Serba Butut Di Lapak Pemulung Belanda


Kringloopwinkel – Plattenburg
Gaya Dulu Ah… Gini Gini Belanda Bro..
Pot Bunga Bekas
Masih Mahal Asli Dari Indonesia
Bosan dengan photo photo pemandangan bagus Europe di majalah majalah pariwisata ?. Lihat saja photo photo butut dibawah ini, tanpa ada rekayasa dan memang bener bener butut. Photo pariwisata memang harus bagus dan punya nilai artistik tinggi, tapi seringkali ‘nggedabus’ dan belum tentu sesuai dengan kenyataannya. Nah tulisan dan photo photo ini juga di Europe, tepatnya di Belanda. Nggak ada turis yang mau ‘blusukan’ ketempat seperti ini karena memang letaknya jauh dari obyek obyek wisata terkenal di Belanda. Hanya turis ‘gendeng’ saja yang mau datang ke tempat seperti ini karena memang tempat ini hanyalah sebuah tempat pengepul dan penjualan barang bekas. Tidak ada dalam brosur brosur pariwisata. Tour guide asli ‘Londo’pun kemungkinan besar juga tidak tahu lokasi toko ‘rombeng’ semacam ini.
Pecah Belah Bekas Juga Ada
Tinggal Pilih, Murah Meriah Beli 3 Gratis 1
Asal Tumpuk
Pemulung Bule Ternyata Sama Saja
Toko barang loak ini bernama Kringloopwinkel, Platenburg di Arnhem. Buka setiap hari antara jam 10:00 sampai jam 17:00. Kalau di Indonesia barangkali setara dengan lapak penampungan barang bekas dari pemulung. Bedanya, bagian dalam lapak pengepul barang bekas Belanda ini lebih bagus dan rapi karena dipakai untuk memajang barang barang bekas yang kira kira masih 80 % – 90 %. Tetapi bagian luarnya sangat semrawut. Barang barang bekas ditumpuk sesukanya dan tercium bau ‘prengus’ khas barang bekas pakai. Anda bisa datang untuk menjual barang apapun dan juga membeli kalau ada yang tertarik.
Jam Jadul Jaman Kakek Nenek Masih Remaja
Ada Juga Piala Bekas
Mulai kotak sabun, CD, elektronik sampai furniture semua ada. Barang barang yang dijual tidak ada yang dibersihkan terlebih dulu, dipoles atau didandani agar menarik. Pokoknya asli seperti apa adanya saat barang tersebut diterima dari pemiliknya. Cita rasa seni untuk menata barang tidak ada sama sekali, maklum pengepul barang loak ini sudah cukup tua dan saat saya datang tidak ada sama sekali yang membantu menjaga lapaknya. Katanya sih dibantu anaknya, tapi beberapa kali saya datang ke tempat ini belum pernah melihat ada orang lain yang ikut membantu si bapak tua.
Radio Jadul Diatas Masih Bunyi
Orang Belanda Memang Pelit
CD Kok  Di Jual
Meskipun si bapak pemilik toko rombeng ini seumuran bapak saya, tapi pengamatannya tajam sekali. Baru beberapa menit saja saya datang dan melihat lihat, dia sudah tahu selera saya. Langsung saya ditunjukkan tempat tempat perlengkapan wanita. Mulai dari sepatu, tas sampai perhiasan wanita semua ditunjukkan. Barangkali karena jengkel saya cuma lihat lihat dan tanya melulu, si bapak akhirnya menyerah meninggalkan saya sendirian. Terakhir sebelum saya pulang, si bapak tua malah menawar semua barang yang sedang saya pakai. Tas, gelang, jam dan sepatu yang saya pakai semua ditawar murah. Sembarangan saja, emangnya saya pulang ‘nyokor’ nggak pakai sepatu ?
 
Pot Keramik Dan Tanah
Berbagai Ukuran, Tinggal Pilih
Pecah Belah Dan Botol Bekas
Asal Tumpuk Saja
Furniture Masih Bagus Bagus
Buku Bekas Peminatnya Banyak Juga
Buku Buku Rata Rata Masih Bagus
Londo Depan Saya Ini Lagi BU
Sedang Jual Printer Dan Laptop
Baju Bekas Dan Telpon Jadul
Baju Bekas Ukuran Bule
Mana Ada Yang Cukup, Badan Ane Kecil Sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s