Tag Archives: pesta arab

Gabgha – Pesta Makan Tengah Malam Kuwait

Diwaniyah Kuwait
Bagian Dalam Diwaniyah
Kalau Ngomong
Harus Teriak
Rumah saya dekat dengan gedung Public Diwaniyah, kalau di Indonesia semacam Balai Desa, Gedung Pertemuan atau semacamnya. Diwaniyah / Dewaniya semacam ini hanya ada di Kuwait dan digunakan umumnya untuk pertemuan bisnis, pertemuan politik sampai ngobrol ngalor ngidul nggak tentu arah. Ada beberapa macam Diwaniyah yang saya ketahui seperti Public Diwaniyah, Private Diwaniyah dan Family Diwaniyah. Diwaniyah Pribadi biasanya untuk kumpul kumpul teman dekat saja. Diwaniyah Umum gedungnya sangat besar sekali dan punya schedule acara mingguan dimana semua orang bisa datang dan bergabung. Diwaniyah Keluarga ukuran paling kecil, kalau di tanah air mungkin bisa disebut Ruang Tamu dan umumnya menyatu dengan rumah.

 

Cemilan Arab Acara Gabgha Ramadhan
Semuanya Manis Manis

 

Ada beberapa Diwaniyah khusus untuk ngobrol Politik dan ada pula yang dibuat khusus untuk anak anak muda. Semuanya buka setelah sholat Isya sampai sekitar jam 11 Malam. Tetapi saat bulan Ramadhan seperti saat ini bukanya setelah Sholat Tharaweh atau sekitar jam 11 malam. Nggak seperti biasa Diwaniyah dekat rumah saya ini buka tengah malam. Sehingga saya sempatkan waktu untuk mengusut,. Ada apa gerangan Diwaniyah di Kuwait semakin malam semakin ramai sepanjang bulan Ramadhan.
Gabgha Ramadhan Night
Photo Source : Sent By Nasser Al-Azmi
Ternyata ada pesta makan makan, namanya Gabgha Ramadhan, sering juga disebut Gabgha Ramadhan Night. Di beberapa Diwaniyah, acara makan makan tengah malam ini hanya diadakan pada 10 hari menjelang berakhirnya bulan Ramadhan saja. Nah, ini yang menarik. Ada hubungannya dengan acara menyambut datangnya Nuzulul Quran atau tidak ?. Bisa ya bisa juga tidak tergantung panitianya. Kalau panitianya punya tujuan seperti itu maka acara akan disertai acara keagamaan/pengajian tetapi yang paling sering adalah acara ngobrol dan makan makan bebas dan santai saja karena untuk pengajian sudah punya tempat tersendiri yaitu Masjid.
Pagi Hari Pesta Tengah Malam
Telah Selesai
Itulah sebabnya kenapa didalam Diwaniyah banyak berserakan kartu permainan dan anda bisa main Kout, Hand, Sebeitha, Nithala, Trix atau Balot. Hah… mainan apa pula itu ?. Nggak tahu, jangan tanyakan ke  saya, Saya sendiri nggak tahu cara memainkannya. Yang jelas, semua permainan dilombakan tiap malam dan dari rumah bisa terdengar suara hingar bingar  musik arab. (Note : Cuma dengar saja karena nggak pernah ada yang ngundang). Bahasa ‘ngeles’nya kira kira “Males ah datang, ribet sekali harus memakai pakaian tradisional Arab Dishdasa hanya untuk makan makan saja“.

NOTE : 

Sorry ya, nggak bisa menampilkan photo makanan yang uenak uenak, nanti saya update kalau ada yang mau ngundang ya

Diwaniyah Pribadi
Hanya Untuk Kawan Dekat Saja





Baca Juga :

