirusak orang, maka pemerintah telah memindahkan patung tersebut agak ketengah sungai. Berdasarkan catatan, kerusakan terberat terjadi tanggal 24 April 1964 saat kepalanya dipenggal dengan gergaji. Tanggal 22 July 1984 kembali digergaji, kali ini tangan kanannya hilang dan dikembalikan dua hari setelahnya dalam keadaan rusak. Tahun 1990 dipenggal lagi lehernya tetapi belum sempat selesai sudah ketahuan. Yang benar benar diekspose dunia terjadi tanggal 6 January 1998 karena potongan kepalanya dikirim ke stasiun TV terdekat dan juga pernah diledakkan sampai berkeping keping dan reruntuhannya masuk ke sungai tanggal 10 September 2003.
.
Cantik Dan Anggun Saat Memakai Jilbab
Photo By : Daily Times
.
Bagaimana Pendapat Anda ?
Cantik Kan ?
Photo : Daily Times
Tetapi, yang paling menarik dari semua kejadian yang dialami patung terkenal Little Mermaid ini adalah kejadian tahun 2004. Saat itu Mbak ‘Little Mermaid’ benar benar menutup auratnya dan tidak lagi memperlihatkan payudara, pinggul dan pahanya. Apakah Mbak Little Mermaid telah sadar, insyaf dan beralih menjadi seorang muslimah yang tahu cara menutupi auratnya ?. Ternyata tidak, patung tersebut tidak bisa mengucap Syahadat sehingga batal jadi seorang muslimah. Terbukti beberapa hari kemudian sudah telanjang kembali seperti semula. Mbak Little Mermaid tersebut saat itu memilih memakai Burqa (Hijab/Jilbab) karena sedang ngambek atas masuknya Turki dalam Uni Europe. Bulan May 2007, Mbak Little Mermaid memakai Jilbab kembali. Katanya sedang mendukung anggota parlement Asmaa Abdul Hamid (Denmark,  Kelahiran UAE dari keluarga Palestine) yang sedang gigih gigihnya memperjuangkan hak hak kebebasan berjilbab bagi muslimah  tanpa harus dipandang negatif dan dicurigai. Tetapi mentah karena memang tidak ada larangan berjilbab di Denmark. Masalah penduduk lain memandang aneh, negatif atau mencurigai bukan urusan negara tetapi urusan masing masing dan tidak perlu dibuatkan undang undang khusus untuk hal ini.
.
Baca Juga :
Daripada Nonton Patung Kecil Dan Jelek
Mending Jalan Jalan Di Pasar
.
Tidak Ada Larangan Berbusana Di Denmark
Untuk Etnis Apapun, Pokoknya Terserah Asal Sopan
Main Main Pasir Di Tepi Sungai
Juga Terserah Asal Jangan Merusak Sarana Umum
Advertisements

Denmark, Negeri Dongeng HC Andersen

ABG Denmark
Tokoh Komik HC Andersen
Putri Putri Dalam
Cerita HC Andersen

Saya tidak akan pernah lupa cerita anak anak HC Andersen. Saat masih kecil dulu, komik dan cerita Hans Christian Andersen memang selalu memenuhi rak buku dan tas sekolahku. Setelah saya dewasa dan saya kunjungi negara tempat kelahiran penulis dongeng terkenal tersebut saya baru tersadar bahwa Denmark memang benar benar mirip dengan cerita yang pernah saya baca puluhan tahun lalu. Busana tradisional untuk menyambut tamu dan wisatawan serasa mengembalikan angan angan ke masa kanak kanak saya,

Menyambut Tamu Dengan
Kostum Negeri Dongeng

Hans Christian Andersen atau sering disebut juga HC Andersen dilahirkan di kawasan kumuh Odense, Denmark bagian Selatan pada tahun 1805. Kehidupan masa kecilnya bagaikan dongeng yang sering diceritakan, yaitu orang tua yang miskin (tukang sepatu) dan ibu seorang buruh cuci yang saat akhir hayatnya meninggal sebagai pemabuk. Tetapi, dari ibunya inilah si kecil HC Andersen diperkenalkan cerita cerita rakyat. Ditunjang oleh ayahnya yang pecinta sastra dan berhasil memberi warna dalam karya karya HC Andersen seperti ditulis dalam biografinya “The True Story Of My Life”. Saat ayahnya meninggal, HC Andersen memasuki masa masa sulitnya dengan berpindah ke ibukota Denmark, Kopenhagen dan berharap memulai karir sebagai aktor, penari atau penyanyi.

Cincin Untuk Sang
Pangeran

Pada saat saat sulitnya, HC Andersen mencoba sebagai penulis cerita sandiwara, tetapi ditolak dimana mana. Cerita berakhir dengan happy ending saat Hans muda bertemu dengan raja Denmark, Frederik VI dan sang raja bersedia menyekolahkan ke sekolah bahasa di Slagelse dan Elsinore. Sebelum sekolah, Hans muda menerbitkan karya pertamanya “The Ghost At Palnatoka’s Grave” (1822).  Dan kemudian, jalan hidup Hans muda berubah setelah itu. Itulah sebabnya cerita cerita karya HC Andersen selalu diakhiri dengan Happy Ending. Siapapun yang berkunjung ke Denmark, akan merasa seperti dituntun ke masa kanak kanak kembali. Cerita rakyatnya sudah kita kenal semua dan nostalgia masa kecil kita seperti mengalir begitu saja saat menyaksikan penduduk menyambut wisatawan dengan cerita cerita HC Andersen dengan kostum seperti dalam komik yang pernah kita baca saat masih kanak kanak dulu.

Tokoh Komik HC Andersen
Apa Ini Ya