Tag Archives: jalan jalan turkey

Dondurma, Ice Cream Sontoloyo Turkey

Dondurma – Ice Cream Khas Turkey
Dan Azerbaijan, Tidak Cepat Meleleh Dan Lengket
Ice Cream Italia namanya Gelato, tapi kalau Turkey namanya Dondurma. Ice Cream Turkey ini beda sama sekali dengan ice cream dari negara manapun juga meskipun rasanya agak agak mirip. Perbedaan yang mencolok adalah penjualnya ‘Sontoloyo’ semua. Iseng dan suka ngerjain pembeli, apalagi kalau pembelinya turis. Ada saja akrobat yang dilakukan penjual, mulai dari melempar ice cream ke udara, menjungkir balikkan ice cream sampai memukul mukulkan sendok ice cream ke lonceng lonceng kecil diatas kepala penjualnya. Lihat video dibawah  untuk menyaksikan kelakuan penjual Dondurma saat melayani pembeli.
Dondurma Dilempar Keatas, Ditangkap Lagi Di
Jungkir Balikkan, Pembelinya Bengong. Melayani Sambil
Ngoceh Untuk Menarik Perhatian Pembeli Lain
Dondurma ini adalah ice cream khas Turkey dan Azerbaijan yang memang memungkinkan untuk dibuat akrobat. Ice Creamnya lebih padat dan susah mencair meskipun terkena terik matahari. Bisa tetap lengket meskipun posisinya dibalik kebawah. Bahan utamanya Susu, Gula, Sahlep dan Mastic. Terus terang saya nggak tahu apa yang dimaksud Sahlep dan Mastic ini. Katanya Sahlep itu tepung yang terbuat dari tanaman semacam Orchid yang hanya ada di Turkey dan sekitarnya saja. Sedangkan Mastic saya lebih nggak tahu lagi. Katanya warnanya kuning transparan semacam ‘Gum’ atau getah tanaman yang banyak tumbuh di Turkey dan sekitarnya juga.
Terkadang Sesama Orang Turkey Cara Menyajikannya
Cukup Dilempar.  Yuuppp…. Tangkap !!!
Kalau anda tertarik untuk membeli Dondurma, siapkan saja uang sekitar 5 Lira, kira kira 25.000 Rupiah. Terlalu mahal atau tidak nggak usah dipikirin wong namanya pingin nyoba dan lihat akrobat ice cream. Saat penjual mengambilkan Ice Cream buat anda, pasti anda akan sedikit merasa terkejut. Sendoknya panjangnya bukan main, kira kira hampir 1 meter. Bukan panjang sendok yang membuat terkejut, tetapi sendok tersebut dipukulkan dulu ke lonceng lonceng kecil diatas kepala si penjual. Gaduh, seperti tiba tiba ada puluhan sapi lari serentak bersama sama. Tujuannya untuk menarik perhatian orang lewat agar ikut beli juga.
Seragam Penjual Dan Salesman Cukup Hebring
Ada Yang Merah, Hijau, Biru  dan Kuning Menyala
Ngambil ice cream satu sendok, lalu dilempar keatas. Ditambahin satu sendok lagi lalu sendoknya diputar putar dengan ice cream yang masih lengket disendok. Dipukulkan ke lonceng pula supaya lebih gaduh dan teriak teriak pakai bahasa Turkey agar orang pada menyaksikan.  Terakhir baru disodorkan ke pembeli pakai sendok panjangnya. Tapi jangan senang dulu,  si Dondurma idaman bakalan terlepas dari tangan anda. Si penjual iseng ngerjain pembeli, dan tahu benar ice creamnya bakalan nyangkut di sendoknya. Hebatnya, ice cream Turkey ini bisa dilemparkan kesana kemari tanpa harus khawatir jatuh dari ‘Cone’nya.
Yuuup…. Tangkap !
Salesmannya Kayak Keeper, Pinter Nangkap Dondurma
Kalau Pembelinya Turis Tidak Dilemparkan
Catatan : video mp4 dibawah tidak bisa dilihat pada computer yang system operasinya tidak mendukung flashplayer seperti Apple Iphone atau Ipad.
Turis Dari Manapun Pasti Akan Berhenti Dan Mengabadikan
Akrobat Penjual Dondurma – Suara Lonceng Dan
Teriakan Penjualnya Memang Ribut Dan Gaduh Sekali
Salesman Dondurma Menawarkan Sampai Jauh
Kalau Ada Pembeli Langsung Bergaya Seperti Keeper
Dan Siap Menangkap Ice Cream
Lengket dan Tidak Mencair Atau Jatuh
Meskipun Dijungkirkan 5 Menit
Uji Coba Dipanaskan Di Terik Matahari
Tidak Mencair Dan Tidak Jatuh Juga
Ini Tangan Tangan Turis
Yang Tidak Yakin Dondurma Tidak
Mencair Dan Jatuh Meskipun Dibalik
Nyemm Nyemmm, Uenak Juga Ternyata

