Jalan Jalan Di Moscow I


Banyak yang bisa dilihat di kota Moscow, terutama bangunan arsitektur, peninggalan peninggalan sejarah baik saat Tsar Russia masih berkuasa, jaman pemerintahan sosialis dan kemajuan kota saat bentuk pemerintahan berubah menjadi Federal. Tetapi, yang jelas ruwet dan macet juga terjadi dimana mana terutama saat jam berangkat dan pulang kantor dan hal ini sudah umum terjadi dikota kota besar dimanapun juga. Gambar disamping diambil jam 04:00 pagi dari Moscow Apartment di jalan Kutuzovsky tempat kami menginap, masih sepi dan terlihat terang sekali seperti layaknya jam 10:00 pagi di Indonesia. Saat kita kunjungi kota ini gelapnya cuma 4 jam saja. Dibawah ini beberapa tempat menarik yang pernah kita kunjungi selama 3 hari di Moscow (6 – 9 Apr 2009).

Setasiun Metro Bawah Tanah Moscow (Московский метрополитен)

Inilah stasiun bawah tanah yang besarnya bukan main. Kita tersesat didalamnya hampir 3 jam sendiri mondar mandir naik kereta api kesana kemari salah tujuan hanya karena nggak bisa baca huruf huruf Russia yang terbalik. Tanda bahwa ada stasiun kereta api dibawah tanah adalah huruf M besar singkatan dari Московский метрополитен. Tercatat pada tahun 2008, jumlah penumpang setiap harinya mencapai lebih dari 7 Juta dan tertinggi 9.3 Juta perhari atau sekitar 2573 milyar setahun. Dan ini tercatat sebagai Metro System terbesar nomor 2 sedunia, sedikit kalah dibawah Metro System Tokyo yang sampai saat ini masih menduduki ranking 1 dunia dengan jumlah penumpang 2916 milyar setahun.
Coba baca jalur kereta api dibawah lalu bandingkan dengan huruf latin yang kita kenal, beda kali kan ?
Сокольническая (Sokolnicheskaya), Замоскворецкая (Zamoskvoretskaya), Арбатско-Покровская (Arbatsko-Pokrovskaya), Филёвская (Filyovskaya), Кольцевая (Koltsevaya), Калужско-Рижская (Kaluzhsko-Rizhskaya), Таганско-Краснопресненская (Tagansko-Krasnopresnenskaya), Калининская (Kalininskaya), Серпуховско-Тимирязевская (Serpukhovsko-Timiryazevskaya), Люблинская (Lyublinskaya), Каховская (Kakhovskaya), Бутовская (Butovskaya).
Masing masing jalur kereta api diatas terdiri antara 3 sampai 25 stasiun dan tidak ada terjemahan dalam bahasa Inggris sedikitpun. Akibatnya yang kita jadikan sebagai pedoman adalah bentuk huruf saja. Stasiun ini didesign untuk tempat berlindung seluruh warga Moscow seandainya terjadi perang. Tercatat yang tertua dibangun menjelang perang dunia II (1938 – Sokolnicheskaya) dan yang lainnya dibangun saat perang Dunia II dan saat perang dingin.
Bangunan stasiun penuh dengan dekorasi bercita rasa seni tinggi seperti patung patung artistik dan ornamen ornamen atau relief relief pada dinding dan juga lukisan lukisan. Sangat bersih dan tidak ada yang corat coret graffity seperti yang pernah kita lihat di subway negara negara lain.
Urutan 10 Metro Subway terbesar didunia berdasar jumlah penumpang per tahun adalah sebagai berikut :
1. Tokyo Subway – 2.916 Milyar (2006)
2. Moscow Metro – 2.573 Milyar (2008)
3. Seoul Subway – 2.047 Milyar (2008)
4. New York City Subway – 1.563 Milyar (2007)
5. Paris Métro – 1.388 Milyar (2007)
6. Mexico City Metro – 1.352 Milyar (2007)
7. Hong Kong MTR – 1.309 Milyar (2008)
8. Beijing Subway – 1.2 Milyar (2008)
9. London Underground – 1.197 Milyar (2007)
10. Shanghai Metro – 1.122 Milyar (2008)

Baca Juga :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s