Kabut Pekat Di Bumi Arab


Kabut Gurun
Siapa Nyangka Kabut Ini Di Arab
“Udara dingin 13 Deg C dan kabut sedemikian pekat. Jarak pandang hanya sekitar 5 – 10 meter saja. Nyaris mobil yang saya kendarai tidak bergerak maju dan hanya bisa merayap pelan. Kabut tebal ini benar benar mengganggu perjalanan saya  dan juga mobil mobil lain yang biasanya melaju dengan kecepatan tinggi”.
 
Subhanallah, Di Kuwait Ada Sungai Berkabut
.
Kayak Di Resort Aja Ya
Asli Di Kuwait
Coba tebak, apa yang saya tulis diatas menceritakan perjalanan di Puncak, Bukittinggi atau daerah pegunungan di Indonesia ? Ternyata jawabnya bukan semua. Kabut tebal dan udara dingin tersebut biasa terjadi di bumi Arab ini antara bulan November – February, terutama saat memasuki musim dingin. Bukan pertanda datangnya hari kiamat maupun fenomena aneh dan langka seperti yang sering diissuekan oleh penulis di tanah air. Tetapi hal ini adalah kejadian rutin tahunan saat memasuki musim dingin. Saat udara dingin dari kutub utara berhembus melewati gurun gurun di Timur Tengah yang relatif lebih panas, maka terjadilah peristiwa fisika yang bernama “Kondensasi” sehingga mengakibatkan turunnya hujan lebat di gurun. Setelah itu kabut tebal yang susah sekali ditembus cahaya akan segera menyusul.
.
Kayak Di Hotel Bintang 5 Puncak
Asli Ini Di Ahmadi Kuwait
Kalau anda membaca berita berita di tanah air tentang kejadian alam di Arab, jangan langsung ditelan mentah mentah karena berita berita tersebut ditulis oleh penulis atau wartawan yang ‘mindset’nya salah. Mindset mereka selalu mengatakan ‘Tidak Mungkin Gurun Dingin, Berkabut Dan Bahkan Bersalju“. Kenyataannya, saat musim dingin memang sangat dingin sekali dan di negara negara yang elevasinya tinggi atau memiliki gunung selalu turun salju dan memiliki Ski Resort. Contoh berita berita gombal dan asal gathuk mathuk adalah Gelombang Dingin Tabuk Menjalar Ke Bahrain. Mana mungkin gelombang dingin asalnya dari Tabuk, Saudi Arabia. Apa bukan dari negara negara Eropa dan kutub utara dimana saat ini semua bumi belahan utara sedang musim dingin ?.
.
Kabut Tebal Sekali
Jalan Kakipun Harus Meraba Raba
.
Jarak Pandang Hanya 10 Meter
Media online diatas memang terdepan dalam hal membohongi publik dengan judul judul fantastis. Entah sumber berita diambil dari mana yang jelas terlihat sekali penulisnya tidak tahu keadaan alam Timur Tengah, salah menterjemahkan sumber berita atau memasukkan interpretasi dalam naskah tulisannya. Sebagai mantan orang Pers dan puluhan tahun malang melintang digembleng harian terkenal ditanah air, rasanya malu sekali saya ada rekan sejawat sesama wartawan yang membuat tulisan tanpa menggunakan data research yang benar. Silahkan saja baca tulisan tulisan ‘ngilmiah’ media tersebut hasil comot sana sini melalui Tempat Tempat Bersalju Di Timur Tengah Dan Sahara. Semoga saja, salju yang sebentar lagi turun di daerah bergunung tinggi di bumi Arab pada musim dingin tahun ini tidak ditulis kembali oleh rekan rekan saya wartawan di media tersebut dengan ngawur seperti tahun tahun lalu. Masih ada waktu untuk belajar menulis yang baik dan benar dan mengoreksi kesalahan masa lalu tanpa harus membohongi publik terus menerus.
.
Salam 
Dari mantan wartawan dan redaksi harian terbesar di tanah air.
.
Baca Juga :
Ahmadi Kuwait Pagi Hari Sekitar Jam 07:00
Semua Mobil Jalan Merayap
Tiba Tiba Saja Nongol Bus Besar
Kecelakaan Nambah Saat Kabut Datang
Kabut Dari Dalam Gedung
Sangat Indah Kayak Di Gunung Aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s