Di (m)Bahrain Banyak (m)Benteng


Seandainya Saja Ada Penjual Jagung Bakar
Di Bab Al Bahrain – Manama Souq
Arad Fort Bahrain

Bahrain adalah negeri kecil berupa pulau di Teluk Persia (Arabian Gulf) yang berukuan tidak jauh berbeda dengan kota Jakarta. Luas area Bahrain cuma 765.3 Km Persegi, setara dengan kota Jakarta yang yang berukuran 740.3 Km Persegi. Soal jumlah penduduk, jelas nggak ada apa apanya, cuma 1/10 % jumlah penduduk Jakarta (1.2 Juta Vs 10.2 Juta penduduk). Kira kira kalau tawuran seperti yang dilakukan anak anak SMA di Jakarta, pasti keok dan tak berkutik menghadapi kroyokan penduduk Jakarta.

Bahrain National Museum

Meskipun kecil, tapi terkenal sebagai si ‘cabe rawit’. Sebelum tetangganya Dubai dan Abu Dhabi tumbuh besar sebagai raksasa ekonomi seperti saat ini, Bahrain sudah lebih dulu menjadi pusat ekonomi di Timur Tengah. Sangat jelas terlihat dari tata kota dan perkantoran perkantorannya dimana di Dubai dan Abu Dhabi saat ini lebih banyak didominasi oleh gedung gedung baru dan masih banyak yang kosong melompong tanpa aktifitas ekonomi yang berarti.

Qal’at Al Bahrain
(Bahrain Fort)

Soal pariwisata, Bahrain sebenarnya lebih kaya obyek wisata dibandingkan negara tetangganya UAE, Dubai dan Abu Dhabi. Tetapi saat ini, turis banyak tersedot ke kedua kota ‘baru’  Dubai dan Abu Dhabi yang sangat gencar mempromosikan pariwisatanya ke seluruh dunia. Yang tidak pernah saya duga sebelumnya, ternyata di Bahrain banyak sekali Benteng Benteng Pertahanan kuno dan peninggalan Archeologies.  Sepertinya pada jaman dulu Bahrain merupakan pintu masuk bangsa lain untuk menduduki Timur Tengah. Sejarah mulai jaman Pra Islam, Islam, Persia dan dibawah kekuasaan Portugis sampai awal abad 20 semua terdokumentasi cukup baik didalam National Museum Of Bahrain.


Bab Al Bahrain

Qal’at Al Bahrain atau Bahrain Fort adalah benteng kuno peninggalan Portugis yang masuk dalam list UNESCO sebagai “World Heritage Site”. Benteng yang lain seperti Arad Fort juga cukup bagus dan terawat sampai saat ini. Masjid kuno Al Khamis Mosque dan Al Fateh Mosque juga masih apik dan enak untuk dikunjungi. Cuma, jumlah turis di Bahrain saat ini habis tersedot ke Dubai saja sehingga terasa sepi sekali dan serasa ‘linglung’ jalan jalan sendiri saat saya kunjungi semua obyek wisata di Bahrain.

Tanda Dilarang Meludah
Dan Ngupil

Bab Al Bahrain (Pintu Gerbang Bahrain) saja yang ramai dan penuh sesak. Kenapa bisa ramai sekali ?, ya karena pasar. Bab Al Bahrain adalah pintu gerbang masuk ke pasar Manama (Manama Souq) yang terletak ditengah kota Manama.dan tidak jauh dari Gold Souq. Yang saya suka di pasar ini, semuanya sangat bersih sekali dan enak untuk jalan jalan. Jangan sekali kali meludah atau ngupil ditempat ini, tanda larangan meludah terpampang besar dan anda bisa ditangkap polisi keamanan pasar kalau ketahuan meludah atau ngupil ditengah pasar.

Bahrain Fort (Qal’at Al Bahrain)
Tidak Jauh Dari Kota
National Museum Of Bahrain
‘Modern Art’nya Sangat Bagus Sekali
Salah Satu Diorama
Ada Ayam Masuk Museum
Pintu Masuk
National Museum Of Bahrain

Baca Juga :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s