 

Mari Mencoba Dondurma
Uenak Pol

 

Baca Juga :
Advertisements

Derinkuyu Underground City

Antrian Di Pintu Masuk
Derinkuyu Undeground City

 

Di Bukit Tinggi, Sumatera Barat ada Gua Jepang di kawasan wisata Panorama. Di Turkey juga ada dan ukurannya jauh lebih besar dan tua lagi. Lokasi tepatnya di Provinsi Nevsehir dan terkenal dengan nama Derinkuyu Undeground City. Masih termasuk wilayah Cappadocia, kira kira 1 jam perjalanan dari Goreme atau 2 jam dari Nevsehir Airport dengan mobil. Kedalaman kota bawah tanah ini yang telah diketahui sekitar 60 meter dan terdiri dari 6 lantai dibawah tanah yang saling berhubungan. Total bisa menampung 20.000 orang sekaligus.

 

Rumah Rumah Kampung Diatas
Derinkuyu Undeground City

 

Ada banyak pintu batu besar yang bisa ditutup dari dalam dengan cara menggelindingkan kalau terjadi bahaya atau serangan dari luar. Setiap ruang mempunyai fungsi fungsi tersendiri untuk menunjang kehidupan dibawah tanah sehari hari. Ada gereja, sekolah, pabrik penggilingan anggur, minyak dan gandum, dapur, ruang tidur, kandang kuda dan lain sebagainya. Setiap dinding ada semacam lubang kecil untuk tempat penerangan minyak. Antar lantai juga ada lubang kecil untuk saling berkomunikasi dengan tetangga di lantai atasnya. Saya coba ternyata sarana lobang telepon ini cukup jernih dan jelas meskipun tehnologinya sangat kuno dan lebih nyaring dibanding TELKOMSEL.
‘Bu, aku kirimono mangan yo ?’
‘Sik yo mas, durung ono sing mateng, entenono sedelok’

 

Nggak Nyangka Dibawah Tanah
Ada Kota Bawah Tanah Yang Sangat Besar

 

Antara lantai 3 dan 4 ada tangga nyaris vertikal menuju ruang gereja yang sangat besar di lantai 5 bawah tanah. Ada semacam sumur yang berfungsi sebagai cadangan air sekaligus ventilasi yang membuat udara didalam setiap lantai selalu segar. Berjam jam saya didalam tanah tidak merasa kepanasan meskipun saat itu sedang musim panas. Rasanya lebih enak didalam tanah dibanding di permukaan tanah yang panas sekali. Kalau nggak banyak pengunjung bisa jadi saya telah tertidur didalam gua bawah tanah ini saking enaknya udara dari ventilasi sumur yang mirip hembusan AC modern.
Suasana Di Derinkuyu Atas
Derinkuyu Bawah Sudah Dijadikan Obyek Wisata
Dari sejarah yang saya baca di pintu masuk, kota bawah tanah ini diperkirakan dibangun pada 8th – 7th BC. Dan digunakan secara penuh sebagai tempat perlindungan saat jaman Byzantine. Saat itu penghuninya dihajar habis habisan oleh pendatang Muslim Arab dalam Perang Arab – Byzantine tahun 780-1180. Derinkuyu Undeground City ini juga terhubung dengan undeground city lainnya melalui terowongan terowongan yang sangat panjang.

