Pasar Rombeng Di Enschede Holland


Pasar Loak Enschede
Untuk Masuk Pasar Loak Ini Harus Bayar EUR 5
Kali ini saya ajak anda jalan jalan ke Enschede, Netherland. Namanya kurang begitu dikenal oleh umumnya orang Indonesia di tanah air, karena memang kota ini termasuk ndeso dekat perbatasan Jerman. Sama halnya dengan ndeso perbatasan Nijmegen dan Arnhem, Kota Enschede ini, adem ayem dan cenderung sepi terutama malam hari. Jarak dari Arnhem hanya sekitar 90 – 100 Km saja dan bisa ditempuh dengan kereta api, bus atau mobil. Dengan mobil waktu tempuhnya sekitar 1 jam saja melalui jalan A1. Tapi kalau saya yang nyopir bisa dua jam karena nyopir sambil bengong lihat kiri kanan dan kadang berhenti dulu photo photoan. Kalau lewat jalan N18 bisa lebih lama lagi sekitar 1.5 jam..
Jaket Bekas Biar Kumel Tapi Layak Pakai
Kelihatan Kan Orang Belanda Itu Pelit Pelit
Kota kecil Enschede ini cukup dikenal orang karena ada University Of Twente. Kalau nggak ada university ini ya jelas ‘bablas angine’, nggak ada orang yang mengenal apalagi mau blusukan ke kota ini. Banyak juga orang Indonesia yang tinggal dan kuliah di universitas ini. Yang mau saya ceritakan sebenarnya adalah pasar loaknya saja. Terus terang saya nggak tahu apa hubungan antara mahasiswa dengan pasar loak. Yang jelas dikota ini setiap hari minggu pertama dan minggu terakhir setiap bulannya ada pasar loak yang buka mulai jam 12:00 – 17:00.
Ini Mahasiswa Indonesia
Jidatnya Berkilau Tandanya Pinter
Maksudnya Pinter Milih Barang Loak
Nama kerennya Shopping Sunday. Lokasi keramaiannya di Centrum (City Center). Nggak cuma pasar loak saja yang ada disini, restaurant, bar dll banyak juga. Mulai De Oude Markt (Pasar Tua) sampai Grote Kerk (Gereja Besar) penuh orang duduk duduk njajan di restaurant, cafe dan bar, belanja di toko toko dan pasar atau sekedar mondar mandir melihat keramaian saja.
Semua Pengunjung Warga Lokal
Mahasiswa Malah Jarang Yang Terlihat
Dari berbagai kota yang pernah saya kunjungi di Belanda, saya selalu dengan mudah menemukan pasar loak. Baca : Serba Butut Di Lapak Pemulung Belanda.. Artinya,  orang Belanda itu meskipun kelihatan ngganteng dan cantik, sebenarnya pelit dan ngiritnya luar biasa. Nggak percaya ?, Baca juga : 3 Hal Tentang Orang Belanda. Gimana nggak pelit, di pasar loak Enschede ini terlihat jelas hampir semua pengunjungnya penduduk asli setempat. Kalau tawar menawar gigihnya bukan main. Umumnya kalau datang ke Centrum ini mereka kalau nggak jalan kaki, naik bus, pasti naik sepeda. Beda kan dengan orang kita, kemana mana selalu naik mobil. Ke pasar loak juga naik mobil sendiri dan tentu saja bikin macet jalanan.
Semua Barang Rumah Tangga Dijual
Pelit Pol Tapi Kalau Ditanya Jawabnya Selalu Ngeles
Nggak Boleh Dibuang Untuk Menjaga Lingkungan Hidup

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s