Sarapan Pagi Di Kuwait


Orang Arab, khususnya Kuwait seringkali terheran heran dengan kebiasaan orang Indonesia makan nasi sepanjang hari. ‘Kamu setiap pagi, siang dan malam selalu makan nasi kenapa tidak gemuk gemuk ?’. Pantas sekali pertanyan seperti ini diajukan ke kita orang Indonesia yang umumnya postur tubuhnya kecil dan kelihatan lebih kurus dibandingkan orang Arab. Mereka menganggap makan nasi akan membuat badan menjadi gemuk karena pagi hari umumnya mereka cukup makan roti, toast atau shawarma (daging ayam/sapi cincang dibungkus dengan qobus atau semacam roti Arab) saja. Siang hari jarang makan dan kalaupun makan bukan makanan berat seperti nasi, tetapi cukup burger atau roti lagi. Dan malam hari benar benar makan berat, kira kira jatah orang Indonesia untuk 4 orang bisa dimakannya sendiri.

Lihat photo makan siang suami di kantor seperti gambar diatas, hanya terdiri dari roti dengan isi keju atau irisan kecil daging ayam, satu biji buah apel/jeruk, sedikit sayuran berupa irisan mentimun dan tomat dan roti kering atau biscuit plus minuman ringan, tissue dan tusuk gigi. Pada awalnya, suami selalu mengeluh kelaparan dengan menu makan siang seperti ini di kantor dan setiap pagi saya bekali nasi dan lauk pauknya untuk dibawa kekantor. Tetapi lama lama perutnya jadi perut Arab juga, kalau makan cukup malam hari dengan porsi Arab, jatah 4 orang dimakan sendiri.

Tidak seperti di Indonesia dimana kita dengan mudah mencari lontong sayur, bubur kacang hijau, gado gado atau ketoprak untuk menu makan pagi. Di Kuwait, agak agak susah karena umumnya restaurant buka jam 10:00 atau 11:00 siang. Yang buka pagi dan bisa untuk sarapan kebanyakan adalah restaurant burger seperti Mc Donald, Hardees, KFC dan semacamnya. Tetapi beberapa restaurant India ada juga yang buka pagi, tetapi tidak ada yang bisa dimakan karena mereka buka pagi hanya untuk membersihkan restaurant dan mulai memasak untuk siang harinya. Nasib baik kalau masih ada makanan tadi malam yang bisa dipesan kalau kita datang terlalu pagi.

Salah satu restaurant yang buka pagi hari dan sering dijadikan tempat nongkrong adalah di Pasar Ikan Al Quds Fahaheel. Letaknya sedikit ngumpet dibagian belakang pasar Ikan Al Quds sehingga nyaman untuk nongkrong berlama lama sambil guyonan atau sekedar bercengkerama dengan teman atau penjualnya. Ada 2 atau 3 restaurant kecil ditempat ini dan yang unik dan menarik adalah masakannya benar benar ‘Tailor Made’. Artinya, kita beli sendiri ikannya di pasar ikan, bisa beli ditempat lelang ikan atau di lapak lapak penjual ikan dan koki restaurant akan memasakkan ikan tersebut sesuai selera kita. Bisa pilih mau digoreng, dibakar atau dicincang, benar benar bisa ‘customize’ sesuai selera pelanggan.

Makanan yang siap saji tentu juga ada dan rasanya benar benar nikmat kala sudah terbiasa. Kalau belum terbiasa seringkali susah nelan karena rasa dan baunya terasa aneh di mulut dan hidung kita. Masakannya campuran antara India dan Arab, ada Chapatti, Qobus, Shawarma, Dosa, Apam Podi dan berbagai menu makan pagi ringan yang terlalu susah untuk diingat nama namanya. Cara makannya cukup dirobek Qobus atau roti Arabnya dan dicocolkan ke daging cincang atau ambil daging cincangnya dan letakkan dalam qobus lalu digulung dan siap makan. Nyem nyem nyem……enak tenan, mak nyooos….

2 responses to “Sarapan Pagi Di Kuwait

  1. enak yo wuk ketoke…mending awakmu nyambi bukak resto indo…sedia opor,pecel,tempe goreng,lentog, soto kudus……ben perute biasa..he..he….usul2…

  2. info tentang sarapan pagi di SIHAT SELALUSarapan Pagi Kuatkan Otak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s