Libur Lagi, Uenak Tenan …


Soal Harpitnas (Hari Kejepit Nasional), Indonesia nggak ada apa apanya bila dibanding dengan Kuwait. Di Indonesia paling banter sehari saja kejepit baru dianggap Harpitnas. Kalau di Kuwait, 2 atau 3 hari kerja kemungkinan besar dijadikan Hari Kejepit Nasional sehingga total hari libur termasuk liburan akhir pekan bisa mencapai 9 hari. Contohnya lebaran tahun 2009 ini, total 9 hari dijadikan hari libur nasional. Apa nggak sedap ……
Ada atau tidak harpitnas keputusannya ditentukan oleh pemerintah Kuwait melalui sidang yang cukup alot, tetapi bagaimanapun juga sampai saat ini belum pernah saya mendengar usulan harpitnas ditolak. Celakanya lagi, baru baru ini kabinet memutuskan untuk mengundur tanggal masuk sekolah dengan alasan ada wabah swine flu. Analisa saya, karena masuk sekolah awal September 09 dan setelah itu ada liburan lebaran ditengah bulan maka muncullah inisiatif agar libur dibablaskan saja sampai setelah lebaran daripada masuk 2 minggu lalu libur lagi lebaran.

Ide cemerlang memang meskipun alasan dibuat buat tapi bisa dibayangkan, liburan musim panas bulan Juli sampai September saja sudah 2 1/2 bulan ditambah penundaan tanggal masuk sekitar sebulan lagi, apa bisa pinter anak anak kita kalau sekolah kebanyakan libur seperti di Kuwait. Untungnya, tidak semua sekolah mengikuti petunjuk tersebut, Cambridge School dan American International School (AIS) tetap masuk sekolah sesuai jadwal (Awal September 09). Indian School Ahmadi hanya mengimplementasikan untuk Kindergarten dan Grade 1 dan 2 saja.

Lebih menggembirakan lagi adalah staff dan karyawan Perusahaan Minyak Cap Manuk. Dalam setahun jatah cuti sebenarnya 42 hari (calender days), tetapi mulai tahun 2009 ini diubah menjadi 48 hari. Alasannya, hari jum’at adalah hari libur resmi sehingga tidak diperhitungkan dalam penghitungan hari cuti. Apa nggak enak ….
Kalau kita lihat kalender 2009, berarti nanti pada saat Idul Adha November depan akan ada hari kejepit nasional lagi artinya dalam setahun akan ada hari libut kejepit lebih dari 2 kali. Kenyang deh …..
Yang bikin pusing adalah pengumuman harpitnas selalu disampaikan 2 atau 3 hari sebelum  hari libur. Artinya, kita akan kesulitan untuk booking pesawat, biasanya harga tiket pesawat ke segala jurusan kalau bookingnya mendadak akan mahal sekali. Disamping itu ngurus visa ke negara manapun tidak bisa mendadak dan perlu waktu. Akibatnya, kita hanya bisa ke negara GCC terdekat saja karena kalau kita resident Kuwait maka kita tidak perlu ngurus visa kalau masuk ke negara GCC. Visa cukup diurus di negara tujuan (On Arrival Visa).

Cara Ngurus Visa Dubai (UAE) :

  • Begitu tiba di airport Dubai, segera menuju ke counter pelayanan visa.
  • Isi formulir yang disediakan petugas custom
  • Beli stiker Visa di Bank yang ada di airport (National Bank/Emirates Bank) seharga KD 15.25
  • Bawa passport, formulir visa yang telah anda isi dan stiker ke petugas kontrol (custom)

Baca Juga :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s