Tag Archives: tki kuwait

Ditangkap Polisi Kuwait

Warna Biru Putih Bertugas
Mengatur / Mengawasi Pelanggaran Lalu Lintas
.
Expatriate pendatang baru umumnya ‘tengil’, sok tahu dan menganggap hukum dan aturan di Kuwait sama saja dengan aturan dinegara asalnya. Benyak sekali kejadian kejadian aneh yang seharusnya tidak perlu terjadi menjadi musibah yang cukup merepotkan banyak orang. Tetapi hal hal musykila ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan dan akan menjadi bahan tertawaan rekan rekannya sepanjang masih tinggal di Kuwait,
.
Warna Hitam Tugasnya Mencari
Pendatang Haram
.
Seorang kawan baru saja datang ke Kuwait. Dengan semangat 45 langsung naik bus kota sendirian dengan tujuan tanpa arah, pokoknya ingin keliling kota. Maksudnya dimana ada tempat menarik akan berhenti sebentar, bosan langsung lanjut naik bus berikutnya kemana saja dari terminal ke terminal berikutnya.. Sekitar jam 2 siang, telpon saya berdering dan ketika saya angkat terdengar suara kawan saya ‘Bonek‘ dengan nada memelas :
.
Mas, tolong dong saya sedang di kantor polisi
Lho, kantor polisi mana ?
Nggak tahu, didepannya ada kantor pemadam kebakaran
.
Apakah saya panik menerima telpon tersebut ?. Oh jelas tidak, biarkan saja, paling tidur di penjara 2  sampai 3 hari. Saya datangi kantor polisi dan nyembah nyembah agar dikeluarkan dari penjarapun tidak mungkin akan berhasil. Saya tahu kesalahannya pasti ‘Belum Punya Civil ID / Residency Permit dan Tidak Membawa Copy Passport atau Visa‘. Biasanya, seorang pendatang baru selalu lupa membawa surat surat penting tersebut saat kluyuran keliling Kuwait. Mungkin, kawan ‘Bonek‘ tersebut menyerahkan Passport dan Visanya ke kantor untuk proses pembuatan Residency Permit / Civil ID. Padahal, kalau seandainya dia bisa menunjukkan photo copynya saja, pasti akan dilepas kembali saat ada pemeriksaan.
.
Saya tidak terlalu khawatir kawan saya tersebut akan dideportasi karena yakin polisi pasti akan menelpon kantornya terlebih dulu untuk konfirmasi benar atau tidak dia karyawan perusahaan. Pokoknya, nggak peduli apakah anda seorang kuli bangunan, perawat, engineer, atau manager, kalau nggak bawa surat surat langsung dianggap pendatang illegal dan harus  nginap dan makan gratis di penjara. Perusahaan yang mensponsori anda datang ke Kuwait tidak mengakui anda karyawannya, langsung dideportasi,
.
Photo By Arabtimes
.
Di Kuwait ada dua macam mobil polisi. Yang berwarna biru putih khusus mengurusi lalu lintas. Tetapi mobil polisi yang berwarna hitam putih, tugasnya memeriksa civil id / residency permit dan nangkapin pendatang haram. Di Kuwait, banyak sekali orang yang ijin kerja dan ijin tinggalnya sudah kadaluarsa tetapi tidak mau pulang ke negara asalnya. Mobil yang warna hitam putih inilah yang sering kali melakukan pemeriksaan di halte halte bus saat penumpang bus naik/turun. Bisa juga pemeriksaan civil id ini dilakukan di jalan raya atau di kawasan tertentu yang kemungkinan tempat tinggal para pendatang haram.
.
Benar seperti yang saya duga, 2 hari kemudian kawan saya tersebut sudah cengar cengir telah berada di apartmentnya dan bergabung kembali dengan kita. Hukumannya memang 2 hari dipenjara atau deportasi. Kalau sampai pihak kantor tidak mengakui karyawannya, sudah pasti kawan ‘Bonek‘ tersebut akan pulang ke tanah air dengan tiket pesawat gratis dari pemerintah Kuwait. Tidak ada kata yang tepat untuk penyambutan kedatangannya kembali selain tertawa ngakak sampai guling guling di lantai.
.
Jancuk, lagi teko wis turu nang penjara
.
Baca Juga :
Advertisements

Kinerja 2012 KBRI Kuwait

Duta Besar Republik Indonesia Di Kuwait
Bpk Ferry Adamhar SH, LLM
Saat Memaparkan Kinerja KBRI Kuwait 2012
Bpk Luigi Pralangga
(Baju Batik)
Ada yang berbeda di akhir tahun 2012 ini dibanding tahun tahun sebelumnya. Hari ini, tanggal 29 Dec 2012 KBRI Kuwait mengundang seluruh warga negara Indonesia di Kuwait dan menyampaikan Pencapaian Kinerja KBRI Kuwait 2012. Transparansi telah dimulai dan hasil yang dipaparkan memang benar apa adanya dan bisa dirasakan secara nyata oleh para warga negara Indonesia dan juga tenaga kerja Indonesia di Kuwait beberapa tahun terakhir ini. Pemaparan Kinerja dipresentasikan sendiri oleh Duta Besar Republik Indonesia, Bpk Ferry Adamhar SH, LLM.
.
Statistik Penyebaran Warga Indonesia Di Kuwait
Sekarang Terpetakan
.
Grafik Jumlah Penghuni
Transit House KBRI Kuwait

