Dzikir Arab Diatas Pesawat


Dari Kuwait Menuju Turki
Mau Take Off
Sepi Semua Dzikir Dan Berdoa
Dzikir saat diatas pesawat terbang, berdoa saat pesawat mau take off atau pesawat mau landing barangkali hal yang wajar bagi kita semua. Siapapun ingin diberi keselamatan selama dalam penerbangan.. Bagaimana dengan orang Arab, apakah cara berdoa dan bersyukur sama dengan kita ? Ternyata agak mirip tetapi lebih seru. Berkali kali saya melakukan penerbangan dari Kuwait ke Lebanon, Turki, Bahrain, Dubai, Mesir dan negara negara lain di Timur Tengah selalu menyaksikan kemeriahan doa syukur Arab di pesawat yang bagi saya sangat heboh dan meriah. Baik Arab Kuwait, Bahrain, Lebanon, Turki, Jordan, Mesir semua sama saja dalam cara berdoa dan bersyukur diatas pesawat.
Gedubrak Gedubrak
Langsung Ambil Tas Dari Bagasi
Saat pesawat mau take off, suasana didalam masih normal seperti biasa, yaitu sepi. Mungkin seluruh penumpang sedang berdoa semua atau bahkan komat kamit dzikir. Tetapi suasana akan berubah total saat pesawat mendarat dan roda pesawat mulai menyentuh landasan. Secara tiba tiba semua penumpang bertepuk tangan gembira. Tidak cuma itu saja, semuanya tersenyum dan tertawa gembira dan langsung gaduh melepas sabuk keselamatan. Kemudian langsung berdiri mengambil barang bawaan di bagasi atas meskipun pesawat masih melaju dengan kecepatan sangat tinggi dan lampu tanda larangan melepas sabuk masih belum padam.
Selamat Sampai Di Tujuan
Suit Suiiittt – Plok… Plok… Plok…..
Bagaimana dengan orang Indonesia yang tidak pernah melihat suasana gegap gempita mirip pasar malam diatas pesawat seperti ini ?. Gampang saja, langsung ikut ikutan tepuk tangan dan kita langsung terbawa suasana, yaitu ikut ikutan bersiul Suit Suiiiittttt sambil gebrok gebrok kursi, kaki dan tepuk tangan sekuat kuatnya seperti penumpang lain. Lain bangsa memang lain cara dalam cara bersyukur telah selamat kembali mendarat dan sampai ke tujuan. Ritual doa syukur dan dzikir orang Arab ternyata agak beda, yaitu dengan spontan bertepuk tangan, gebrak gebrok dan Suit Suiiiiit….. Setelah itu, turun pesawat dan salaman dengan Pilot dan Co-Pilot. “Syukron…. syukron…..“. Si Pilot cukup menyalami penumpang sambil berdiri didekat pintu keluar sambil cengar cengir, pringas pringis seperti ‘Superhero’ dan kelihatan sekali “Gede Ndase” alias “Besar Kepalanya“.
 
 
Baca Juga :
Advertisements

3 responses to “Dzikir Arab Diatas Pesawat

  1. Senang banget baca catatan ardi’s family
    Bisa tanya kan?
    Insyaallah kami sekeluarga akan mengunjungi Turki akhir desember 2013, kalau mau tukar mata uang paling enak (nyaman, murah dll) dimana ya? Mending bawa us$ atau € atau nyiapin uang rupiah?
    Amankah kalau naik moda transportasi metro dan bus dibandingkan taxi atau rental mobil? (kami pergi berempat dengan anak 5th 2 orang) dari attaturk airport ke sultanahmed, kami sudah booking hotel disana?
    Terimakasih infonya
    ditunggu cerita menarik yang lain:-)

    • Bawa Euro saja karena transaksi di toko toko, rumah makan semua bayarnya pakai Euro atau Lyra. Visa On Arival di airport seringkali petugasnya minta bayar pakai USD meskipun tertulis bisa bayar pakai USD, EURO atau Lyra. Naik mobil sendiri (sewa) rasanya kurang nyaman karena parkir di Sultan Ahmet sangat susah. Lebih bagus naik tram atau taxi saja. Busway juga ada kalau tahu tempat berhenti dimana.

  2. Waah, ternyata begitu ya cara bersyukurnya. Padahal pesawatnya belum berhenti udah heboh ya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s