Advertisements

Dugem Tahun Baru Di Kuwait

DJ Special Didatangkan Khusus Dari
US Military Base Camp Arifjan
.
Tidak Selamanya US Army
Ngangkat Senjata. Ngangkat Speaker
Dan Jadi DJ Ternyata Bisa
Siapa bilang orang Arab cuma bisa sholat dan dzikir saja. Ternyata apapun suku dan bangsanya, manusia dimanapun juga sama saja. Profesi bisa bermacam macam, warna kulit juga berbeda beda, bahasa juga berlainan, adat istiadat jelas berbeda, pandangan politik juga nggak sama dan masih banyak lagi perbedaan yang susah untuk disebut satu persatu. Dan, dibawah ini beberapa persamaan dengan kita.  Saya paling suka semboyan pemersatu bangsa Indonesia “Apapun Makanannya, Minumnya Tetap Teh Botol”. Dengan semboyan persatuan inilah saya berinteraksi dengan berbagai macam bangsa dari berbagai negara diseluruh dunia. Dan sudah pasti bisa diterima paling tidak sampai hari ini.
.
Kursi Pesta Yang Bisa
Berpendar Didalam Gelap
Tukang Angkutnya Dari India
Awalnya saya dikeroyok oleh beberapa anak muda tetangga dan kawan sekolah anak saya. “Aunty…. Aunty…. Can I use your home for party, please …. please…..”. Toblas mak jegagik kaget luar biasa saya mendengar permintaan pesta anak anak muda arab saat itu juga. Bagaimana tidak kaget, sebagai expatriate tentu saya harus menghindari segala sesuatu yang bisa bikin heboh dan mengganggu tetangga kiri kanan. Tetapi, nyatanya anak anak remaja Kuwait meminta ijin secara khusus ke saya untuk mengadakan pesta dirumah saya. Orang tua mana yang bisa tahan mendengar rengekan anak anak muda “Please….. please aunty…….., once time only”. Satu bulan tidak saya jawab permintaannya sampai satu persatu orang tuanya datang kerumah untuk memberi dukungan moral. “No Problem madame… no need for police permit, the party is private at your home….”.
.
Memberi Instruksi Saat
Semua Perlengkapan Pesta Datang
Bukan itu yang aku pikir oom…., pesta arab terkenal sangat mewah dan mahal, duit ane nggak cukup buat memmbiayai pesta arab”. Eh ternyata, mereka tahu apa yang sedang saya pikirkan. Ternyata orang Arab sama juga dengan orang Indonesia. Mereka juga suka gotong royong, patungan ngumpulkan uang, meminjamkan meja. kursi dan pecah belah, meminjamkan apapun yang dibutuhkan dan bisa diajak diskusi untuk mencari tahu dimana harus pinjam atau sewa peralatan buat pesta. Yang jelas, setelah ijin pinjam rumah saya setujui, langsung telpon saya berdering dering, ada yang mau ngirim meja, kursi, lampu disco dll.
.
Testing, Tempat Duduk
Dan Meja Semua Bisa Menyala
Mengikuti Irama Musik
Peralatan Disc Jockey pinjam milik salah seorang tentara Amerika yang berada di US Military Base Camp. Daripada perang terus terusan, lebih baik datang ke rumah saya dan meminjamkan alatnya sambil menghibur. Biar dapat pahala mereka. Ternyata orang Amerika juga sama saja dengan kita, kalau ada embel embel dapat pahala maka langsung setuju meminjamkan alat Disc Jockeynya sekaligus mengoperasikan. Kursi, Meja Bar dan berbagai macam lampu entah datang darimana, tahu tahu banyak sekali India dan Bengali yang datang mengangkut dan menurunkan semua perlengkapan pesta di rumah. Makan, minum dan snack harus saya konsultasikan dengan orang Arab, ternyata pesta gemerlap seperti ini tidak perlu menyediakan makanan berat seperti nasi rawon, nasi soto atau sate kambing. Syukur alhamdullilah nggak perlu repot masak masak. Lagipula, saya tahu pasti sebagian besar Arab nggak ada yang doyan  sambal terasi, gulai jengkol atau rempeyek teri.
.
Meja Dan Kursi
Nyala Lampu Berganti Ganti Warna
Lantai Utama Untuk Joget
Lampu Spot Dominan Biru
Beruntung di Kuwait tidak ada minuman beralkohol seperti Whisky, Vodka, Arak, Anggur Bapak Jenggot, Ciu Cap Tikus atau minuman oplosan yang memabukkan semacamnya. Jadi saya cukup menyediakan minuman. Saya juga tahu benar keinginan anak muda Arab, yaitu berjoget sambil pura pura sempoyongan mabuk. Oleh karena itu saya sediakan pineapple juice, mango juice, strawberry juice yang dikemas dalam botol ala minuman keras. Biar gayeng, sambil joget bisa bergaya ala ‘drunken master’ sambil pegang botol pura pura sempoyongan. Di Kuwait memang sangat banyak juice buah dalam kemasan botol ala minuman keras. Biar afdol, saya coba nenggak beberapa kaleng Tonic Water (Kalau dibaca sekilas tertulis seperti Johnie Walker). Dan benar seperti yang saya duga sebelumnya, baru beberapa teguk saja saya langsung tertidur nggak bangun bangun sampai jam 10:00 pagi.
.
SELAMAT TAHUN BARU 2013
Ada Bar – Warna Bisa Berubah Sesuai Irama
Botol Minuman Sangar Tapi Isinya
Juice Jeruk, Mangga, Strawberry Dan Nanas
Perhatikan Tulisan Tonic Water Di Kaleng
Diplesetkan Seolah Olah Johnie Walker
Botol Juice Blueberry Mantap Kan ?
.
Jam 3 Pagi Baru Tidur
Mabuk Johnie Walker Arab
Jam 06:00 Pagi Masih Tidur
Akibat Kebanyakan Johnie Walker Arab
.
Jam 09:00 Pagi Masih Tidur Juga
Kalau Ini Bukan Mabuk Lagi Tapi Memang Doyan Tidur

Baca Juga :