Setelah pembukaan, acara dimulai dengan presentasi Rencana Tanggap Darurat yang disampaikan oleh Bpk Luigi Pralangga, staff United Nation yang tinggal di Kuwait. Inti dari presentasi adalah mengingatkan semua warga negara Indonesia di Kuwait khususnya yang hadir agar rencana tanggap darurat bisa dimulai dari keluarga. Hal hal sederhana pada dasarnya bisa dilakukan oleh seluruh anggota keluarga dan seandainya ada kejadian emergency yang tidak kita harapkan, maka diharapkan semua warga bisa memahami apa saja yang perlu dan harus dipersiapkan untuk evakuasi.

.
Perkiraan Saving Negara Sebagai Akibat
Dari Penyelesaian TKI Bermasalah
Di Transit House KBRI Kuwait
.
Gangnam Style Balita
Biar Tidak Mengganggu Acara
Instrukturnya Lucu
Presentasi kedua adalah topik utama tentang Pencapaian Kinerja KBRI Kuwait 2012 oleh bpk Dubes Ferry Adamhar SH, LLM. Ada 4 misi yang dibenahi  KBRI Kuwait seperti  Menampilkan KBRI Yang Sesuai Dengan Fungsi Dan Perannya Serta Mengembalikan Intergritas KBRI Sebagai Perwakilan Indonesia , Pembenahan Kekonsuleran Untuk Pelayanan Cepat Murah Transparan Dan Berintegritas , Menempatkan TKI (Informal) Bukan Sebagai Komoditi Tetapi Asset dan terakhir Mendorong Masuknya Tenaga Kerja Formal Indonesia.
.
Makan Siang Bersama
Staff KBRI Dan Warga Indonesia
Di Kuwait
Hasilnya luar biasa,  saat ini semua pelayanan bisa selesai “While You Are Waiting” !!!!. Ada juga pelayanan E-Konsuler yang bisa diakses melalui website KBRI Kuwait, dan juga KBRI telah bekerja sama dengan bank lokal untuk membuat semua transaksi pembayaran biaya administratif bisa dilakukan dengan semua jenis KNET card dari berbagai  bank di Kuwait.. Disamping itu, jumlah pemohon Visa Kunjungan Wisata ke Indonesia juga meningkat sangat tajam sejak 2010 sampai saat ini 2012. Yang paling luar biasa, data statistik jumlah TKI Informal yang ditampung di Transit House KBRI Kuwait juga terjun bebas dari sekitar 100 pada bulan Jan 2011 menjadi hanya 10 orang saja di akhir bulan Dec 2012 !!!..Akibatnya, perkiraan penghematan negara yang dicapai tahun 2011 mencapai sekitar Rp 30 Milyar dan tahun 2012 sekitar Rp 8 Milyar hanya dari penyelesaian masalah TKI bermasalah di Transit House..
.
Tim Sukses Sekaligus
Tim Penggembira
Tidak hanya itu saja, berdasarkan statistik kementerian Perdagangan RI, ekspor Indonesia ke Kuwait pada periode bulan Jan – Jul 2012 meningkat sebesar 26.17 % dibanding periode yang sama pada tahun 2011. Nilai total perdagangan RI-Kuwait pada periode Jan – Jul 2012 meningkat sebesar 111.75 % dibandingkan periode yang sama tahun 2011. Itulah sebabnya, kenapa saat ini sehari hari kita bisa melihat berbagai macam produk Indonesia di Kuwait, mulai dari ban mobil, elektronik, kebutuhan sehari hari sampai kesibukan staff KBRI dan Duta Besar dalam hal memfasilitasi pertemuan pengusaha Indonesia, pengusaha Kuwait dan pemerintah Kuwait. Termasuk memfasilitasi kerjasama Kuwait University dan Universitas Indonesia, Pertamina dan Kuwait Oil Company dalam rangka kemungkinan  menerapkan tehnologi Indonesia dalam hal peningkatan produksi minyak di Kuwait dan masih banyak lagi.
.
Baca Juga :

Expats Pendatang Baru Kuwait

Lawyer Ini Masih Mau Naik Kuda Kudaan
Karena Baru Datang – Loc : KOC Spring Camp
Bulan Pertama : Acting Pura Pura Beli
Padahal Belum Pernah Terima Gaji
Lokasi : Souq Mubarakeeyah

Di Kuwait jumlah expatriate jauh lebih banyak dibanding penduduk lokal. Kira kira setiap 3 orang expatriate setara dengan seorang penduduk asli. Data penduduk tahun 2008, tercatat jumlah expatriate 68 % dari total penduduk yang berjumlah 3 – 3.5 Juta. Umumnya expatriate yang berdatangan di Kuwait adalah pekerja, bukan datang untuk tujuan wisata. Oleh karena itu, kalau anda berada di Kuwait International Airport maka dengan mudah anda menyaksikan aktifitas mereka saat datang dan pergi dengan segala macam barang bawaannya yang terkadang unik dan menarik. Sangat berbeda sekali dengan aktifitas airport dimanapun juga.

