Kehidupan Beragama


Meskipun Kuwait adalah sebuah negara Islam, tidak seperti Saudi Arabia, Kuwait jauh lebih tolerant terhadap agama atau kepercayaan lain. Hal ini seperti terlihat adanya beberapa gereja Kristen Protestan maupun Katolik dibeberapa tempat. Beberapa gereja yang saya ketahui diantaranya adalah Anglican, St. Paul’s Church, Presbyterian, National Evangelical Church, Roman Catholic, Church of the Holy Family, Church of our Lady of Arabia. Bedanya dengan di Indonesia, gereja gereja tersebut mempunyai bentuk bangunan yang tidak jauh berbeda dengan bangunan disekitarnya, dan terasa sekali sangat menghargai lingkungan sekitarnya yang mayoritas Islam, misal tidak memasang tanda salib atau atribut agama lain diluar gedung atau di atap bangunan gereja, tidak terdengar suara gaduh sound systemnya dan aktifitasnya nampaknya telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tidak terlihat ada aktifitas pada hari Minggu karena hari Minggu adalah hari Kerja di Kuwait. Salah satu yang sering saya perhatikan adalah gereja di dalam komplek KOC di Ahmadi (lihat gambar atas), nampak banyak yang ke gereja terutama sore dan hari Sabtu saja.

Karena di Kuwait banyak sekali pendatang dari India, sudah tentu yang beragama Hindu juga dominan meskipun India yang datang ke Kuwait juga banyak yang beragama Islam, terutama dari daerah Kerala. Sampai saat ini saya masih belum bisa melacak keberadaan pura pura Hindu di Kuwait, tetapi perkiraan saya mereka melakukan aktifitas keagamaan di rumah rumah. Atau barangkali saking menghargai mayoritas lingkungannya maka pura agama Hindu juga tanpa plang nama dan atribut Hindu Juga.
Kalau masjid, jumlahnya luar biasa banyak, hampir setiap 100 meter ada masjid. Dan semuanya bisa dikategorikan lux kalau dibanding dengan di Indonesia. Tempat wudhu bersih dan semuanya dilapisi karpet berbulu tebal. Tampaknya masjid disini 100 % didanai oleh pemerintah Kuwait, terlihat sekali pada bulan May 2008 sampai Aug 2008 ini hampir semua masjid di renovasi, tidak peduli masjid dan karpet masih bagus, pokoknya semua diganti baru. Exterior juga berubah lebih kinclong sekarang dan tampaknya dana dari pemerintah turun secara serentak ke hampir semua masjid di Kuwait.
Mengenai orang yang datang ke Masjid, wah hampir selalu penuh dan macam macam misal India, Pakistan, Lebanon, Mesir dan masih banyak sekali warga negara GCC atau afrika berkulit hitam, dan sesekali terlihat bule berkulit putih juga ikut sholat. Tampaknya yang sholat dari berbagai macam aliran juga, ada yang dengan grakan tangan digoyang goyangkan waktu sholat dan entah apa lagi dan hebatnya mereka semua jauh lebih rukun dan menghargai perbedaan dan lebih mengutamakan persamaan dari yang di Indonesia. Sampai saat ini belum pernah saya mendengar ada cerita berantem seperti di Indonesia yang secara umum sangat mencemarkan agama Islam sendiri. (susy/Ard )
Baca Juga :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s