Tag Archives: barang branded

Harrods, Toko Arab Di Kampung Arab London

Bergaya Dulu Di Depan Harrods
Namanya Harrods, sebuah department store  besar dan terkenal di London. Konon  luasnya 20.000 meter persegi dan terletak di Brompton Road, Knightsbridge – Royal Borought Of Kensington. Panjang dan rumit kan ?, sebut saja letaknya di Kampung Arab, London. Wilayah Knightsbridge dan sebagian besar wilayah lain di kota London memang isinya orang Arab semua. Mulai rumah, apartment, tempat hiburan dan tempat usaha hampir seluruhnya sudah dibeli orang Arab. Baca : Ngetest Arab Di Inggris
Mobil Pengunjung Harrods
Plat Nomornya Arab Semua – Penduduk Asli
Cukup Naik Bus, Kereta Atau Jalan Kaki
Harrods ini sudah ada sejak 1824. Sejak tahun 1985 dikuasai oleh Mohammed Al Fayed, seorang pengusaha Arab dari Mesir. Setelah itu tahun 2010 dijual ke Qatar Holdings atau keluarga Al-Thani yang diwakili oleh Sheikh Hammad bin Jassim bin Jabber Al-Thani tgl 8 May 2010. Nggak cuma Harrods saja yang terjual ke Arab.  Rumah, apartment, club sepak bola, tempat hiburan dan apa saja telah dibeli orang orang Arab. Termasuk Lady Diana yang terbeli hatinya oleh Dody Al-Fayed, anaknya Mohammed Al-Fayed.
Ini Baru Namanya Toko
Hanya Menjual Luxury Product
Pantas Harganya Selangit
Sebenarnya apa yang menarik dari Harrods ? Mari saya ajak anda masuk kedalam pertokoan terbesar di London ini. Sebelum masuk, saya harus memastikan dulu pakaian yang saya pakai cukup sopan, bersih dan gaya. Harrods ini memang terkenal sebagai tempat shoppingnya Royal Family dan orang orang terkenal dari segala penjuru dunia. Sehingga, punya aturan khusus bagi pengunjung dan dikenal sebagai Harrods Dress Code Policy. Jangan harap anda bisa masuk ke toko terbesar di Eropa ini kalau penampilan anda “Kere”, pakai sandal jepit, kaos oblong, celana pendek dan rambut nge’Punk’ ala Slanker.
Toko Roti
Anggap Saja Seperti Roti Hotel Bintang Lima
Karena Bungkusnya Lux, Harganya Juga Muahal
Saat pertama kali masuk ke Harrods sebenarnya saya deg degan juga karena hidung saya pesek dan wajah ndeso. Apalagi suami saya yang masuk kategori ‘Susah Diajak Elite“. Baca : Gara Gara Hidung Pesek. Tapi, setelah mencoba masuk dan nggak ada masalah apa apa, maka saya jadi bangga. Ternyata wajah ndeso seperti saya ini cukup disegani juga di Inggris. Maksudnya, disegani SATPAM.
Heran, Boneka Beruang Kayak Gini Kok
Bisa Laku Dijual Dengan Harga Dua Kali Lipat Ya
Ada 330 department, mulai makanan, minuman, pakaian dan sepatu pria / wanita, perlengkapan kecantikan dan lain lain.  Jumlah restaurant sekitar 30an besar dan kecil. Jelas bukan restaurant cepat saji semacam Mc Donald atau Pizza Hut. Ada juga tempat minum teh, tapi teh yang dijual beda dan namanya ‘High Tea’, Mungkin ditanam di tempat yang sangat tinggi sekali seperti di Bulan atau Planet Mars. Jadi wajar kalau harganya mahal. Benar benar berbeda dengan aroma teh di warung Pak Sarmin langganan saya di Tebet.
Yang Bikin Mahal Kayaknya Karena
Pegawainya Cantik Cantik Dan Pelayanannya Bagus
Apalagi Menguasai Banyak Bahasa
Sebenarnya semua yang dijual di Harrods sama saja seperti barang yang dipajang di pertokoan besar di Mall mall di Jakarta. Bedanya, barang yang di pajang di Harrods memang sengaja dikemas secara exclusive. Memang banyak juga luxury product yang dibuat secara terbatas dan buatan designer terkenal. Tetapi ada juga barang barang umum yang kayaknya sama saja dengan yang dijual ditoko toko diluar. Cuma harganya jadi terkerek naik dua kali lipat dibanding harga di toko toko lain.
Ngiler
Segan Beli Karena Di Toko Sebelah Harganya
Cuma Separuhnya
Selain barang buatan designer terkenal, ada juga hall khusus untuk mengenang Lady Dy dan Dody Al-Fayed dan menjual pernak pernik memoribilia tentang kedua sejoli tersebut. Pingin tahu, berapa lama waktu yang diperlukan untuk keliling seluruh toko ? Hanya sekitar 10 menti saja. Suami saya tiba tiba pingin pulang karena ‘Lady Dy’nya mulai merengek minta dibelikan tas merah.
Sepi
Ada Satu Orang Saja Yang Sanggup Beli
Langsung Pay Out Bisa Bayar Gaji Karyawan
Ngitung Duit, Kok Nggak Cukup Ya
Kurangnya Buanyak Sekali
Ngiler Pingin Beli
Eh Malah Diajak Pulang
Keren, Model Sama, Satu Design Tapi Beda Warna
Nggak Dijual Di Tempat Lain
Keluar Dari Harrods Pura Puranya
Nunggu Sopir Roll Royce Njemput,
Eh Yang Berhenti Cuma Taxi
Roll Royce Nggak Kunjung Datang
Satpam Mulai Bosan Memperhatikan Saya
Akhirnya Cepat Cepat Menjauh Dan Jalan Kaki