Expats Ini  Sekarang Tidak Mau
Diphoto Ditempat Ini , Sudah
Jadi Mudir IATMI Kuwait

Dari statistik 2009, expats India tercatat yang terbesar (580.000) dan diikuti oleh Mesir, Pakistan, Bangladesh, Syria, Iran, Philipine, Srilanka dan Indonesia. Sehingga kalau anda melintas didepan gate keberangkatan Kuwait International Airport, maka akan terasa sekali bahwa dunia ini kecil. Baru saja mendengar bahasa Urdu, lalu melangkah 10 meter saja sudah terdengar bahasa Hindi, melangkah ke gate berikutnya akan terdengar bahasa Tagalog dan sepuluh meter lagi serasa di kampung halaman sendiri yaitu terdengar ocehan calon penumpang berbahasa Jawa dan Sunda.

Hanya Karena Tulisan Di Airport
Muhandis Ini Berani Minta Tolong
Orang Lewat Untuk Memphoto

Expatriate pendatang baru, baik dari Bengali, India, Philipine atau bangsa lainnya semua sama saja. Begitu tiba di terminal kedatangan maka sibuknya bukan main. Yang dikeluarkan pertama kali adalah camera. Mulai camera pocket, DSLR dan HP bercamera semua dikeluarkan. Bayangkan betapa ribetnya, di pundak menggantung camera DSLR, tangan kiri pegang pocket camera dan tangan kanan pegang iPhone. Dan yang diphoto cuma kereta dorong (troley) doang !!!, Rasanya bangga dan gaya sekali para expats baru Bengali, India, Pakistan dll bisa photo sedang ndorong troley di bandara Kuwait. Akibatnya, koper dan barang bawaannya terlupa dan lebih dari 15 menit berputar putar di belt conveyer bandara.

Troley Seperti Inilah Yang Selalu Diphoto
Expats Bengali, Pakistan Dan India Di Kuwait Airport
Masih Bersedia Diatur Gayanya
Lokasi : Al Kouts

Kalau anda jalan jalan dipusat keramaian Kuwait, maka dengan mudah anda melihat expatriate pendatang baru sedang berphoto photoan dengan latar belakang pemandangan apapun yang bagus. Ada yang ditengah bundaran di perempatan jalan yang ramai dan ada yang malu malu kucing dan ingin cepat cepat selesai saat diphoto.  Sayangnya, ritual expatriate pendatang baru semacam ini tidak terlalu lama, paling banter 3 sampai 4 bulan saja sejak kedatangan. Setelah itu, jangan harap mereka mau diphoto  lagi ditempat yang sama. Dibayar berapapun umumnya sudah ogah dan menolak kalau diminta berpose di bundaran atau perempatan jalan. Alasannya hampir sama, teman dan relasi di Kuwait sudah cukup banyak yang dikenal sehingga malu kalau harus bergaya di tempat keramaian apalagi di bundaran perempatan jalan.

Asyikkkk, Kirim Ke Kampung Buat
Bukti Sudah Tiba Di Kuwait
Didepan Kapal Nelayan
Al Kouts – Tahun Depan Belum
Tentu Mau Bergaya Begini

Yang unik adalah saat berada di rumah makan. Berbagai gaya dipertunjukkan para expatriate baru. Ada yang jaim dan sok tau tetapi ada juga yang mengambil cara aman saat memesan makanan. Begitu menu makanan disodorkan oleh pelayan restaurant, si expats baru langsung membaca menu dari yang teratas sampai terbawah. “Brother, can I order this, this and this  …….“, sambil jari menunjuk ke daftar menu.  Mantap, percaya dirinya tinggi sekali tetapi begitu pesanan makanan datang, baru si expat terkaget kaget. Ternyata yang terhidang  acar semua, asem atau kecut.

Semua Makanan Dicoba
“I want to order this, this and this……”
Buanyak sekali dan rasanya asem !!!!

Saya mah sudah cukup berpengalaman, setiap makan dirumah makan Arab selalu saya pilih cara yang paling aman. Yang saya pilih selalu makanan favorit yang bernama “SAME”. Maksudnya, saya lirik dulu pesanan tetangga di meja sebelah. Kalau terlihat enak maka tinggal mengucap “SAME…..” sambil memberi kode lirikan mata ke meja sebelah. Anggun dan tampak berwibawa. Ditanggung, makanan yang datang enak dan sama persis dengan tetangga sebelah.

 

Baca Juga :