Tag Archives: agama di arab

Pernak Pernik Natal Di Kuwait

Eng Ing Eng, Natal Masih Sebulan Lagi
Tapi Toko Toko Di Kuwait Sudah Mulai Berhias
Ini cerita tentang Kuwait, negara Islam yang terletak di Jasirah Arab. Penduduknya 60 % Sunni dan 35 % Syiah. Agama yang lain cuma 5 % saja, artinya yang beragama Kristen sebenarnya cuma dibawah 5 %, anggaplah cuma 3 – 5 % saja. Pada bulan November seperti sekarang ini, beberapa toko mulai terlihat sedang berbenah menyambut datangnya Hari Natal. Ada yang cuma merombak sedikit tampilan tokonya tetapi ada juga yang merombak total satu lantai penuh dengan pernak pernik Natal.

 

Kalau Di Kuwait, Bola Bola Hiasan Ini Dibagi Bagikan
Oleh Anak Anak Ke Tetangga
Pada bulan November ini, negara juga sedang disibukkan dengan Pemilihan Anggota Parlemen. dimana mana ada tenda kampanye para kontestan calon anggota parlemen. Baca : Pilkada Kuwait. Tapi, suasana kota / negara  biasa biasa saja nggak ada kegaduhan politik. Beda sama sekali dengan di Jakarta atau Indonesia, gaduh dimana mana saat ada kampanye. Tidak ada demo dan hiruk pikuk politisi yang tiap hari saling serang dengan pasal pasal agama. Kurang ada greget dan loyo kurang memacu adrenalin.
Anak Anak Kecil Tetanggaku Kalau
Hari Natal Memberi Bola Hiasan Natal
Padahal Bukan Kristen
Salah satu toko yang merombak total hampir satu lantai penuh untuk pernak pernik hari natal adalah The Sultan Center, Salmiya Kuwait. Rasanya sangat mengherankan sekali, di negara yang penduduk Kristennya hanya sekitar 3 – 5 % kok berani selama dua bulan penuh menyingkirkan produk produk larisnya dan mengganti dengan pernak pernik Natal. Sepertinya nggak masuk akal atau mungkin ‘Gila‘ ada pengusaha yang senekat dan seberani pengusaha Kuwait.

 

Tetangga Tetanggaku Kalau Musim Dingin
Suka Menanam Pohon Plastik
Pohon Cemara Adalah Salah Satu Pilihan
Tetapi, beruntung saya tinggal di kampung perumahan Kuwaitis sehingga bisa mengerti kebiasaan penduduk sehari hari. Ternyata, bola bola dan hiasan warna warni yang biasanya digantung di pohon Natal tersebut kebanyakan diborong oleh anak anak Kuwait untuk dibagi bagikan ke kerabat dan tetangga. Berkali kali saat menjelang Natal, anak anak kecil mengetok pintu rumahku, ‘Assalamualaikum…Merry Christmast !!!!‘, ngasih satu biji hiasan Natal lalu lari.
Orang Kuwait Sepertinya Tidak Pernah Memikir
Apakah Ini Hiasan Keagamaan Atau Bukan
Kalau Bagus Ya Langsung Dibeli

 

Pohon Natal juga sama saja larisnya. Kalau nanam pohon beneran seringkali mati terutama saat musim panas. Nah saat masuk musim dingin seperti sekarang inilah penduduk rame rame nanam pohon plastik dan rumput plastik. Pohon pohon cemara plastik ini banyak sekali muncul di toko toko bunga maupun toko toko lain saat menjelang Hari Natal dan Tahun Baru. Saat saat seperti inilah bisa mendapatkan pohon plastik dengan mudah dengan harga sangat kompetitif.
Satu Lantai Penuh Di Rombak Khusus
Untuk Menyambut Hari Natal Bagi Umat Yang Cuma 3 – 5 %
Apa Nggak Rugi 2 Bulan Penuh Satu Lantai
Menjual Pernak Pernik Natal Di Negara Yang Nyaris
Nggak Ada Umat Kristennya
Ada Snowman Di Negara Padang Pasir
Banyak Sekali Hiasan Gantung Pohon Natal
Ternyata Laris Karena Dibagikan Ke Siapapun
Oleh Anak Anak Ke Rumah Rumah
Boneka Santa Clause Juga Laris Karena Lucu
Anak Anak Arab Tidak Pernah Berpikiran Negatif
Terhadap Agama Lain – Tertarik Langsung Bayar
Ada Juga beruang Es Di Arab
Ini Hiasan Di Salah Satu Mall Di Egaila
Menjelang Hari Natal – Bannernya : Christmast Sale

