Kumpul Kumpul, Ya Makan Makan


Kalau di Jawa ada istilah ‘mangan ora mangan pokok kumpul’, lha kalau di Kuwait karena jauh dari kampung halaman maka yang sering dilakukan adalah ‘Kumpul kumpul dan makan makan’, karena dengan cara seperti inilah kita bisa bercerita tentang kampung halaman yang jauh disana. Paling seru kalau ada yang berasal dari satu sekolah, satu kampung atau satu kota. Wah cerita bisa ramai. ‘Guru nggambar siapa namanya, aku lupa ?’ . ‘LHA bener, pak Joko wah aku dulu pernah disetrap’. Tahu nggak siapa yang cerita guyub seperti ini, yah rata rata kalau dari umur sudah ‘jam 2 siang’.

Masyarakat Indonesia yang bekerja dan tinggal di Kuwait tidak terlalu banyak jumlahnya. Jadi kalau diundang nggak datang langsung ketahuan, itulah sebabnya kalau nggak bisa datang lebih baik memberitahu pengundang biar makanan yang disediakan tidak berlebihan. Bahkan untuk mengisi waktu luang dibentuklah berbagai macam organisasi dengan aktifitas macam macam mulai dari sekedar arisan, olah raga sampai presentasi canggih. Ada yang sudah resmi terdaftar di KBRI Kuwait seperti Perwira, Perkibar, PPI, IATMI, tetapi ada juga kelompok pengajian, arisan ibu ibu dan kelompok Bowling dan lenggang kangkung ke Mall atau pasar Jumat. Karena jumlah organisasi banyak, warga indonesianya masih sedikit maka banyak sekali yang merangkap jadi anggota atau pengurus perkumpulan diatas. Tetapi itu nggak penting, yang jelas kalau ada undangan dari perkumpulan diatas maka yang datang ya itu itu juga dan umumnya gemuk gemuk atau paling tidak perutnya pada buncit semua. (by: Susy/Ardi)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s