Tag Archives: pasar uk

Pasar Gombal Birmingham

Perhatikan Ada Dua Nama Pasar (Bawah Kiri Dan Atas)
St Martin Market Untuk Yang Didalam Gedung
World Famous Rag Market Yang Diluar Gedung
Lapak PKLnya Miring Di Jalan
Namanya Rag Market, terletak di City Center Birmingham, UK. Keren kan ?, bahasa Inggris gitu lho. Di luar negeri, Eropa, United Kingdom pula, siapa yang nggak ngiler pingin shopping setelah mendengar nama kota Birmingham. Papan namanya berwarna biru besar dan keren pula ‘World Famous Rag Market‘. Tapi, kalau anda tahu artinya, barangkali akan malas pergi ke pasar ini karena belum mengunjungi saja sudah membayangkan seperti apa  pasar ini sebenarnya. Rag itu artinya Gombal, Kain Lap Butut atau Kain Kotor. Mungkin dinamakan Rag (Gombal) karena memang pasar tersebut butut atau pedagangnya banyak yang menjual pakaian bekas.

 

Dagangannya Maju Kedepan Keluar Kios
Sama Saja Kelakuan PKL Inggris Dan Indonesia

 

Tapi, meskipun begitu,  pemerintah Birmingham (City Council) telah bekerja dengan sangat baik dengan mempromosikan pasar tersebut kemana mana dengan bahasa yang indah dan bisa menarik turis dari berbagai penjuru dunia. Pedagangpun juga terbantu dengan segala macam urusan peraturan dan segala macam perijinan yang dibuat oleh City Council. Lihat saja websitenya yang begitu indah dan menarik tentang pasar dan segala isi kota Birmingham melalui: http://visitbirmingham.com dan Birmingham City Council Market Pages. Seandainya saja, semua pemda di Indonesia melek IT, semua pasar di tanah air akan dikenal diseluruh dunia.

 

Jualan Didalam Gedung Sepi Pembeli
Pedagang Banyak Yang Pindah Di Luar Gedung

 

Luas area pasar ini kira kira seluas Pasar Pagi Mangga Dua Jakarta saja, tapi gedungnya  tidak sebesar Pasar Pagi. Ada beberapa nama terpampang disetiap sudut pasar, seolah olah pasarnya buanyak dan besar sekali, padahal tidak sebesar apa yang diiklankan. Didalam gedung dan di emperan punya nama yang berbeda. 10 meter di pelataran juga berbeda namanya. Inilah nama nama pasar tersebut :

Bull Ring Indoor Market

 

  • Rag Market – Buka : Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu Jam 9:00 – 17:00
  • St Martin Market – Buka : Setiap Senin – Sabtu Jam 9:00 – 17:30
  • Bull Ring Indoor Market – Buka : Setiap Senin – Sabtu Jam 9:00 – 17:30
  • Bull Ring Open Market – Buka : Setiap Selasa – Sabtu Jam 9:00 – 17:30

 

Pemerintah Kota Dan Pedagang
Promosi Bersama Dan Punya Website Bagus
Kenyataannya Tidak Sebagus Iklannya
Sebenarnya semuanya sama, yaitu Bull Ring Market. Seandainya saja PKL di emperan dan pelataran parkir pasar pasar di Indonesia diberi nama nama yang bagus dan berbeda, barangkali negara kita akan masuk Guiness Book Of World Record sebagai negara yang punya pasar terbanyak di dunia.

Tunggu postingan berikutnya tentang isi St Martin dan Bull Ring Indoor Market. Sabar ya ….

Ini Asli Kios Baju Bekas
Nggak Ngira, Ada Pasar Baju Bekas Di Inggris
Barang Bekas Bagus (BBB)

 

Pasar Buah Dan Sayur

 

Siapa Ngira Pasar Begini Di Birmingham
Nggak Ada Bedanya Dengan Di Indonesia

 

Coba Perhatikan Dengan Teliti
Apa Bedanya Pasar Di Inggris Dengan Pasar Di Indonesia

Baca Juga :

