Monthly Archives: October 2008

Ayah Bisa Berenang

Waow, baru kali ini saya melihat ayah pandai berenang. Udah bertaon taon kalau Dedek berenang ayah nggak mau ikutan, bisanya cuma gaya batu doang, sekali nyemplung langsung tenggelam. Biasanya ayah paling takut sama air, jangankan air kolam renang, mandi saja jarang jarang. Ussss…ini rahasia dedek. Untuk masuk dan kita bisa berenang bebas harga tiket Jd 12/ orang. Perjalanan dari Amman menuju Dead Sea sekitar 50 Km.

Tapi kali ini ayah mandi di laut, njemplung di Dead Sea dan mengapung nggak bisa tenggelam. Air lautnya asiiin sekali, kalau kena mata pedihnya bukan main. Terkena air garam, kulit jadi licin sekali seperti kulit belut. Tetapi kalau ada luka atau bekas garukan rasanya perih dan gatal sekali, setelah beberapa saat baru hilang sendiri.

Kalau bunda badannya gendut dan gede, nggak heran kalau di air tawar maupun di air asin pasti mengapung, isinya angin. Air asin dan lumpur dari dead sea ini dipercaya bisa mengobati banyak penyakit kulit. Rasanya benar sekali, kulit kasar bisa halus dan licin seketika, jerawat juga bisa mengering meskipun sesaat terasa perih terkena asin air laut. Oh iya, sampai saat ini belum ada kuman atau organisme yang bisa hidup di air atau lumpur yang kandungan garamnya setinggi dead sea.

Selain main main di laut sambil mengapung, main lumpur dead sea juga menyenangkan. Seluruh badan hitam tetapi kulit jadi halus dan mulus. Lumpur bisa nyari sendiri, tetapi kalau nggak mau susah juga banyak yang nawarin lumpur dead sea, harganya JD 3 satu ember. Kalau yang dalam kemasan kosmetik bagus juga ada dan katanya diekspor juga ke seluruh dunia termasuk ke Indonesia. Enak juga bisa ekspor lumpur. Lihat tuh, jadi tambah cantik nggak aku sekarang ?. (Dedek Dinda)

Baca Juga

Advertisements

Lebaran Di Jordan

Seperti biasa, selalu saja ada hari libur ekstra di Kuwait, kali ini adalah libur lebaran 2008, nggak tanggung tanggung 5 hari !, mulai 30 Sep – 4 Oct 08. Mau pulang mudik ke Indonesia jelas terlalu singkat, jauh dan mahal. Dua bulan sebelum lebaran sudah dirancang mau ke Jordan saja karena kabarnya visa bisa diurus di bandara tempat tujuan (On Arrival Visa), jadi nggak ribet harus ke kedutaan segala. Untuk negara GCC (Bahrain, Oman, Qatar, UAE,dll) memang kita sudah lama mengetahui tidak diminta visa bagi seluruh penduduk Kuwait termasuk pendatang. Tetapi untuk ke Jordan, terpaksa harus searching informasi di internet dulu agar yakin memang negara tersebut memberlakukan visa on arrival.

Dengan informasi terbatas, akhirnya mantap kami mencoba booking pesawat Al Jazeera secara online dua bulan sebelum berangkat, dan ternyata sudah fully booked. Tidak putus asa, kami datangi beberapa travel agent dan dapat. Ternyata dua bulan sebelum hari raya idul fitri semua seat pesawat sudah di block travel agent, akibatnya kami harus bayar harga seat jauh lebih mahal. Akhirnya berangkat tanggal 1 Oktober dan pulang tanggal 5 Oktober. 4 hari/3 malam Cukup untuk berpetualang ke Jordan.

Di Jordan, kami sudah mantap mau rental mobil saja dan ada banyak sekali rental mobil di Jordan yang bisa di book secara online melalui websitenya. Cukup searching melalui google. Karena berangkatnya masih lama, maka booking rental mobil kami tunda dulu, celakanya setelah itu kami lupa dan baru booking kembali dua hari sebelum lebaran, akibatnya fully booked.

Di bandara Queen Alia Amman Jordan, visa bisa On Arrival, ngantrinya lamaaa sekali . Biaya Visa untuk 1 paspor JD 10. Waktu yang kita butuhkan untuk ngantri antara 1/2 hingga 1 jam. Yah, terlalu lama ngantri urusan Visa sehingga koper dan barang bawaan dari Kuwait sudah diamankan petugas , setelah kita selesai ngurus Visa On Arrival, dan mengambil koper koper bawaan, kita mencari tempat Rent car . Rental mobil di bandara banyak. Yang cukup besar ada dua tempat. Europcar dan Avis Rent Car. Kita memutuskan untuk rental mobil di Hotel. Sehingga dari Bandara menuju Hotel Al Danah menggunakan taxi bandara, Cukup membayar ongkos taxi JD 21. Biasanya kalau tidak menggunakan uang pas, sopir taxi minta uang tip bagi wisatawan. Rata rata tip yang diberikan untuk sopir JD 5 sampai 10.

Nyampai di Hotel, Kita menggunakan rental mobil ‘Samsung’ lengkap dengan sopirnya hanya JD 90 – JD 120 per hari. Bebas kesasar karena sudah dengan sopir merangkap sebagai tour guide juga. Hari hari penuh dengan wisata.

Hari 1 : City Tour Amman
Hari 2 : Jerash, Madaba, Mount Nebo dan Dead Sea
Hari 3 : Karak dan Petra

Secara umum lebaran di Jordan sepi, nggak ada acara mudik atau halal bihalal seperti di Indonesia. Aktifitas penduduk berjalan normal seperti biasa dan banyak toko yang tutup, tempat wisata penuh oleh turis dari luar Jordan. (Susy /Foto: Dinda)

Baca Juga :