Ngetest TOA Di Masjid Kuwait


Test… Test…Satu Dua Tiga Test…Test
Sound Check..One Two Three Sound Check
AllaaaahhuAkbar, AllahuAkbaaaaar !!!!!
 
 
Masjid Lagi
Dimana Mana Masjid
“Satu Dua Tiga Test… Test..Satu Dua Tiga..”. Ini kata kata yang biasa dan sering kita dengar di Indonesia saat tehnisi organ tunggal sedang ngetest sound system saat ada acara kondangan di kampung kampung. “Sound check.. One Two Three…Sound check”. Yang ini juga sering kita dengar kalau kita nonton Live Music Metalica atau band bule apapun dimanapun diseluruh dunia. Kalau di Kuwait, kalimat apa yang diucapkan saat ngetest sound system ? Ternyata lain negara lain juga cara ngetest dan kalimat yang diucapkannya.
Masjid Kabeer
Masjid Agung Kuwait
Bubaran Jumatan
Seperti biasa setiap hari Senin dan Kamis saya puasa Sunnah. Karena sudah rutin dan ada keinginan agar badan bisa langsing kembali seperti saat masih gadis remaja dulu, maka saya selalu nggak pernah sahur. Tapi sial, hari ini aktifitas luar rumah saya kebanyakan. Dari pagi mondar mandir antar jemput anak, ke embassy dan nglayap kemana mana. Akibatnya, rasa haus sangat luar biasa menyerang tenggorokan meskipun hari ini sedang musim dingin di Kuwait.
Bubaran Sholat Jumat
Seperti biasa menjelang maghrib segala macam makanan dan minuman segar yang ‘terbayang bayang’ siang tadi saya kumpulkan semua diatas meja. Saya siapkan juga menu spesial berbuka puasa berupa Kurma. Puasa sendiri, nyiapin sendiri dan makan sendiri.
“AllahuAkbar… AllaaaahuAkbar……”. Terdengar suara Adzan keras sekali karena memang di sekitar rumah saya banyak sekali masjid. Hampir setiap 200 meter ada Masjid baik itu masjid Syiah atau Sunni. Rumah saya dikelilingi 3 masjid Sunni dan 1 masjid Syiah. Karena rasa haus yang luar biasa, langsung saya sikat satu gelas air putih untuk membasahi tenggorokan. Legaaaa, sebutir korma juga saya ambil. Tapi ada yang aneh, suara adzan tiba tiba berhenti dan  nggak ada kelanjutannya.
“Lho mas, adzannya kok mandeg ?”
Suasana Didalam Masjid
Saat Sholat Jumat
Tak seberapa lama terdengar kembali suara adzan “AllahuAkbar… AllaaaahuAkbar……”, tapi kali ini suaranya menggema pakai echo, dan setelah itu berhenti kembali dan terdengar suara percakapan dua orang pria pakai bahasa Arab. Saya tidak tahu sama sekali apa yang diucapkan, rasanya semua orang Arab kalau ngomong, marah, berdoa atau dzikir nada dan tekanan suaranya sama saja.
“Lho mas, adzannya kok disisipi dzikir ?”
 
“Biarkan saja dik, barangkali masjid belakang rumah kita hari ini dipakai ‘Aliran  Lain‘”.
Pakai Echo Dan Delay
Biar Lebih Merdu
Beberapa menit setelah Preview Adzan diulang ulang, terdengarlah Adzan versi lengkap, anggap aja Full Package dengan effect echo dan delay, komplit..plit..plit dan enak ditelinga. Artinya, inilah saat buka puasa yang sebenarnya. Yang ‘Preview’ tadi  cuma ngetest TOA dan sound system ala Arab.
Baca Juga :
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s