Advertisements

Kemana Lapak PKL Covent Garden

Covent Garden
PKLnya Ada Ada Yang Jual Lukisan
Covent Garden adalah sebuah district di kota London, UK yang berjarak sekitar 6 menit jalan kaki dari Soho District (Baca : Soho – Pasar Gini Di Kampung Ane Juga Ada). Meskipun namanya Covent Garden, tetapi sebenarnya sekarang di lokasi ini nggak ada tamannya sama sekali. Yang ada cuma pasar, toko toko segala macam barang dan jasa dan juga rumah makan. Saat ini wilayah ini menjadi obyek wisata utama kota London, terutama pasarnya. Kalau anda menyebut Covent Garden pasti penduduk setempat akan membawa anda ke pasar, bukan ke tempat lain.
,
Block Ini Namanya Apple Market, Dulu Covent Garden
Adalah Pasar Buah Dan Tempat Prostitusi
Tapi Sekarang Tempat Segala Macam Pedagang Kaki Lima
Sebelum jadi tempat kunjungan turis terkenal seperti sekarang ini, sebenarnya jaman dulu sekitar awal abad 16 merupakan tempat perdagangan orang Inggris Jadul dan pasar buah buahan. Setelah itu dengan berjalannya waktu maka berangsur angsur berubah menjadi Kawasan Lampu Merah atau Red Light District dengan berbagai macam tempat hiburan yang sangat tersohor dan bersaing kuat dengan kawasan lampu merah tetangganya terdekat, Soho. Sama halnya dengan Soho, mulai tahun 1980an kawasan ini disulap menjadi pasar retail kembali dan bisa mendatangkan jutaan turis untuk berkunjung sampai saat ini. Agak mirip ceritanya dengan Gang Dolly Surabaya yang ditutup oleh walikota, ibu Risma menjadi kawasan yang lebih baik dan bermartabat.

 

Restaurant Terbuka Ini Kalau Pasar Tutup
Meja Dan Kursinya Menghilang
Seperti apa pasar Covent Garden ini kok sekarang bisa mendatangkan banyak sekali turis ?. Nah, ini dia anehnya dan membuat saya terheran heran. Nggak pakai dukun dan juga nggak pakai magic semua turis  berduyun duyun datang ke pasar ini. Saya sangat heran sekali karena harganya biasa biasa saja dan isinya relatif sama dengan pasar pasar kaki lima di tanah air. Ada lapak PKL yang jualan kerajinan tangan dan lukisan, ada lapak penjual baju, ada lapak jual makanan, lapak jual casing handphone dan segala macam pernak pernik dagangan yang sebenarnya sama saja dengan apa yang dijual PKL di Indonesia.

 

Meja Lapak Pedagang Kaki Lima Ini
Tampak Manis Dengan Taplak Meja Warna Warni
Berhari hari saya mengamati pasar para pedagang kaki lima Bule ini, terutama lapak lapak kecil yang digelar disegala penjuru pasar. Kalau pasarnya tutup, dalam waktu singkat semua lapak menghilang dan bersih tak terlihat sama sekali. Pagi hari tiba tiba muncul kembali dan dalam hitungan menit semua dagangan sudah terpajang dengan rapi. Sempat saya kira semua barang dagangan dibawa pulang kerumah, ternyata tidak. Saya kira rumah para pedagang kaki lima tersebut didalam pasar atau tidak jauh dari pasar. Ternyata saya salah juga.

 

Lapak Penjual Pigura Ini Juga Bersih
Kalau Malam Hari – Disimpan Dimana Lapak Ini ?
PKL Inggris ternyata sama saja dengan PKL Indonesia. Kalau pasar tutup, gerobak dorongnya ternyata disuruk surukkan di tempat tempat tertentu yang tersembunyi tidak jauh dari pasar. PKL Inggris ternyata juga sama saja dengan PKL manapun. Mereka berteman baik dengan pemilik toko terdekat yang mau dititipin gerobak, meja dan kursi. Entah bayar atau enggak saya kurang tahu. Kalau bayar berapa ongkos sewanya per hari, tapi kalau gratis kok rasanya nggak mungkin.
.
Dagangan Dan Lapak Ini Juga Menghilang
Ditipkan Dimana ?

 

Ada juga orang Inggris yang kreatif, tanah kosong miliknya ditempatkan beberapa container yang berfungsi sebagai tempat untuk menitipkan barang dagangan. Tidak ada penjaga keamanan khusus. Saya perhatikan satu container dipakai bareng bareng beberapa pedagang untuk tempat dagangannya dan akan dikeluarkan kembali keesokan harinya. Boleh juga caranya, seandainya saja disekitar pasar pasar di Indonesia diletakkan container untuk disewakan ke PKL, tentu pasar akan lebih mudah dibersihkan dan akan kelihatan bersih dan rapi. Lihat saja photo photo dibawah ini.

 

Pagi Hari Sekitar Jam 09:00
Semua Lapak Dan Dagangan Dengan Cepat Muncul
Berarti Tempat Penitipan Tidak Jauh
Meskipun Pasar Sudah Mau Tutup
Tapi Kalau Pengunjung Sedang Banyak Ternyata
Pedagang Inggris Ngeyel Juga Nggak Mau Tutup

 

Lapak Kaki Lima Sudah Agak Menghilang
Meja, Kursi Sampai Gerobak Dorong Kemana Ya ?
Ternyata PKL Inggris Sama Saja Dengan Indonesia
Gerobak Dorongnya Disuruk Surukkan
Di Pekarangan Orang

 

Meja Lapak Juga Dionggokkan Di Gang Gang
Yang Tidak Terlihat Umum
Yang Punya Duit Gerobak Dorongnya
Di Titipkan Ke Dalam Toko, Bayar Sewa Tempat Dong
Ugh…. Gerobaknya Nyangkut Pintu
Entah Berapa Biaya Sewa Nitip Gerobak

.

Baca Juga :