 

Advertisements

Sebulan Menjelang Natal Di Kuwait

Nggak Ada Bedanya Dengan Negara Lain Yang Mayoritas
Penduduknya Kristen – Di Arab Toko Dan Rumah Juga
Meriah Penuh Hiasan Natal

 

Tidak seperti di Indonesia, di Kuwait issue SARA tidak mudah bertebaran dan membuat panas masyarakat. Suasana toleransi keagamaan terasa adem ayem jauh lebih adem dibandingkan di tanah air. Nggak ada sweeping restauran yang masih buka saat bulan puasa, nggak ada sweeping tempat maksiat, nggak ada ribut masalah kolom agama di KTP dan nggak ada pula ormas semacam FPI. Semua jalan saja mengalir seperti air. Pemilik toko yang sudah tentu muslim juga berjualan pernak pernik Natal dimana mana.

 

Di Kuwait 60 % Sunni Dan 35 % Syiah
Kristen Paling Cuma 3 % Saja, Tapi Kemeriahan
Natal Sudah Terasa Sebulan Sebelumnya
Banyak orang Indonesia di tanah air yang tidak tahu tentang Arab sama sekali. Anggapannya kalau seseorang bangsa Arab berarti agamanya Islam seperti dirinya (Sunni). Padahal belum tentu, di Arab isinya sangat komplit sekali. Berbagai macam agama dan maszab/aliran semuanya ada. Mending di Kuwait nggak begitu banyak, isinya 60 % Islam Sunni dan 35 % Syiah. Yang lain lain paling cuma 5 % saja.  Di Bahrain sebaliknya, Syiah lebih banyak.
Pernak Pernik Natal Seperti Ini Siapa
Yang Menata ? Muslim, Pemilik
Tokonya Juga Muslim
Di Lebanon dan negara lain disekitarnya berbagai macam aliran agama ada. Shiah, Sunni, Wahabi, Salafy, Allawite, Druze, Judaism, Maronite Catholic, Greek Orthodox, Coptic, Protestant, Melkite Catholic, Armenian Orthodox dll. Persentasenya saja yang berbeda beda setiap negara. Baca : Lebanon Negeri Sejuta Agama atau baca wikipedia dengan keyword ‘Religion in Lebanon’, ‘Religion in Syria’, ‘Religion in Israel’, ‘Religion in Palestine’ dll. Contohnya : Link Wikipedia Ini.

 

Pohon Natal Plastik, Lampu Warna Warni Dan
Pernak Pernik Natal Lainnya Semua Mudah
Didapat Di Toko Toko Di Kuwait

 

Meskipun Kristen/Katolik adalah minoritas di Kuwait, tetapi aktifitas keagamaannya normal normal saja. Tidak terdengar ada gesekan sama sekali dengan Syiah maupun Sunni. Hanya orang orang Indonesia di wall facebook saya saja yang heboh terus menerus ‘gosak gesek‘ Syiah. Mulai membahas Syiah Bukan Islam sampai Kawin Mut’ah. Menjelang hari Natal seperti sekarang ini topik ‘gosak gesek‘nya berubah. Tiba tiba muncul postingan tentang larangan memakai topi sinterklas, mengucapkan selamat hari natal dan lain lain. Pokoknya heboh sendiri dan rame banget. Baca : Indonesia Lebih Arab Dari Orang Arab

 

Pohon Natal Lengkap Harganya
KD 78 (Sekitar Rp 3.5 Juta)
Mahal Atau Murah ?

 

Di Kuwait, rumah saya di kampung, membaur dengan penduduk asli Kuwait. Bulan Desember adalah musim dingin, saatnya menanam pohon bagi orang Kuwait. Sudah merupakan hal yang wajar bagi orang Arab kalau saat musim dingin semua taman didepan/samping/belakang rumahnya dirombak total. Pohon pohon yang kering diganti dengan pohon baru.  Tanah diganti dengan tanah hitam dan rumput plastik diganti dengan rumput beneran. Baca Rumput Plastik Saat Musim Panas Berakhir.