 

Masuk Ke Dalam Kota Bawah Tanah
Kecil Tapi Anehnya Tidak Panas Dan Juga
Tidak Dingin Didalam Tanah

 

Setelah jatuh ke tangan muslim Usmaniyah (Ottoman), kota bawah tanah ini digunakan untuk penampungan pengungsi. Setelah itu nggak ada yang tahu lagi tentang kota bawah tanah ini. Baru pada tahun 1963 kota bawah tanah ini ditemukan kembali setelah seorang penduduk menemukan ruang dibalik dinding rumahnya. Penggalian berikutnya membawa penduduk tersebut ke lorong lorong dan ruang bawah tanah yang sangat besar seperti yang saya saksikan saat ini.
Lumayan Bisa Berdiri Tegak
Takut Kesasar Karena Kota Bawah
Tanah Ini Sangat Luas
Entah Sudah Turun Sampai Lantai Berapa Ini
Kalau Kesasar Nggak Bisa Naik Keatas Gimana ?
Lantai Atas Dan Bawah Bisa Saling Komunikasi
Ada Lubang Yang Berfungsi Sebagai Telepon
Ini Sekolah Gereja Tempat Para
Murid Duduk Rapi Belajar Agama
Berada Di Lantai 2

 

Di Bawah Tanah Ada Dapur, Tempat Tidur
Gereja Dan Segala Macam Peralatan Rumah Tangga

 

Ini Di Lantai 6 Bawah Tanah
Udara Masih Segar Dan Tidak Panas Sama Sekali
Ada Tembikar Di Dapur
Harus Jongkok Untuk Turun Ke Lantai Bawah
Ilustrasi Derinkuyu Undeground City
Source : Internet

