Autobahn Jerman, Apanya Yang Hebat


Jalan Raya Menuju Hannover
Jalan Kecil Dan Sepi Seperti Ini Kalau Di Indonesia Yang
Lewat Sapi, Kambing Dan Petani Nggiring Bebek
.
Semua Mobil Kecil Kecil
Mana Ferari Dan Lamborghini
Yang Sering Di Majalah Otomotif
Saya pernah jadi wartawan puluhan tahun dan tahu pasti tulisan gombal dan tulisan yang benar benar bermanfaat bagi pembaca. Saya juga bisa mengatakan, hampir semua media otomotif di tanah air banyak gombalnya daripada benernya. Semua tabloid dan majalah otomotif di tanah air isinya ‘melambung‘ sangat tinggi sekali dan tidak sesuai dengan kenyataan. Sebagai contoh, kalau mengulas mobil sport selalu mengacu ke Eropa dan dilengkapi dengan photo photo mobil sport dengan latar belakang tempat tempat eksotis di negara negara eropa. Terkadang, ada juga bonus kalender dengan gambar mobil sport mewah dengan gadis cantik setengah telanjang.
.
Dibanding Jalan Merak Cikampek
Terlihat Sekali Aktifitas Ekonomi Di Indonesia
Jauh Lebih Sibuk Dan Ramai
.
Rest Area
Lebih Memprihatinkan Dibanding
Rest Area Merak – Cikampek
Yang bener saja, jalan jalan dimanapun dinegara Eropa terlalu sempit untuk bisa dipakai melaju mobil Supercar sekelas Ferrari, Lamborghini, Porsche atau yang lainnya. Mobil seperti ini jauh lebih banyak di Kuwait, Uni Arab Emirates dan negara sekitarnya dibandingkan di Eropa. Belum lagi banyaknya speed camera, mana mungkin bisa melaju kencang di jalan kalau nggak ingin menyenggol sepeda. Iklim, cuaca dan kondisi jalan di Eropa memang lebih enak dipakai untuk bersepeda daripada digunakan untuk mengendarai Supercar. Sampai saat ini saya masih heran kalau menyaksikan iklan mobil di majalah otomotif  atau kalender di tanah air. Kenapa ?, karena yang saya saksikan sehari hari di berbagai negara eropa adalah wanita berjaket tebal dan belum pernah saya saksikan ada promotion girl di showroom mobil yang berbikini seperti di majalah. Dingin sekali apalagi saat musim dingin dan sangat tidak sesuai dengan kenyataan.
.
Rest Area Jerman
Lebih ‘Kere’ Dari Indonesia
Contoh lain adalah Autobahn di Jerman, semacam jalan antar propinsi kalau di Indonesia. Kalau anda baca majalah otomotif di Indonesia, ulasannya sangat hebat sekali. Saya yakin sekali, wartawan di tanah air tidak pernah melihat sendiri seperti apa jalan raya tersebut. Perlu anda ketahui, jalan raya terkenal di Jerman ini cuma dua atau tiga jalur saja. Bandingkan dengan jalan Tol Merak Cikampek di Indonesia yang bisa sampai 4 atau 5 jalur. Bandingkan juga dengan jalan Pantura di Jawa yang selalu penuh mobil dan terdiri dari 3 atau 4 jalur. Di Autobahn Jerman, mobil yang lewat terlalu sedikit sehingga jarak sekitar 600 Km bisa ditempuh sekitar 5 jam saja. Jalan Raya di Indonesia jauh lebih besar, panjang dan tentu lebih banyak mobil sehingga tidak bisa melaju kencang.
.
Gedungnya Lumayan Bagus
Tapi Cuma Jual Sandwich, Burger Dan Makanan Kecil
.
Nggak Ada Restaurant
Apalagi Tukang Pijat
Saya berkali kali lewat jalan raya Autobahn, terutama jalan raya A2 dan A3 yang menghubungkan Amsterdam – Berlin, Dusseldorf – Berlin atau Amsterdam – Dusseldorf. Jalan raya ini juga menghubungkan kota kota Dortmund,  Essen, Hannover dll . Sangat terlihat sekali betapa ‘Kere’nya Jerman dibandingkan Indonesia. Tempat Peristirahatan (Rest Area) tidak ada isinya apa apa. Yang agak besar paling banter isinya cuma pompa bensin, toko kecil dan sebuah tempat makan yang menjual sandwich, burger atau makanan cepat saji saja. Jarak Amsterdam ke Berlin atau Dusseldorf ke Berlin sekitar 600 Km, tetapi tempat peristirahatan hanya beberapa buah saja yang layak disebut “Tempat Istirahat”, yang lainnya lapangan parkir doang.
.
Rest Area Kayak Begini Banyak Di Jerman
Kalah Jauh Dibanding Rest Area Merak Cikampek
.
Toko Serba Ada
Hanya Menjual Sandwich
Rasanya, semakin sering saya pergi kemana mana dan menyaksikan sendiri negara ‘Bule’, maka semakin bangga saya jadi orang Indonesia. Jalan macet di tanah air berarti aktifitas ekonomi sangat besar. Wilayah luas dan jumlah penduduk besar berarti punya potensi besar dan sangat menggiurkan bagi negara kecil yang tidak punya sumber daya alam seperti negara Eropa. Sayangnya, banyak saudara saya  di tanah air yang ‘Termakan Iklan‘ majalah majalah dan koran luar negeri. Seandainya saja mereka bisa seperti saya untuk datang dan melihat, tentu akan berkata hal yang sama dengan saya.
.
Rest Area Terbagus Di A2
Hanya Satu Restaurant Saja, Mending Di Tol Merak
Cikampek, Pilihan Restaurant Banyak
Terlalu Nekat Kalau Mau Masuk Ke WC Ini
Ada ‘Emas Batangan’ Milik Bule Jerman
Kencing Dibawah Pohon Bukan Monopoli Indonesia
Bule Jermanpun Milih Buang Hajat Dibawah Pohon
Advertisements

One response to “Autobahn Jerman, Apanya Yang Hebat

  1. tapi yang bikin pengen pindah negara dari Indonesia itu government-nya pak T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s