 

Kamarpun Perlu Dihias Sesuai Thema
Hari Natal, Cantik Kan ?

 

Karena menjelang hari Natal, maka toko tanamanpun banyak yang menjual pohon cemara. Lagipula, cemara termasuk pohon yang dianggap cukup langka, eksotik dan berkelas karena didatangkan dari luar negeri. Akibatnya,  kebanyakan penduduk membeli dan menanam pohon cemara saat musim dingin. Ada juga yang malas merawat pohon beneran maka yang ditanam di kebunnya pohon cemara plastik. Dimanapun di negara Arab memang banyak sekali pohon dan bunga plastik karena tanaman beneran bakalan mati saat musim panas.
Boneka Sinterklas Sampai Sinterklas Betulan
Juga Ada Di Kuwait.  Bagi Bagi Hadiah Buat Anak Anak
Agamanya Apa ? Campur, Pokok Ngantri Dapat Hadiah
Praktis dan nggak perlu perawatan, nggak perlu tanah hitam dan nggak perlu juga menyiram air setiap hari. Nah, pada bulan penuh berkah Desember seperti sekarang inilah terlihat sekali tetangga  tetanggaku yang muslim Sunni ataupun Syiah ikut ikutan ‘merayakan‘ hari Natal sekeluarga dengan cara bercocok tanam di kebun. Anak anak  juga sibuk menghias pohon cemara barunya. Lampu lampu diatap rumah juga dipasang dan berkerlap kerlip warna warni. Semula saya kira hanya yang merayakan Natal saja yang menghiasi rumah dengan lampu warna warni, tetapi ternyata memang umumnya orang Arab suka sekali rumahnya dihiasi dengan berbagai macam lampu hias, Baca kerlap kerlip lampu di rumah Arab : Seminggu Menjelang Hari Natal Di Kuwait

 

Bola Bola Kaca Hiasan Pohon Natal Ini Kalau Di
Kampung Saya Di Kuwait Dibagikan Oleh Anak Anak
Ke Tetangga, Pokoknya Ketok Pintu Langsung Diberi Satu
Toko Ini Pemiliknya Muslim
Tapi Hari Natal Pasang Juga Pohon Natal

 

Pohon Natal Juga Jadi Hiasan Utama
Di Toko Toko Avenue Mall
Anak Anak Selalu Memborong Bola
Bola Kaca Untuk Dibagikan Ke Tetangga

 

Kios Tanaman Di Pasar Jumat Juga Sibuk
Menjelang Hari Natal. Bunga Dan Pohon Cemara
Larisnya Bukan Main

 

Baca Juga :

 

Seminggu Menjelang Natal Di Kuwait

Pohon Natal Di Kuwait International Airport
Beberapa minggu menjelang hari natal tahun ini, wall facebook saya tiba tiba penuh dengan postingan berbagai macam cuplikan media tentang hal hal yang berhubungan dengan hari Natal. Mulai dari tulisan tentang ‘Larangan Memakai Topi Merah Putih Santa Claus Bagi Umat Islam’, ‘Larangan Memberi Ucapan Hari Natal’, ‘Pro Kontra Presiden Jokowi Berencana Menghadiri Perayaan Natal Di Papua’ dan lain lain. Semuanya lengkap dengan comment comment panas bernada SARA. Bagaimana keadaan negara negara di Arab, khususnya Kuwait seminggu menjelang hari Natal ? Apakah suasana juga panas seperti berita berita di tanah air ?

 

Santa Claus Di Costa Del Sol Kuwait
Ternyata tidak sama sekali. Meskipun umat Kristen di Kuwait tidak lebih dari 5 %, tetapi dimana mana terlihat suasana Natal yang cukup meriah. Hiasan khas Natal yang sering kita saksikan di tanah air juga memenuhi berbagai sudut Mall, Hotel, Restaurant dan Supermarket. Sudah tentu ada ucapan “Merry Christmast And Happy New Year” besar digantung dimana mana. Karyawati Restaurant juga terlihat cantik dan centil ketika mulai memakai topi merah putih Santa Claus. Apakah mereka semua beragama Kristen ?. Jelas tidak mungkin semuanya Kristen. Mayoritas penduduk di Kuwait adalah Sunni sekitar 60 % dan Syiah sekitar 35 %. Yang 5 % Kristen, Hindu dan lain lain.

