Hari Ini 16 Tahun Yang Lalu


Alkisah pada jaman dulu kala ketika Blackberry belum ditemukan dan Facebook belum ada, tinggallah seorang perempuan muda dengan suaminya yang tampan disebuah desa terpencil bernama Minas, Kabupaten Bengkalis, Propinsi  Riau. Desa ini terletak ditengah tengah hutan yang lebat dan jauh dari mana mana. Pada saat itu keluarga ini tampak manis dan bersahaja dan sekali kali tersirat wajah bahagia menanti kelahiran anak pertamanya. Pada saat suami bekerja mencari minyak di hutan, si istri dengan setia menunggu suami tercinta pulang bekerja.

Hari berganti, saatnya perut mules mules pertanda si jabang bayi ingin segera lahir. Di desa terpencil tadi hanya ada sebuah klinik kecil saja dan saat itu hanya ditunggui perawat piket saja yang menyarankan untuk dibawa ke Rumbai Hospital karena semua dokter adanya di Rumbai. Karena tidak ada pilihan lain, maka si ibu yang mau melahirkan tadi bersedia untuk melakukan perjalanan selama satu jam menuju desa lain Rumbai. Perjalanan terasa sangat lama sekali karena jalan Minas Rumbai terkenal sangat licin sekali terutama kalau hujan. Jalan raya Minas Rumbai ini masih berupa tanah yang disiram minyak mentah.

Pada saat saat kelahiran anak pertama, pasangan suami istri tadi benar benar jauh dari sanak dan saudaranya sehingga semua persiapan harus dilakukan berdua saja. Hampir 2 malam di Rumbai si Jabang Bayi belum mau lahir juga, sehingga disamping menunggu, si suami juga mondar mandir Minas Rumbai melalui jalan minyak yang licin tadi hanya untuk mengambil barang barang yang tertinggal atau diperlukan saja.
Akhirnya, si suami kelelahan dan tertidur di Minas sedangkan si istri masih berjuang melahirkan di Rumbai. Tepat tanggal 16 January 1994 jam 17:30, lahirlah bayi mungil perempuan dengan berat 3.65 kg pada saat si bapak masih tertidur pulas di Minas. Bayi kecil ini sekarang sudah tumbuh menjadi gadis remaja dan bernama  Ayu Putri Pertiwi, dia pun sudah malu kalau jalan jalan dengan orang tuanya maunya dengan teman teman sebayanya, sudah bisa menolak apa yang dikatakan orang tuanya.

Selamat ulang tahun nak, aku mencintaimu.
Semoga tetap menjadi anak yang sholehah,  selalu sehat dan panjang umur.
Semoga kesuksesan menyertaimu. nak………….amin

Ayah Ardi dan Bunda Susy
Egaila – Kuwait, 16 January 2010
Baca Juga :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s