Baca Juga :
Advertisements

Harga Bantingan Di The Avenue Mall Kuwait

The Avenue Kuwait
(Main Gate)
Iklan Didepan Ikea
Discount 50 % Semua Barang

Kata orang tua saya, dulu waktu kecil saya suka ngiler. Kemana mana, sapu tangan selalu diikatkan di baju atau disekitar leher. Setelah saya dewasa, kebiasaan ngiler ini masih juga terjadi. Lebih parah lagi setelah saya tinggal di Kuwait, ngiler saya setiap tahun selalu terjadi setiap berakhirnya Winter (Musim Dingin) dan saat berakhirnya Summer (Musim Panas). Bagaimana saya tidak ngiler, di Kuwait saat pergantian musim selalu ada discount besar besaran. Nggak tanggung tanggung, kalau pas ada discount bisa dapat barang branded dengan harga 80 % dibawah harga normal.

The Avenue Mall Kuwait
Dilihat Dari Samping
Ngiler, Honda CRV Baru
Murah Dan Didiscount

Mari saya ajak anda jalan jalan ke The Avenue Malls, Kuwait. Ini adalah Mall terbesar di Kuwait yang terletak di Al Rai Industrial Area, tepat disamping Jalan 5 (5th Ringroad Highway). Saat saya tulis ini pembangunan phase III sedang berlangsung, artinya kalau sudah jadi nanti kemungkinan besar akan menjadi mall terbesar di Timur Tengah. Phase 1 (142,336.500 Meter Persegi, dibuka tahun 2007) dan phase 2 (63,669.000 Meter Persegi) saja besarnya bukan main. Tempat parkir saat ini bisa menampung 4681 mobil dan akan lebih banyak lagi kalau phase 3 sudah jadi nanti.

Hot Summer Prize
Barang Winter Dijual Summer

Yang menarik, phase 3 nanti akan terdiri dari beberapa bagian salah satunya adalah Grand Avenue, dengan konsep mengcopy Champ Elysees Paris dan Souk, pasar tradisional Kuwait yang juga dicopy dan dimasukkan kedalam mall. Phase 3 ini nanti beratap kaca tembus pandang tetapi dengan pendingin AC yang tentu saja luar biasa besar untuk melawan suhu ekstrim musim panas Kuwait yang terkenal sangat panas.

Discount 70 %
Masih Terlalu Mahal

Saking besarnya mall ini, maka hampir setiap hari digunakan untuk jogging atau olah raga pagi. Meskipun toko masih tutup semua, tetapi olahragawan jalan kaki banyaknya bukan main yang jogging di mall ini. Ya memang, saat udara diluar sudah mulai panas seperti sekarang ini lebih baik olahraga didalam mall. Dingin dan bisa mengintip toko mana yang sedang memberi discount sampai 80 %. Suami saya paling susah kalau diajak masuk mall, hanya dengan alasan olah raga pagi seperti inilah saya punya alasan mengajak suami masuk mall padahal maksud saya sebenarnya adalah ngintip harga bantingan saja.

Sukses.. Sukses..
Sampai Kemringet

Akhirnya strategi ngintip harga dengan suami berhasil juga. Siang hari saya sudah tahu toko mana saja yang sedang discount besar besaran. Salah satu toko yang saya tuju hanya memberi discount selama satu jam saja antara jam 14:00 – 15:00. 15 menit sebelum discount dimulai saya sudah mondar mandir didepan toko bersama India, Pakistan dan Bengali. Pura puranya tidak tertarik padahal sebenarnya cuma Jaim atau jaga image saja. Begitu aba aba discount terdengar, langsung menyerbu rebutan dengan India, Pakistan dan Bengali. Sukses, sebuah tas tangan ‘branded’ merek terkenal ditangan sekarang. Sampai dirumah seperti biasa suami  marah marah sebentar ‘barang jelek dan mahal kayak gitu dibeli !!!!’, padahal hasil rebutan dengan Bengali. Ngiler saya berkurang sekarang dan besok akan kembali ngiler lagi sampai ngeces.

Baca Juga :