Hujan, Lebih Arab Dari Orang Arab


Setahun Hujan Lebat Paling 2 Atau 3 Hari Saja
Hujan Rintik Rintik Sekitar 4 Hari Per Tahun

Hari ini sudah mendekati akhir bulan October, memasuki musim dingin di Kuwait, tapi hujan belum turun juga. Seperti tahun tahun sebelumnya, datangnya musim dingin selalu ditandai dengan datangnya hujan rintik rintik sampai lebat sekitar 2 sampai 10 hari. Setelah itu temperatur turun terus sampai mendekati 0 derajad celcius. Kalau di Indonesia hujan nggak turun turun seringkali penduduk resah dan rame rame mengadakan Sholat Minta Hujan (Sholat Istisqa) di alun alun atau lapangan. Di Kuwait dan negara negara Arab sekitarnya belum pernah saya mendengar atau dapat undangan untuk melakukan sholat minta hujan seperti di Indonesia.

Hujan Pertama Kali Selalu Tidak Merata
Dan Cuma Rintik Rintik
Ada beberapa kemungkinan kenapa orang Indonesia sangat berbeda dengan orang Arab dalam menyikapi alam. Kemungkinan pertama orang Indonesia ‘lebih Arab dari orang Arab’ sehingga sholatnya jauh lebih banyak dan komplit dibandingkan orang orang dari negara tempat para Nabi diturunkan. Kemungkinan kedua, orang Arab sendiri sudah ‘nglokro’ atau putus asa. Ngapain harus Sholat Minta Hujan segala. Nggak usah disholatin setiap tahun paling hujan cuma dua sampai sepuluh hari saja. Nggak turun hujan sama sekali juga nggak apa apa, sudah biasa setiap hari juga kering dan tandus berdebu.
Hari Berikutnya Hujan Rintik Rintik
Sepanjang Hari Nggak Berhenti
Saat Gerhana Bulan Merah (Blood Moon) tanggal 8 October 2014 yang lalu saya sengaja lebih rajin ke Masjid siapa tahu ada pengumuman ajakan berjamaah untuk sholat Gerhana (Sholat Khusuf) dari Imam Masjid. Eh, mulai berita Gerhana Bulan Merah heboh di koran dan TV sampai Gerhana Bulan Merah selesaipun nggak ada sama sekali bisik bisik apalagi heboh tentang sholat berjamaah ini. Saya tanyakan ke salah seorang teman Arab disekitar saya, mereka nggak njawab dan malah ngajak ke pantai untuk melihat gerhana bulan langsung siapa tahu kalau dilihat dari pantai Kuwait warnanya jauh lebih merah. Ya udah pulang saja daripada ngikutin kawan Arab tersebut.
Hari Berikutnya Agak Deras Dan Mulai Banjir
Karena Nggak Ada / Minim Irigasi Atau Selokan

Di rumah langsung saya nyalakan TV, barangkali ada Sholat Minta Hujan atau Sholat Gerhana yang disiarkan langsung. Ternyata nggak ada juga, padahal tiap hari TV tersebut menyiarkan siaran langsung sholat wajib dan juga sholat idul fitri atau sholat idul adha. TV Saudi sampai TV Sudan juga sepi sepi saja, atau mungkin antena TV saya salah arah. Ya udah, akhirnya saya nyerah juga. Lebih baik saya ngikuti cara Arab saja. Nggak perlu repot repot sholat minta hujan meskipun musim panas tahun ini lebih panjang dari tahun sebelumnya. Biarkan saja, paling hujan turun cuma dua sampai sepuluh hari saja dalam setahun atau malah nggak hujan sama sekali. Hemat waktu, hemat tenaga ala Arab. Mungkin benar juga yang mengatakan orang Indonesia itu sebenarnya Lebih Arab Dari Orang Arab. Sangat lengkap sholatnya dan lebih detil penelaahannya. Wallahuallam.

Kalau Awan Sudah Mulai Hitam
Berarti Bakalan Banjir Dimana Mana
Hujan Lebat Turun Selalu Banjir
Karena Selokan Nggak Terhubung Ke Sungai
Nggak Ada Sungai Di Arab


Orang Arab Kalau Hujan Malah Mengeluarkan
Mobil Untuk Berhujan Hujan Dan Skidding



Baca Juga :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s