 

Lampu Warna Warni Di Rumah Tetanggaku
Di Egaila
Apakah yang memasang patung patung Santa Claus, pohon Natal dan lain lain di berbagai sudut Mall dan hotel hanya umat Kristiani saja ?. Rasanya juga tidak mungkin. Berbagai macam orang dengan agama masing masing saya perhatikan semuanya gotong royong menata pernak pernik Natal sebagus mungkin. Mulai angkat angkat patung, membuat dekorasi, pasang lampu dan perijinan semua orang terlibat, tidak memandang keyakinan atau agamanya.  Beda kan dengan orang Indonesia ?, orang Indonesia itu ternyata ‘sensi masalah agama, dan ternyata Jauh lebih Arab Dari Orang Arab.

 

Santa Claus Menyambut Tamu Hotel

Yang paling menarik, seminggu menjelang hari Natal, tetangga tetangga saya yang beragama Kristen serentak memasang hiasan lampu warna warni didepan rumah. Uniknya, yang Syiah juga memasang bendera atau spanduk berwarna hijau tua atau hitam. Setahu saya bendera Syiah semacam ini hanya dikeluarkan saat perayaan keagamaan Syiah saja. Tapi 7 tahun saya di Kuwait mengamati aktifitas dan berinteraksi dengan tetangga tetangga saya tersebut, rasanya hal ini adalah salah satu bentuk ucapan selamat dari orang Syiah terhadap penganut agama lain.. Tapi, entahlah yang jelas nggak mungkin di Indonesia ada Syiah yang berani menunjukkan jati dirinya dengan melakukan hal yang sama (ngerek bendera didepan rumah). Lebih baik tiarap seperti sekarang ini daripada rumahnya digropyok FPI atau semacamnya.

 

Bendera Syiah Di Depan Rumahku
Tetangga Depan Rumahku Ini Sangat Baik Sekali
Bendera Ini Dipasang Seminggu Sebelum Hari Natal

 

Saya Kira Yang Kristen Cuma Expats
Ternyata Arab Juga

Yang lebih menarik lagi, anak anak Arab saat malam hari terlihat rame rame jalan kaki mendatangi rumah saya dan tetangga secara berombongan. Saya tidak tahu apakah anak anak tersebut Kristen, Sunni atau Syiah karena tidak etis menanyakan agama atau menanyakan KTP. Kuwait memang beda dengan di Indonesia, kita tidak akan tahu agama seseorang dari KTP. Tidak ada kolom agama tertulis di KTP Kuwait..

Bendera Syiah Tetanggaku Yang Lain Di Egaila
Mungkin Maksudnya Memberi Ucapan Selamat
Hari Natal Dan Tahun Baru Bagi Umat Kristen
Anak anak Arab tersebut datang dan mengetok rumah saya lalu memberi saya hiasan berwarna keemasan bulat yang sering digantung sebagai hiasan pohon Natal dan tampak kerlap kerlip tertimpa cahaya. Mereka memberi satu biji sambil mengucap Merry ChristmastSetelah itu berlari ke rumah tetangga yang lain. Saya baru tahu ternyata hiasan bulat dari kaca warna warni tersebut kalau di Kuwait dibagi bagikan ke kerabat dan tetangga, bukan cuma digantungkan di pohon natal.
“SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU”


Hiasan Natal Di Salah Satu Mall Kuwait
Ternyata Orang Indonesia Jauh Lebih Arab
Dari Orang Arab

 

Hiasan Pohon Natal Seperti Ini
Dibawa Anak Anak Arab Dan Dibagikan
Ke Kerabat Dan Tetangga

 

Restaurant IHOP Di Avenue Mall Kuwait
Di Indonesia, Pakai Topi Santa Kayak Gini Bisa
Heboh Masuk Berita Di Mana Mana
Hanya KD 0.490 Saja Harga
35 Buah Bola Hiasan Pohon Natal



Baca Juga :

 

Ah Cemen, Pohon Natal Di Kuwait
Kecil Kecil, Nih Pohon Natal Di
Islamic Republic of Pakistan
Photo Sumbangan Dari Andri Pamungkas
Santa Claus Kecil Di
Islamic Republic Of Pakistan
Photo Sumbangan Dari  Andri Pamungkas