Mbalon Di Cappadocia Turkey

Pegang Balon Cappadocia
Di Surabaya Bahaya Kalau Suka Pegang Pegang Balon
Mbalon‘ itu bahasa ‘Suroboyoan‘ yang sering diucapkan arek arek Suroboyo dan mempunyai arti yang sangat negatif. ‘Duwik gak patheken kok atene mbalon seh cak‘ artinya ‘nggak punya duit kok mau ke tempat pelacuran sih mas‘. Yah benar, Balon itu memang artinya pelacur kalau di Surabaya. Tapi di Cappadocia, Turkey, balon itu artinya lain meskipun sama sama bisa dinaiki. Naik Balon di Cappadocia itu lebih menyenangkan dan meriah karena satu Balon bisa dinaiki 16 orang sekaligus baik pria dan wanita.
Tiket Balon Cappadocia
Baca Teliti Nama Pilotnya Dan Naik Ke Mobil
Sesuai Dengan Nama Pilot Di Kaca Depan
Untuk bisa menaiki Balon Cappadocia Turkey harus merogoh kocek yang cukup dalam (bahasa modernnya nggesek kartu kredit). Nggak tanggung tanggung EUR 160 per orang atau sekitar Rp 2.5 Juta sekali naik. Kalau yang naik 16 orang saja berarti sekali terbang pendapatan kotor si ‘mucikari’ pemilik balon sekitar Rp 40 Juta. Balon balon ini hanya bisa dinaiki pagi hari saja saat temperatur udara masih cukup dingin sambil menikmati matahari terbit.
Keranjang Dan Balon Siap Ditarik
Dan Dibawa Ke Lapangan
Untuk bisa naik balon, booking cukup melalui resepsionis hotel saja. Mereka akan mengatur operator dan jenis balon sesuai yang anda inginkan karena ada juga balon yang sangat besar sekali dengan keranjang yang bisa dinaiki 48 penumpang. Saya sih nggak mau naik balon raksasa ini karena terlalu lama nunggu seluruh penumpang lain naik atau turun keranjang balon.
Kantor Pemasaran Balon
Sangat Ramai Dan Gaduh Sekitar Jam 4 Pagi
Pagi Hari sekitar jam 4 pagi semua penumpang dijemput dari hotel hotel dan langsung dibawa ke kantor pemasaran. Suasana di kantor cukup gaduh dan macam macam, ada yang masih ngantuk begitu duduk langsung tidur kembali. Ada juga yang nggak sempat dandan dan masih pakai piyama atau pakaian tidur. Ada juga yang langsung cari air putih dan saya kira untuk diminum, tetapi ternyata buat kumur kumur karena nggak sempat gosok gigi. Heboh tetapi ditempat inilah seluruh calon penumpang mendapat briefing keselamatan dan tata cara naik dan turun keranjang.
Gaduh Saat Menunggu Di Berangkatkan
Ke Tempat Peluncuran Balon
Begitu briefing keselamatan selesai, seluruh penumpang menuju mobil mobil yang telah menunggu. Nggak usah bingung, baca saja nama pilot yang tertulis di kaca depan mobil. Nama pilot ini didistribusikan bersama sama tiket saat daftar ulang sebelumnya. Begitu mobil penuh, langsung kita dibawa ke lapangan tempat balon balon siap diterbangkan. Masih gelap gulita, tetapi pemandangan sangat menarik saat api api mulai menyembur dan memanasi balon.
Sopit Dan Pilot Menunggu Mobil Yang Akan
Membawa Ke Lapangan. Perhatikan
Nama Pilot Yang Tertulis Di Kaca Depan Mobil

 

Yang paling mendebarkan adalah saat pendaratan balon. Mendaratnya bukan diatas tanah langsung tetapi keranjang didaratkan diatas truk trailer. Sebelum keranjang menyentuh trailer, semua penumpang diminta jongkok didalam keranjang dan berpegangan kuat. Kalau angin sangat kuat, keranjang bisa terguling dan terseret angin. Perhatikan posisi penumpang didalam keranjang saat pendaratan seperti photo dibagian bawah tulisan ini.

 

Empat Buah Alat Semacam Kompor Gas Raksasa
Menyemburkan Api Dan Membawa Balon
Ke Angkasa Sampai Ketinggian 900 Meter
Kalau pakai rok akan lebih mendebarkan lagi, semua crewnya  cowok dan brewokan semua. Kayaknya mereka sudah terbiasa menolong penumpang saat naik turun keranjang. Ada yang pegang tangan dengan lembut dan ada juga yang pegang bokong penumpang dengan sentuhan aduhai. Asyik, orang Turkey banyak yang ngganteng ngganteng. Yang paling ngganteng sendiri kayaknya tertegun melihat sekelebat celana dalam penumpang dari China yang pakai rok mini saat turun dari keranjang dan trailer.
Tabung Gas Ada 5 Buah
Untuk Penerbangan Sekitar 2 Jam

 

Kesibukan Pilot Mengendalikan Semburan Api
Lumayan Panas Saat Api Menyembur

 

 

Pemandangan Di Tempat Peluncuran Balon

 

Saat Melintasi Balon Yang Baru Saja
Dikembangkan
Diatas Keranjang Terbang Dari
Ketinggian 900 Meter
Turun Dari ketinggian 900 Meter dan
Siap Melakukan Pendaratan
Ngeri Lihat Prosedur Pendaratan
Untung Nggak Ada Angin Besar Sehingga
Pendaratan Seperti Ini Tidak Terjadi
Keranjangnya Tinggi Dan Tidak Ada Pintunya
Semua Harus Naik, Bahaya Bagi Yang Pakai Rok
Pakailah Celana Panjang Kalau Naik Balon
Baca Juga :